You are on page 1of 7

Marxisme dan politik Revolusioner

Menurut marx perkembangan kapitalisme dilakukan dengan cara memproduksi komoditas
dimana nilai atau harga dari komoditas ini memadai untuk mendapatkan tenaga kerja dan capital
yang sama seperti semula dan sekaligus menghasilkan sejumlah tenaga kerja dan capital yang
lebih(Surplus).

Surplus atau kelebihan ini dapat digunakan oleh kaum kapitalis untuk memperbesar investasi
pada capital produktif (Akumulasi Kapital) maka terjadilah ekspansi capital, akibat dari ekspansi
capital yang terjadi adalah capital menjadi makin terkonsentrasi yaitu kekayaan yang jumlahnya
besar hanya dimiliki oleh sedikit orang saja.

Upaya yang digunakan para kapitalis untuk memperbesar laba memiliki dampak negative bagi
para pekerja untuk memenuhi kebutuhan material mereka. Karena upaya agar bisa meningktkan
laba adalah dengan meningkatkan tenaga kerja produksi yang berbasis mesin, sehingga para
pekerja tersingkir karena digantikan oleh mesin.

Seperti yang dikatakan marx bahawa akumulasi capital atau penambahan harta kekayaan yang
dilakukan oleh kaum kapitalis akan selalu menimbulkan kesengsaraan sehingga akan
menimbulkan kesenjangan yang sangat besar antara kelas pekerja dan kelas kapitalis.

d. Ada pendekatan lain yang lebih ilegant. tetapi. Sebelum kepentinagn ekonomi memainkan peran dalam politik. D. c. Perekonomian tidak hanya bekerja memfasilitasi proses ini. Pendekatan Politik Kompromi Kelas Jiak bagi Marx yang penuh kekerasan adalah hal yang tidak terhindarkan. Matriks dari keinginan-keinginan individu akan menentuka outcome di pasar. Pendekatan Politik Revolusioner Pendekatan pertama yaitu politik revolusioner. individu harus sadar tentang kepentingan bersama mereka: a. adalah jalan yang dianjurkan oleh Marx dan Engels serta kemudia juga didukung sekaligus diprakteikkan oleh Lenin dengan melancarkan revolusi Bolshevik di rusia. bagi pakar marxian lainnya revolusi bukan satu-satunya jalan yang harus ditempuh. Kepentingan muncul dalam struktur produksi. E. kompromi. minimal secara ideal. Kepentingan yang muncul dalm masyarakat sipil secara implisit merupakan kepentingan kelas. yaitu pendekatan kompromi atau politik kesepakatan kelas. serta strategi pemilihan umum dan sebagainya. Kepentingan tiap kelas bertentangan dan keberhasilan yang dicapai suatu kalas adalah kegagalan bagi kelas lain. praktik politik memerlukan partisiasi dalam institusi-institusi yang ada. politik tidak merujuk pada kebijakan yang dirancang untuk mengompesasikan keterbatasan masyarakat pasar seperti yang digunakan kaum klasik. Dalam pendekatan yang paling radikal ini. memprakarsai untuk memfasilitasi proses-proses tersebut. Dengan politik pendekatan kompromi kelas. b. . melainkan sebagai perubahan besar-besaran dalam struktur politik itu sendiri. Ekonomi Politik Marxisme Individu-individu dalam ekonomi pasar bertindak secara independen sesuai kepentingan masing- masing. Kepentingan kelas yang yang timbul dalam produksi menjadi kepentingan politik yang terlibat dalam perjuangan atas kekuasaan negara.

Teori negara markxian dimulai dengan asumsi bahwa masyarakat ekonomi terpolarisasi kedalam kelas-kelas yang terpisah. (5) negara sebagai organ yang memelihara ketertiban sosial. Bagi kelompok marpxian. adalah sebuah organ penindas kelas . Pendekatan Teori Negara Marxian Pendekatan ketiga tentang hubungan antara ekonomi dan politik adalah melalui teori negara marxian.F. negara adalah bagian dari “super structur” bungkus dari politik kaitalis yang responsif terhadap kkuatan ekonomi. Dalam teori negara Marxian digunakan beberapa asumsi sebagai berikut: (1) bahwa konflik yang tak terdamaikan ada di antara kepentingan-kepentingan kelas-kelas yang terdapat dalam masyarakat. (4) dengan demikian ketertiban sosial harus menindasan salah satu kelas. (2) konflik antar kelas tersebut mengancam ketertiban sosial. Negara adalah sebuah organ dominasi kelas dan opresi dari satu kelas terhadap kelas lainnya. (3) utuk menciptakan ketertiban sosial perlu dirancang sebuah organisasi sosial untuk memenuhi kepentinagan-kepentinagan ekonomi satu kelas dan bukan kelas lainnya.

James A.. kesadaran kelas nilau surplus dan lain ..Akibatnya TerbalikTindakan individu bukan tindakan yang direncanakan dan tidak dapat dikendalikanHal ini disebabkan karena adanya"Kepentingan Material dan Kelas Ekonomi". Tindakan Individu Tidak Terencana Tatanan Ekonomi Sebab Akibat Pada awalnya manusia itu.langkah membentuk kesadaran akan diaplikasikan kedalam dalam tiga tema...lainnya Kepentingan Material dan Kelas Ekonomi BUKAN HUBUNGAN EKONOMI . Caporaso Dalam Teori Neo-Klasik Individu memiliki kepentingan untuk memaksimalkan kesejahteraan Kesejahteraan= peringkat keinginan Sehingga muncul hubungan sebab-akibat Kepentingan Individu Struktur Ekonomi SebabAkibatNamun Bagi Marx. Kesadaran kelas akan Tujuan dari pasar (Pendekatan Klasik) baru bisa muncul jika memenuhi dua syarat. Baru dapat dilakukan langkah ...konsep.POLITIK Melainkan Cara berpikir tentang Metode dan Teori dari pemikir .langkah membentuk kesadaran kelas Langkah .individu mulai merasa memiliki kesamaan kepentingan Kesamaan kepentingan muncul karena munculnya " ... Setelah memahami konsep ...agen yang berdiri sendiri dan mengejar kepentingan sendiri sendiri Namun Perekenomian Kapitalis menyebabkan.Ekonomi Politik Radikal Marxian Istilah Ekonomi Politik Kesadaran Kelas Part 2#..Terbentuknya persamaan kepentingan . yaitu sebagai agen .Hubungan sebab ...pemikir Ekonomi Klasik ..sebab individu ....Memandang dirinya secara sempit..

Dua Cara.Individu memandang dirinya sendiri sebagai bagian dari konteks yang luas Dan individu menafsirkan kepentingan . Individu .....kepentingan ekonomi masing .orang kapitalis untuk merampas (Appropiaton) " nilai Surplus dan Mengakumulasi Kapital". Kesadaran Kelas dan hubungannya dengan kepentingan Ekonomi ...Kesadaran Kelas "..tujuannya) hanyalah sebagai sarana orang . Kepentingan material secara teori akan diberikan lewat apa yang dinamakan sebagai Upah Subsistensi (nilai tenaga kerja) yang ditentukan oleh nilai dari Sarana Subsistensi (Kebutuhan hidup pokok)..besarnya.masing menjadi agenda politik dalam konteks kepentingan umum Tiga Tema. Dalam pendekatan Klasik.....Upah Subsistensi diatur oleh Kapitalis. Kesadaran Kelas Part 1#. maka jelas kedua kelas berkonflik. Kepentingan material belum tentu terpenuhi karena Upah subsistensi dikuasai oleh kapitalis Karena kepentingan pekerja untuk meningkatkan upah sedangkan kapitalis menginginkan laba sebsear .... Untuk dapat melanjutkan pemabahasan tentang kesadaran kelas... Tujuan dari pasar adalah untuk kesejahteraan pribadi Teori Marxian menyatakan perekonomian pasar (beserta tujuan .. memiliki hubungan berbanding terbalik dimana jika Upah Naikmaka Laba akan Turun( Vice Versa).. Sedangkan pada dasarnya kapitalis mencari Laba. Dua Syarat.. Apakah kepentingan material (kebutuhan hidup) dapat terpenuhi dengan menggunakan sistem kapitalis? Apakah kepentingan material(kebutuhan hidup) pekerja dan kapitalis cenderung berkonflik atau justru bersifat mutualisme? Jawaban untuk keduanya. Upah dan Laba bagi kapitalis. ada "dua pertanyaan" yang terlebih dahulu dijawab.Nilai Surplus Absolut (A): Mengurangi Upah Subsistensi Nilai Surplus Relatif (B) : Mencari Cara agar perkerja Bekerja lebih giat (A) (B) Jawaban untuk keduanya. Kesadaran Kelas muncul dimasyarakat muncul karena Tujuan dari pasar (Pendekatan Klasik) tidak Seperti yang dijelaskan. Dua Pertanyaan. sehingga Kapitalis mempunyai "dua cara" untuk memperbesar output (sehingga Laba semakin besar).

Oleh karena itu muncullah kesadaran setiap individu kapitalis bahwa dia bagian dari kelas.. Kolektivitasi: Kapitalisme menciptakan kondisi dimana semua pekerja memiliki keahlian yang sama . Dua kondisi Ekonomi. Analisis .langkah membentuk kesadaran kelas Individu . (meskipun tidak sadar secara sepenuhnya karena terus menerus bersaing langkah .. barulah individu itu dapat sadar dirinya berada dalam kelas yang mana .Kesadaran Kelas dalam kaitannya dengan kelas pekerja Kesadaran Kelas dalam kaitannya dengan kelas kapitalis Kesadaran Kelas dan hubungannya dengan kepentingan Ekonomi. Kesadaran Kelas dalam kaitannya dengan kelas pekerja ada dua kondisi ekonomi dari para pekerja yang berperan mutlak bagi berkembangnya kesadaran kelas kelas pekerja Kesadaran Kelas dalam kaitannya dengan kelas Kapitalis Kondisi ekonomi kelas kapitalis adalah kondisi dimana para kapitalis saling bersaing mengumpulkan kekayaan pribadi.fakta kondisi material. sehingga tidak ada lagi yang dinamakan "handicraft Labor".individu mulai melakukan pemikiran .pemikiran analitis atau Teoretis mengenai kondisi objektif Setelah melakukan pemikiran analitis atau teoretis mengenai kondisi objektif. maka ia akan mengacaukan tatanan sosial yang ada Kestabilan tatanan sosial merupakan landasan untuk akumulasi kapital. Deprivasi: Kondisi ekonomi dimana masyarakat memperluas ukuran kelas pekerja namun tidak memberikan mereka akses untuk keuntungan yang didapatkan masyarakat (ketidakadilan). Ketika ada seorang kapitalis yang mengejar kekayaan yang terlalu berlebih. ...ciri kondisi Ekonomi secara objektif Harus adanya agen yang bertugas menerjemahkan dan mentransformasikan fakta .analisis individu harus mengungkapkan ciri .

Maka barulah bisa memasuki pemabahasan tentang Relasi kepentingan material dan agenda politik Relasi kepentingan material dan agenda politik..kelompok kepentingan. parpol dan dalam proses pemilu dan legislasi... kaum pekerja haruslah melakukan tindakan .. *Proses revolusinya tidak dijelaskan oleh pengemuka ide Teori politik Sosial Demokrat Revolusi bukanlah satu . maka perubahan dapat dilakukan secara demokratis dan tidak terjadi pertumbahan darah Teori Negara Marxis Kondisi masyarakat selalu mengalami pertentangan karena berbagai macam sebab Pertentangan ini selalu menyebabkan ketidakteraturan sosial Sehigga masyarakat memberikan kekuasaan tertinggi kepada negara agar tatana sosial dapat terjamin. Teori Politik Revolusioner Untuk melawan semua bentuk penindasan baik lewat konsep deprivasi maupun nilai surplus. hanya merubah terima kasih .. negara mempertahankan tatanan sosial yang ada. Dengan meningkatkan partisipasi pekerja alam kelompok . namun tatanan sosial yang dirancang tidak untuk semua kepentingan kelas (belum tentu menguntungkan kelas pekerja maupun kapitalis *tidak menghapus Kaptialisme. Dapat dijelaskan lewat tiga aliran marxian.tindakan Revolusioner dengan cara merebut dan menghancurkan kekuasaan negara .satunya cara.