You are on page 1of 3

PROSEDUR DIAGNOSA TUBERCULOSIS ( TB ) PARU

No. Dokumen No. Revisi Halaman
1/3

Ditetapkan :
Tanggal terbit Direktur
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL dr.FARIDA H. INGOLO, M. Kes
Pembina Utama Muda
NIP. 19600211 199603 2 001
Cara menentukan apakah seseorang dapat dinyatakan
PENGERTIAN sebagai penderita tuberculosis paru

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk
menentukan bahwa penegakan diagnose TB paru dapat
dilakukan dengan benar sehingga terapi yang diberikan
tepat.

KEBIJAKAN SK Direktur………………………..

1. Periksa semua suspek TB dengan 3 spesimen dahak
dalam waktu 2 hari yaitu sewaktu, pagi, sewaktu
(SPS)
PROSEDUR
2. Tegakkan TB paru pada orang dewasa dan pasien
anak yang dapat mengeluarkan dahak dengan
pemeriksaan kuman TB ( BTA). Pemeriksaan lain
seperti foto thoraks,biakan dan uji kepekaan dapat
digunakan sepanjang sesuai dengan indikasinya.
3. Tidak dibenarkan mendiagnosa TB hanya
berdasarkan pemeriksaan foto thoraks saja
4. Alur diagnostik TB Paru
Lakukan pemeriksaan dahak pada semua suspek TB
Paru

FARIDA H. Kes Pembina Utama Muda NIP.  1 saja dari 3 spesimen dahak SPS ulangan hasilnya BTA Positif TB maka pasien tersebut dinyatakan sebagai pasien TB. c. Semua specimen hasilnya BTA negatif. maka diberikan antibiotika non OAT. Jika tidak ada perbaikan maka dilakukan pemeriksaan ulang dahak SPS. non Quinolon selama 2 minggu. pagi. Hanya 1 dari 3 spesimen dahak hasil BTA Positif. Dokumen No. INGOLO. 19600211 199603 2 001 dengan system sewaktu. PROSEDUR DIAGNOSA TUBERCULOSIS ( TB ) PARU No.sewaktu ( SPS ) PROSEDUR dengan kemungkinan hasil : a.  Ketiga specimen dahak SPS tetap negatif maka dapat dilakukan pemeriksaan penunjang lainnya termasuk foto thoraks. b. Revisi Halaman 2/3 Ditetapkan Oleh Tanggal terbit Direktur STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL dr. M. Semua spesimen atau 2 dari 3 spesimen hasil BTA Positif TB.maka pada kasus ini diperlukan foto thoraks. Dengan mempertimbangkan .

PROSEDUR DIAGNOSA TUBERCULOSIS ( TB ) PARU No. Dokumen No. Kes Pembina Utama Muda NIP. Instalasi Gawat Darurat UNIT TERKAIT 3. INGOLO. Rawat Inap . Klinik TB DOTS 2. 19600211 199603 2 001 hasil pemeriksaan penunjang dokter akan PROSEDUR menentukan TB atau bukan TB. Revisi Halaman 2/3 Ditetapkan Oleh Tanggal terbit Direktur STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL dr.FARIDA H. M. Rawat Jalan 4. Pada keadaan- keadaan tertentu dengan pertimbangan kegawatan dan medis spesialistik alur tersebut dapat digunakan secara lebih fleksibel 1.