You are on page 1of 2

CARA KERJA

Pembuatan Larutan Buffer
Larutan buffer dapat diperoleh dengan 2 cara. Cara pertama adalah dengan
mencampurkan asam lemah dengan garam dari asam lemah tersebut. Sedangkan cara kedua
dengan mencampurkan asam lemah dengan basa kuat, namun digunakan basa kuat sebagai
pereaksi pembatasnya.
Pada praktikum kali ini akan dilakukan pembuatan larutan buffer dengan cara kedua,
yaitu dengan mencampurkan asam lemah dengan basa kuat sehingga terbentuk garam dari
kedua senyawa tersebut.

Percobaan :
1. Siapkan larutan NaOH 0,1 M sebanyak 20 mL ke dalam gelas beker.
2. Siapkan larutan CH₃COOH 0,1 M sebanyak 40 mL, campurkan dengan larutan NaOH 0,1
M yang
telah disiapkan sebelumnya.
3. Aduk sampai terbentuk larutan homogen.
4. Bagi larutan menjadi 2 bagian sama banyak.

Pembuatan Larutan Non-Buffer
Larutan non-buffer dibuat sebagai larutan pembanding dengan larutan buffer yang
telah dibuat sebelumnya. Pada praktikum ini, larutan non-buffer dibuat dengan
mencampurkan asam kuat dan basa kuat.

Percobaan :
1. Siapkan larutan NaOH 0,1 M sebanyak 30 mL ke dalam gelas beker.
2. Siapkan larutan HCl 0,1 M sebanyak 30 mL, campurkan dengan larutan NaOH 0,1 M
yang telah
disiapkan sebelumnya
3. Aduk sampai terbentuk larutan homogen.
4. Bagi larutan menjadi 2 bagian sama banyak.

7. Bandingkan nilai pH antara larutan buffer 1 dan larutan buffer 2 5. ukur pH dengan menggunakan kertas indikator pH 3. larutan buffer 2 dengan nilai pH larutan buffer 2 sebelumnya 8. ukur pH dengan menggunakan kertas indikator pH 4.1 M ke dalam larutan buffer 2. . maka tidak terlalu memengaruhi perubahan nilai pH. Tambahkan 10 tetes larutan NaOH 0. Bandingkan kembali nilai pH antara larutan buffer 1 dengan nilai pH larutan buffer 1 sebelumnya. beri label larutan buffer 1. ukur pH dengan menggunakan kertas indikator pH. Hal ini berbeda jika diujikan kepada larutan non-buffer dimana perubahan nilai pH sangat signifikan Percobaan : 1.Pengujian Larutan Buffer Pengujian larutan buffer didasarkan pada keistimewaan dari larutan tersebut yaitu dengan adanya sedikit penambahan asam kuat dan basa kuat. catat pada data pengamatan. Siapkan larutan buffer yang telah dibagi menjadi 2 bagia. Tambahkan 10 tetes larutan HCl 0.1 M ke dalam larutan buffer 1. Ulangi percobaan tersebut untuk larutan non-buffer 9. Tambahkan kembali 10 tetes larutan HCl ke dalam larutan buffer 2. larutan buffer 2 2. Tambahkan kembali 10 tetes larutan NaOH ke dalam larutan buffer 1. ukur pH dengan menggunakan kertas indikator pH 6. Bandingkan hasilnya antara larutan buffer dengan larutan non-buffer.