You are on page 1of 3

Jajanan Tak Sehat = Racun Pembunuh Anak

2 Oktober 2013 19:54 Diperbarui: 24 Juni 2015 07:05 1405 0 2

13807175681357560207

[caption id="attachment_269831" align="alignleft" width="300" caption="Perlu pengawasan
bersama terhadap jajanan pangan yang dijual di lingkungan sekolah. (Foto: Kompas)"][/caption]
Miris ketika saya membaca artikel seputar jajanan pangan anak sekolah. Jajanan berupa makanan
dan minuman banyak yang telah tercemar zat kimia dan berbahaya bagi kesehatan anak. BPOM
(Badan Pengawas Obat & Makanan) banyak menemukan kasus-kasus dari temuan hasil
penelitian terhadap jajanan pangan anak sekolah. Namun ironisnya, hingga saat ini masih banyak
jajanan anak sekolah yang berbahaya dijual di lngkungan sekolah. Jajanan yang dijual di sekolah
terutama yang dijual di pinggir jalan mayoritas jauh dari higenis.Faktor kebersihan kurang
dipedulikan oleh si penjual. Para penjual banyak yang tak peduli, apakah jajanan yang dijualnya
sehat atau membahayakan kesehatan. Sedikit dari mereka yang memperhatikan soal higenitas
makanan/minuman yang dijualnya.

Perhatikan saja. Misalnya yang jualan makanan dan minuman. Makanan terkadang dibiarkan
terbuka sehingga dihinggapi lalat. Kalaupun tak ada lalat, debu yang pasti hinggap, apalagi bila
jajanan dijual di pinggir jalan. Jajanan yang dijual di sekolah yang berlokasi dekat jalan raya
sudah pasti banyak debu campur asap kendaraan bermotor.

Perhatikan juga penjual makanan-minuman yang menggunakan piring, sendok dan gelas. Mereka
hanya menyediakan satu atau dua ember air untuk mencuci. Terkadang alat-alat makan dan
minum hanya dicelupkan ke ember dan dicuci tanpa sabun, atau kadang air yang digunakan
sudah kotor sekali. Atau kadang banyak pedagang yang sehabis memegang uang lalu mengambil
makanan-minuman tanpa cuci tangan dulu atau minimal menggunakan sarung tangan plastik.
Padahal dari uang itu bisa menjadi sumber kuman penyakit.

Dan tidak sedikit dari oknum pedagang jajanan di sekolah yang lebih parahnya lagi
menggunakan bahan pengawet, perasa dan pewarna berbahaya untuk makanan-minuman yang
dijualnya. Dalihnya, mereka ingin untung banyak, dan makanan-minuman yang dijual lebih
menarik tampilannya. Persaingan dengan banyaknya yang jualan jajanan di sekolah, membuat
oknum pedagang melakukan tindakan tidak terpuji dan justru sangat membahayakan kesehatan
konsumennya. Bahkan era sekarang ini, narkoba juga mulai merambah ke anak-anak sekolah
melalui jajanan seperti permen dan makanan lainnya.

Didik Anak Untuk Tidak Jajan

Kebiasaan jajan pada anak memang susah distop. Apalagi bila sejak kecil (balita) sudah
dibiasakan jajan. Perlu pemahaman kepada anak sejak dini untuk tidak membiasakan jajan atau
beli jajan sembarangan. Orangtua harus selektif kalaupun mau membelikan jajanan anak.
Seyogyanya memang lebih baik menyiapkan bekal makanan-minuman dari rumah untuk dibawa

seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga harus bersama-sama melakukan pendataan dan pembinaan sesuai tupoksinya. Mereka tanpa rasa dosa. Si penjual ada yang tidak tahu apakah jajanannya sehat atau tidak namun ada juga yang nekat mencari untung banyak dengan mengabaikan soal kesehatan makanan yang dijual atau dibuatnya. Ada baiknya. si pedagang bersangkutan harus diproses hukum untuk pembelajaran dan penyadaran pentingnya jajanan yang sehat. Apakah ada pembinaan terhadap mereka selama ini? Entahlah. Bila ada yang membandel dengan menjajakan jajanan yang berpotensi membahayakan kesehatan. para penjaja/penjual makanan-minuman harus diingatkan soal kebersihan makanan-minuman yang dibuat atau dijajakannya. guru. melakukan perbuatan dengan menggunakan minyak goreng yang sudah berulang kali dipakai. BPOM maupun Dinas Kesehatan harus turun lapangan melakukan pengecekan sampel makanan-minuman yang dijual di lingkungan sekolah. Kebiasaan membawakan bekal makanan-minuman dari rumah bisa dimulai ketika anak mulai masuk pendidikan prasekolah (PAUD/Play Group). termasuk juga penjual jajanan sekolah. Berikan pemahaman kepada siswa tentang jajanan sehat dan yang berpotensi membahayakan kesehatan yang dijual di lingkungan sekolahnya. sehat dan bergizi termasuk saling mengawasi soal jajanan pangan yang dijual di lingkungan sekolah. lakukan pengujian sampel jajanan yang dijual di lingkungan sekolah di laboratorium sekolah masing-masing. Pihak sekolah juga harus melaporkan ke Dinas terkait bila menemukan penjual jajanan pangan yang terindikasi membahayakan kesehatan.anak ke sekolah. Keberadaan Kader tersebut bisa diberdayakan untuk turut serta menyosialisasikan jajanan yang bersih. Kader Peduli Jajanan Sehat bisa dibentuk oleh Dinas terkait dengan melibatkan orangtua siswa. . Para penjual jajanan di sekolah harus didata dan bila harus disurvei atau sidak untuk mengetahui proses pembuatan makanan-minuman yang akan dijual di sekolah. Para penjual jajanan di sekolah harus dibina karena mereka juga bagian dari pelaku UKM (Usaha Kecil & Menengah). pihak sekolah harus mengingatkan siswanya untuk berhati-hati memilih jajanan. peran Dinas terkait lain. BPOM & Dinas Kesehatan Harus Turun Tangan BPOM dan Dinas Kesehatan setempat merupakan institusi yang harus respek dengan pengawasan jajanan sekolah. Peran Sekolah Pihak sekolah juga harus ikut terlibat dalam hal pengawasan jajanan yang dijual di sekitar lingkungan sekolah. Dinas Terkait Lain Harus Peduli Tak hanya Dinas Kesehatan setempat yang harus dilibatkan. masyarakat setempat. Dengan pendekatan. Bentuk Kader Peduli Jajanan Sehat Jajanan di sekolah bisa menjadi mesin pembunuh bagi anak kalau tidak dikontrol. Bila diingatkan tak bisa. bahan pengawet dan bahan pewarna makanan-minuman yang berbahaya bagi kesehatan. Bila perlu bentuk Satgas Perlindungan dan Pengawasan Jajanan Anak.

Ingat. anak-anak.sungguh ngeri sekali ancaman kepada anak-anak!!! . pihak sekolah. masyarakat dan juga para penjual jajanan di sekolah.. bergizi dan murah tentunya. jajanan yang tak sehat bisa menjadi racun pembunuh! Hiii. sehat dan juga bergizi. sekolah juga bisa memfasilitasi dengan menyediakan ruang untuk kantin. rangkul para penjual jajanan namun dengan seleksi terhadap makanan- minuman yang dijual harus bersih. Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya gangguan kesehatan yang bisa mengancam jiwa anak akibat jajanan tak sehat. Dengan adanya Kantin Sekolah. Mari peduli dan ingatkan orangtua. Kantin dengan jajanan yang bersih. sehat. pihak Dinas/Instansi terkait.Dirikan Kantin Sekolah Agar anak tidak jajan sembarangan.