You are on page 1of 1

27 October 2017

Pasar Mixed Negatif. Dow Jones naik 0.3% ditutup pada level 23,400.9 didukung kinerja keuangan korporasi. Bursa regional
diperdagangkan sedikit naik pagi ini ditengah kecenderungan kenaikan yield obligasi global. IHSG mengalami koreksi setelah
membukukan level tertinggi baru. Dengan candlestick membentuk pola inverted hammer IHSG rawan terkena aksi profit taking
menjelang akhir pekan. Kami memperkirakan IHSG bergerak mendatar dengan kecenderungan menurun. Kinerja perusahaan 9M 2017
yang akan segera diumumkan diharapkan dapat menopang IHSG hari ini.
35,000 6,000
IDR/US$ 140
Coal, US$/Ton
140
5,800
30,000 IDX & Trading 14,600
5,600
Volume 14,200 Oil, US$/Barrel
Daily News Summary

5,400
25,000
5,200 13,800 100 100
20,000 5,000 13,400
4,800
15,000 13,000
4,600
4,400 12,600 60 60
10,000 12,200
4,200
5,000 4,000 11,800
3,800 11,400
0 3,600 20 20
2014 2015 2016 2017 11,000 2014 2015 2016 2017
2014 2015 2016 2017

IPO - PT Panca Budi Idaman Market Statistics 26-Oct (+/-) (%)
PT Panca Budi Idaman (PBI) berencana menjual maksimum 738.8 juta lembar IDX 5,995.8 -29.6 -0.5%
saham (33% saham) melalui proses IPO. PBI adalah perusahaan yang memproduksi Volume (Mn Shares) 6,160.3 -435.9 -6.6%
barang plastik kemasan yang terintegrasi dengan kegiatan distribusi dan Value (IDR Mn) 6,567.7 -350.8 -5.1%
Foreign Net (IDR Bn) (128.5) -237.9 -217.4%
perdagangan, berlokasi di Tangerang (Banten). Sekitar 70% dana hasil IPO akan
dialokasikan untuk ekspansi usaha berupa pembelian mesin dan penambahan Regional Indices 26-Oct (+/-) (%)
pabrik dan 30% sisanya untuk mendukung modal kerja. Masa penawaran awal Dow Jones 23,400.9 71.4 0.3%
berlangsung pada 31 Oktober hingga 15 November dengan perkiraan mendapat Shanghai 3,407.6 10.7 0.3%
pernyataan efektif pada 28 November 2017. PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, Nikkei 21,739.8 32.2 0.1%
dan PT CIMB Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO. Hang Seng 28,202.4 -100.5 -0.4%
BBCA - Kinerja 9M 2017 Strait Times 3,356.3 12.4 0.4%
PT Bank Central Asia (BBCA) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2017 sebesar
Commodity 26-Oct (+/-) (%)
11.3%Yoy menjadi Rp 16.84 Triliun Vs Rp 15.13 Triliun pada 9M 2016 lalu.
Crude Oil ($/bbl) 52.7 0.54 1.0%
Pendapatan bunga bersih BBCA naik 3.4%Yoy menjadi Rp 30.97 Triliun. Rasio
Nickel ($/Ton) 11,845 -15 -0.1%
kewajiban penyertaan modal minimum (KPMM) tecatat sebesar 23.62% pada 9M Tin ($/Ton) 20,200 350 1.8%
2017 (21.54% pada 9M 2016), dengan NPL Gross 1.53% (1.46% pada 9M 2016), CPO (RM/Ton) 2,813 8 0.3%
ROE 19.06% (20.87% pada 9M 2016), dan LFR 74.74% (77.25% pada 9M 2016). Coal (US$/Ton) 97.10 -0.05 -0.1%
PPRO - Kinerja 9M 2017
PT PP Properti (PPRO) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2017 sebesar Top Gainers (+/-) (%)
5.5%Yoy menjadi Rp 274.91 Miliar Vs Rp 260.52 Miliar pada 9M 2016. Pendapatan SQMI 625 105 20.2%
PPRO naik 14.7%Yoy menjadi Rp 1.79 Triliun namun masih tingginya beban BVIC 232 32 16.0%
YULE 170 18 11.8%
operasional memicu penurunan laba operasi sebesar 2.1%Yoy menjadi Rp 361.2
Top Losers (+/-) (%)
Miliar. 220 -72
MTWI -24.7%
ROTI - KKR akuisisi 12.64 saham PLIN 3,830 -1,070 -21.8%
Perusahaan investasi global Kohlberg Kravis Roberts & Co LP (KKR) mengakuisisi 782 EMTK 8,550 -1,350 -13.6%
juta saham (12.64% saham) PT Nippon Indosari Corpindo (ROTI). KKR membeli Most Active by Frequency (+/-) (%)
saham ROTI di harga Rp 1,275 per saham sehingga nilai aksi korporasi tersebut TLKM 4,160 70 1.7%
mencapai Rp 991.6 Miliar. Dengan akuisisi tersebut membuat KKR menjadi salah BUMI 246 12 5.1%
satu pemegang saham terbesar ROTI, selain PT Indoritel Makmur Internasional PBRX 500 -10 -2.0%
(DNET) yang memiliki 31.5% saham ROTI. Most Active by Volume (+/-) (%)
BUMI 246 12 5.1%
WSKT - Percepatan pembayaran
MYRX 120 0 0.0%
PT Waskita karya (WSKT) akan meraih percepatan pendapatan sebagian IIKP 208 -2 -1.0%
pembayaran jasa atas pengerjaan proyek proyek light rail transit (LRT) Palembang. Most Active by Value (+/-) (%)
Jika sebelumnya pada pada 2017 perseroan hanya mendapat Rp 1 Triliun, kali ini TLKM 4,160 70 1.7%
WSKT akan meraih tambahan pembayaran sebesar Rp 885 Miliar. LRT Palembang BBRI 15,625 25 0.2%
adalah proyek yang jasa pembangunannya dibayar pemerintah melalui anggaran BMRI 7,025 25 0.4%
pendapatan dan belanja negara (APBN). Oleh karena itu, perseroan akan menerima Foreign Net Buy by Value (+/-) (%)
pembayaran jasa secara bertahap atau sesuai dengan ketersedian alokasi dana BMRI 7,025 25 0.4%
APBN. Melihat isi kontrak proyek LRT Palembang yang sebelumnya, nilai proyek jasa BBRI 15,625 25 0.2%
BBNI 7,600 0 0.0%
pengerjaan termasuk biaya pajak pertambahan nilai (PPN) mencapai Rp 10.94
Foreign Net Sell by Value (+/-) (%)
Triliun. Sementara itu, hingga 21 Oktober 2017 tahapan pembangunan proyek LRT TLKM 4,160 70 1.7%
Palembang telah mencapai 68.05% dan ditargetkan pada akhir 2017 pembangunan ASII 8,000 -150 -1.8%
proyek LRT sudah mencapai 80.82% sehingga pengerjaan proyek LRT dapat selesai KLBF 1,600 -60 -3.6%
tepat waktu pada Juni 2018.

Corporate Action Jadw al Rapat Um um Pem egang Saham
Em iten Cum Reg Keterangan Em iten Tanggal Status Agenda
TPIA 27-Oct 1-Nov Dividen Interim US$ 0.01219 / Lbr ENRG 27-Oct RUPSLB Persetujuan rencana Non-HMETD
JAWA 2-Nov Tender Offer @ Rp 250 / Lembar HERO 30-Oct RUPSLB
LAMI 3-Nov Tender Offer @ Rp 814 / Lembar OKAS 30-Oct RUPSLB
LMAS 31-Oct RUPSLB Perubahan Status Perseroan dari PMA menjadi PMD
*) Tentative INDY 1-Nov RUPSLB Persetujuan Transaksi Pembelian Saham Kideco

This report is for informational purposes only. This report is exclusively published for the use of Kiwoom clients, and may not be reproduced or distributed. While the information was collected from secure sources, Kiwoom does not
guarantee the accuracy or reliability of the information. Kiwoom bears no liability for any losses that may occur from investments based on the information provided in this report.
Research Department Tel : 526-1326 Fax : 526-1320 E-mail: research@kiwoom.co.id