You are on page 1of 42

AKREDITASI PUSKESMAS

KEBIJAKAN AKREDITASI
PUSKESMAS

Kementerian Kesehatan RI

LATAR BELAKANG:

Indonesia yang Mandiri, Maju,
Adil dan Makmur
Visi Pembangunan Nasional 2005-2025

8 Misi Pembangunan Jangka Panjang
1. Mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, bermoral, beretika,
berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila
2. Mewujudkan bangsa yang berdaya saing
3. Mewujudkan masyarakat demokratis berlandaskan hukum
4. Mewujudkan Indonesia aman, damai, bersatu
5. Mewujudkan pemerataan pembangunan dan berkeadilan
6. Mewujudkan Indonesia asri dan lestari
7. Mewujudkan Indonesia menjadi negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat
dan berbasiskan kepentingan nasional
8. Mewujudkan Indonesia berperan penting dalam pergaulan dunia internasional

KEP MEN KES 128/2004
KEBIJAKAN DASAR PUSKESMAS

Misi Puskesmas:
-Menggerakkan pembangunan
berwawasan kesehatan
-Mendorong kemandirian hidup sehat
-Memelihara dan meningkatkan mutu,
pemerataan dan keterjangkauan yan kes
-Memelihara dan meningkatkan kesadaran Tujuan: Kecamatan
perorangan, kelompok, masyarakat, dan Meningkatkan Sehat:
lingkungan Kesadaran -Lingkungan sehat
Kemauan Visi -Perilaku sehat
Fungsi: Kemampuan -Cakupan yan bermutu
-Pusat Penggerak pembangunan Berwawasan Hidup Sehat -Derajat Kes
Kesehatan
-Pusat Pemberdayaan masyarakat
-Pusat Pelayanan Kesehatan
Strata Pertama

000 kelahiran hidup pada tahun 2015. Diharapkan AKI dari 228/100. Keberhasilan pencapaian target tersebut sangat dipengaruhi oleh kesiapan puskesmas dalam pelayanan kesehatan dasar dan rumah sakit dalam pelayanan kesehatan rujukan. sementara AKB dari 34/1000 kelahiran hidup menjadi menjadi 23/1.000 kelahiran hidup menjadi 102/100. serta penurunan angka penyakit menular seperti HIV&AIDS.000 kelahiran hidup pada tahun 2015.TUJUAN PEMBANGUNAN MILENIUM / MDGS : Tantangan target pencapaian MDG’s di bidang kesehatan sampai dengan tahun 2015 mencakup penurunan angka kematian ibu dan bayi. .

Visi. yang Mandiri dan melalui pemberdayaan masyarakat. termasuk Berkeadilan swasta dan masyarakat madani Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna. merata. dan Nilai RPJMN 2010-2014 Masyarakat Sehat Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Misi. bermutu. dan berkeadilan Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan Menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik dan berkeadilan Pro Rakyat Inklusif Responsif Efektif Bersih .

Prioritas Pembangunan Kesehatan RPJMN 2010-2014 Tema: Peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan .

keterjangkauan.Perbaikan status gizi masyarakat 3.Peningkatan kesehatan ibu.Pemenuhan pengembangan SDM Kesehatan 5. keamanan. balita dan KB 2. pemerataan.2014 8 Fokus Prioritas Pembangunan Kesehatan 1.03.Peningkatan pelayanan kesehatan primer.Pengendalian penyakit menular.RPJMN & Renstra 2010-2014 Keputusan Menkes RI No. penggunaan obat dan pengawasan obat dan makanan 6. bayi.Pemberdayaan masyarakat.Peningkatan ketersediaan. penyakit tidak menular dan penyehatan lingkungan 4. HK.Jamkesmas 7.01/160/I/2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI Tahun 2010 . mutu. sekunder dan tersier . penanggulangan bencana dan krisis kesehatan 8.

Peningkatan penggunaan teknologi informasi 7. Kemandirian bahan baku obat. Peningkatan upaya promotif & preventif penyakit menular & penyakit tidak menular 2. vaksin & integrasi jamu dalam pelayanan kesehatan 6.Fokus Prioritas Pembangunan Kesehatan Rakerkesnas 2012. 29-02-2012 7 Fokus Prioritas Bangkes 2012 1. Penyelenggaraan birokrasi yang bersih. efektif dan efisien . akurat. Pemenuhan kebutuhan SDM di DTPK dan DBK 5. Peningkatan status gizi balita 3. Peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas 4.

berkaitan dengan pelayanan dasar (kesehatan) PP 38/2007 Pasal 7 Ayat 2 b  Kesehatan PELAYANAN DASAR (kesehatan) adalah jenis pelayanan publik (kesehatan) yang mendasar dan mutlak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sosial. PP 38/2007 Pasal 7 Ayat 1 URUSAN WAJIB (Kesehatan) adalah urusan pemerintahan yang wajib diselenggarakan oleh pemerintahan daerah provinsi dan pemerintahan daerah kabupaten/kota. PP 65/2005 Pasal 1 Ayat 8 . ekonomi dan pemerintahan.

Dokter kecil. Desa Siaga. Polindes. Self care Promosi Kesehatan Self care Sarana Nasional Kesehatan UKBM( Posyandu. SBH. Poskesdes. dll Kualitas Yankes Sumber : Susenas 2010 . Posbindu PTM. Posyandu Lansia. PARADIGMA SEHAT : MENGUTAMAKAN PROMOTIF -PREVENTIF Sehat (70%) Mengeluh Sakit (30%) Self care (42%) Yankes (58%) KIE.

ISO 9001:2000 Akreditasi SMM Puskesmas 2000: Bagaimana SPMKK Mutu klinis Ke depan ? 1995 s.d sekarang Quality Assurance Perbaikan Mutu Standar Pelayanan Minimal 2004: indikator kinerja pelayanan minimal yang harus dicapai Penilaian Kinerja Puskesmas: 2000 (Otonomi daerah): -Pencapaian hasil cakupan -Manajemen puskesmas -Mutu pelayanan Stratifikasi Puskesmas 1980 (Pelita IV): -Hasil kegiatan puskesmas -Manajemen puskesmas -Sumber daya -Lingkungan .

ISU UMUM Pemberian pelayanan publik yang berkualitas dan mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh pemerintah Puskesmas sebagai ujung tombak dan sekaligus sebagai tolok ukur pelayanan publik di bidang kesehatan yang merupakan salah satu pilar dalam memenuhi tuntutan reformasi birokrasi Penilaian kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas menunjukan hasil yang belum memenuhi standar AKI. SULIT TERCAPAI . AKB.

Masih rendahnya Belum adanya sinkronisasi antar Standar/panduan Pusat dan Daerah Akreditasi dalam pelaksanaan Puskesmas Akreditasi Puskesmas Masih rendahnya jumlah Puskesmas yang mampu memberikan Pelayanan kesehatan dasar bermutu sesuai dengan standar .

AKREDITASI PUSKESMAS PENINGKATAN MUTU DAN KINERJA PUSKESMAS KEPUASAN PUBLIK 15 .

Pengguna jasa ? Penyedia jasa ? Manajemen ? Masyarakat ? MUTU ? .

PENGERTIAN MUTU Mutu adalah kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan (Crosby. 1984) Mutu adalah memenuhi bahkan melebihi kebutuhan dan keinginan pelanggan melalui perbaikan sluruh proses secara berkelanjutan (Zimmerman) .

MUTU ( KEMENKES RI ) Mutu pelayanan kesehatan adalah kinerja yang menunjuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan. yang disatu pihak dapat menimbulkan kepuasan pada setiap pasien sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk. serta dipihak lain tata cara penyelenggaraannya sesuai dengan standar dan kode etik profesi yang telah ditetapkan .

Jadi sistem manajemen mutu adalah tatanan yang menjamin kualitas output dan proses pelayanan/produksi.PENGERTIAN SISTEM MANAJEMEN MUTU Suatu tatanan yang menjamin tercapainya tujuan dan sasaran- sasaran mutu yang direncanakan. .

•Kepuasan •Kesembuhan •Ketepatan •Keamanan ! pasien •Kenyamanan Perubahan cara pandang manajemen: • fokus pada pelanggan • mutu produk. servis. informasi • perbaikan mutu = perbaikan sistem • kemitraan dengan pelanggan dan karyawan Manfaat Mutu management karyawan •Mutu sebagai investasi •Mengerjakan dg benar •Efisiensi •Kebanggaan •Mengurangi kesalahan •Kendali thd waktu .

dan variasi produk Diskonfirmasi thd standar (bisa melebihi atau dibawah standar) dapat menimbulkan efek positip. variasi situasi. dan pada seseorang dapat terjadi “mixed feeling” perasaan yang tercampur Luaran dari kepuasan atau ketidakpuasan adalah : -Repurchase (membeli ulang) -Word of mouth (mulut ke mulut) -Complaints .efek negatif atu tidak ada efek samasekali Kepuasan adalah “state of mind” dan sikap.BEBERAPA HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN Persepsi penilaian pelanggan terhadap kinerja pelayanan sering kali berbeda dengan ukuran kinerja menurut penyedia jasa atau ukuran kinerja menurut tenaga profesi/ teknis Beragamnya standar pembanding (yang dipakai oleh seorang pelanggan) sebagai akibat adanya variasi individual.

Dimensi Mutu Akses thd pelayanan Keefektifan Efisiensi Keamanan Kelangsungan layanan Kompetensi tehnis Kenyamanan Hub. Antar manusia .

SUDAH BERMUTUKAH PELAYANAN YANG KITA BERIKAN DI PUSKESMAS? .

.

DAN DINILAI BERMANFAAT OLEH PELANGGAN ? MANAGEMENT PROSES INPUT 5M P1 – P2 – P3 OUT PUT OUT COME . HARAPAN. APAKAH SISTEM PELAYANAN KITA DAPAT MENJAWAB KEBUTUHAN.

ERROR MANAGEMENT ? Tidak diukur Variasi Tidak dimonitor Tidak dikendalikan Proses Masalah mutu Tidak diperbaiki Pelanggan tidak puas Pelayanan lamban Pelayanan tidak mencapai sasaran Pelayanan tidak efisien .

.

M U T U B U K A N S U AT U K E B E T U L A N T E TA P I S U AT U S I S T E M YA N G H A R U S D I D E S A I N DENGAN BAIK .

APA INTERVENSI UNTUK MENGATASI VARIASI PROSES .

UPAYA MENGATASI VARIASI PROSES Membangun Sistem Manajemen Mutu STANDARDISASI PERBAIKAN PROSES Quality Assurance/quality management .

BAGAIMANA MENGETAHUI BAHWA SISTEM PELAYANAN KITA BERKUALITAS AUDIT A K R E D I TA S I DA N S E R T I F I K A S I I S O M E R U PA K A N K E G I ATA N A U D I T EKSTERNAL U N T U K M E N I L A I S I S T E M P E L AYA N A N DAN SI ST EM MUT U APAKAH SUDAH S E S U A I D E N G A N STA N DA R .

Penunjang TERAKREDITASI .BAGAIMANA MENGETAHUI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN ? DIPERLUKAN INSTRUMEN YG SUDAH TERSTANDARISASI GAMBAR 3. Space ( wadah) KEPATUHAN STANDAR PELAYANAN 3. Sinplifikasi MEMENUHI 1. UHH TERHADAP KESEHATAN 7M +ISS 4. Methode INTERVENSI KEPATUHAN 4. KESAKITAN KINERJA PENGUKURAN 2. Mechin PROGRAM TERHADAP 5. AKB 10. Man 2. Manajemen PERSENTASE AKREDITASI 2. Market 8. Money TINGKAT 3.3 KONSEP PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MELALU AKREDITASI PUSKESMAS INPUT PROSES OUTPUT OUTCOME DAMPAK 1. Material 7. STATUS GIZI STANDAR INDIKATOR INDIKATOR INSTRUMENT SURVEI AKREDITASI 1. KEMATIAN 1. Klinis PUSKESMAS 3. Minutte TEKNIS STANDAR 6. Information INDIKATOR PENGUKURAN 9. AKI TINGKAT KUALITAS 2.

AKREDITASI PUSKESMAS ? Akreditasi adalah proses menilai instansi sejauh mana telah menerapkan standar pelayanan. Akreditasi merupakan penilaian secara menyeluruh tentang kondisi lembaga tersebut Akreditasi puskesmas adalah pengakuan terhadap Puskesmas yang diberikan oleh institusi yang berwenang setelah dinilai bahwa puskesmas telah memenuhi standar yang berlaku 33 .APA YG DIMAKSUD AKREDITASI.

65/ 2005 : Pedoman dan Penerapan SPM Permenkes 741/2008 : SPM Bid. Kes Kab/kota Akreditasi 4 6 Kepmenkes 128/2004.4 KONSEP DASAR AKREDITASI PUSKESMAS Dimodifikasi dari Nico A.: Kebijakan Dasar PKM Kepmenkes 374/2009 : SKN 2009 3 Badan Akreditasi SERTIFIKAT . Lumenta Memenuhi / Menerapkan / Comply 2 STANDAR PUSKESMAS 1 Survei Akreditasi Puskesmas 5 UU 29 / 2004 : Praktik Kedokteran UU 36 / 2009 :Kesehatan Instrumen PP. Gambar 3.

APA YANG DINILAI DALAM AKREDITASI PUSKESMAS Pelayanan Klinis Dasar Pelayanan Yang Penyelenggaraan Program Puskesmas diakreditasi Penyelenggaraan Administrasi Manajemen 1/26/2014 .

PELAYANAN KLINIS PUSKESMAS 1. PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN .STANDAR AKREDITASI PUSKEMAS I. PROGRAM PUSKESMAS 1. LAYANAN KLINIS PUSKESMAS 2. ADMINISTRASI MANAJEMEN PUSKESMAS 1. SASARAN KINERJA DAN MDGS II. MANAJEMEN PENUNJANG LAYANAN KLINIS 3. KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN PROGRAM PUSKESMAS 3. PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUSKESMAS 2. PROGRAM PUSKEMAS YANG BERORIENTASI SASARAN 2. PENINGKATAN MUTU PUSKESMAS III. KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN PUSKESMAS 3.

Layanan Klinis yang Berorientasi Pasien (LKBP) dengan 158 EP • Bab VIII.9 BAB STANDAR AKREDITASI PUSKESMAS ( TOTAL 817 EP ) • Bab I. Manajemen Penunjang Layanan Klinis (MPLK) dengan 177 EP • Bab IX. Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien (PMKP) dengan 57 EP . Penyelenggaraan Pelayanan Puskesmas (PPP) dengan 61 EP • Bab V. Kepemimpinan dan Manajemen Puskesmas (KMP) dengan 115 EP • Bab VI. Kepemimpinan dan Manajemen Program Puskesmas (KMPP) dengan 105 EP • Bab III. Program Puskesmas yang Berorientasi Sasaran (PPBS) dengan 54 EP • Bab II. Sasaran Kinerja dan MDG’s (SKM) dengan 57 EP • Bab IV. Peningkatan Mutu Puskemsas (PMP) dengan 33 EP • Bab VII.

III. II. VIII. IV. VI. V ≥ 75 %. VII. IX ≥ 20 % TERAKREDITASI UTAMA : JIKA PENCAPAIAN NILAI BAB I. VIII. VII. III. VIII. BAB VI. II. IV. DAN III ≥ 75 %. VI. V. IX ≥ 20 % TERAKREDITASI PARIPURNA : JIKA PENCAPAIAN NILAI SEMUA BAB ≥ 75 % 1/26/2014 . VII ≥ 75 %. IX ≥ 20 % TERAKREDITASI MADYA : JIKA PENCAPAIAN NILAI BAB I. DAN III KURANG DARI 75 % DAN BAB IV. DAN BAB IV. KEPUTUSAN AKREDITASI TIDAK TERAKREDITASI : JIKA PENCAPAIAN NILAI BAB I. II. VII. V. V. IX KURANG DARI 20 % TERAKREDITASI DASAR : JIKA PENCAPAIAN NILAI BAB I. BAB VIII. II. VI.

KARS dan Fasyankes Lainnya atau 2. Penilai terdiri para ahli di bidang kesehatan masyarakat atau Tenaga Kesehatan yang memiliki pengalaman bekerja di Puskesmas minimal 2 tahun 4.SIAPA YANG MELAKUKAN PENILAIAN AKREDITASI PUSKESMAS ?? BADAN AKREDITASI : 1. Komisi Akreditasi Puskesmas 3. Periode penilaian : per 3 tahun ? .

TERJAMIN DLM TINDAKAN ……. PUSKESMAS  FORUM KOMUNIKASI DAN KONSULTASI  MENGETAHUI PELAYANAN YG BELUM STANDART  PERENCANAAN  PENINGKATAN MUTU PELAYANAN C. PEMERINTAH  PEMBINAAN  GAMBARAN KONDISI PELAYANAN DI PUSKESMAS B. PETUGAS  AMAN. SESUAI DGN SOP  TERMOTIVASI BEKERJA LEBIH BAIK .MANFAAT AKREDITASI A.

MASYARAKAT  MEMILIH PELAYANAN YANG TERBAIK DAN BERMUTU  AMAN. NYAMAN DALAM MENERIMA PELAYANAN INGAT BAHWA : QUALITY IS NOT BY ACCIDENT BUT IT IS BY DESIGN 41 .D.

SEMOGA BERMANFAAT .