You are on page 1of 12

Manajemen Keuangan

Disusun Oleh :

Betari Ayu (145020201111057)

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI dan BISNIS

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

2015

Manajemen modal kerja Penetapan kebijakan modal kerja dan pelaksanaan kebijakan tersebut dalam operasi sehari-hari. Modal Kerja Bersih Didefinisikan aktiva lancar-kewajiban lancar. 4. 6. 2. . Modal Kerja Modal kerja disebut modal kerja kotor sebenarnya adalah aktiva lancar yang digunakan dalam operasi. 7. Modal kerja operasi bersih Didefinisikan sebagai aktiva lancar-kewajiban lancar yang tidak dikenakan bunga. 5. Rasio lancar Dihitung dengan membagi aktiva lancar dengan kewajiban lancar. dan rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat likuiditas perusahaan. Anggaran Kas Meramalkan arus kas masuk dan keluar.MENGELOLA AKTIVA LANCAR 1. 8. Rasio Cepat Mengukur likuiditas dan rasio ini dihitung dengan mengurangkan persediaan dari aktiva lancar dan kemudian membaginya dengan kewajiban lancar. 3.1 Terminologi Modal Kerja Kebijakan modal kerja dengan meninjau beberapa definisi dan konsep-konsep dasar: 1. Kebijakan modal kerja Kebijakan-kebijakan perusahaan sehubungan dengan tingkat sasaran untuk masing-masing kategori aktiva lancar dan bagaimana aktiva lancar akan didanai. berfokus pada hal yang benar- benar penting yaitu kemampuan perusahaan untuk menghasilkan arus kas masuk yang cukup untuk memenuhi arus kas keluar yang dibutuhkan.

2 Siklus konversi kas Perusahaan umumnya mengikuti sebuah siklus dimana perusahaan membuat persediaan. 4.1. Periode Penangguhan uang Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk membeli bahan baku dan tenaga kerja dan pembayarannya. waktu yang dibutuhkan di antara membayar tenaga kerja dan bahan baku dan penerimaan piutang). dan kemudian menagihkan piutangnya. Periode konversi persediaan Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengonversi bahan baku menjadi barang jadi dan kemudian menjual barang tersebut bahwa periode konversi persediaan dihitung membagi persediaan oleh jumlah penjualan per hari. Periode penerimaan piutang disebut pula jumlah hari penjualan belum tertagih dan dihitung dengan membagi piutang oleh rata-rata penjualan kredit per hari. 2. menjual barang dagangan secara kredit. Kebijakan modal kerja yang baik dirancang untuk meminimalkan waktu diantara pengeluaran kas untuk bahan baku dan penagihan kas dari penjualan. Siklus Konversi kas Menggabungkan ketiga periode yang baru saja didefinisikan dan karenanya sama dengan rentang waktu diantara pengeluaran kas aktual perusahaan untuk membayar sumber daya produktif (bahan baku dan tenaga kerja) dan penerimaan kasnya sendiri dari penjualan produk (yaitu. Model siklus konversi kas yang berfokus pada rentang waktu yang terjadi ketika perusahan melakukan pembayaran dan menerima arus kas masuk. . Model ini mempergunakan beberapa istilah sebagai berikut: 1. Periode penerimaan piutang Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengonversi piutang perusahaan menjadi kas yaitu untuk menerima kas setelah terjadi penjualan. 3.

lintas produksi yang fleksibel memproduksi setiap produk setiap hari. 1.4 Berbagai keuntungan Keuntungan dari mempercepat siklus konversi kas. Kemudian. mengurangi periode penerimaan piutang dengann mempercepat penagihan serta memperpanjang periode penangguhan utang denga memperlambat pembayaran yang dilakukan. dan barang jadi hasil produksi akan mengalir langsung dari lini produksi ke truk-truk atau gerbong kereta yang sudah menunggu.02 persen. dan semakin besar biaya yang dibutuhkan. jumlah modal kerja juga akan menyusut. tetapi dengan risiko yang lebih besar sedangkan kebalikannya berlaku bagi kebijakan yang longgar. Siklus konveri kas dipersingkat dengan cara mengurangi periode konversi persediaan dengan memproses dan menjual barang secara lebih cepat. . 1.5 Konsep modal kerja nol Mencapai modal kerja nol mengharuskan setiap pesanan dan bagian bergerak pada kecepatan maksimal. yang bisanya memiliki arti mengganti kertas dengan data elektronik. Seiring dengan peningkatan efisiensi. Menunjukan bahwa perusahaan dengan siklus konversi kas 10 hari lebih singkat dari rata-rata juga memiliki pengembalian saham tahunan 1.7 persentase lebih tinggi dari pengembalian rata-rata. Kebijakan sedang berada diantara dua ekxtermitas dilihat dari segi ekspektasi risiko dan pengembaliannya. karena semakin lama siklus konversi kas maka akan semakin tinggi kebutuhan pendanaan eksternal.1. bahkan setelah melakukan penyesuaian terhadap perbedaan resiko.76 menjadi 13.6 Kebijakan investasi aktiva lancar alternatif Kebijakan investasi aktiva lancara yang ketat dan ramping umumnya memberikan ekspektasi pengembalian atas investasi yang paling tinggi. konversi kas sebesar 10 hari dapat dikaitkan dengan adanya peningkatan laba operasi sebelum pajak dari 12. 1.3 Mempersingkat siklus konversi kas Tujuan perusahaan mempersingkat siklus konveresi kas secepat mungkin tanpa mengganggu operasi. pesanan meluncur dari bagian pemrosesan ke pabrik. Hal ini akan meningkatkan laba.

1. . Perusahaan harus mendapatkan modal untuk membeli aktiva seperti persediaan. Jadi terdapat tekanan untuk memiliki jumlah aktiva lancar hingga tingkat minimal yang konsisten dengan menjalankan bisnis tanpa adanya gangguan. Pertama. menjaga peringkat kredit dan memenuhi kebutuhan kas yang tidak diperkirakan sebelumnya. sehingga semakin besar simpanannya maka semakin baik posisi laba bank tersebut. Kedua.persediaan dan piutang.sekuritas. kompensasi bagi bank karena telah memberikan pinjaman dan jasanya yaitu sebuah bank menghasilkan uang dengan meminjamkan dana yang telah disimpan.9 Alasan untuk memiliki kas Perusahaan memiliki kas karena dua alasan utama.10 Keuntungan memiliki aktiva kas dan setara kas dengan jumlah yang memadai Manajemen modal kerja yang baik mensyaratkan terpeliharanya ketersediaan kecukupan pasokan aktivitas kas dan setara kas untuk beberapa alasan. aktiva kas dan setara kas akan dapat digunakan untuk memanfaatkan peluang-peluang bisnis yang menguntungkan maupun perusahaan sebaiknya memiliki aktiva kas dans setara kas yang memadai untul menjaga diri dari keadaan-keadaan darurat.7 Mengelola berbagai komponen modal kerja Komponen utama: kas. Pertama. 1. Ketiga. kepimilikan aktiva kas dan setara kas yang mencukui dapat membantu perusahaan mempertahankan peringkat kreditnya dengan menjaga rasio lancar dan rasio cepatnya sejalan dengan rasio-rasio perusahaan lainnya didalam industri yang sama. penting bagi perusahaan memiliki aktivitas kas dan setara kas yang cukup agar dapat memperoleh potongan harga serta kedua. 1. Transaksi yaitu saldo kas dikaitkan dengan pembayaran-pembayaran dan penerimaan rutin.8 Manajemen kas Perusahaan memiliki cukup kas untuk mengambil potongan dagang. dan modal itu juga membutuhksan biaya dan hal ini semakin meningkatkan hambatan dari persediaan yang belebihan.1.

6. Terdapat beberapa hal tambahan mengenai anggaran kas: 1. Umumnya. depresiasi tidak akan terlihat pada anggaran kas kecuali hanya dampaknya pada laba kena pajak atau akibatnya pajak yang dibayarkan. terutama dalam kaitannya dengan sensitivitas arus kas terhadap perubahan tingkat penjualan. 3. dapat sangat kurang mencatat puncak kebutuhan pendanaan perusahaan. Anggaran kas final hendaknya telah mencakup seluruh proyeksi arus kas masuk dan keluar maupun sebaiknya konsisten dengan ramalan laporan keuangan. Depresiasi adalah non kas. mengalami kenaikan dan penurunan seiring dengan pola-pola musiman dan perubahan jangka panjang dalam skala operasi perusahaan. perusahaan mempergunakan ramalan anggaran kas bulanan selama tahun berikutnya: ditambah anggaran kas harian atau mingguan yang lebih terperinci untuk bulan yang akan datang. periode penerimaan dan sejenisnya. . Program-program spreadsheet khususnya cocok untuk membuat dan menganalisis anggarana kas. pembelian aktual dan sebagainya berbeda dari tingkat yang diramalkan maka proyeksi defisit dan surplus kas juga akan terkoreksi. Hendaknya mencatat bahwa saldo kas sasaran kemungkinan akan mengalami penyesuaian dari waktu ke waktu. Anggaran kas tidak mencerminkan bunga atas pinjaman atau pendapatan dari investasi surplus kas. 4.11 Anggaran kas Menunjukkan proyeks arus kas masuk dan keluar perusahaan selama jangka waktu tertentu yang telah ditentukan.1. 2. 5. Arus kas masuk dan keluar tidak seragam di setiap bulan. 7. Jika penjualan. Anggaran kas mencerminkan suatu peramalan maka seluruh nilai di dalam tabel adalah nilai-nilai diperkirakan.

menyetorkannya dan kemudian mengkliringkannya melalui sistem perbankan sehingga dana cek tersebut dapat digunakan. menurunkan pinjaman bank dan menurunkan beban bunga maupun mendorong keuntungan. untuk menerima cek-cek yang datang.17 Peti Uang Sistem peti uang mengurangi waktu yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan. . disimpan di bank yang sama dengan bank dimana cek dicairkan. 1.14 Mempercepat proses kliring cek Cek umumnya dikliring melalui Sistem Federal Reserve atau melalui lembar kliring yang dibuat oleh bank-bank disuatu kota tertentu. Terdapat ambang pengeluaran. 1.12 Berbagai teknik manajemen kas Manajemen kas yang efektif meliputi manajemen arus kas masuk dan arus kas keluar yang baik yang terdiri atas (1) menyinkronkan arus kas. bank tersebut tinggal memindahkan dana melalui ayat jurnal akuntansi dari satu deposan ke deposit yang lain. dan (5) mengendalikan pengeluaran. 1. ambang penerimaan mauoun ambang bersih. (3) mempercepat penerimaan. 1.16 Mempercepat penerimaan Mempercepat penerimaan yaitu pertama menyiapkan rencan peti uang dekat dengan pelanggan dan meminta pelanggan-pelanggan besar membayar melalui transfer atau debit otomatis. (2) menggunakan ambang.13 Sinkronisasi arus kas Memberikan kas ketika dibutuhkan dan akibatnya memungkinkan perusahaan dapat mengurangi saldo kas.1. Jika cek tersebut. (4) mendapatkan ketersediaan dana ke tempat yang membutuhkan. 1.15 Menggunakan ambang Selisih antara saldo kas yang disajikan dalam bank sebuah perusahaan (atau individu) dengan saldo dicatatan bank.

transaksi tersebut akan dicatat oleh komputer dan saldo persediaan kemudian direvisi.22 Sistem Pengendalian persediaan Berbentuk sangat sederhana menjadi luar biasa kompleks. 1. 1. Terdapat sistem just in-time maupun out sourcing dalam persediaan. Ketika terjadi penarikan barang. bahan baku.1. tingkat persediaan akan sangat tergantung pada penjualan. dan teknologi komputer membuat proses seperti ini semakin efisien dan mungkin untuk digunakan. . barang dalam proses dan barang jadi adalah bagian penting dari hampir seliruh operasi bisinis maupun halnya dengan piutang.19 Sekuritas Sekuritas terutama dimiliki untuk tujuan berjaga-jaga yaitu kebanyakan perusahaan lebih menyukai menggunakan kredit bank untuk melakukan transaksi-transaksi sementara atau untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan spekulatif.18 Pembayaran melalui transfer atau debit otomatis Cara ini merupakan cara yang terbaik dalam mempercepat proses penerimaan.23 Sistem terkomputerisasi Komputer tersebut akan mengawali dengan melakukan perhitungan persediaan di dalam memorinya. tetapi juga untuk menjaga biaya-biaya yang terjadi dalam melakukan pemesanan dan penyimpanan persediaan tetap pada tingkat yang serendah mungkin.20 Persediaan Diklasifikasikan menjadi pasokan. 1. Terdapat dua metode yaitu terdiri dari metode garis bawah dan metode dua wadah. tergantung pada ukuran perusahaan dan sifat persediannya. 1.21 Biaya Persediaan Tujuan manajemen persediaan adalah untuk memastikan tersedianya persediaan yang dibutuhkan untuk menjalankan operasi. Sebagai contoh jenis-jenis persoalan yang berhubungan dengan manajemen persediaan yaitu toko ritel pakaian maupun produsen peralatan alat rumah tangga. 1.

1. Terdapat akumulasi piutang. 1. Memiliki piutang akan menimbulkan baik itu biaya langsung maupun tidak langsung. 1.1. standar kredit dan kebijakan penagihan.26 Kebijakan kredit Kebijakan kredit terdapat empat variabel yaitu masa kredit. memonitor posisi piutang. 1.27 Menentujan masa dan standar kredit Persyaratan kredit yang meliputi masa kredit dan potongan harga.30 Faktor lain yang mempengaruhi kebijakan kredit Tambahan kebijakan kredit yaitu potensi keuntungan maupun pertimbangan hukum. . Standart kredit mengacu pada kekuatan dan kelayakan kredit yang harus ditunjukkan oleh pelanggan agar depat memenuhi persyaratan.24 Hubungan antara penjadwalan produksi dan tingkat persediaan Perusahaan memutuskan untuk menggunakan jadwal produksi yang rata. 1.28 Menentukan kebijakan penagihan Prosedur-prosedur yang diikuti oleh perusahaan untuk menagihkan akun-akun yang telah jatuh tempo. tingkat persediannya akan naik tajam selama periode dimana penjualan rendah dan kemudian turun ketika periode penjualan mencapai titik puncak.25 Manajemen piutang Pelanggan akan melunasi dimana pada saat itu perusahaan akan menerima kas dan saldo piutang akan menurun. 1.29 Potongan tunai Suatu pemberian pengurangan harga atas barang-barang yang dijual untuk mendorong pembayaran lebih awal. potongan hargayang diberikan untuk pembayaran lebih cepat. jumlah hari piutang tidak tertagih maupun daftar umur piutang. Pelanggan yang membayar dalam waktu 10 hari akan diberikan potongan harga 2 persen dan yang lainnya diharuskan untuk membayar dalam jangka waktu 30 hari.

3 Berbagai sumber pendanaan jangka pendek Terdapat beberapa sumber dana jangka pendek: 1. Terdapat perbandingan sebagai berikut: 1. 1. Pengaruh utang dagang pada laporan keuangan c. Biaya utang dagang b. Pendekatan Agresif 3. Pendekatan pencocokan waktu jatuh tempo 2. Risiko utang jangka panjang vs Jangka pendek 2. Biaya utang jangka panjang vs Jangka pendek 2.1 Kebijakan pendanaan aktiva lancar Perusahaan memiliki dua yaitu aktiva lancar permanen yang merupakan aktiva lancar yang tetap harus dimiliki oleh sebuah perusahaan meskipun sedang berada di bagian terendah siklus bisnisnya maupun aktiva lancar sementara yaitu aktiva lancar yang mengalami fluktuasi seiring dengan variasi-variasi musiman atau siklus yang terjadi dalam penjualan.2 Keunggulan dan kelemahan jangka pendek Pendanaan jangka pendek terdapat kecepatan yaitu pinjaman jangka pendek dapat lebih cepat diperoleh daripada kredit jangka panjang maupun fleksibilitas yaitu kebutuhan dana perusahaan bersifat musiman atau berdasarkan siklus. Utang dagang gratis d. Utang dagang dengan biaya . Akrual 2. Utang dagang a. Pendekatan konservatif 2. perusahaan pun tidak ingin memberikan komitmen pada utang jangka panjang.PENDANAAN AKTIVA LANCAR 2.

Warkat promes c. 1. Batas kredit informal e. Saldo kompensasi d.4 Memilih bank Penggunaan layanan pembayaran umumnya memilih bank karena kemudahan lokasi dan biaya jasa yang kompetitif.1 bunga reguler atau sederhana f. penggunaan surat berharga komersial 2. Kesetiaan pada nasabah 4. .2 Bunga diskono f. Biaya peminjaman bank f. Pinjaman bank jangka pendek a. Saran dan nasihat 3. Perjanjian kredit berulang f. Jatuh tempo b.4 bungan tambahan (cicilan) 4. Spesialisasi 5.5 Penggunaan penjamin dalam pendanaan jangka pendek Perusahaan dapat menerima pinjaman hanya jika mereka menempatkan semacam agunan untuk melindungi pemberi pinjaman. Keinginan untuk menanggung resiko 2.3 pengaruh saldo kompensasi f. 3. Besar pinjaman maksimal 6. jatuh tempo dan biaya b. Surat berharga komersial a. atau dengan menggunakan jaminan perusahaan dapat meminjam dengan tingkat bunga yang lebih rendah. Jasa lain 2. Perbankan merchant 7.