You are on page 1of 17

BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum 2013
Struktur Kurikulum Kelas I sampai Kelas VI
Struktur Kurikulum merupakan susunan mata pelajaran yang harus
ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran, kedalaman muatan
kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang
harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum
dalam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar
kompetensi (SK) dan kompetensi lulusan (SKL)
Struktur kurikulum terdiri atas tiga komponen matapelajaran, muatan
lokal dan pengembangan diri. Komponen mata pelajaran dikelompokkan
menjadi :
1. Kelompok mata pelajaran Agama
2. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan kepribadian
3. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan
4. Kelompok mata pelajaran Estetika
5. Kelompok mata pelajaran Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Komponen muatan lokal dan pengembangan diri merupakan bagian
yang integral dari struktur kurikulum.

33

4 4 4 6. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 4 4 4 2 2 2 3. Tabel 2. . Ilmu Pengetahuan Alam . Mentoring Jumlah 30 32 34 36 36 36 33 . Hafalan Quran. Seni Budaya dan Prakarya 4 4 4 4 4 4 2. Pramuka 2. Hadits dan Doa 5. Bahasa Indonesia 6 8 8 6 6 6 4. Muatan Lokal (Bahasa Inggris) 2 2 2 2 2 2 KELOMPOK C (PENGEMBANGAN DIRI) 1. 4 4 4 KELOMPOK B (UMUM) 1. Pendidikan Jasmani. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 4 4 4 4 4 4 2.2 Struktur Kurikulum SDIT Nurul Hikmah KELAS DAN ALOKASI WAKTU PER MINGGU MATA PELAJARAN I II III IV V VI KELOMPOK A (UMUM) 1. . Matematika 6 6 8 6 6 6 5. Bahasa Arab 3. Olahraga dan Kesehatan 4 4 4 4 4 4 3. Ilmu Pengetahuan Sosial . Baca Tulis Al-Qur’an QIROATI 4. . .

Keempat kelompok itu 33 . keterampilan. Muatan Kurikulum Muatan Kurikulum SDIT Nurul Hikmah Penajam Paser Utara mengacu pada Kurikulum 2013 yang dipadukan dengan kurikulum khas Sekolah Islam Terpadu meliputi sejumlah mata pelajaran sebanyak 16 mata pelajaran yang terbagi menjadi kelompok A. dan pengetahuan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah. Kompetensi Inti merupakan pengikat untuk organisasi vertikal dan organisasi horizontal Kompetensi Dasar. dan penerapan pengetahuan (Kompetensi Inti 4). Sebagai unsur pengorganisasi. kelompok B dan kelompok C seperti dalam tabel struktur kurikulum. Organisasi vertikal Kompetensi Dasar adalah keterkaitan antara konten Kompetensi Dasar satu kelas atau jenjang pendidikan ke kelas/jenjang di atasnya sehingga memenuhi prinsip belajar yaitu terjadi suatu akumulasi yang berkesinambungan antara konten yang dipelajari peserta didik. kelas dan mata pelajaran. pengetahuan (Kompetensi Inti 3). Kompetensi Inti berfungsi sebagai unsur pengorganisasi (organising element) kompetensi dasar. Organisasi horizontal adalah keterkaitan antara konten Kompetensi Dasar satu mata pelajaran dengan konten Kompetensi Dasar dari mata pelajaran yang berbeda dalam satu pertemuan mingguan dan kelas yang sama sehingga terjadi proses saling memperkuat. gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan ke dalam aspek sikap. Dalam muatan Kurikulum 2013 memuat Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Kompetensi Inti merupakan terjemahan atau operasionalisasi Standar Kompetensi Lulusan dalam bentuk kualitas yang harus dimiliki oleh peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu. Kompetensi Inti harus menggambarkan kualitas yang seimbang antara pencapaian hard skills dan soft skills.B. Kompetensi Inti dirancang dalam empat kelompok yang saling terkait yaitu berkenaan dengan sikap keagamaan (Kompetensi Inti 1). sikap sosial (Kompetensi Inti 2).

senang bekerja dan anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari. Menampilkan perilaku jujur. Mengenal dan melaksanakan rukun Islam mulai dari bersuci (thaharah) sampai zakat serta mengetahui tata cara pelaksanaan ibadah haji e. baik pada tingkat daerah maupun pusat 33 . sesuai dengan nilai-nilai pancasila g.menjadi acuan dari Kompetensi Dasar dan harus dikembangkan dalam setiap peristiwa pembelajaran secara integratif. Menceritakan kisah nabi-nabi serta mengambil teladan dari kisah tersebut dan menceritakan kisah tokoh orang-orang tercela dalam kehidupan nabi 2. disiplin. Kompetensi Dasar Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) 6 1. Berperilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari serta menghindari perilaku tercela d. Menampilkan sikap cinta lingkungan dan demokratis f. Pendidikan Agama Islam SD/MI a. Memahami kewajiban sebagai warga dalam keluarga dan sekolah d. Mata Pelajaran 1. membaca dan mengartikan surat-surat pendek dalam Al-Qur’an. mulai surat Al-Fatihah sampai surat Al-‘Alaq b. Kompetensi yang berkenaan dengan sikap keagamaan dan sosial dikembangkan secara tidak langsung (indirect teaching) yaitu pada waktu peserta didik belajar tentang pengetahuan (Kompetensi Inti 3) dan penerapan pengetahuan (Kompetensi Inti 4). Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan b. Memahami hidup tertib dan gotong royong e. Mengenal dan meyakini aspek-aspek rukun iman dari iman kepada Allah sampai iman kepada Qadha dan Qadar c. Pendidikan Kewarganegaraan SD/MI a. Memahami sistem pemerintahan. menghafal. Menyebutkan. Memahami dan menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah c.

kebiasaan. berita. Bahasa Indonesia SD/MI a. Menulis Melakukan berbagai jenis kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran. Memahami makna keutuhan negara kesatuan Republik iIndonesia. deskripsi peristiwa dan benda di sekitar. deskripsi berbagai peristiwa dan benda di sekitar. cerita. Matematika SD/MI 33 . pesan. wawancara. pelaporan hasil pengamatan. serta karya sastra berbentuk dongeng. laporan. kebiasaan. dan berbagai karya sastra untuk anak berbentuk puisi. serta berbagai karya sastra untuk anak berbentuk cerita. dan pantun 4. Memahami hubungan Indonesia dengan negara tetangga dan politik luar negeri 3. pantun. parafrase. petunjuk. perasaan. cerita. adat istiadat. pantun. pengumuman. peraturan. petunjuk. memberi petunjuk. surat. dan menghargai keputusan bersama i. ringkasan. dan drama d. teks pidato. dongeng. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana berupa petunjuk. pidato. perasaan. deklamasi. drama. penjelasan. pantun dan cerita rakyat b. tegur sapa. dan informasi dalam bentuk karangan sederhana. dan puisi c. percakapan telepon. dengan kepatuhan terhadap undang-undang. dialog. h. cerita. Memahami dan menghargai makna nilai-nilai kejuangan bangsa j. drama. Mendengarkan Memahami wacana lisan berbentuk perintah. puisi. pemahaman isi buku dan berbagai karya sastra untuk anak berbentuk dongeng. puisi. diskusi. percakapan. percakapan sederhana. teks panjang. pengumuman. dan informasi dalam kegiatan perkenalan. formulir.

modus. dan kegunaannya e. Memahami berbagai bentuk energi. unsur-unsur dan sifat-sifatnya. Memahami konsep bilangan bulat dan pecahan. luas. serta menerapkannya dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari f. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari b. perubahan dan manfaatnya f. dan kreatif. hewan. serta mengaplikasikannya dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari d. dan tumbuhan. rentangan data. volume. sudut. Memahami bagian-bagian tubuh pada manusia. Melakukan pengamatan terhadap gejala alam dan menceritakan hasil pengamatannya secara lisan dan tertulis b. waktu. Memahami beragam sifat benda hubungannya dengan penyusunnya. Memahami matahari sebagai pusat tata surya. serta manfaat hewan dan tumbuhan bagi manusia. panjang. kenampakan dan perubahan permukaan bumi. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan g. serta menerapkannya dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari c. serta fungsinya dan perubahan pada makhluk hidup d. Memahami konsep koordinat untuk menentukan letak benda dan menggunakannya dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari e. Memahami konsep ukuran dan pengukuran berat. penyajian data dengan tabel. rerata hitung. debit. dan interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya c. perubahan wujud benda. upaya pelestariannya. 5. operasi hitung dan sifat-sifatnya. mengurutkan data. kritis. Memahami bangun datar dan bangun ruang sederhana. a. dan hubungan peristiwa alam dengan kegiatan manusia 33 . Ilmu Pengetahuan Alam SD/MI a. Memiliki kemampuan berpikir logis. kecepatan. Memahami konsep pengumpulan data. gambar dan grafik (diagram). Memahami penggolongan hewan dan tumbuhan.

dan keragaman suku bangsa di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi d.6. keragaman suku bangsa serta kegiatan ekonomi di Indonesia f. Memahami peranan Indonesia di era global 7. Memahami perkembangan wilayah Indonesia. keadaan sosial negara di Asia Tenggara serta benua-benua h. Mengapresiasi dan mengekspresikan keartistikan karya seni rupa murni melalui pembuatan relief dari bahan plastisin/tanah liat yang ada di daerah setempat c. serta kerja sama di antara keduanya c. Seni Budaya dan Keterampilan SD/MI a. Mengapresiasi dan mengekspresikan keartistikan karya seni rupa terapan melalui gambar ilustrasi dengan tema benda alam yang ada di daerah setempat b. Ilmu Pengetahuan Sosial SD/MI a. Memahami identitas diri dan keluarga. Mengenal gejala (peristiwa) alam yang terjadi di Indonesia dan negara tetangga. manusia dan kehidupannya serta motif hias dengan teknik batik 33 . Menghargai berbagai peninggalan dan tokoh sejarah nasional. kegiatan ekonomi. Memahami sejarah. dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi e. Mengenal sumber daya alam. Menghargai peranan tokoh pejuang dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia g. serta mewujudkan sikap saling menghormati dalam kemajemukan keluarga b. serta dapat melakukan tindakan dalam menghadapi bencana alam i. Mengapresiasi dan mengekspresikan keunikan karya seni rupa Nusantara dengan motif hias melalui gambar dekoratif dan ilustrasi bertema hewan. kenampakan alam. Mendeskripsikan kedudukan dan peran anggota dalam keluarga dan lingkungan tetangga.

Mempraktekkan gerak dasar lari. lompat. Mengapresiasi dan membuat karya kerajinan daerah setempat dengan teknik konstruksi b. Mempraktekkan latihan kebugaran dalam bentuk meningkatkan daya tahan kekuatan otot. Olahraga dan Kesehatan SD/MI a. senam kesegaran jasmani (SKJ). Mempraktekkan gerak ritmik meliputi senam pagi. kelenturan serta koordinasi otot f. Mempraktekkan gerak ketangkasan seperti ketangkasan dengan dan tanpa alat. Mempraktekkan berbagai keterampilan gerak dalam kegiatan penjelajahan di luar sekolah seperti perkemahan. dan lain-lain b. mengenal makanan sehat. Mengapresiasi dan membuat karya benda mainan beroda dengan menggunakan berbagai bahan. d. Mempraktekkan gerak dasar renang dalam berbagai gaya serta nilai- nilai yang terkandung di dalamnya e. Pendidikan Jasmani. 9. Keterampilan a. Memahami budaya hidup sehat dalam bentuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Mengapresiasi dan membuat karya kerajinan dan benda permainan dengan teknik meronce dan makrame c. Mengapresiasi dan mengekspresikan keunikan karya seni rupa Nusantara melalui pembuatan benda kreatif yang sesuai dengan potensi daerah setempat 8. kerjasama. Mengapresiasi dan mengekspresikan keunikan karya seni rupa Nusantara dengan motif hias melalui gambar dekoratif dan ilustrasi dengan tema bebas e. dan aerobik c. Mengapresiasi dan membuat karya kerajinan anyaman dengan menggunakan berbagai bahan d. piknik. dan lain-lain g. mengenal berbagai 33 . dan jalan dalam permainan sederhana serta nilai-nilai dasar sportivitas seperti kejujuran. serta senam lantai d.

Bahasa Arab b. Menulis Menuliskan kata. informasi. sekolah. sekolah. Mendengarkan Memahami instruksi. dan lingkungan sekitar b. Membaca Membaca nyaring dan memahami makna dalam instruksi. dan cerita sangat sederhana yang disampaikan secara lisan dalam konteks kelas. 3. 10. ungkapan. sekolah. penyakit dan pencegahannya serta menghindarkan diri dari narkoba. dan lingkungan sekitar d. Rebana dan Tari) 33 . Pramuka SIT (wajib) c. Bahasa Inggris SD/MI a. teks fungsional pendek. Olahraga (Sepak Bola dan Panahan) e. dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana yang disampaikan secara tertulis dalam konteks kelas. Seni Budaya (Nasyed. dan teks fungsional pendek sangat sederhana dengan ejaan dan tanda baca yang tepat 2. informasi. dan lingkungan sekitar c. Mata pelajaran tersebut diajarkan mulai dari kelas I sampai kelas VI. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional sangat sederhana dalam bentuk instruksi dan informasi dalam konteks kelas. Pegembangan Diri (Ekstrakurikuler) Pengembangan diri di SDIT Nurul Hikmah penajam meliputi: a. Mentoring/ Halaqoh Tarbiyah (wajib) d. Muatan Lokal Muatan lokal yang dilaksanakan di SDIT Nurul Hikmah Penajam mengacu pada Peraturan Bupati PPU yaitu Bahasa Inggris.

1.330 694 . dua jam kegiatan praktik di sekolah setara dengan satu jam tatap muka.190 .776 III 35 II.d SD VI 35 36 38 1.998 Tabel Beban Belajar 33 . Empat jam praktik di luar sekolah setara dengan satu jam tatap muka. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun ajaran dapat dilakukan secara fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap. Pengaturan Beban Belajar Berdasarkan Permen 22 Tahun 2006 tentang standart isi. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket untuk SD/MI/SDLB 0% . 4. 34 IV s. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. di samping dimanfaatkan untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dan tidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar Isi. Alokasi waktu untuk praktik. 32 III. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.40%.710 893.d SD 35 I. Oleh karena itu pengaturan Beban Belajar di SD sebagai berikut : Satu Minggu Satuan Jumlah JP Waktu Jumlah Jam JP Tatap Efektif Pendidika Kelas Per Pembelajaran Per Tahun Muka Per Tahun n Minggu Per Tahun (@ 60 Menit) (Menit) Pelajaran 35 Kelas : I s.530-1. dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. 30 38 1.

Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM) Berdasarkan panduan materi Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 Kriteria ketuntasan belajar minimal (KKM) untuk KI-3 dan KI-4 adalah B.66 dari hasil tes formatif. Pada KD untuk KI-3 dan KI-4. 33 .00 untuk skala 4 atau telah berada pada posisi B. Bagi peserta didik yang belum tuntas untuk kompetensi tertentu harus mengikuti pembelajaran remedial.66) dengan demikian seorang peserta didik dinyatakan belum menguasai KD yang dipelajarinya apabila menunjukkan indikator nilai < 2. Seorang peserta didik dinyatakan sudah tuntas belajar dengan menguasai KD yang dipelajarinya apabila menunjukkan indikator nilai ≥ 2.66 dari hasil tes formatif. yakni jika profil sikap peserta didik secara umum berada pada kategori baik atau B (3.(2.00) menurut standar yang ditetapkan satuan pendidikan yang bersangkutan.5. Sedangkan untuk KI-1 dan KI-2 untuk seluruh matapelajaran. sedangkan bagi yang sudah tuntas boleh mempelajari kompetensi berikutnya.66 dari hasil tes formatif. Namun untuk KI-1 dan KI-2 peserta didik baru dinyatakan lulus apabila telah mencapai nilai antara 71-75 (skala 100) atau memiliki nilai 3. seorang peserta didik dinyatakan belum menguasai KD yang dipelajarinya apabila menunjukkan indikator nilai < 2.

33 . Ulangan dilaksanakan untuk melihat ketuntasan setiap Kompetensi Dasar b. dsb. d. Hasil ulangan dianalisis dan ditindaklanjuti melalui program remedial dan program pengayaan. dan tidak menentukan KKM dengan kriteria kurang. Aspek afektif diukur melalui kegiatan inventori afektif seperti pengamatan. Ulangan mencakup aspek kognitif dan psikomotor e. Agama Islam 80 80 80 80 80 80 80 2 PKn 75 75 75 75 75 75 75 3 Bahasa. yang ciri-cirinya adalah: a. Indonesia 75 75 75 75 75 75 75 4 Matematika 75 75 75 75 75 75 75 5 IPA 75 75 75 75 75 75 75 6 IPS 75 75 75 75 75 75 75 7 SBDP 75 75 75 75 75 75 75 8 Pendidikan Jasmani 75 75 75 75 75 75 75 dan Kesehatan 9 Muatan Lokal 75 75 75 75 75 75 75 10 Pengembangan Diri B B B B B B B Catatan: dalam menentukan KKM disesuaikan karakteristik sekolah. Ulangan dapat dilaksanakan terdiri atas satu atau lebih Kompetensi Dasar (KD) c. kuesioner. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk setiap mata pelajaran yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar adalah sebagai berikut: Tabel Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Tahun Pelajaran 2017– 2018 KKM No Mata Pelajaran Kelas Kelas Kelas Kelas Kelas Kelas Rata- I II III IV V VI rata 1 Pend. Sistem Penilaian Sistem Penilaian menggunakan penilaian berkelanjutan.

33 . Standar Kenaikan Kelas Dan Standar Kompetensi Kelulusan 1.2013 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 4) Siswa yang dinyatakan naik kelas atau tidak naik kelas. Kelulusan Sesuai dengan ketentuan PP RI No. b. 2) Tidak terdapat nilai kurang dibawah KKM (nilai 75) lebih dari 2 mata pelajaran dan nilai tidak kurang dari 60 pada semester satu (1) dan dua (2). Kriteria kenaikan kelas Nilai rapor diambil dari nilai pengamatan. 3) Tidak terdapat alpa lebih dari 20 hari dalam 1 tahun. yang sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) di SDIT Nurul Hikmah yang dicapai melalui penilaian berbasis kelas dan berbasis kriteria dengan mengacu pada aspek kohgnitif. Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. a.2005 tentang standar Nasional Pendidikan pasal 65 ayat 4 berbunyi : Penilaian hasil belajar sebagaimana yang dimaksud ayat 1 untuk semua mata pelajaran dilakukan melalui ujian sekolah/madrasah untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.6. nilai tugas/ PR. sikap/ penilaian/ budi pekerti dan kehadiran siswa yang bersangkutan.19 th. nilai harian. afektif. 2. Kriteria kenaikan kelas diatur oleh masing-masing direktorat teknis terkait. Penentuan kenaikan kelas 1) Penentuan siswa yang naik kelas dilakukan oleh sekolah dalam suatu rapat Dewan guru dengan mempertimbangkan KKM. nilai tes tengah semester dan nilai tes akhir semester dijumlahkan untuk mencari nilai rata-rata setiap siswa dalam satu mata pelajaran. dan psikomotor. Ayat 6 berbunyi ketentuan lebih lanjut mengenai penilaian akhir dan ujian sekolah/madrasah diatur dengan peraturan mentri. (kriteria kenaikan kelas disesuaikan dengan kebijakan sekolah).32 th. dituliskan pada kolom raport yang telah ditentukan dengan jelas.

sikap/ prilaku/ budi pekerti siswa yang bersangkutan dan memenuhi kriteria kelulusan. Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan oleh peraturan menteri b.00 Matematika 4. 2).  Lulus ujian sekolah/madrasah.00 Rata-rata tiga mata pelajaran yaitu 60 33 . Penentuan kelulusan 1) Penentuan siswa yang lulus dilakukan oleh sekolah dalam suatu rapat dewan guru dengan mempertimbangkan nilai rapor. Kriteria kelulusan dan penentuan kelulusan pasal 72 ayat 1 adalah sebagai berikut: a. 2) Siswa yang dinyatakan lulus diberi ijazah. Peserta didik dinyatakan lulus pada satuan pendidikan dasar setelah  Menyelesaikan seluruh program pembelajaran  Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran. 3) Siswa yang tidak lulus tidak memperoleh ijazah dan mengulang di kelas terakhir (Kelas VI).00 Ilmu Pengetahuan Alam 4. nilai ujian sekolah. dan rapor dari kelas I sampai dengan kelas VI Semester dua. 5) Standar Kelulusan SDIT Nurul Hikmah Penajam adalah Bahasa Indonesia 4. Kriteria Kelulusan 1). 4) Standar Kenaikan kelas dan Kelulusan di SDIT Nurul Hikmah Penajam sesuai dengan peraturan yang berlaku yang dikeluarkan oleh Sekolah.

4. Dalam keadaan suci dari rumah.00 wita (setelah Ustadz/ah Guru selesai Tahsin Qur’an di Masjid). . 3. Makan bersama di dalam kelas dengan menjaga adab-adab keislaman. Jenis kegiatannya antara lain: . 33 . Membiasakan datang ke sekolah tepat waktu. Bersiap di masjid bagi kelas atas dan di kelas bagi kelas bawah setiap akan melaksanakan shalat zhuhur dan ashar.7. b. Jenis kegiatannya antara lain : 1. Bertujuan untuk memberikan pendidikan pada saat itu juga. terutama dalam disiplin dan sopan santun dari kebiasaan yang positif. Hal itu. . Membiasakan memberi salam. . baik di kelas maupun di luar kelas. 2. Memulai kegiatan belajar dengan berdo’a dan muroja’ah (mengulang) bersama-sama hafalan surat dalam al-Qur’an. dengan mengawali dan mengakhiri dengan shalat sunnah. Mengikuti dengan tertib sholat dhuha. atau bila batal segera ambil air wudhu untuk persiapan melaksanakan shalat dhuha pada pukul 08. . Membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan Spontan Kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja. bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik agar terbiasa mengerjakan sesuatu dengan baik dan rutin. zhuhur/ jum’at secara berjamaah. di mana saja tanpa dibatasi ruang. Bersegera menuju halaqoh pembelajaran al-Qur’an Metode Qiro’ati pada jam pembelajaran Qur’an. Kegiatan Rutin Kegiatan ini dilaksanakan secara reguler. Pendidikan Kecakapan Hidup (Pembiasaan) a.

Mentoring (pembinaan kepribadian islami) d. Membiasakan gemar membaca. Manasik Haji Cilik j. 9. Membiasakan memiliki rasa tanggung jawab. Membiasakan beramal/ sedekah. 11. Kajian Bulanan Orang Tua Siswa (Islamic Parenting) e. Membiasakan budaya antri. Ifthor Jama’iy (Buka Bersama) Semua warga sekolah dan orang tua siswa m. 10. Membiasakan menegur/ mengatasi silang pendapat/ pertengkaran/ hal-hal yang jelek. Membiasakan memiliki rasa sayang pada yang lebih muda dan hormat pada yang lebih tua. Memungut sampat dan membuang ke tempat sampah secara spontan. Qoshidah dan Tari) 33 . 12. Syukuran dan Pendidikan Ber-Qurban i. 7.5. 8. Pramuka SIT Nurul Hikmah f.. Pembinaan Kesenian (Nasyid. Family Day Bersama Siswa dan Orang Tua/Wali l. Pesantren Ramadhan bagi Guru dan Siswa h. Syi’ar PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) g. Pembelajaran Al-Qur’an Metode Qiro’ati b. Pembinaan Olahraga (sepak bola dan panahan) n. PERJUSA (Perkemahan Jum’at Sabtu) Pramuka SIT k. Kegiatan Terprogram a. Program Tahfizh al-Qur’an c. Membiasakan tidak makan dan minum sambil berdiri/ jalan. 6. c.

Budaya Menabung (program SimPel-BPD Kaltim) r. Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) 33 . Bahasa Arab p.8. Market Day (Pembelajaran Kewirausahaan bagi Siswa) s. Bahasa Inggris q. Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal dan Global Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global meliputi : o.