You are on page 1of 10

TUGAS MANAJEMEN SUMBER DAYA ALAM

PENGELOLAAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Oleh :
Rozanov Cita Fatra Adi 20160210121
Haidar Farras Iftikar 20160210131
Aziz Alkautsar 20160210138
Dego Juanda 20160210143
Ainudin lhazmi 201602101

PRODI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
YOGYAKARTA

Oktober, 2017

membangun prasarana jalan dan sentra kegiatan ekonomi di daerah terpencil. dan mineral). Hal ini akan tercermin dalam implementasi good governance (tata kelola pemerintahan yang baik). serta masalah lainnya Pemanfaatan sumberdaya energi dan sumberdaya mineral haruslah tetap berpijak pada kaidah-kaidah pembangunan yang bertumpu pada masyarakat. Latar Belakang Pertambangan sumberdaya mineral bagi pembangunan sangat signifikan. I. pencemaran hidrokarbon. dan bahan beracun dan berbahaya (B3) lainnya di laut dan sungai. Adanya berbagai permasalahan dalam pengelolaan dan pemanfaatan energi dan sumberdaya mineral seharusnya disikapi. pengolahannya. transformasinya dari energi primer menjadi energi sekunder. melatih tenaga terampil. merkuri. sehingga prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan harus tetap diperhatikan dalam koridor good governance. maka dalam setiap kegiatan sektor pertambangan mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan dan pengawasan diperlukan berbagai telaah lingkungan. Pada proses di mana pertambangan terjadi di tempat-tempat yang ekosistemnya rentan (misalnya pertambangan di wilayah hutan lindung). pengangkutannya. serta penggunaannya oleh konsumen di berbagai sektor. Dampak lingkungan ini terjadi baik pada saat penambangan (minyak. . Industri ini memperkenalkan teknologi. gas bumi. maka eksploitasi sumberdaya energi dan mineral akan berdampak pada ekosistem tersebut. Agar pemanfaatan sumber daya mineral memenuhi kaidah optimalisasi antara kepentingan pertambangan dan terjaganya kelestarian lingkungan. dan memasukkan pola manajemen modern. PENDAHULUAN A. Industri pertambangan membuka lapangan kerja. bahwa sumberdaya tersebut merupakan ”renewable resource”. Dampak lingkungan dari proses ekstraksi di antaranya adalah masalah tailing. Energi dan sumberdaya mineral memiliki dampak lingkungan dalam bentuk polusi dan penipisan sumberdaya alam.

"Padat" berarti bahwa tidak berbentuk cairan atau gas pada suhu dan tekanan standar. Kayu dan mutiara yang dibuat oleh organisme tidak bisa disebut sebagai mineral. anorganik. struktur mineral halit diatur dalam pola kubik. yang memiliki sistem kristal tertentu dan terbentuk secara alami. Mineral Mineral adalah padatan senyawa kimia homogen. Mineral termasuk dalam komposisi unsur murni dan garam sederhana sampai silikat yang sangat kompleks dengan ribuan bentuk yang diketahui (senyawaan organik biasanya tidak termasuk). anorganik. Sebagai contoh. . Baja bukan mineral karena merupakan paduan hasil produksi yang dibuat manusia. Sebagai contoh mineral halit (dikenal sebagai "batu garam") memiliki komposisi kimia NaCl. Istilah mineral termasuk tidak hanya bahan komposisi kimia tetapi juga struktur mineral. "Memiliki komposisi kimia" berarti bahwa semua mineral memiliki komposisi kimia yang bervariasi dalam kisaran tertentu. II. TINJAUAN PUSTAKA A. padat. yaitu : alami. Ilmu yang mempelajari mineral disebut mineralogi. Alami berarti bahwa manusia tidak membuatnya. memiliki komposisi kimia tertentu dan memiliki struktur internal. Hal ini berarti terdiri dari jumlah yang sama atom natrium dan klorit. "Memiliki struktur internal" berarti bahwa atom dalam mineral berada dalam pola yang sistematis dan berulang. Untuk memenuhi definisi "mineral". "Anorganik" berarti bahwa zat tersebut tidak dibuat oleh organisme. maka sebuah zat yang disebut sebagai mineral harus memenuhi lima syarat.

Mineral-mineral tanah ada yang mudah lapuk dan ada yang susah melapuk seperti kuarsa. Hasil pelapukan bahan organik antara lain adalah humus yang bersama- . Volume fase padat menempati lebih kurang 45% bahan mineral tanah dan 5% bahan organik. Ukuran mineral-mineral anorganik ini sangat bervariasi dari yang berukuran kecil seperti liat sampai berukuan besar seperti pasir dan kerikil. merupakan sumber hara potensial dan dapat menyediakan hampir semua unsur hara kecuali nitrogen. bahan organik. maka persentase ruang pori-pori adalah 25% terisi oleh air dan 25% oleh udara. Dari gambar di atas terlihat tanah mengandung 50% ruang pori-pori terdiri dari udara dan air. sehingga hanya dapat dilihat dengan mempergunakan mikroskop elektron. udara dan air tanah. bahan organik serta air saling bercampur didalam tanah sehingga susah dipisahkan satu sama lainnya. Pada kandungan air yang optimal untuk pertumbuhan tanaman. Susunan Utama Tanah Tanah terdiri dari empat komponen utama yaitu bahan mineral. Ukuran koloid liat sangatlah kecil. Mineral anorganik dalam tanah berasal dari pecahan-pecahan batu-batuan yang berukuran kecil serta jenis-jenis mineral lainnya. Dibawah kondisi alami perbandingan udara dan air ini selalu berubah-ubah. Bahan organik yang belum atau sudah melapuk merupakan sumber unsur N yang utama dalam tanah. PEMBAHASAN A. tergantung pada cuaca dan faktor lainnya. Pada gambar dibawah diperlihatkan susunan utama tanah berdasarka volume dari suatu jenis tanah dengan tekstur lempung berdebu dengan perbandingan bahan padat dan ruang udara tanah yang seimbang. Bahan penyusun tanah yang disebut yang terdahulu yakni bahan-bahan mineral. III.

sama dengan koloid liat adalah bahan aktif dalam tanah sebagai gudang penyimpanan atau pelepasan unsur hara bagi tanaman. Mineral mempunyai peran yang sangat penting dalam suatu tanah. rekristalisasi dari senyawa-senyawa hasil pelapukan lainnya atau pelapukan (alterasi) dari mineral primer dan sekunder yang ada. B. Mineral Tanah Mineral tanah adalah mineral yang terkandung di dalam tanah dan merupakan salah satu bahan utama penyusun tanah. 1.05 mm). Mineral dalam tanah berasal dari pelapukan fisik dan kimia dari batuan yang merupakan bahan induk tanah. Jenis mineral tanah secara garis besar dapat dibedakan atas mineral primer dan mineral sekunder. Mineral Primer Mineral primer adalah mineral tanah yang umumnya mempunyai ukuran butir fraksi pasir (2 –0. Pekerjaan analisis mineral primer dilaksanakan dalam dua tahapan. yaitu pemisahan fraksi pasir dan identifikasi jenis mineral. Contoh dari mineral primer yang banyak terdapat di Indonesia beserta sumbernya : Mineral Sumber Utama Olivin Batuan volkan basis dan ultra basis Biotit Batuan granit dan metamorf Piroksen Batuan volkan basis dan ultra basis Amfibol Batuan volkan intermedier hingga ultra basis Plagioklas Batuan intermedier hingga basis Orthoklas Batuan masam Muskovit Batuan granit dan metamorf Kuarsa Batuan masam Analisis jenis dan jumlah mineral primer dilakukan di laboratorium mineral dengan bantuan alat mikroskop polarisasi. antara lain sebagai indikator cadangan sumber hara dalam tanah dan indikator muatan tanah beserta lingkungan pembentukannya. .

1. Sehingga pengelolaan energi dan sumberdaya mineral yang berwawasan kemasyarakatan dan lingkungan hidup didasarkan pada empat faktor mendasar yaitu. Pengelolaan Energi dan Sumberdaya Mineral Menyadari bahwa fungsi sumber daya alam mineral sebagai sumber daya alam yang tidak terbaharui. skala kecil menengah dan skala besar perlu dikembangkan.2. maka perlu dikembangkan visi. lingkup ruang gerak dan tingkat . masih memegang peranan penting didalam pembangunan nasional di masa mendatang. sehingga memberikan kepastian kepada masyarakat. dunia usaha dan pemerintah tentang arah. Konsep kemitraan dan eksistensi yang bersinergi antara kegiatan pertambangan tradisional. misi kebijaksanaan. Contoh dari mineral sekunder yang banyak terdapat di Indonesia Mineral Keterangan Kaolinit Mineral utama pada tanah oxisol dan ultisol Haloisit Mineral utama pada tanah volkan inceptisol dan entisol Vermikulit Mineral utama pada tanah yang berkembang dari bahan kaya mika Smektit Mineral utama pada tanah vertisol Alofan Mineral utama pada tanah andisol Geotit/hematite Mineral oksida besi pada tanah merah oxisol dan ultisol Analisis mineral liat terdiri atas pemisahan fraksi liat dan identifikasi mineral liat. strategi dan program- program pembangunan energi dan sumberdaya mineral yang berlandaskan paradigma dan konsep pembangunan berkelanjutan dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Pemerataan dan keadilan Pemanfaatan sumber daya alam dalam hal ini energi dan sumber daya mineral untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat merupakan dasar kebijaksanaan pembangunan energi dan sumberdaya mineral yang berwawasan kemasyarakatan dan lingkungan hidup. C. Jenis mineral ini berukuran halus (<2μ). sehingga untuk identifikasinya digunakan alat XRD. Mineral Sekunder Yang dimaksud dengan mineral sekunder atau mineral liat adalah mineral-mineral hasil pembentukan baru atau hasil pelapukan mineral primer yang terjadi selama proses pembentukan tanah yang komposisi maupun strukturnya sudah berbeda dengan mineral yang terlapuk.

dengan memperhatikan daya dukung sosial.keleluasaan didalam pelaksanaan pembanguann energi dan sumberdaya mineral yang berwawasan kemasyarakatan dan lingkungan hidup. pertanian. 4. Segenap pelaku pembangunan mengetahui peran dan posisinya serta peran dan posisi mitranya. 3. Segenap pelaku pembangunan mempunyai visi dan persepsi yang sama tentang makna pembangunan energi dan sumberdaya mineral. Pemanfaatan sumber daya alam mineral juga harus didasarkan kepada wawasan keberlanjutan sehingga apabila sumber daya alam habis dieksploitasi tidak menimbulkan biaya sosial bagi generasi masa depan. Untuk dapat melaksanakan pembangunan energi dan sumberdaya mineral yang berwawasan kemasyarakatan dan lingkungan hidup diperlukan keikutsertaan segenap pelakunya (stakeholder) dalam suatu kemitraan yang sinergis. dll) dapat dikembangkan secara simultan. . Kemitraan yang sinergis dapat dilaksanakan berdasarkan hal-hal dibawah ini. Menghargai keanekaragaman Indonesia sebagai negara dan bangsa yang pluralistis. keterpaduan seluruh sektor dalam pemanfaatan segenap potensi kekayaan alam dan sumber daya manusia. 1. dan keberlanjutan fungsi-fungsi lingkungan hidup. harus dapat menghargai keanekaragamannya dan menjadikan basis pembangunan energi dan sumberdaya mineral karena keberhasilannya sangat ditentukan oleh kondisi sosial budaya ekonomi dan ekologi sekitar wilayah kegiatan. Kegiatan pasca tambang harus dikembangkan berdasarkan dimensi ruang dan waktu sehingga ‘reklasifikasi’ dari kegiatan pemanfaatan energi dan sumberdaya mineral menjadi kegiatan lainnya (industri. Wawasan jangka panjang Sumber daya mineral adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui oleh karena itu eksploitasinya perlu dilaksanakan dengan asas efisiensi yang berlandaskan pada pencapaian nilai tambah yang maksimal. 2. Pendekatan integratif Pelaksanaan pembangunan energi dan sumberdaya mineral harus dilaksanakan melalui pendekatan kewilayahan yang terintegrasi. 2. pariwisata. optimasi dari seluruh potensi dari pemanfaatan seluruh potensi yang dimiliki secara merata dan berkeadilan dengan menerapkan atas konservasi sumber daya alam serta efisiensi dalam pengusahaannya.

3. . etos kerja dan profesionalime. Setiap pelaku memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap situasi yang diciptakan demi kepentingan bersama dalam kerangka pencapaian tujuan. Menghargai posisi mitranya dan berpikir positif serta mendukung tugas dan fungsi mitranya. Dalam menjalankan tugasnya dan fungsinya setiap pelaku harus berpegang pada etika sosial. 5. 4.

mineral juga terdapat mineral primer dan sekunder yang memiliki peran tersendiri. KESIMPULAN Mineral merupakan salah satu bahan utama penyusun tanah karena keberadaannya yg paling besar pada komponen tanah. IV. Mineral yang ada pada tanah berasal dari pelapukan fisik dan kimiawi dari batuan yang merupakan bahan induk tanah. PENUTUP A. . Pengelolaan sumberdaya mineral pada tanah membutuhkan waktu yang cukup lama dari proses pelapukan bahan induk tanah sehingga mineral termasuk kedalam sumber daya alam tidak terbaharui. yaitu sebagai indikator cadangan sumber hara dalam tanah dan indikator muatan tanah beserta lingkungan pembentukannya. hampir kurang lebih 45% dari tanah ialah mineral. Untuk keseluruhannya mineral mempunyai peran yang sangat penting dalam suatu tanah.

dan jenis-jenis mineral. http://www. Arief Budi Purwanto Dan Luky Adrianto  Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Diakses 5 Oktober 2017. 1986. 2004.com/2016/02/pengertian-sifat-dan-jenis-jenis-mineral. Pengertian. DAFTAR PUSTAKA Anonim.geologinesia.html. Sumber bacaan:  Balai Penelitian Tanah Badan Litbang Pertanian 2005  Good Governance Dalam Pengelolaan Energi Dan Sumberdaya Mineral Oleh: Tridoyo Kusumastanto. 2016.  PKSPL-IPB. sifat. Program Aksi Kebijakan Sektor Energi dan Sumberdaya Mineral Sebagai Tindak Lanjut KTT Johannesburg .