You are on page 1of 2

Sistem Keuangan dalam Perekonomian

Dalam berinvestasi, tidak semua pihak dapat mengandalkan sumber dayanya sendiri.
Terkadang, investor memerlukan pendanaan yang jumlahnya jauh lebih besar dari dana yang
dimilikinya. Bagaimana caranya agar kebutuhan investasi investor ini dapat terpenuhi?
Keberadaan sistem keuangan adalah jawabannya. Sistem keuangan ada dasarnya adalah institusi
dalam perekonomian yang membantu mempertemukan orang yang memiliki kelebihan uang (yaitu
orang yang memiliki tabungan) dan orang yang membutuhkan uang (karena kebutuhannya lebih
besar dari jumlah pendapatan yang dimiliki), sehingga investor dapat meminjam uang untuk
memenuhi kebutuhan investasinya. Dalam sistem keuangan, orang yang mengalami kelebihan
uang akan berada di sisi penawaran, sementara peminjam berada di sisi permintaan.
Sistem keuangan ini terdiri dari berbagai macam institusi keuangan. Secara garis besar,
institusi keuangan ini dapat dikelompokkan atas dua kelompok besar, yaitu pasar keuangan dan
perantara keuangan.

a. Pasar Keuangan (Financial Market)
Pasar keuangan merupakan institusi yang mempertemukan orang yang mengalami kelebihan
uang dan orang yang membutuhkan uang secara langsung. Pasar ini terdiri dari dua jenis, yaitu
pasar saham dan pasar obligasi.
1) Pasar Saham
Saham merupakan surat berharga yang menunjukkan kepemilikan terhadap suatu
perusahaan, sehingga pemilik dari saham ini akan berhak mendapatkan bagian dari
keuntungan perusahaan. Surat berharga ini diperjualbelikan di pasar saham. Di Indonesia,
pasar saham ini adalah BEI (Bursa Efek Indonesia), sementara di Amerika Serikat terdapat
New York Stock Exchange.
Di pasar saham, individu/institusi yang mengalami kelebihan uang dapat membeli saham-
saham perusahaan yang terdapat di pasar saham tersebut. Dana yang terhimpun dari
aktivitas pembelian ini akan digunakan oleh perusahaan terkait (perusahaan yang sahamnya
dibeli) untuk membiayai investasi perusahaannya.
2) Pasar Obligasi
Obligasi merupakan sertifikat utang atau surat pernyataan utang yang menetapkan
kewajiban-kewajiban dari orang/institusi yang berhutang kepada pemegang obligasi. Di
dalam surat obligasi ini dicantumkan tanggal jatuh tempo pembayaran utang dan tingkat suku
bunga yang harus dibayar secara berkala hingga utang dilunasi pada masa jatuh tempo.
Obligasi ini berbeda dengan saham karena status individu/institusi yang memiliki obligasi

Mengamati kondisi di mana dengan obligasi. yaitu menabung dan meminjam uang. sementara pemilik saham memiliki status sebagai pemilik perusahaan. biasanya. yaitu bank dan mutual fund. Perantara Keuangan (Financial Intermediaries) Perantara keuangan merupakan institusi keuangan yang menjadi perantara dalam mempertemukan orang yang mengalami kelebihan uang dan orang yang membutuhkan uang secara tidak langsung. dan terhadap kedua aktivitas ini diberlakukan tingkat suku bunga yang berbeda. adalah sebagai pemberi utang. Bank mempertemukan antara pemilik modal dan yang membutuhkan modal secara tidak langsung. Aktivitas apa saja yang anda lakukan di bank? Pada dasarnya. masyarakat yang tidak memiliki dana yang besar tetap dapat memiliki instrumen investasi saham dan obligasi karena pembelian saham/obligasi dilakukan dengan menggunakan dana-dana yang terhimpun di reksadana. Dua aktivitas utama di bank ini—menabung dan meminjam uang—merupakan wujud dari peran bank sebagai perantara keuangan. Hal ini berbeda dengan peran yang dilakukan oleh pasar modal dan pasar uang karena di kedua pasar ini pemilik modal dan yang membutuhkan modal dapat mengetahui satu sama lain karena mereka dipertemukan secara langsung di pasar. b. Namun dengan adanya reksadana. di mana peminjam uang tidak pernah mengetahui dari simpanan siapa uang yang dipinjamnya berasal. pihak yang mengalami kelebihan dana dan pihak yang membutuhkan dana akan dipertemukan melalui pembelian surat berharga obligasi. Pada dasarnya terdapat dua institusi keuangan yang menjalankan fungsi sebagai perantara keuangan. . tingkat suku bunga untuk meminjam uang lebih besar dibandingkan dengan tingkat suku bunga ketika menabungkan uang. 1) Bank Bank tentu bukanlah institusi yang asing dalam kehidupan. 2) Mutual Fund/Reksadana Reksadana merupakan institusi keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat dan kemudian dana ini diinvestasikan dalam bentuk portfolio investasi berupa saham dan obligasi. Memiliki langsung saham/obligasi melalui pasar obligasi/pasar saham membutuhkan dana dengan nominal yang besar sehingga menyulitkan bagi masyarakat untuk bisa memiliki instrumen keuangan ini. di bank terjadi dua aktivitas utama.