You are on page 1of 4

PRE PLANNING PENDIDIKAN KESEHATAN PENGGUNAAN RELAKSASI OTOT PROGRESSIF

1. LATAR BELAKANG MASALAH


Pendekatan holistik sudah saatnya dilakukan untuk mengatasi jenis penyakit kronis seperti
hipertensi. Selain penanganan obat yang sudah terbukti efektif menurunkan tekanan darah,
ternyata kondisi emosional yang stabil juga sangat penting dalam keberhasilan penanganan
hipertensi (Khrisna,2002). Salah satu pendekatan holistik yang dapat dilakukan komplementer untuk
masalah hipertensi adalah terapi relaksasi meditasi.

Meditasi pada dasarnya merupakan suatu teknik yang bertujuan untuk mencapai harmonisasi
sehingga akan dapat memberdayakan tubuh untuk mengatasi gangguan yang menyerangnya
(Merta, 1999). Keberhasilan meditasi dalam menangani masalah hipertensi telah dibuktikan melalui
beberapa penelitian, salah satunya penelitian dari Sudiarto, dkk (2007). Penelitian tersebut
membuktikan bahwa terapi relaksasi meditasi yang dilaksanakan selama satu bulan dengan lama
latihan 2x15 menit dengan frekuensi 3 kali/minggu dapat menurunkan tekanan sistolik secara
signifikan pada lansia, namun penurunan tekanan diastolik belum secara signifikan terbukti.

Berdasarkan pengkajian pada populasi pra lansia dan lansia di wilayah RW 04 Kelurahan
Padangsari, terdapat 41% dari pra-lansia dan lansia yang mengalami hipertensi serta sebanyak
10,26% lansia menjawab sering mengalami stress. Oleh karena itu, sangat dipandang penting untuk
diajarkan tentang teknik relaksasi meditasi dalam mengatasi masalah hipertensi tersebut.

Tujuan
a. Umum
Memberikan pendidikan kesehatan pada Ny. K dan keluarga mengenai pengetahuan
manajemen stress Diabetes Melitus

b. Khusus
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 20 menit, sasaran pendidikan
kesehatan dapat:
1) Keluarga mampu menjelaskan definisi relaksasi otot progressif
2) Keluarga mampu menjelaskan indikasi relaksasi otot progressif
3) Keluarga mampu menjelaskan kontraindikasi relaksasi otot progressif
4) Keluarga mampu menjelaskan manfaat relaksasi otot progressif
5) Keluarga mampu menjelaskan dan mendemonstrasikan langkah-langkah relaksasi
otot progressif

2. PERENCANAAN
A. Sasaran
Sasaran pendidikan kesehatan adalah Ny. K yang mengalami Diabetes Mellitus dan
keluarga
B. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
1. Tempat : Rumah Ny. K
2. Hari/tanggal : 2 Juli 2015
3. Waktu : 14.00 WIB -selesai
4. Klien : Ny. K dan keluarga
5. Setting tempat :

Keterangan :
= Mahasiswa

= Ny. K

C. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
D. Materi
(terlampir)
E. Alat/ media yang digunakan
1. PPT
2. Leaflet

F. Rencana Pelaksanaan
TANGGAL TAHAPAN KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN PESERTA METODE/MEDIA
3 Juli 2015 Orientasi a. Menyampaikan salam a. Menjawab salam Metode: ceramah
(5 menit) b. Menjelaskan tujuan b. Mendengarkan Media: -
c. Kontrak waktu dan dan
tempat memperhatikan
d. Menyampaikan c. Mendengarkan
peraturan selama dan
pendidikan kesehatan memperhatikan
d. Mendengarkan,
memperhatikan
dan berusaha
mematuhi

3 Juli 2015 Kerja (15 a. Menjelaskan secara a. Mendengarkan dan PPT, leaflet
menit) garis besar materi memperhatikan
yang akan dibahas b. Menjawab
b. Menanyakan apa yang pertanyaan
penderita ketahui tentang hal yang
tentang relaksasi diketahui tentang
otot progressif resiko jatuh
c. Mendengarkan dan
c. menjelaskan memperhatikan
definisi relaksasi
otot progressif
d. menjelaskan
indikasi relaksasi
otot progressif
e. menjelaskan
kontraindikasi
relaksasi otot
progressif
f. menjelaskan
manfaat relaksasi
otot progressif
g. menjelaskan dan
mendemonstrasika
n langkah-langkah
relaksasi otot
progressif

3 Juli 2015 Terminasi a. Menanyakan pada a. Menanyakan Metode: diskusi


(10 menit) audiens apakah ada pertanyaan (tanya-jawab),
hal yang kurang jelas mengenai hal yang ceramah
atau yang ingin tidak dimengerti
ditanyakan b. Mendengarkan dan
b. Menjawab pertanyaan memperhatikan
c. Menanyakan perasaan c. Mengekspresikan
audiens setelah perasaan setelah
melaksanakan melaksanakan
kegiatan pendidikan pendidikan
kesehatan kesehatan
d. Menanyakan d. Memberi kesimpulan
kesimpulan dari mengenai kegiatan
pendidikan kesehatan pendidikan
yang telah kesehatan yang telah
dilakukan
e. Introspeksi
keberlangsungan
kegiatan pendidikan
kesehatan
f. Menjawab salam

G. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Proposal pendidikan kesehatan sudah siap
b. Media sudah dipersiapkan
c. Kontrak waktu dan tempat sudah disepakati
d. Pemateri siap memberikan pendidikan kesehatan
2. Evaluasi Proses
a. Kegiatan berjalan dengan lancer
b. Waktu dan tempat sesuai dengan kontrak
c. Terjasi diskusi antara pemateri dan peserta
3. Evaluasi Hasil

a. 100% peserta hadir


b. 80 % peserta dapat memahami materi dengan baik