You are on page 1of 4

Menurut Sardiman (2014:73

)

Morgan (dalam Khairani, 2013:176)

Muktiadi ( 10 Maret 2015),

menurut Sukmadinata (dalam Riyanto, 10 Maret 2015)

Menurut Mc. Donald (dalam Sardiman, 2014:73)

Uno (2006:23) menyatakan “Motivasi dan

Pendapat tersebut diperkuat lagi oleh Palupi (05 Maret 2015), bahwa “Motivasi memiliki
peran yang sangat pentingdalam proses belajar siswa

Iskandar (2009:181) menyatakan: “Motivasi belajar

Sardiman (2014:75) menyatakan “Hasil belajar

Pendapat tersebut diperkuat oleh pendapat Hamdu (16 Maret 2015) bahwa “Siswa yang
bermotivasi tinggi dalam belajar memungkinkan memperoleh hasil belajar yang tinggi pula”.

Menurut Kandoli (17 Maret 2015), bahwa “Siswa yang memiliki motivasi kuat, akan
mempunyai banyak energi untuk melakukan kegiatan belajar

Sardiman (2014:83) menyatakan

Koeswara (dalam Dimyati, 2006: 80) juga menyatakan “Dalam

Yamin (2010:219) juga menyatakan “Motivasi

Maslow (dalam Slameto, 2010:171) menyatakan :

Menurut Monks (dalam Dimyati, 2006:97) ada beberapa unsur yang mempengaruhi motivasi
belajar, yaitu

Sardiman (2014:75) bahwa “Siswa yang mempunyai motivasi yang kuat akan mempunyai
banyak energi untuk melakukan kegiatan belajar

Djamarah (2011:157)menyatakan beberapa fungsi motivasi dalam belajar yaitu

Istarani (2015:61), menyatakan “Motivasi mempengaruhi tingkat keberhasilan atau kegagalan
belajar

Menurut Dimyati (2006:85) motivasi belajar penting bagi siswa yaitu untuk

Syah (2012:153) menyatakan “Motivasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu

Djamarah (2011:158) menyatakan bahwa “Kesalahan dalam memberikan motivasi ekstrinsik
akan berakibat merugikan prestasi belajar anak didik dalam kondisi tertentu

Selanjutnya Guilford (dalam asrori 2007:61) berpendapat bahwa “Kreativitas mengacu pada kemampuanmenandai ciri-ciri seorang kreatif dengan dua cara berpikir yaitu konvergen dan divergen”. Cara berpikir konvergen adalah cara-cara individu dalam memikirkan sesuatu dengan berpandangan bahwa hanya ada satu jawaban yang benar Menurut Istarani (2015:131) “Kreativitas belajar merupakan sifat yang komplikatif antara seluruh anak-anak dimana seorang anak itu mampu berkreasi dengan spontan.Menurut Sardiman (2014:91). ada beberapa bentuk dan cara untuk menumbuhkan motivasi dalam kegiatan belajar di sekolah. Hasrat keingintahuan yang cukup besar 2. yang dapat diidentifikasi dan dipupuk melalui pendidikan yang tepat”. Bersikap terbuka terhadap pengalaman baru . 2011:169) ada empat fungsi guru sebagai pengajar yang berhubungan dengan cara pemeliharaan dan peningkatan motivasi belajar anak didik Menurut Sternberg (dalam Munandar2009 : 12 )”kreativitas belajar adalah titik pertemuan yang khas antara tiga atribut psikologis intelegensi. yaitu Istarani (2015: 62) menyatakan “Kegiatan belajar itu akan berhasil dengan baik. Menurut Semiawan (2000:7) menyatakan “Kreativitas belajar adalah kemampuan untuk memberikan gagasan-gagasan baru dan menetapkannya dalam pemecahan masalah dalam belajarnya Sedangkan menurut Munandar (2009. dan kepribadian. karena ketika dilahirkan ia telah dibekali banyak kesadaran sehingga kreativitas sebenarnya terpendam dalam diri manusia” Menurut Piers (dalam Asrori 2007:72) karakteristik kreativitas belajar yaitu Sedangkan menurut Munandar (2009:52) ciri-ciri kreativitas belajar adalah Menurut Sund (dalam Slameto 2010:147) mengemukakan bahwa ciri-ciri kreativitas belajar sebagai berikut : 1.12) “kreativitas belajar merupakan bakat yang secara potensi dimiliki oleh setiap orang. kalau disertai dengan “pujian” ini merupakan dorongan bagi seseorang untuk bekerja dan belajar dengan giat” Djamarah (2011:167) menyatakan ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membangkitkan minat . gaya kognitif. yaitu : Menurut De Decce dan Grawford (dalam Djamarah.

3. yaitu: 1. Keterampilan dan kebiasaan Pengetahuan dan pengertian Selanjutnya menurut Kingsley (Sudjana. Panjang akal Menurut Clark (dalam Asrori 2007:74) mengkategorikan faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas ke dalam dua kelompok. 24 Februari 2013) membagi tiga macam hasil belajar. 24 Februari 2013) bahwa secara garis besar faktor- faktor yang mempengaruhi hasil belajar dapat dibedakan menjadi dua jenis Menurut Purwanto (2009:46) bahwa “hasil belajar adalah perubahan perilaku mahasiswa akibat belajar. Perubahan perilaku disebabkan karena dia mencapai penguasaan atas sejumlah bahan yang diberikan dalam proses belajar mengajar Penelitian yang dilakukan oleh Silitonga (2010) dengan judul Hubungan Motivasi Belajar dan Lingkungan Keluarga dengan Prestasi Belajar Ekonomi Siswa kelas XI IPS SMA Gajah Mada Tahu Ajaran 2009/2010. . Selain itu menurut Sappaile (2009:5) “ hasil belajar adalah tingkat penguasaan yang dicapai oleh peserta didik berdasarkan tujuan pengajaran yang ingin dicapainya yang diperoleh melalui tes hasil belajar Menurut Anni (26 April 2013) bahwa: “Hasil belajar merupakan perubahan tingkah laku yang diperoleh pembelajaran setelah mengalami aktivitas belajar. hasil belajar dapat diketahui melalui evaluasi untuk mengukur dan menilai apakah siswa sudah menguasai ilmu yang dipelajari sesuai tujuan yang telah ditetapkan”. Kingsley (Sudjana. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dan lingkungan keluarga dengan prestasi belajar ekonomi kelas XI IPS SMA Gajah Mada Tahu Ajaran 2009/2010 Penelitian yang dilakukan Nahampun (2012) dengan judul Hubungan Tingkat Motivasi dan Intelegensi dengan Prestasi belajar Akuntansi Siswa SMK Swasta Marisi Medan Tahun Ajaran 2011/2012. yakni faktor yang mendukung dan yang menghambat Menurut Brahim (2007:39) bahwa “hasil belajar dapat diartikan sebagai tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pembelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes mengenai sejumlah materi pelajaran tertentu”.

Arikunto (2006:134) menyatakan Dengan persamaan seperti yang dikemukakan Sudjana (2008 : 385) sebagai berikut dengan rumus alpha croancbach oleh Arikunto (2010: 196) yaitu .Penelitian yang dilakukan Ernita (2007) dengan judul Hubungan Minat dengan Prestasi belajar Siswa kelas I Mata Pelajaran Diklat Produktif di SMK Swasta Jambi Medan Tahun Ajaran 2006/2007 Dalam mengambil atau menentukan sampel.