KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat dan hidayahnya
sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ” Manajemen Bencana “.
Makalah ini merupakan salah satu tugas yang diberikan dosen untuk menunjang mahasiswa agar
dapat lebih memahami mengenai Manajemen Bencana, serta mengukur kemampuan siswa dalam
membuat makalah dan melatih kemampuan berbahasa.
Namun, saya menyadari makalah ini masih memiliki banyak kekurangan baik pada teknis
penulisan maupun materi yang dibahas, mengingat akan pengetahuan dan kemampuan yang saya miliki
masih terbatas, Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat saya harapkan demi penyempurnaan
pembuatan makalah selanjutnya.
Saya mengucapan terima kasih yang tak terhingga kepada keluarga, teman serta semua pihak yang telah
membantu saya dalam menyelesaikan makalah ini.
Saya berharap Allah SWT memberikan imbalan yang setimpal pada semua pihak yang telah
memberikan bantuan, dan dapat menjadikan bantuan ini sebagai ibadah.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Kendari, 15 September 2017

penulis

................ 1 1.........3......... Kesimpulan ................................................................................... 4 2..........................................4................................ 6 3.......... 3 2...... Defenisi Manajemen Bencana ........... 2 BAB II PEMBAHASAN 2....... 2 1................................................................................................................................................................... 3 2.....................1.................................................................................................. Tahapan & Kegiatan dalam Manajemen Bencana ................3.............................. Rumusan Masalah ........................................................................ ii BAB I PENDAHULUAN 1................. 4 BAB III PENUTUP 3....................... Manfaat Penulisan ..... 6 DAFTAR PUSTAKA ...................2....2.......... 7 i ............................................................................. Tujuan Manajemen Bencana ...................... 2 1.....2.......................................... i DAFTAR ISI .............................................1...............................................................1............................. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .......................................... Saran ....................... Kaitan Manajemen Bencana dengan Kesehatan Masyarakat .................. Latar Belakang ........................................................................................4........ Tujuan Penulisan .............

longsor. sebaiknya menerapkan tahapan- tahapan kerja yang lebih mendetail. pelayanan-pelayanan yang penting atau sarana kehidupan pada satu skala yang brada diluar kapasitas normal dari komunitas-komunitas yang terlanda untuk mengatasinya. dll).1. dan perumusan kebijakan-kebijakan penanggulangan bencana (disaster management policies).proof). 1 . Satu kejadian atau serangkaian kejadian yang menimbulkan korban dan atau kerusakan atau kerugian harta benda.latihan penanggulangan bencana (disasterdrill).penyiapanteknologi tahan bencana (disaster. Bencana merupakan kejadian yang tiba-tiba atau musibah yang besar yang menganggu susunan dasar dan fungsi normal dari suatu masyarakat (atau komunitas). baik oleh warga dan pemerintah. dan pasca-bencana. penanggulangan bencana alam juga harus menyeluruh tidak hanya pada saat terjadi bencana tetapi pencegahan sebelum terjadi bencana dan rehabilitas serta rekonstruksi setelah terjadi bencana. Untuk daerah-daerah yang kerap tertimpa bencana entah itu yang dibuat manusia (banjir. manajemen bencana dan keadaan darurat adalah tahapan pra-bencana. Oleh karena bencana membawa kerugian bagi manusia maka perlu usaha pencegahan dan penanggulangan bencana secara cepat dan tepat wajib dilakukan. angin puting beliung. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan sebelum bencana dapat berupa pendidikan peningkatan kesadaran bencana (disaster awareness). BAB I PENDAHULUAN 1. Secara umum. luapan lumpur. serta siapa yang tertimpa bencana. baik yang berasal dari ulah manusia maupun karena kemarahan alam. membangun sistem sosial yang tanggap bencana. dll). Bencana merupakan kejadian yang tidak dapat diperkirakan kapan mau terjadi. Latar Belakang Kehidupan nyata di dunia ini tak terlepas dari bencana. saat bencana. dimana terjadinya. ataupun yang tak terduga secara awam (gempatektonik. Salah satu dampak bencana adalah kehancuran dan kerusakan kehidupan manusia baik fisik maupun mental. seberapa besar kekuatan bencana. infrastruktur. vulkanik. dalam hal ini perlu manajemen bencana yang baik dan benar.

2 . Tahapan Dan Kegiatan Dalam Manajemen Bencana 5.4. 1. Tujuan Manajemen Bencana 4. Tujuan Penulisan Mahasiswa mengerti tentang sistem manajemen bencana dan dapat menambah wawasan masyarakat secara umum sehingga dapat turut serta dalam upaya penanggulangan bencana. 1.2. Defenisi Manajemen Bencana 2. Manfaat Penulisan Menambah pengetahuan dan wawasan pembaca dan penulis dalam halmenajemen bencana. terutamauntuk para petugas kesehatan. Kegiatan-kegiatan Manajemen Bencana 6. Rumusan Masalah 1.3. Pembaca dapat menerapkan upaya penanggulangan bencana. Hubungan manajemen Bencana dengan Kesehatan Masyarakat 3. Istilah manajemen bencana 1.

baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnyakorban jiwa manusia. Hodgetts & Jones (2002). permasalahan yang besar muncul adalah tidak adanya manajemen penanggulangan bencana yang baik. pengorganisasian. dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. korban cedera berat yang memerlukan perawatan intensif. kerusakan lingkungan. Permasalahan terjadi pada semua tahapan manajemen bencana 3 . Manajemen bencana adalah Seluruh kegiatan yang meliputi aspek perencanaan dan penanggulangan bencana. kerugian harta benda. Di berbagai Negara yang telah mengalami bencana dengan korban yang cukup banyak.1 DEFENISI MANAJEMEN BENCANA Manajemen bencana terdiri dari 2 suku kata yaitu :  Manajemen :ilmu dan seni perencanaan. BAB II PEMBAHASAN 2. mengatakan bahwa faktor yang mendukung keberhasilan dalam pengelolaan bencana adalah manajemen bencana. 2006).saat dansesudah terjadi bencana. pengarahan. longsor dan letusan gunung berapi. banjir. kerusakan fasilitas kesehatan dan sistem penyediaan air (Pan American Health Organization.  Bencana : peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan yang disebabkan. Bencana gempa bumi. peningkatan risiko penyakit menular. buruknya sanitasi lingkungan yang merupakan awal dari perkembangbiakan beberapa jenis penyakit menular maka dengan adanya ilmu kesehatan masyarakat. Bencana yang diikuti dengan pengungsian berpotensi menimbulkan masalah kesehatan yang sebenarnya diawali oleh masalah bidang/sektor lain.2 HUBUNGAN MANAJEMEN BENCANA DENGAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT Salah satu dampak dari manajemen bencana terhadap menurunnya kualitas hidup penduduk dapat dilihat dari berbagai permasalahan kesehatan masyarakat yang terjadi. 2. dan dampak psikologis. Timbulnya masalah kesehatan antara lain berawal dari kurangnya air bersih yang berakibat pada buruknya kebersihan diri. dalam jangka pendek dapat berdampak pada korban meninggal. masyarakat akan diberi penyuluhan maupun bantuan seperti bantuan air bersih dsb. sebelum terjadi.

pencegahan. 2. Salah satu syarat sukses dalam management bencana adalah tenaga kesehatan.3. recovery. TUJUAN MANAJEMEN BENCANA manajemen bencana bertujuan untuk : Ø Mencegah dan membatasi jumlah korban manusia serta kerusakan harta benda dan lingkungan hidup Ø Menghilangkan kesengsaraan dan kesulitan dalam kehidupan dan penghidupan korban Ø Mengembalikan korban bencana dari daerah penampungan/ pengungsian ke daerah asal bila memungkinkan atau merelokasi ke daerah baru yang layak huni dan aman. kesiapsiagaan. 2. terpadu. 4 .4. kehancuran. rekonstruksi. dan malapetaka. air minum. kerugian. cara mencegah agar tidak terjadi banjir secara terus menerus. Kesehatan masyarakat juga menjamin terselenggaranya pelaksanaan penanggulangan bencana secara terencana. dan menyeluruh dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman. pihak dari ilmu kesehatan masyarakat memberikan penyuluhan mengenai bahaya banjir. listrik.mulai dari respon akut. terkoordinasi. mitigasi maupun kesiapsiagaan. mitigasi. Ø Meletakkan dasar-dasar yang diperlukan guna pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi dalam konteks pembangunan. termasuk mengembalikan kehidupan ekonomi dan sosial daerah yang terkena bencana. Jadi hubungan kesehatan masyarakat dengan manajemen bencana adalah bisa kita mengambil salah satu contoh saat banjir. Ø Mengembalikan fungsi fasilitas umum utama. TAHAPAN DAN KEGIATAN DALAM MANAJEMEN BENCANA Penyelenggaraan penanggulangan bencana terdiri atas 3 (tiga) tahap meliputi: 1) Pra bencana yang mencakup kegiatan pencegahan. seperti komunikasi/ transportasi. dan telepon. Ketiadaan atau kelemahan ketenaga kesehatan adalah kebingungan. risiko. Ø Mengurangi kerusakan dan kerugian lebih lanjut. serta peringatan dini. dan dampak bencana. serta jika terjadi penyakit kulit pihak kesehatan masyarakat mengidentifikasi asal usul penyakit tersebut apakah terjangkit virus. bakteri ataupun karena air yang kotor akibat banjir.

Rencana Kontinjensi. biopori. penanaman tanaman keras di lereng bukit untuk menghindari banjir dsb. dan sosialisasi peraturan / pedoman penanggulangan bencana. yaitu persiapan rencana untuk bertindak ketika terjadi(atau kemungkinan akan terjadi) bencana. Perencanaan terdiri dari perkiraan terhadap kebutuhan- kebutuhan dalam keadaan darurat danidentifikasi atas sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan tersebut.  Pemulihan (recovery).  Mitigasi (mitigation).5. bantuan darurat dan pengungsian. Melarang pembakaran hutan dalam perladangan . Misalnya : penataan kembali lahan desa agar terjadinya banjir tidak menimbulkan kerugian besar. seperti kegiatan search and rescue (SAR). upaya untuk menghilangkan atau mengurangi kemungkinan timbulnya suatu ancaman. Pencegahan (prevension). 2) Tanggap Darurat/Saat Terjadi Bencana(Emergency Response) saat terjadi bencana yang mencakup kegiatan tanggap darurat untuk meringankan penderitaan sementara.  Kesiap-siagaan (preparedness). Misalnya : . Misalnya : pembuatan bendungan untuk menghindari terjadinya banjir. rehabilitasi.  Rekonstruksi : perbaikan yang sifatnya permanen 2. 3) Pasca Bencana mencakup kegiatan pemulihan. penyiapan lokasi evakuasi. Proses recovery terdiri dari:  Rehabilitasi : perbaikan yang dibutuhkan secara langsung yang sifatnya sementara atau berjangka pendek. KEGIATAN-KEGIATAN MANAJEMEN BENCANA  Pencegahan (prevention) : Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya bencana (jika mungkin dengan meniadakan bahaya). pos komando. 5 . Namun perlu disadari bahwa pencegahan tidak bisa 100% efektif terhadap sebagian besar bencana. Perencanaan ini dapat mengurangi dampak buruk dari suatu ancaman. yaitu upaya yang dilakukan untuk mengurangi dampak buruk dari suatu ancaman. Melarang penambangan batu di daerah yang curam. dan rekonstruksi.adalah suatu proses yang dilalui agar kebutuhan pokok terpenuhi.  Kesiapsiagaan : Serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna (UU 24/2007) Misalnya: Penyiapan sarana komunikasi.

sosial dan ekonomi untuk mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi yang sama atau lebih baik dari sebelumnya.  Bantuan Darurat (relief) : Merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa : 1. 6 . dll). Mitigasi struktural (membuat chekdam. Segera (immediate) 3. pasar puskesmas. Tegas tidak membingungkan (coherent) 4. pangan. dll.  Rekonstruksi (reconstruction) : Program jangka menengah dan jangka panjang guna perbaikan fisik. Peringatan Dini : Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang (UU 24/2007) Pemberian peringatan dini harus : 1. 2. Bersifat resmi (official)  Mitigasi :Serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana. baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana (UU 24/2007) Bentuk mitigasi : 1. pelatihan.)  Tanggap Darurat (response) : Upaya yang dilakukan segera pada saat kejadian bencana. evakuasi dan pengungsian. sandang 3.  Rehabilitasi (rehabilitation) : Upaya langkah yang diambil setelah kejadian bencana untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya. untuk menanggulangi dampak yang ditimbulkan. sanitasi dan air bersih  Pemulihan (recovery) : Proses pemulihan darurat kondisi masyarakat yang terkena bencana. tanggul sungai. Mitigasi non-struktural (peraturan perundang-undangan. Menjangkau masyarakat (accesible) 2. listrik. Upaya yang dilakukan adalah memperbaiki prasarana dan pelayanan dasar (jalan. rumah tahan gempa. dan menghidupkan kembali roda perekonomian. tempat tinggal sementara 4. kesehatan. terutama berupa penyelamatan korban dan harta benda. fasilitas umum dan fasilitas sosial penting. dll.) 2. dengan memfungsikan kembali prasarana dan sarana pada keadaan semula. bendungan. air bersih.

ISTILAH MANAJEMEN BENCANA 1) Manajemen bencana cepat yaitu proses pengendalian bencana atau respon yang dilakukan terhadap korban bencana secara cepat. Untuk melakukan pencarian dan penyelamatan korban serta memberikan bantuan berupa makanan. 7 . Seperti saat datangnya longsor. badan penanggulangan bencana daerah (BPBD). hal tersebut juga kadang dikarenakan oleh hal-hal sbb :  Alat komunikasi  Transportasi (untuk desa terpencil). obat-obatan. 2) Manajemen bencana lambat yaitu proses pengendalian bencana atau respon yang dilakukan terhadap korban bencana secara lambat karena kurangnya informasi dari masyarakat lain tentang kejadian bencana sehingga tim penyelamat dan masyarakat lainnya kurang mendapatkan informasi bencana tersebut. 2. dsb. masyarakat.6. dsb. dan tim sar datang langsung ketempat kejadian setelah mendapat informasi bencana dan dimana tempat kejadian tersebut.

Manajemen bencana cepat 2. Manajemen bencana harus benar-benar dilakukan ketika terjadi suatu bencana baik longsor. Pasca bencana : pengungsian. Bantuan Darurat (relief). 5. Kegiatan-kegiatan Manajemen Bencana : Pencegahan (prevention). Masalah penanggulangan bencana tidak hanya menjadi beban pemerintah atau lembaga- lembaga yang terkait. Manajemen bencana lambat 3. Bencana yang diikuti dengan pengungsian berpotensi menimbulkan masalah kesehatan yang sebenarnya diawali oleh masalah bidang/sektor lain. 3. Diharapkan masyarakat dari tiap lapisan dapat ikut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan bencana.2 SARAN Dalam manajemen bencana sebaiknya dilakukan dengan kerja sama yang baik antara pihak pemerintah dan pihak masyarakat agar semua pihak tidak kesulitan/menderita pada saat terjadi bencana. dapat saya menarik simpulkan bahwa manajemen bencana adalah sebuah upaya untuk memperingan suatu dampak dari terjadinya bencana. sebelum terjadi. 4. Kesiapan (preparedness). Pemulihan (recovery).sunami. Manajemen bencana adalah Seluruh kegiatan yang meliputi aspek perencanaan dan penanggulangan bencana. Tetapi juga diperlukan dukungan dari masyarakat umum. kesiap-siagaan. 8 . Dari materi diatas. Mitigasi (mitigation).saat dansesudah terjadi bencana 2. BAB III PENUTUP 3. Salah satu dampak dari manajemen bencana terhadap menurunnya kualitas hidup penduduk dapat dilihat dari berbagai permasalahan kesehatan masyarakat yang terjadi.1 KESIMPULAN 1. Rehablitasi (rehabilitation). Peringatan Dini (early warning). Saat terjadi bencana : meringankan penderitaan sementara. Tanggap Darurat (response).banjir bandang. 6. Manajemen bencana juga harus benar-benar direncanakan sematang mungkin agar dalam pelaksanaan dilapangan dapat berjalan dengan baik. mitigasi. Istilah-istilah manajemen bencana : 1. Tahapan & kegiatan dalam manajemen bencana : Pra bencana : pencegahan.dan lain-lain. Rekonstruksi (reconstruction).

wordpress. http://maysandi. Mei 27).id/2012/04/manajemen-bencanamanajemen-bencana. April 23).siklus manajemen bencana https://detafebrianti. 02 2016).com/2015/05/20/siklus-penanggulangan.disaster management. http://kependudukan.com/disastermanagement. September 15). F.id/en/population-study/publich-health/222-keterkaitan-manajemen- bencana-dengan-kesehatan.html PPK-LIPI.html Anita.lipi. DAFTAR PUSTAKA ainun mutmainah. (2016. (2015. Maret 04).blogspot. manajemen bencana berbasis masyarakat. (2017. http://defenisi-manajemen-bencana/wordpress.html Detafebrianti. bencana/ Herlina.com/leadership-skills-are-important-for-manage.co. mei 20).html 9 . manajemen kebencanaan. http://manajemenbencana/Manajemen-Kebencanaan-arinkuncahyani. (2015. (2015. keterkaitan manajemen bencana dengan kesehatan. pengantar manajemen bencana.html Arinkuncahyani.go.wordpress. pengantar manajemen bencana: https://rtugiyobisri. (23.