You are on page 1of 7

ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny E P1001 Ab000 ASUHAN

PERSALINAN NORMAL DI BPS TATIK CATUR


KARANG REJO
PASURUAN

Disusun oleh :
LINDA DEWI WAHYUNI
NIM : 2011010130

AKADEMI KEBIDANAN SUKAWATI


LAWANG MALANG
2013 2014
LEMBAR PENGESAHAN
Asuhan kebidanan pada Ny E P1001 Ab00 post partum normal di BPS tatik catur
karang rejo pasuruan.
Laporan ini di susun oleh :

Nama : LINDA DEWI WAHYUNI


NIM : 2011010130

Telah disahkan dan disetujui pada :


Hari :
Tanggal :

Mengetahui

Pembimbing Akademik Pembimbing Praktek

Iryani Yuni Yastutik, S.ST. Tatik Catur, Amd. Keb.


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat serta hidayahnya maka
penulis dapat menyelesaikan asuhan kebidanan.
Pada kesempatan ini dengan segera kerendahan hati kami ucapkan terima kasih kepada :
1. Dra. Soelijah hadi. MMkes, selaku pembina yayasan akbid sukawati lawang.
2. Hj. Solichah. SST. MMkes selaku direktur akademi kebidanan sukawati lawang.
3. Tatik catur, Amd, Keb. selaku Bidan Pembimbing Lapangan selama di BPS.
4. Iryani Yuni Yastutik, SST. Selaku dosen pembimbing akademi kebidanan sukawati
lawang.
5. Warda Anil, M. SST dan ditta debrina SST. Selaku wali kelas.
6. Semua pihak yang telah membantu dan mendukung dalam proses penyusunan asuhan
kebidanan ini.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan asuhan kebidanan ini.
Untuk itu penulis membuka diri untuk menerima kritik dan saran demi kesempurnaan asuhan
kebidanan ini.
Semoga asuhan kebidanan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan khususnya
bagi mahasiswa kebidanan.

Lawang, 08 februari 2014

Penulis
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pengertian
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup
bulan/ dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir/ melalui jalan lain dengan
bantuan/ tanpa bantuan (kekuatan sendiri) (Manuaba, 1998 : 157)
Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin + uri) yang dapat
hidup di dunia luar dari rahim melalui jalan lahir/ dengan jalan lain (Rustam Mochtar,
1998: 91)
Persalinan adalah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang
cukup bulan/ hampir cukup bulan, disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput
janin dari tubuh ibu (Unpad, 1983 : 321)

1.2 Tujuan
a. Tujuan Umum
Dengan disusunnya asuhan kebidanan ini diharapkan mahasiswa dapat memahami
asuhan kebidanan dengan benar melalui pendekatan manajemen kebidanan.
b. Tujuan Khusus
Setelah pembubuatan asuhan kebidanan ini diharapkan mahasiswa dapat :
- Melakukan pengkajian
- Mengidentifikasi diagnosa dan masalah
- Membuat rencana tindakan
- Melaksanankan evaluasi
1.3 Metode Penulisan
1.4 Sistematika Penulisan
BAB II
TINJAUAN TEORI
2.1 Konsep Dasar Persalinan
1. Pengertian
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah
cukup bulan/ dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir/ melalui jalan lain
dengan bantuan/ tanpa bantuan (kekuatan sendiri) (Manuaba, 1998 : 157)
Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin + uri) yang dapat
hidup di dunia luar dari rahim melalui jalan lahir/ dengan jalan lain (Rustam
Mochtar, 1998: 91)
Persalinan adalah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi
yang cukup bulan/ hampir cukup bulan, disusul dengan pengeluaran plasenta dan
selaput janin dari tubuh ibu (Unpad, 1983 : 321)

2. Tanda-tanda persalinan
a. Rasa sakit adanya his yang datang lebih kuat, sering dan teratur
b. Keluar lendir bercampur darah (show) yang lebih banyak karena robekan-robekan
kecil pada servik
c. Kadang-kadang ketuban pecah dengan sendirinya
d. Pada pemeriksaan dalam serviks mendatar dan pembukaan telah ada.
(Rustam, Mochtar, 1998: 93)
3. Faktor- faktor yang berperan dalam persalinan
a. Power
- His (kontraksi otot rahim)
- Kontraksi otot dinding perut
- Kontraksi diafragma pelvis atau kekuatan mengejan
- Ketegangan dan kontraksi ligamentum rotundum
b. Passanger
Janin dan plasenta
c. Passage
Jalan lahir lunak
d. Psikis wanita (ibu)
e. Penolong
4. Kala Persalinan
a. Kala I (kala pembukaan)
Proses pembukaan servik terdiri dari dua fase yaitu :
1. Fase laten, berlangsung 8 jam pada multi gravida, 12 jam pada primigravida,
pembukaan sampai 3 cm, his masih lemah dengan frekuensi his masih jarang.
2. Fase aktif
- Fase akselerasi, lamanya 2 jam dengan pembukaan 2-3 cm
- Fase dilatasi maksimal : lamanya 2 jam dengan pembukaan 4-9 cm
- Fase deselerasi, lamanya 2 jam, pembukaan > 9 cm sampai pembukaan
lengkap, bisa tiap 3-4 menit selama 45 detik pada multigravida proses
diatas berlangsung lebih cepat.
b. Kala II (kala pengeluaran janin)
Setelah serviks membuka lengkap, his terkoordinir kuat cepat dan lebih lama kira-
kira 2-3 menit sekali dengan durasi 50 100 detik, kepala janin turun masuk
ruang panggul menekan otot-otot dasar panggul secara reflek taris menimbulkan
rasa mengedan sehingga ibu merasa ingin BAB dengan tanda anus terbuka, saat
his kepala janin mulai terlihat, vulva membuka dan perinium meregang, dengan
his mengedan terpimpin akan lahir diikuti seluruh badan bayi, kala II pada primi
berlangsung 1 - 2 jam sedangkan pada multi berlangsung - 1 jam.
c. Kala III (kala pengeluaran uri)
Setelah kala II kontraksi uterus berhenti sekitar 5-10 menit, uterus teraba keras.
Fundus uteri teraba setinggi pusat, beberapa kemudian timbul his pelepasan dan
pengeluaran uri, lepasnya plasenta diperkirakan dengan tanda-tanda :
- Uterus menjadi bundar
- Tali pusat bertambah panjang
- Semburan darah secara tiba-tiba
- Uterus terdorong ke atas, karena plasenta dilepas ke segmen bawah rahim.
Kala III berlangsung 5-30 menit setelah janin lahir.
d. Kala IV
Melakukan observasi karena perdarahan post partum paling sering terjadi pada 2
jam observasi yang melakukan :
- Tingkat kesadaran penderita
- Pemeriksaan TTV (TD, nadi, suhu, pernapasan)
- Kontraksi, perdarahan (Rustam, Mochtar, 1998: 94-97)
BAB III
TINJAUAN KASUS

BAB IV
PEMBAHASAN

BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
Saran

DAFTAR PUSTAKA