You are on page 1of 4

INISIASI VI

1. KLASIFIKASI MODAL
Klasifikasi modal saham dalam neraca harus diungkapkan dengan jelas.
Penyajian modal saham dengan neraca harus mengungkapkan berapa jumlah
modal dasar, modal yang ditempatkan dan modal yang ada dalam portofolio.
Selisih antar jumlah yang disetor pemegang saham dengan nominal saham
dixatat sebagai Premium Modal Saham. Nama lain dari akun ini adalah Agio
Modal Saham. Akun Modal Sumbangan digunakan untuk menampung
sumbangan-sumbangan yang diterima perseroan. Aktiva yang diterima sebagai
sumbangan dinilai sebesar harga pasar dari aktiva tersebut diterima
perusahaan.
Modal ditempatkan (modal statutair) atau disebut sebagai investasi
pemegang saham (shareholder investment) adalah jumlah modal yang disebut
dalam akte pendirian perseroan dan merupakan jumlah maksimum, atau modal
ditempatkan itu merupakan jumlah total dari dua sumber utama modal para
pemegang saham.

Sumber utama modal ditempatkan (modal statutair) adalah sebagai berikut :
1. Modal yang disetorkan oleh pemegang saham dan pihak-pihak lain yang
disebut dengan modal disetor (paid in capital). Sumber utama modal
disetor ini dari penerbitan saham-saham atau sertifikat saham yang dapat
dimiliki oleh masyarakat. Ada 2 jenis/kelas saham yaitu saham biasa dan
saham preferen. Modal yang disetorkan oleh pemegang saham ini dicatat
dalam akun yang terpisah bagi masing-masing jenis/kelas saham, apabila
hanya terdapat satu jenis saham atau satu kelas saham maka akun
tersebut diberi nama saham biasa (common stock) atau modal saham
(capital stock). Sumber modal disetor lain bisa berasal dari sumbangan
(donasi) aktiva dari kelompok masyarakat atau pemerintah daerah yaitu
berupa tanah atau bangunan sebagai insentif agar perseroan tersebut
berlokasi pada komunitasnya. Modal disetor ini dengan Modal Sumbangan.
2. Laba bersih yang ditahan dalam perusahaan, yang dinamakan dengan laba
ditahan (retained earnings). Laba ditahan berasal dari operasi
perusahaan. Laba bersih meningkatkan laba ditahan sementara dividen
mengurangi laba ditahan, jadi laba ditahan mencerminkan laba bersih

TUTEL/Pengantar Akuntansi/EKMA4115 1

Dividen dibagikan dalam jumlah yang sama untuk setiap lembar sahamnya dan besarnya dividen yang diumumkan oleh Dewan Komisaris tergantung pada sisa keuntungan setelah dikurangi dengan potongan-potongan yang ditentukan dalam akte pendirian dan juga tegantung dari keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS). dividen tunai adalah distribusi laba atau dividen dalam bentuk kas dan biasanya dinyatakan dalam rupiah atau presentase. yaitu : (1) menjelaskan bagian laba yang ditahan disisihkan. Direksi akan mempertimbangkan faktor-faktor berikut dalam menentukan besarnya dividen : TUTEL/Pengantar Akuntansi/EKMA4115 2 . Saldo Laba ditahan ini tidak boleh diintreprestasikan sebagai kas yang tersisa setelah dividen dibagikan karena laba yang ditahan dalam bisnis dan bagian kas dari laba tersebut biasanya digunakan oleh pihak manajemen apabila perusahaan membutuhkan modal yang lebih banyak untuk memperbaiki atau memperluas operasi perusahaan. yaitu : 1. Dividen dibedakan menjadi 2 (dua) berdasarkan bentuknya. Suatu perseroan harus memenuhi 3 (tiga) kondisi berikut ini agar dapat membayar dividen. Apabila perusahaan menyisihkan laba ditahan untuk ekspansi perusahaan. Namun untuk membedakan laba ditahan yang bebas digunakan dan yang dibatasi penggunaannya dibuat akun khusus yang diberi nama sesuai dengan maksud diadakan penyisihan tersebut. Pembayaran dividen biasanya diumumkan melalui surat-surat kabar dan dapat diperoleh dengan menukarkan tanda dividen kepada perseroan yang bersangkutan. JENIS DIVIDEN Dividen adalah pembagian laba yang dilakukan oleh suatu perseroan kepada para pemegang saham. maka akun tersebut diberi nama “penyisihan ekspansi perusahaan”. Dividen Tunai (cash divident). 2. yaitu : (1) laba ditahan yang mencukupi (2) kas yang memadai dan (3) tindakan formal dari dewan komisaris. Apabila dalam perseroan terdapat akun penyisihan maka laporan laba yang ditahan dibagi menjadi dua bagian. Laba ditahan yang besar atau tinggi tidak selalu berarti sebuah perseroan memiliki kas yang banyak dan mampu membayar dividen tunai. dan (2) menjelaskan bagian laba yang penggunaannya tidak dibatasi dan jumlah dari kedua bagian ini kemudian disajikan dalam neraca. kumulatif perseroan yang belum didistribusikan kepada para pemegang saham sebagai dividen.

dan tanggal pembayaran. Kedua pencatatan atau ayat jurnal pada saat saham diterbitkan pada tanggal pembayaran dividen maka dividen saham yang dapat didistribusikan didebit dan saham biasa dikredit sebesar nilai nominal atau nilai ditetapkan saham yang diterbitkan. Sebenarnya Dewan Komisaris suatu perseroan tidak diwajibkan oleh undang-undang untuk mengumumkan dividen. dividen saham adalah distribusi dividen tidak dalam bentuk kas melainkan saham kepada para pemegang saham. Membuat jurnal atau pencatatan transaksi dividen Dalam membuat jurnal atau pencatatan transaksi pada kedua jenis dividen tersebut secara garis besar sama. hal ini dilakukan agar para investor tidak pindah ke perseroan lain. Dividen saham ini juga merupakan penanaman kembali laba yang diperoleh perusahaan guna membeli fasilitas baru atau ekspansi kegiatan perusahaan. Posisi modal kerja perusahaan  Sumber-sumber yang diperlukan untuk rencana perluasan operasi (ekspansi) atau penggantian fasilitas. tanggal pencatatan. Dividen Saham (stock dividen). seringkali perseroan tetap mengumumkan dividen dan mempertahankan catatan dividen yang stabil meskipun keadaan perseroan tersebut tidak stabil. TUTEL/Pengantar Akuntansi/EKMA4115 3 .  Tanggal jatuh tempo utang yang besarnya cukup berarti  Prospek usaha dimasa depan dan ramalan perekonomian dan industri di masa depan. yaitu : tanggal pengumuman. Selisih antara nilai wajar saham dengan nilai yang ditetapkan atau nilai nominal dicatat sebagai premium modal saham atau nama lainnya Agio modal saham. Dividen saham dapat juga diberikan dalam bentuk saham biasa kepada para pemegang saham preferen atau berupa saham preferen kepada para pemegang saham biasa. Pada pengumuman dividen mencakup tiga tanggal penting. yang pertama pencatatan atau ayat jurnal pada saat pengumuman dividen adalah dengan mendebit dividen sebesar nilai wajar (harga pasar) saham yang diterbitkan dan mengkredit utang dividen bagi jenis saham yang bersangkutan sebesar nilai nominal atau nilai ditetapkan saham biasa yang diterbitkan. 2.

Rollin. Drs. Siklus Akuntansi Penuntun Pembuatan Laporan Keuangan. Badan Penerbit & Penyalur Akademi Marketing dan Akuntansi. TUTEL/Pengantar Akuntansi/EKMA4115 4 . Charles. Jakarta. Yogyakarta. Reeve.S.REFERENSI : Horngren. Niswonger. (1983).T. Akuntansi di Indonesia. (1999). Salemba Empat. and Walter T. Edisi Pertama.James M and Fess. Sunyanto. Nursasmito. Warren. C. Jakarta. Accountong. Nineteenth Edition. Buku Satu. Essa Group. Philip.E. Irfan. Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa. Jakarta. Harrison.Jr (1997). Erlangga.Carls. Drs (1999).