You are on page 1of 1

Judul : Pengaruh Perawatan Luka Bersih Menggunakan Sodium Klorida

0,9% dengan povidine iodine 10% terhadap penyembuhan luka Post


Apppendiktomi di RSU Kota Tanjung Pinang
Nama : CHRISTOPHER JAMES BAKKARA
Nim : 101121086
Jurusan : Fakultas Keperawatan

ABSTRAK
Reaksi yang di timbulkan oleh bahan perawatan luka dapat mempengaruhi proses
penyembuhan luka. Pada perkembangannya perawatan luka menunjukkan bahwa
lingkungan yang lembab lebih baik dari pada lingkungan kering. Teknik
perawatan luka secara benar dapat membantu mempercepat proses penyembuhan
luka post operasi apendiktomi dengan penggunaan Sodium Clorida 0,9% dan
Povidine iodine 10% terhadap percepatan penyembuhan luka. Penelitian bertujuan
untuk perbedaan antara perawatan luka apendiktomi dengan sodium klorida 0,9 %
dan povidin iodine 10% dalam penyembuhan luka.
Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperiment two group ,
untuk mengidentifikasi perbedaan penyembuhan luka bersih dengan
menggunakan Sodium Chlorida 0,9% dengan Povidine Iodine 10% terhadap luka
post appendiktomi. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit UmumTanjung Pinang.
Waktu penelitian mulai bulan juli sampai bulan september Tahun 2011. Populasi
dalam penelitian ini adalah pasien post apendiktomi yang dirawat di ruang
Bougenvil , ruang Dahlia dan ruang Teratai di RSU Kota Tanjung Pinang
sebanyak 20 orang. Sampel merupakan seluruh anggota populasi sebanyak 20
orang dengan menggunakan tehnik total sampling. Sampel selanjutnya dibagi
menjadi 2 kelompok yaitu kelompok A menggunakan sodium klorida 0,9 % dan
kelompok B menggunakan povidine iodine 10 %.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa pada hari kelima penyembuhan luka post
appendiktomi pada kelompok yang menggunakan sodium klorida 0,9%
menunjukkan kesembuhan (100%,N=10), sedangkan pada kelompok yang
menggunakan povidine iodine 10% penyembuhan luka belum maksimal, dimana
tanda-tanda 5 parameter inflamasi masih ditemukan. Selanjutnya untuk
mengidentifikasi perbedaan penyembuhan luka diantara kedua kelompok
digunakan Independen t-test dimana terdapat perbedaan yang signifikan dalam
penyembuhan luka post appendiktomi antara kelompok yang menggunakan
sodium klorida 0,9% dengan kelompok yang menggunakan povidine iodine 10%.
Hal ini menunjukan bahwa dengan menggunakan sodium klorida 0,9% dalam
perawatan luka bersih lebih cepat sembuh bila dibandingkan dengan
menggunakan povidine iodine 10%.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar dalam perawatan luka bersih
kususnya luka post appendiktomi dapat menggunakan larutan sodium klorida
0,9%, sehingga panjang hari rawat pasien lebih pendek.

Kata Kunci : Perawatan luka, Apendiktomi, Sodium klorida 0,9 % dan


Povidin iodine 10%.

Universitas Sumatera Utara