You are on page 1of 1

Abstract

INTISARI Latar Belakang : Data Di Indonesia menunjukkan bahwa menurut Data Riskesdas
tahun 2013 adalah 19,6% terdiri dari 5,7% gizi buruk dan 13,9% gizi kurang. Secara
nasional, prevalensi gizi berat kurang di Indonesia masih merupakan masalah kesehatan
masyarakat yang mendekati prevalensi tinggi. Tujuan : Mengetahui pengaruh penyuluhan gizi
terhadap pengetahuan ibu dalam pemberian menu seimbang pada balita di Dusun Jamprit,
Pundong, Bantul, Yogyakarta Tahun 2016. Metode : Penelitian Quasi Eksperimen pendekatan
Pre Post Test. Total populasi adalah 30 mahasiswa dan jumlah sampel 30 subyek dilakukan
penyuluhan. Kelompok perlakuan diberikan kuesioner sebelum dilakukan penyuluhan dan
setelah itu diberikan penyuluhan, setelah itu diberikan kuesioner setelah dilakukan responden.
Hasil : Tingkat pengetahuan ibu-ibu di Dusun Jamprit sebelum diberikan penyuluhan tentang
gizi seimbang adalah baik sebanyak 8 respon (26,7%), cukup sebanyak 13 responden
(43,3%), kurang sebanyak 9 resonden (30,0%). Dan setelah dilakukan penyuluhan tingkat
pengetahuan ibu-ibu di Dusun Jamprit menjadi baik Setelah dilakukan uji Wilcoxon
didapatkan p= 0.004 < a 0,05 hal ini membuktikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak ada
pengaruh positif pemberian penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang pemberian gizi
seimbang balita terhadap tingkat pengetahuan ibu-ibu di Dusun Jamprit. Simpulan dan
Saran : Setelah dilakukan uji Wilcoxon didapatkan p= 0.004 < a 0,05 sehingga Ha diterima
dan H0 ditolak artinya ada pengaruh positif pemberian penyuluhan terhadap tingkat
pengetahuan tentang pemberian gizi seimbang pada balita terhadap tingkat pengetahuan ibu-
ibu di Dusun Jamprit. Penelitian ini bisa dijadikan sumber referensi di bidang kesehatan
khususnya tentang kecukupan gizi pada balita. Kata Kunci : Pemberian Gizi Seimbang,
Pemberian Menu Seimbang Referensi : 21 buku, 5 jurnal (20042016) Halaman : i-xi
halaman, 48 halaman, 15 lampiran