You are on page 1of 3

ANALISIS SWOT

HEALTHY CAFETARIA

Oleh:

1. Ni Nyoman Trisnawati (NIM 161200083)


2. Ni Putu Lydya (NIM 161200086)
3. Ni Wayan Yunik Yuliapsari (NIM 161200090)
4. Tasya Ayu Paramitha (NIM 161200106)

PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS


INSTITUT ILMU KESEHATAN MEDIKA
PERSADA BALI
DENPASAR
2017
HEALTHY CAFETARIA
(Perkantoran)

A. Alasan Membuat Usaha Dan Produk :


Karena mayoritas, pegawai kantoran memiliki waktu yang relatif sedikit untuk makan
atau mengisi perut. Selain itu, makanan yang sering dikonsumsi para pegawai kantoran adalah
makanan cepat saji yang berdampak buruk bagi kesehatan jangka pendek maupun jangka
panjang. Untuk itu, diperlukan asupan yang sehat dan bergizi sehingga dapat meningkatkan
kesehatan serta produktifitas kerja khususnya bagi para pegawai kantoran.

B. Gambaran Produk :
Usaha Healthy Cafetaria ini menyediakan berbagai menu yang dapat dinikmati konsumen
sebagai makan siang maupun pagi. Menu yang kami tawarkan adalah menu yang rendah lemak,
garam serta gula, tanpa MSG, dan tanpa pewarna. Makanan yang menggunakan minyak dibuat
dengan menggunakan olive oil, sehingga mengurangi kadar lemak dan kolesterol dari makanan.
Adapun menu yang disajikan adalah sebagai berikut.
a. Menu Makan Pagi : Roti sandwich, bubur ayam , bubur kacang hijau, bubur sumsum,
dan salad
b. Menu Makan Siang : Nasi merah, nasi putih, sayur hijau atau bening, capcay, ayam
goreng, ikan goreng, nasi goreng, aneka seafood, mie ayam, telur
balado.
c. Dessert : pudding, buah potong dan cupcake.
d. Minuman : teh (dingin /panas), jeruk (dingin/panas), susu, kopi, teh, dan
juice buah.

C. Analisis SWOT
Analisis SWOT merupakan kajian terhadap lingkungan internal dan eksternal
wirausaha/perusahaan. Analisis ini digunakan untuk menentukan strategi yang terbaik
dan digunakan untuk mengetahui langkah langkah yang perlu dilakukan dalam
pengembangan usaha. Berdasarkan analisis SWOT terhadap usaha Healthy Cafetaria ini,
maka dapat dirumuskan sebagai berikut.
a. Strength
1. Menu yang ditawarkan adalah menu yang sehat (rendah lemak, garam, gula dan tanpa
MSG serta pengawet) dan halal.
2. Bahan yang digunakan adalah bahan yang segar dan berkualitas.
3. Proses pembuatan selalu mengutamakan higienitas.
4. Makanan disajikan secara prasmanan, sehingga konsumen tidak terbatas dalam
memilih menu yang diinginkan.
5. Selain dapat diperoleh langsung di healthy cafeteria, menu menu yang ditawarkan
juga dapat dipesan melalui telepon dan diantar langsung kepada konsumen.
6. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau dan sesuai dengan kualitas yang
ditawarkan.
7. Untuk makanan dan minuman yang diantar, dikemas dengan kemasan yang tidak
merusak kualitas makanan maupun minuman.

b. Weakness
1. Ada beberapa makanan yang tidak tahan lama dalam penyimpanan.
2. Menu yang disajikan beraneka ragam, sehingga memerlukan waktu yang relatif lama
dalam penyiapan.

c. Opportunity
1. Masih jarang adanya usaha yang menawarkan berbagai menu sehat, khususnya
disekitar area perkantoran. Sehingga usaha ini memiliki peluang yang besar, untuk
menarik konsumen khususnya pegawai kantoran.

d. Threat
1. Adanya competitor makanan cepat saji maupun restoran yang sudah memiliki nama
dikalangan masyarakat.