You are on page 1of 7

BBROBOTINDONESIA

PANDUAN PRAKTIKUM
DASAR ARDUINO

www.BELAJARBIKINROBOT.WEEBLY.com

aksi yang akan dilakukan yaitu.nah. Dalam praktikum ini. dengan saat kita mempelajari jenis bahasa pemrograman lainnya. kita akan menanamkan program tersebut kedalam board arduino yang akan mengeksekusi sebuah aksi yang real. blinking LED inilah "Hello World"nya pelajaran pemrograman Arduino. Agak sedikit berbeda memang. Misalnya. menyalakan dan memadamkan lampu. atau dalam bahasa Inggrisnya disebut Blinking—itulah mengapa judul dari praktikum pertama ini adalah Blink LED.  Komponen yang Dibutuhkan Arduino Uno 1x Protoboard 1x LED5mm 1x Resistor 330--1kOhm 1x Kabel Jumper Male 2x Langkah-Langkah Praktikum . Praktikum 1 Belajar Arduino Blink LED Blinking LED adalah pelajaran pemrograman yang paling sederhana dari pelajaran pemrograman Arduino. maka pelajaran pertama yang biasa kita dapatkan adalah pelajaran yang berjudul "Hello World" -. memutar motor dc. Karna pada pemrograman Arduino. dan aksi-aksi lainnya. Seperti halnya mempelajari bahasa pemrograman baru. membuat sebuah led berkedap-kedip.

. 5. hasilnya adalah LED akan berkelap-kelip dengan durasi nyala 1 detik. } void loop() { digitalWrite(lampuLED.Susunlah komponen-komponen praktikum seperti gambar di atas. 7. hubungkanlah kaki + Anoda LED ke Pin 13 Arduino menggunakan kabel jumper Male (warna kuning. kemudian padam 1 detik dan terus berulang-ulang. } 6. 3. hubungkan kaki 2 Resistor dengan Pin Gnd Arduino menggunakan kabel jumper Male (warna hitam. caranya : 1. 4. dicompile dan di Upload ke arduino. digitalWrite(lampuLED. Diskusi dan Pembahasan Sketch Baiklah. HIGH). Jika program yang anda ketikkan benar maka. compile menggunakan verify button (tanda ceklist pada IDE arduino) untuk mengecek ada atau tidaknya error/kesalahan dalam pengetikan. biasa digunakan untuk Voltase +). upload program ke arduino dengan cara. biasa digunakan untuk Gnd atau 0 Volt. hubungkan board Arduino Uno dengan Komputer menggunakan kabel USB. Silahkan perhatikan kembali program/sketch yang tadi sudah kita ketikkan untuk kita bahas baris per baris. Bisa menggunakan warna apa saja) 2. Amati hasilnya. saya gunakan untuk membedakan saja. hubungkan kaki . kemudian ketikkan kode program/sketch berikut: int lampuLED = 13. OUTPUT). void setup() { pinMode(lampuLED.Katoda LED dengan kaki 1 Resistor (resistor tidak ada kaki + atau . pilih File > Upload to I/O board. Bukalah IDE Arduino.nya). Sedangkan Merah. delay (1000). LOW). atau tekan tombol tanda panah pada jendela IDE arduino. delay (1000). kali ini saya akan mencoba menjelaskan alur program/sketch yang tadi sudah diketikkan.

Baiklah. Ada beberapa jenis tipe data yang dapat kita simpan pada variable. Hal ini dilakukan sekedar untuk mempersingkat proses pemrogramannya saja. void setup ( ) { pinMode ( lampuLED . dan kemudian menyimpan sebuah nilai integer (bilangan bulat) kedalam keranjang variable “lampuLED” tersebut—yang kebetulan. kode program yang diletakkan pada blok setup() ini adalah kode program yang hanya perlu dieksekusi satu kali saja setiap program Arduino dijalankan atau direset. Jika kita jadikan dalam satu baris pernyataan tunggal. hanya ada satu variable -... silahkan perhatikan kode program yang ada pada routine setup() kita pada praktikum kali ini. Hehehe. :D Blok Kedua Blok kedua pada praktikum kita kali ini adalah bagian program atau sketch yang disebut blok routine setup(). dan contoh inisialisasi: lampuLED = 13. Pada contoh deklarasi dan inisialisasi variable di atas. dalam praktikum ini nilai yang disimpan adalah angka ajaib 13. mendeklarasikan variable dan meng-inisialisasikannya. Untuk lebih jelasnya. Pada praktikum kali ini. untuk mengatur mode dan berbagai pengaturan awal program lainnya. Variable pada dasarnya dapat kita analogikan seperti sebuah keranjang. Variable “lampuLED” ini. Biasanya. Contoh deklarasi: int lampuLED. Sebenarnya. } Ingat bahwa routine setup() akan Anda temui hampir pada setiap sketch Arduino. Contohnya seperti berikut. dan pengaturan lainnya. menjadi Output. int lampuLED = 13. dan kebetulan kali ini. Blok routine setup() ini adalah blok routine yang kita gunakan untuk meletakkan kode program.yaitu variable "lampuLED". Beberapa hal yang di atur di sini misalnya. Fungsinya adalah untuk menampung sesuatu. deklarasi dan inisialisasi variable itu terpisah. kode di atas tersebut menyatakan bahwa kita membuat sebuah keranjang variable yang kita beri nama keranjang variable “lampuLED”. mengatur komunikasi serial. mengatur pin digital arduino menjadi Input—atau sebaliknya.Blok Pertama Blok pertama dari kode sketch di atas adalah. tipe data yang disimpan adalah integer (bilangan bulat). Seperti pada kode berikut. kita deklarasikan dan inisialisasikan pada satu baris. Kode program yang ada di . maka deklarasi dan inisialisasi variable terpisah di atas dapat menjadi int lampuLED = 13. kita mendeklarasikan dan menginisialisasi variabel dengan pernyataan tunggal. OUTPUT ) .

Jadi. fungsi pinMode () ini. / / mendelay program selama 1000 milidetik digitalWrite ( lampuLED . / / mendelay program selama 1000 milidetik } //menutup routine loop menggunakan kurung kurawal tutup Perlu di catat. kaki + (positif) LED kita hubungkan ke pin 13 bukan?! Blok Ketiga Blok terakhir dari sketch pada praktikum kita kali ini yaitu. Nomor pin pada Arduino adalah 1 sampai 13 untuk pin digital. Pada praktikum ini. pertama. HIGH). membutuhkan dua parameter -- fungsi ini membutuhkan setidaknya 2 parameter yaitu. bahwa kode program yang ada di dalam routine loop () ini adalah kode program yang akan dieksekusi berulang-ulang dan terus-menerus selama Arduino tidak kita lepaskan dari sumber listriknya. void loop ( ) { //membuka routine loop menggunakan kurung kurawal buka digitalWrite ( lampuLED . saat program pertama kali dijalankan atau direset.coba lihat gambar susunan komponen praktikum. Fungsi digitalWrite () ini. “ pin berapa yang digunakan? ". / / memadamkan LED (LOW ini artinya kita memberikan tegangan 0 Volt / Gnd ke pin lampuLED) delay (1000 ) . dan kedua " untuk apa pin tersebut digunakan? ". mengapa pada routine inilah. Selanjutnya parameter yang kedua adalah modenya. apakah menjadi INPUT? misalnya untuk membaca nilai sensor -. kita biasanya meletakkan program utama yang mengatur aksi-aksi yang kita inginkan. LOW ) . Berikut ini adalah kode programnya. pinMode () adalah fungsi yang sangat penting untuk kita pahami. dalam contoh ini. Nah. karena kita ingin menyalakan LED yang sudah kita hubungkan ke pin 13 ini -. Parameter yang dibutuhkan yaitu nomor pin pada Arduino.atau menjadi OUTPUT? misalnya menyalakan LED atau memutar motor DC dll. kita ketahui bersama dahulu bahwa fungsi membutuhkan apa yang disebut dengan parametert atau parameter. kita memasukkan dua fungsi yaitu fungsi digitalWrite() dan fungsi delay(). dan A0 sampai A5 untuk pin analog. kita menulis fungsi pinMode () pada routine setup ini. / / menyalakan LED ( HIGH ini artinya kita memberikan tegangan 5 Volt pada pin lampuLED ) delay (1000 ) . kita gunakan untuk menetukan apakah akan memberikan nilai . Itulah.antara kurawal buka { dan kurung kurawal tutup } pada routine setup() ini. routine loop (). Sebelumnya. hanya akan dieksekusi sekali yaitu. Dan dalam routine loop() pada praktikum kita kali ini. kita mengatur mode pin 13 sebagai OUTPUT .

HIGH). kita dapat menikmati nyala LED ini beberapa saat. kita menggunakan sebuah fungsi yang disebut fungsi delay( ). menghubungkan pin ke tegangan 0 Volt atau Gnd (Ground). yang pertama adalah " pada pin mana akan diterapkan outputnya? " dan parameter yang kedua adalah " apakah tegangan yang akan diberikan? “-- HIGH atau LOW seperti yang sudah kita bahas di atas.karna kita memberikannya tegangan 5 Volt atau logika HIGH ke pin 13 melalui kode program tersebut. kita tidak secara eksplisit menyebutkan pin 13 pada fungsi digitalWrite(). yaitu sama-sama 0 Volt / Gnd ( LED padam karana tidak ada arus listrik yang mengalir). Bayangkan. Sehingga. Kode program ini. / * menghubungkan pin yang bernama " lampuLED/ pin 13 ingat kita sudah mendeklarasikan lampuLED itu adalah pin 13 pada Blok pertama? " dengan tegangan 5 Volt ( Led menyala) */ Kita memulai kode program di dalam routine loop( ) dengan memberikan nilai HIGH ke pin 13. Sedangkan LOW artinya. jika dikonversikan akan sama nilainya dengan 1 detik. sehingga tidak ada arus yang mengalir karna. Perhatikan di sini. Inilah keuntungan dari menggunakan Variable – bukankah kita dapat lebih mudah mengingat kata " lampuLED " dari pada menginat nomor " pin 13 "?. HIGH artinya. Hal selanjutnya yang kita lakukan pada kode program adalah mendelay atau menunda jalannya program.Kode program yang berikutnya adalah. HIGH). kita menggunakan 1000 milidetik atau dengan kata lain. Jika tidak menggunakan variable. awalnya kita memerintahkan program untuk " menyalakan LED ". . kita akan kesulitan mengingat pin nomor berapa yang digunakan LED. Sehingga.tegangan HIGH atauLOW ke pin yang kita inginkan. menghubungkan pin ke tegangan 5 Volt. jika Anda menggunakan seluruh pin digital untuk berbagai macam output yang berbeda. . tetapi kita mengacu pada variable " lampuLED ". digitalWrite ( lampuLED .Parameter yang dibutuhkan yaitu " Berapa lama kita mendelay program ?” catat. membuat LED kita menyala -. Kemudian. Dalam kasus ini. Jadi pada kasus ini. kita mendapatkan LED pada protoboard kita menyala selama 1 detik. baik kaki + (positif) LED ataupun kaki – (negative) LED memiliki tegangan yang sama. pin nomor berapa yang digunakan motor servo. Fungsi digitalWrite( ) ini membutuhkan setidaknya dua parameter. dan pin nomor berapa lagi yang digunakan oleh jenis-jenis komponen output yang lainnya. Fungsi delay ( ) ini membutuhkan satu parameter -. sehingga arus dapat mengalir dari kaki + (positif) LED ke Gnd Arduino dan membentuk rangkaian tertutup ( LED pun menyala karna arus listrik dapat mengalir ). dalam hal ini satuannya dalam milidetik. Setelah delay selama 1 detik selesai. Untuk melakukan hal itu. Oke. kita perintahkan lagi untuk mendelay lama " nyala LED " selama " 1 detik ". maka program akan melanjutkan eksekusinya ke kode program berikutnya—yang mana -. yang sebelumnya kita telah inisialisasikan dengan nilai 13. kita kembali fokus ke kode program digitalWrite ( lampuLED . dimana LED kita pasangkan.

Rangkailah komponen-komponen seperti gambar di atas! Gunakan pin 4. Buatlah Program/Sketch agar LED-LED tersebut berkedap-kedip. yaitu mendelay lama padamnya selama 1 detik menggunakan fungsi delay (). Kode program ini adalah perintah untuk memadamkan LED. LED 2 NYALA. Buatlah Program/Sketch agar LED-LED tersebut berkedap-kedip. LED 1 NYALA. LED 3 PADAM (pada detik selanjutnya) dan terus berulang. Maka. Bagaimana.digitalWrite ( lampuLED. Sekarang semua kode program pada routie loop() sudah dieksekusi – Lalu. Karna LED tidak lagi kita berikan tegangan 5 Volt. LED 2 NYALA. LED 2 PADAM. 2. apa selanjutnya?! Setelah kode-kode program yang ada para routine loop() ini telah selesai di eksekusi. maka program akan memulai lagi eksekusi program dari awal routine loop () ini. dan pin 13 sebagai pin yang dihungukan ke tiap LED. dan akan terus diulang sampai Arduino ini Anda lepas dari sumber listriknya. Sehingga. LED 3 NYALA (pada detik pertama kemudian) LED 1 PADAM. 1. . LED 3 PADAM (pada detik berikutnya) dan terus berulang. LED 1 NYALA. Apakah sekarang Anda sudah bisa menikmati kelap-kelip lampu LED Anda?  Latihan Mandiri Untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman Anda. LED akan padam pula selama 1 detik. Setelah kode program untuk memadamkan LED telah dieksekusi. coba kerjakan latihan mandiri berikut ini. sekarang yang kita berikan adalah 0 Volt atau logika LOW. sekarang kita akan mendapatkan LED kita padam. LOW ). LED 2 PADAM. LED 3 NYALA (pada detik pertama kemudian) LED ! PADAM. pin 8. selanjutnya kita memerintahkan hal yang sama dengan sebelumnya.