You are on page 1of 3

PEMERINTAH KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS BULA
JL. Pancasila no. 5 Bula Telp. (0915) 21062
Email : pkmbula17@yahoo.com

KEPUTUSAN
KEPALA PUKESMAS BULA
Nomor : 445/ /SK/VII/2017

TENTANG
PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA PUSKESMAS BULA,

Menimbang : a. bahwa salah satu upaya kesehatan adalah penanggulangan
penderita darurat dan gawat darurat, baik dalam keadaan
sehari-hari maupun dalam keadaan bencana;
b. bahwa peningkatan upaya penanggulangan penderita darurat
dan gawat darurat dimaksudkan agar tercapai suatu pelayanan
yang optimal, terarah dan terpadu bagi setiap anggota
masyarakat yang dalam keadaan darurat dan gawat darurat
sebagai akibat musibah berupa kecelakaan, bencana, maupun
penyakit yang diderita secara mendadak;
c. bahwa untuk melaksanakan maksud tersebut point a dan b,
perlu disusun kebijakan kepala puskesmas mengenai penangan
pasien gawat darurat;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5063);
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75

4. Ditetapkan di Bula Pada tanggal Juli 2017 KEPALA PUSKESMAS BULA. tentangPuskesmas. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 tahun 2015. tahun 2014. 3. Kedua : Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan/perubahan sebagaimana mestinya. AYU WULANDARI ISMARATRI NIP. Kesatu : Penanganan pasien gawat darurat merupakan sebagaimana tercantum dalam Lampiran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini. 19820521 201111 2 001 . tentang Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1457/MENKES/SK/X/2003 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota MEMUTUSKAN Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS TENTANG PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT.

b. Pasien darurat dan gawat darurat langsung dibawa ke ruang tindakan tanpa melalui proses pendaftaran terlebih dahulu. atau menghubungi nomor ambulans. Pada pasien gawat darurat yang dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi menggunakan sarana transportasi mobil ambulans (jika ada). Proses pendaftaran dilakukan setelah ada petugas yang menangani pasien. AYU WULANDARI ISMARATRI NIP. menghubungi rumah sakit yang dituju untuk mengirimkan ambulans. pasien menurut tidak gawat. c. Pasien gawat darurat ditangani oleh perawat atau dokter yang ditugaskan di bagian unit gawat darurat 3. 19820521 201111 2 001 . jika mobil ambulans puskesmas tidak ada. 4.LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS NOMOR : 445/ /SK/VII/217 TENTANG : PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT 1. pasien tidak darurat) atau berdasarkan triase. 2. d. Penanganan pasien gawat darurat di Puskesmas Bula : a. Pasien gawat darurat yang dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi didampingi petugas yang kompeten. Jika lebih dari satu pasien prioritas penanganan oleh petugas berdasarkan hasil identifikasi pasien menurut prioritas penanganan (pasien gawat darurat. Pasien gawat darurat adalah pasien yang membutuhkan pertolongan segera atas kondisinya yang mengancam jiwa. KEPALA PUSKESMAS BULA.