You are on page 1of 15

MODEM

MAKALAH
Disusun sebagai Tugas
Pada Mata Kuliah Pengantar Teknologi Telekomunikasi
Oleh:
Arifia Hudan Hasrinda

15101072

PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM
PURWOKERTO
2016
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan
BAB II TEORI

2.1 Sejarah Modem
2.2 Perkembangan Modem
BAB III PEMBAHASAN
3.1 Pengertian Modem
3.2 Kelebihan dan Kekurangan Modem
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Dalam rangka mengiringi kemajuan teknologi yang begitu pesat apalagi
dalam dunia teknologi informasi, modem sangatlah berperan penting sebagai
media konversi. Baik konversi suara, data, sinyal dan lain lain. Modem sangatlah
berperan penting. Apalagi modem telah menjadi kebutuhan “primer” bagi
kehidupan sehari–hari dalam bidang kehidupan, baik perorangan ataupun
perusahaan.

Seiring dengan perkembangan internet di Indonesia, kebutuhan akan
informasi yang tepat waktu untuk menyajikan data yang lengkap sangatlah
diperlukan oleh suatu instansi, organisasi, dan perusahaan. Pengaksesan
internetpun dapat dilakukan dengan banyak cara seperti menggunakan jaringan
LAN (Local Area Network) dengan menggunakan kabel atau wireless. Saat ini
banyak sekali cara yang mulai berkembang dalam proses pengiriman data seperti
menggunakan kabel UTP, Bluetooth, wireless, dan lain-lain. Saat ini kebutuhan
akan wifi sangat perlu, karena dengan wifi semua orang dapat mengakses internet
dimanapun terdapat wifi.

Selain dengan wifi seseorang dapat mengakses internet dengan
menggunakan modem eksternal yang sekarang ini telah banyak di pasaran.
Dengan adanya modem kecepatan dalam mengakses internetpun lebih cepat. Pada
suatu tempat tidak terdapat wifi atau wireless beberapa orangpun tetap dapat
melakukan koneksi internet dengan menggunakan suatu koneksi wireless yang
disebut dengan mode Ad Hoc. Dengan mode Ad Hoc ini beberapa orang tetap
dapat mengakses internet ataupun berbagai data walau hanya menggunakan satu
buah modem[1].

1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Apa pengertian modem?
1.2.2 Bagaimana sejarah dan perkembangan modem?
1.2.3 Apa saja tipe-tipe modem?
1.2.4 Kelebihan dan kekurangan modem?
1.3 Tujuan
1.3.1 Mengetahui perkembangan perjalanan modem
1.3.2 Mengetahui pengaruh modem bagi masyarat

BAB II

PEMBAHASAN

3.3 Sejarah Modem

Dennis C. Hayes menemukan modem untuk komputer personal (PC) pada
tahun 1977, yang hasilnya mampu mendirikan teknologi paling penting yang
membuat dunia sekarang ini bisa menjadi selalu online, serta membangkitkan
industri internet menjadi tumbuh berkembang.
Ia pertama kali menjual produk modem bernama Hayes di bulan April 1977, dan
kemudian mendirikan perusahaan D.C. Hayes Associates, Inc.

Kualitas dari produk Hayes dihasilkan dalam peningkatan kinerja dan
pengurangan biaya sehingga mampu memimpin industri dalam transisi dari
modem leased line ke intelligent dial-up modem untuk PC. Hayes telah
berpengalaman lebih dari 10 tahun bekerja dengan sistem komputer mulai dari
yang besar sampai yang kecil, telekomunikasi, pengembangan produk manufaktur
dan elektronika. Selama mengikuti kuliah di Institut Teknologi Georgia, Hayes
berpartisipasi dalam program co-operation yang bekerja untuk AT&T Long Lines.

Kemudian ia bergabung dengan Financial Data Services dimana ia bekerja
di sistem dengan mikroprosesor 4-bit pertama. Setelah menyelesaikan studinya di
Institut Teknologi Georgia, Hayes kemudian bekerja untuk National Data
Corporation, dimana ia mengembangkan sistem berbasis mikrokomputer agar
bisa terhubung ke jaringan. Hayes selanjutnya mengikuti kuliah di School of
Management and Strategic Studies di Western Behavior Science Institute.
Perusahaan D.C. Hayes Associates bermula didirikan di rumah Hayes, dimana ia
memulainya dengan investasi sebesar $5.000 dan kemudian melejit menjadi
perusahaan yang memimpin didunia industri TI. Produk pertamanya adalah
modem board untuk bus s-100 dan kemudian untuk komputer Apple II.
Memecahkan masalah antar-muka (interface) sehingga memungkinkan komputer-
komputer menggunakan sebuah port serial standar untuk mengendalikan fungsi-
fungsi modem melalui perangkat lunak, ia menemukan command set untuk Hayes
Standard AT yang pertama kali diperkenalkan untuk modem PC di bulan Juni
1981.
Selanjutnya produk Hayes, SmartModem dengan cepat menjadi standar
modem telah diukur dengan seksama, sehingga perusahaan kemudian mulai
berkembang dengan cepat. Ia memimpin perusahaannya sebagai seorang yang
melihat kesempatan emas untuk mengembangkan alat komunikasi PC dan virtual
workplace. Setelah dengan sukses mengarahkan perusahaan melakukan sebuah
merger, yang akhirnya menghasilkan sebuah perusahaan baru yang memiliki
kebijakan menjadi perusahaan publik dari Hayes Corporation menjadi Dennis C.,
Hayes kemudian memutuskan untuk melanjutkan ketertarikannya pada industri
yang lain yaitu, di Association of Online Professionals[6].

3.4 Perkembangan Modem

Perkembangan teknologi berkaitan dengan perkembangan teknologi chip
dan komputer. Modem adalah salah satu bukti perangkat yang mengalami
perubahan sebagai akibat perkembangan dari teknologi tersebut. Pada proses
pengiriman informasi antara dua lokasi, pengirim dan yang dituju pada dasarnya
memerlukan perangkat pengirim (transmitter), perangkat penerima (receiver) dan
media transmisi sebagai jalan untuk informasi yang akan dikirim oleh trasmitter
untuk kemudian diterima reciever.Perangkat pengirim harus mempunyai
kemampuan untuk menerjemahkan informasi dari suatu bentuk "antar muka" baik
berupa kata yang ditulis, suara yang diolah maupun objek gambar diam maupun
bergerak. Ataupun gabungan dari beberapa gambar diam dan yang bergerak, dan
gabungan.

Dalam istilah komunikasi proses ini diistilahkan dengan proses modulasi.
Proses modulasi dalam konteks modem diartikan sebagai proses pengubahan
sinyal data digital menjadi sinyal analog untuk dapat dikirimkan melalui media
transmisi (jaringan telepon / PSTN)[1].

Setelah diterima oleh perangkat penerima sinyal hasil modulasi tersebut
dikembalikan lagi ke bentuk informasi yang semula untuk kemudian
diterjemahkan ke dalam bahasa manusia kembali. Proses ini dikenal dengan
istilah demodulasi. Proses demodulasi adalah kebalikan dari proses modulasi
yaitu mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital untuk dapat diteruskan ke
parangkat digital. Maka perangkat modem adalah sepasang perangkat transmisi
untuk mengirimkan informasi dengan modulasi dan mendemodulasi kembali
informasi tersebut.

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Modem

Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator
merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa
(carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang
memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa
(carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik.
Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat
komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya
menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio,
dan lain-lain[3].

Tipe-tipe Modem

1. Modem Eksternal
Modem jenis ini biasanya dipasarkan dalam bentuk kotak dalam berbagai
rupa. Ada yang segiempat, bulat, berbentuk telur dan macam-macam
lagi. Modem jenis ini biasanya dihubungi melalui kabel ke port COM1,
COM2 atau port lain yang sesuai di PC. Kelebihan modem external adalah
lebih mahal tapi tidak mudah disambar petir kalau dibandingkan dengan
modem internal dan lebih baik karena ia menggunakan perkakasannya
sendiri untuk menjalankan modem fungsi modem tersebut tidak seperti
software modem yang lain, lebih cepat dan dibekalkan dengan fungsi lampu
yang dapat menunjukkan proses perjalanan modem tersebut.
2. Modem Internal
Modem Internal yaitu modem berjenis kartu sirkit digunakan dengan
memasang atau melekatkannya pada sirkuit PCI. Sirkuit PCI ini tersedia
pada kebanyakan PC sekarang digunakan untuk menampung penambahan
kartu pada PC seperti sound card, graphic card dan sebagainya. Biasanya,
modern internal ini juga dikenal sebagai PCI modem. Kelebihan modem
internal adalah lebih murah karena pembuatannya lebih singkat tanpa
membutuhkan kotak dan dipasang tanpa memerlukan kabel.

3. Modem Kabel
Modem Kabel adalah perangkat keras yang menghubungkan PC dengan
sambungan TV. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke
Internet dengan kecepatan maksimum 27Mbps downstream (kecepatan
download ke pengguna) dan 2,5 Mbps upstream (kecepatan upload dari
pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus
dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card)[9].
4. Modem ADSL
Modem ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line) yang memungkinkan
internet dan menggunakan telepon analog secara bersama-sama. ADSL
diberikan sebuah alat yang disebut sebagai splitter atau pembagi line. Posisi
splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk tidak bisa
mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung. Alat
splitter berguna untuk menghilangkan gangguan ketika anda sedang
menggunakan ADSL modem. Dengan splitter keduanya dapat berjalan
bersamaan, dimana anda dapat dapat menjawab dan menelpon seseorang
dan tetap dapat terkoneksi dengan internet melalui ADSL modem[4].
5. Modem Satelit
Modem Satelit adalah modem yang digunakan untuk menetapkan transfer
data menggunakan komunikasi satelit sebagai realay. Ada berbagai macam
modem satelit dari akses internet untuk peralatan rumah multifungsi untuk
digunakan perusahaan. Fungsi modem satelit adalah untuk mengubah
sebuah bitstream masukan untuk sinyal radio dan sebaliknya. Perangkat ini
digunakan dalam akses internet satelit dalam hal ini upload data ditransfer
melalui konvensional PSTN modem atau ADSL modem[5].
6. Wireless Modem
Wireless Modem adalah jenis modem yang menghubungkan ke jaringan
nirkabel bukan pada sistem telepon. Bila pengguna internet menggunakan
Wireless Modem maka mereka langsung melekat ke ISP nirkabel (Internet
Service Provider) dan dapat mengakses internet[2].

3.2 Kelebihan dan Kekurangan Modem

1. Kelebihan dan kekurangan Modem Eksternal

Kelebihannya :
1. Portabilitasnya yang cukup baik sehingga gampang dipindah-pindah
untuk digunakan di komputer lain.
2. Tidak perlu ada slot ekspansi yang dikorbankan sehingga bisa dipakai
untuk keperluan lain, terutama apabila mainboard yang digunakan
hanya menyediakan sedikit slot ekspansi.
3. Modem eksternal dilengkapi dengan lampu indikator yang
memudahkan kita untuk memonitor status modem.
Kekurangannya :
1. Harganya lebih mahal dibandingkan dengan modem internal.
2. Membutuhkan tempat tersendiri untuk menaruhnya meskipun kecil.
2. Kelebihan dan kekurangan Modem Internal
Kelebihannya :
1. Lebih hemat tempat.
2. Dari segi harga lebih ekonomis.
3. Tidak membutuhkan adaptor, karena telah terpasang di dalam CPU.
4. Sistem terkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel yang bisa
memberi kesan kurang rapi.
Kekurangannya :
1. Tidak adanya indikator sebagaimana yang bisa ditemui pada modem
eksternal.
2. Tidak menggunakan sumber tegangan sendiri hingga harus dicatu dari
power supply pada CPU.
3. Dapat menambah suhu dalam kotak CPU.
3. Kelebihan dan kekurangan Modem Kabel
Kelebihannya :
1. Layanan internet dapat dilakukan tanpa batas atau unlimited.
2. Tidak memerlukan tambahan biaya karena dengan menggunakan
modem kabel pembayaran internet dapat dilakuan setiap bulan.
3. Kecepatan aksesnya tidak dipengaruhi oleh jam-jam sibuk.
Kekurangannya :
1. Jaringan masih bersifat terbatas.
2. Untuk jaminan layanan ISP tertentu diharuskan berlangganan TV
Kabel.
3. Modem kabel harganya termasuk mahal.
4. Kelebihan dan kekurangan Modem ADSL
Kelebihannya :
1. Pembagian frekuensi menjadi dua, yaitu frekuensi tinggi untuk
menghantarkan data, sementara frekuensi rendah untuk
menghantarkan suara dan fax.
2. Bagi pengguna di Indonesia yang memakai program Speedy,
penggunaan ADSL membuat kegiatan Internet menjadi jauh lebih
murah. Sehingga kita dapat berInternet tanpa khawatir dengan tagihan
yang membengkak.

Kekurangannya :
1. Seperti sangat berpengaruhnya jarak pada kecepatan pengiriman data.
Semakin jauh jarak antara modem dengan PC, atau saluran telepon
kita dengan gardu telepon, maka semakin lambat pula kecepatan
mengakses Internetnya.
2. Tidak semua software dapat menggunakan modem ADSL.
3. Jarak modem ADSL dengan DSLAM jauh maka kecepatan koneksi
akan menurun karena banyaknya hambatan medium yang dilaluinya
dan sebaliknya jika jaraknya dekat, koneksinya akan mencapai
kecepatan yang diharapkan[7].
5. Kelebihan dan kekurangan Modem Satelit
Kelebihannya :
1. Koneksi dimana saja. Tidak perlu LOS (Line of Sigth) dan tidak ada
masalah dengan jarak.
2. Jangkauan cakupannya yang luas baik nasional, regional maupun
global.
3. Pembangunan infrastrukturnya relatif cepat untuk daerah yang luas,
dibanding teresterial.
4. Komunikasi dapat dilakukan baik titik ke titik maupun dari satu titik
ke banyak titik secara broadcasting, multicasting.
5. Kecepatan bit akses tinggi dan bandwidth lebar.
6. VSAT bisa dipasang dimana saja selama masuk dalam jangkauan
satelit.
7. Handal dan bisa digunakan untuk koneksi voice, video dan data,
dengan menyediakan bandwidth yang lebar.
8. Jika ke internet jaringan akses langsung ke ISP/ NAP router dengan
keandalannya mendekati 100%.
9. Sangat baik untuk daerah yang kepadatan penduduknya jarang dan
belum mempunyai infrastuktur telekomunikasi.

Kekurangannya :

1. Besarnya throughput akan terbatasi karena delay propagasi satelite
geostasioner.
2. Waktu yang dibutuhkan dari satu titik di atas bumi ke titik lainnya
melalui satelite adalah sekitar 700 milisecond (latency), sementara
leased line hanya butuh waktu sekitar 40 milisecond. Satelite
geostasioner sendiri berketinggian sekitar 36.000 kilometer di atas
permukaan bumi.
3. Sangat sensitif cuaca dan curah hujan yang tinggi.
4. Rawan sambaran petir[8].
6. Kelebihan dan kekurangan Wireless Modem
Kelebihannya :
1. Mobility : Sistem wireless LAN bisa menyediakan user dengan

informasi access yang real-time, dimana saja dalam suatu organisasi.
2. Installation
Speed and Simplicity : Instalasi sistem wireless LAN bisa
cepat dan sangat mudah dan bisa mengeliminasi kebutuhan penarikan
kabel yang melalui atap atau pun tembok.
3. Installation Flexibility : Teknologi wireless memungkinkan suatu

jaringan untuk bisa mencapai tempat-tempat yang tidak dapat dicapai
dengan jaringan kabel.
4. Reduced Cost-of-Ownership : Meskipun investasi awal yang dibutuhkan

oleh wireless LAN untuk membeli perangkat hardware bisa lebih
tinggi daripada biaya yang dibutuhkan oleh perangkat wired LAN
hardware, namun bila diperhitungkan secara keseluruhan, instalasi dan
life-cycle costnya, maka secara signifikan lebih murah.
5. Scalability : Sistem wireless LAN bisa dikonfigurasikan dalam berbagai
macam topologi untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang
beragam[10].
Kekurangannya:
1. Kelemahan pada konfigurasi dan
2. Kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan.
BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Dalam perjalanannya, modem telah menjalani perkembangan yang pesat,
baik dari segi teknologinya mulai dari dahulu hanya dipakai oleh perusahaan
sampai sekarang bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat karena
penggunaannya sangatlah easy user. Modem sangat mempengaruhi cara kita
bersosialisasi dengan orang lain. Modem membantu kita dapat berinteraksi secara
langsung dengan orang lain serta membantu kita melakasanakan sharing
informasi dengan menembus segala keterbatasan. Karena internet yang sangat
dibutuhkan saat ini sangat bergantung pada kinerja modem.

4.2 Saran

Diharapkan pengguna modem dapat memanfaatkan fasilitas modem sebaik
mungkin dan lebih mengetahui jenis-jenis modem dan fungsinya, sehingga
penggunaannya sesuai dengan kebutuhan dan lebih efisien
DAFTAR PUSTAKA

1. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 15.33 WIB. http://modem-
land.blogspot.com/
2. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 15.55 WIB.
http://en.wikipedia.org/wiki/Wireless_modem
3. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 16.20 WIB. http://web.si.its-
sby.edu
4. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 19.12 WIB.
http://en.wikipedia.org/wiki/ADSL
5. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 19.46 WIB.
http://en.wikipedia.org/wiki/satelitte_modem
6. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 20.27 WIB.
https://ayodikerjakan.wordpress.com/2011/06/13/sejarah-dan-perkembangan-
modem/
7. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 20.55 WIB.
http://ahmadafandy06.blogspot.co.id/2013/03/modem.html
8. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 21.26 WIB.
https://khansamhamnida.wordpress.com/2011/04/13/satelit-kelebihan-dan-
kekurangan-satelit/
9. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 22.45 WIB.
http://dokumen.tips/documents/makalah-modem-55a0c09ff32be.html
10. Diakses pada tanggal 1 Januari 2016 pukul 23.30 WIB.
http://pusdrianto.blogspot.co.id/2012/09/kelebihan-dan-kekurangan-
wireless.html