You are on page 1of 5

TRIASE

No. Dokumen:
SOP
No. Revisi:0
TanggalTerbit :

Halaman:1 of 3

UPT
PuskesmasPasarBa Dr. Aisyah
ru NIP.197912282007012010

1.Pengertian Triase (Triage) adalahtindakanuntukmemilah/mengelompokkankorbanberdasarberat
kemungkinanuntukhidup, dan keberhasilantindakanberdasarsumber daya (SDM dan sar
tersedia.

Gawat darurat adalah Suatu keadaan yang terjadinya mendadak mengakibatkan seseo
banyak orang memerlukan penanganan / pertolongan segera dalam arti pertolong
cermat, tepat dan cepat. Apabila tidak mendapatkan pertolongan semacam itu maka ko
mati atau cacat / kehilangan anggota tubuhnya seumur hidup.
Keadaan darurat adalah keadaan yang terjadinya mendadak, sewaktu-waktu / k
terjadi dimana saja, dan dapat menyangkut siapa saja sebagai akibat dari suatu kecelak
proses medik atau perjalanan suatu penyakit.

2.Tujuan  Umum : Meningkatkankualitaspelayanan triase.
 Khusus: Tujuan triase pada musibahmassaladalahbahwadengansumberday
minimal dapatmenyelamatkankorbansebanyakmungkin.
3. Kebijakan a. Pemilah korban berdasar :
1. Beratnya cidera.
2. Besarnya kemungkinan untuk hidup.
3. Fasilitas yang ada/kemungkinan keberhasilan tindakan
b. Triase tidak disertai tindakan.
c. Triase dilakukan tidak lebih dari 60 detik/pasien dan setiap pertolongan harus dilakuka
mungkin.
4.Referensi Pedomantriase

penghapus. Penderita datang diterima petugas / paramedis UGD. RekamMedik e. langkah 2. Kuning adalah warna untuk penderita yang darurat tidak gawat dan gawat tidak Misalnya : luka sayat dangkal c. Tempatsampahmedikberalasplastik dan tertutup Sarana Medis Kit Pemeriksaan Sedarhana minimal berisi :  Tensimeter  Stetoskop  Reflek Hammer  Handscoon 6. abses b. Misalnya : Pe Common Cold. Hijau adalah warna untuk penderita tidak gawat dan tidakdarurat. Alattulis( ballpoin. langkah . Penderita diperiksa dengan cepat(selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya dokter/paramedis yang terlatih. Penderita dibedakan menurut kegawatannya dengan memberi kode warna : a. gastritis. Meja kursi c.5. 5. 1. 6. Penderitadiperiksa dengan singkat. Prosedur Persiapan alat : Sarana Non Medis ( alat / bahan ) :  Ruang Triase  Wastafeldengan air mengalir  Ventilasiudarabaik  Cahaya / peneranganbaik  Lantaibersih  Ada stop kontaklistrik  Pembersih tangan b. Tempatsampah non medisberalasplastik f. 3. 4. Merah adalah warna untuk penderita gawat darurat (pasien dengan kondisi . penggaris ) d. Inform concern (penandatangan persetujuan tindakan) oleh keluarga pasien. Diruang triase dilakukan anamnesa.

Penderita stroke tromb bakar. Tlp. Appendic acuta . kuning. trauma kepala. Penderita mendapatkan prioritas pelayanan dengan urutan warna : merah. Pada waktu jam kerja penderita dengan warna kuning dikirim ke BP / rawat jalan terkait Poliklinik 9. Dokumente rkait 8. AMI.evaluasi tindakan 10. Hitam adalah warna untuk penderita yang telah meninggal dunia 7. hi 8. ( 021 ) 55771587.tindakan yang telah dilakukan. Petugas merencanaan tindakan selanjutnya. Misalnya : Fraktur terbuka. Unit terkait UGD 7. TANGERANG .hasil pemeriksaan. asma bronchial dll d. Rekamanhi storisperub ahan PEMERINTAH KOTA TANGERANG DINAS KESEHATAN UPT PUSKESMAS PASAR BARU Jl. Petugas mendokumentasikan identitas pasien. 6. mengancam). CVA.

trauma kepala. CVA. Hitam adalah warna untuk penderita yang telah meninggal dunia. hijau adalah warna untuk penderita tidak gawat dan tidak darurat. AMI. Misalnya : Penderita Common Cold. PELAKSANAAN SOP TRIASE No Langkah Kegiatan Ya Tidak TB 1 Apakah Penderita datang diterima petugas / paramedis UGD 2 Apakah in form concern (penandatangan persetujuan tindakan) oleh keluarga pasien 3 Apakah Diruang triase dilakukan anamneses 4 Apakah Penderitadiperiksa dengan singkat 5 Apakah Penderita diperiksa dengan cepat(lintas) untuk menentukan derajat kegawatannya. Appendic acuta . Penderita stroke trombosis. Kuning adalah warna untuk penderita yang darurat tidak gawat dan gawat tidak darurat. Misalnya : Fraktur terbuka. gastritis. luka bakar. Oleh dokter/paramedis yang terlatih 6 Apakah Penderita dibedakan menurut kegawatannya dengan memberi kode warna : a. Misalnya : luka sayat dangkal c. asma bronchial dll d. abses b. . Merah adalah warna untuk penderita gawat darurat (pasien dengan kondisi mengancam).

evaluasi tindakan 10 Apakah Petugas merencanaan tindakan selanjutnya .7 Apakah Penderita mendapatkan prioritas pelayanan dengan urutan warna : merah. hijau.hasil pemeriksaan. hitam 8 Apakah Pada waktu jam kerja penderita dengan warna kuning dikirim ke BP / rawat jalan Unit terkait Poliklinik 9 Apakah Petugas mendokumentasikan identitas pasien. kuning.tindakan yang telah dilakukan.