You are on page 1of 23

DISCOVERY LEARNING

TEH SEBAGAI BUDAYA

Prinsip Dasar Budha Zen dalam Chanoyu
Anastasia Merry Christiani Widya Putri ; Rtana Handayani
Japanese Departement, Faculty of Letters, Bina Nusantara University
Jln. Kemanggisan Ilir III No.45, Kemanggisan, Jakarta Barat 11480

Salah satu kebudayaan tradisional Jepang yang cukup terkenal dan masih ada
hingga saat ini sejak abad ke-16 adalah chanoyu (tradisi upacara minum teh). Chanoyu
atau upacara minum teh adalah ritual tradisional Jepang dalam menyajikan teh untuk
tamu dan dilaksanakan di chashitsu. Chanoyu dilihat dari karakter huruf kanjinya
terdiri dari huruf-huruf sebagai berikut cha artinya teh, no sebagai partikel penghubung,
dan yu artinya air hangat atau air panas. Arti kata channoyu secara harfiah adalah “air
panas untuk teh”. Chashitsu, yaitu sebuah bangunan tersendiri yang terdiri dari
beberapa ruang atau ruangan yang berada dalam suatu bangunan namun dikhususkan
untuk upacara teh.
Teh mulai diperkenalkan ke negara Jepang sekitar abad ke 16 oleh biksu Zen.
Zen adalah salah satu aliran Buddha Mahayana. Kata Zen berasal dari bahasa Jepang
sedangkan bahasa Sansekerta adalah dhayana (meditasi). Awalnya teh hanya
digunakan sebagai suatu stimulasi ringan untuk menolong mereka dalam bermeditasi,
sebagai ramuan obat, sebagai alat untuk menyebarkan agama Buddha Zen, dan
meletakkan dasar spiritual bagi chanoyu. Penjabaran empat prinsip dasar dalam unsur
Budha Zen yang terdapat dalam chanoyu aliran Urasenke.
Sen no Rikyu (1522-1591), salah seorang master upacara ini selalu
menggunakan empat prinsip dasar dalam chanoyu, yakni keharmonisan (wei), adalah
hasil dari hubungan interaksi antara tuan rumah dan tamu , makanan yang disajikan
dan peralatan yang digunakan mengikuti irama dari alam. Hal tersebut menggambarkan
baik ketiadaan semua hal maupun ketetapan pada suatu perubahan tuan rumah
berinteraksi dengan para tamu, keduanya saling memikirkan satu sama lain

sebagaimana jika berada dalam posisi sebaliknya. Penghormatan (kei), adalah
kesungguhan hati yang melepaskan kita untuk membuka hubungan dengan lingkungan
yang paling dekat, yakni sesama manuasia dan alam yang saling menghargai dengan
sikap sopan santun satu sama lain. Kemurnian (sei), adalah melalui tindakan sederhan
adalam pembersihan adalah bagian terpenting dari upacara minum teh, baik dalam
persiapan sebelumnya, menyajikan teh yang sesungguhnya dan setelah para tamu
pergi, membereskan kembali peralatan teh, serta pada saat penutupan akhir dari ruang
teh. Ketenangan (jaku), adalah sebagai konsep estetika khusus dalam upcara teh dengan
melaksanakan ketiga prinsip utama yaitu keharmonian, rasa hormat, dan kemurnia di
dalam kehidupan kita sehari-hari secara terus-menerus, seseorang dapat mewujudkan
ketenangan. Prinsip-prinsip itu merupakan usaha keras dari para pelaksana upacara teh
untuk menggabungkan ke dalam kehidupan sehari-hari mereka. Prinsip-prinsip ini
merupakan sebuah cerminan dari sebuah roh dan jiwa yang bersih dari Sen no Rikyu.
Metode penelitian menggunakan metode kepustakaan dan deskriptif analisis,
yaitu mendeskripsikan data yang diperoleh kemudian menganalisisnya. Hasil
penelitian ini adalah bahwa di dalam setiap rangkaian upacara minum teh atau chanoyu
terdapat unsur Zen yaitu unsur wei-kei-sei-jaku dan konsep wabi sabi.

Teh yang biasa dikonsumsi diantaranya teh hitam atau teh melati yang didampingi oleh jajanan pasar atau gorengan. dan akurat mengenai fakta-fakta. Observasi dilakukan sebanyak 14 kali dan dari hasil . sifat-sifat. masyarakat Indonesia sering mengonsumsi teh di dalam rumah atau warung dan dilakukan pada pagi atau sore hari bersama keluarga. artinya dengan memilih narasumber yang masuk dalam kelompok sebagai penikmat teh. dapat diseajikan secara dingin maupun hangat dengan lebih dari 17 jenis teh. Perubahan dalam gaya hidup masyarakat Indonesia terhadap kebiasaan meminum teh menimbulkan peluang bisnis baik dan dimanfaatkan oleh para enterpreneur dengan memunculkan tea house. pacar. yaitu meneliti status kelompok manuasi. kelompok sebagai orang yang peduli kesehatan dan mengisi waktu senggang. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah membuat deskripsi. Salah satu tea house yang cukup berkembang di Surabaya adalah Hare and Hatter. ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. TEH DI INDONESIA Jurnal “Analisis Deskriptif tentang Gaya Hidup Minum Teh Masyarakat Surabaya di Hare and Hatter Cabang Surabaya Town Square” oleh Della Yovita Mariani. Kini kebiasaan minum teh di Indonesia tidak hanya sekedar tradisi. suatu sistem pemikiran. suatu obyek. Untuk pengumpulan data-data yang lengkap mengenai gaya hidup minum teh di Hare and Hatter penelitian akan menentukan informan dengan teknik purposive sampling. suatu set kondisi. melainkan juga sebagai gaya hidup. bersosialisasi dengan teman. faktual. Sekitar tahun 1980 dan 1990. Yan Natadi Rejamardika Masyarakat Indonesia telah menjadikan teh salah satu minuman yang cukup sering dikonsumsi. serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Pengunjung tea house Hare and Hatter Surabaya Town Square cukup banyak dan bervariasi dari remaja hingga dewasa dari berbagai kalangan. gambaran. kelompok sebagai pebisnis dan yang sedang mengerjakan tugas. Tea house ini menyediakan teh yang bervariasi dan menyajikan teh baik yang fusion maupun infusion. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. atau lukisan secara sistematis. dan keluarga.

Kebiasaan minum teh saat ini tidak hanya dilakukan di rumah bersama keluarga atau kerabat. Selain hari kerja. Pengunjung yang datang biasanya memesan teh atau kopi dan membawa laptop. Beberapa di antaranya yang datang bersama pasangannya. peneliti menemukan bahwa terdapat banyak variasi gaya hidup minum teh di kalangan masyarakat Surabaya. Jarang terlihat adanya pebisnis pada hari Sabtu dan Minggu. Biasanya para pengunjung tersebut menikmati teh. dan teman. atau sekedar menikmati tehnya saja. Rata-rata para pasangan tersebut menikmati teh dalam teko dan dinikmati bersama-sama. Makanan pendamping teh tidak terbatas oleh jajanan pasar dan gorengan. Beberapa di antara pengunjung tersebut datang seorang diri. Orang-orang ini biasanya datang untuk menikmati teh bersama dessert atau snack. Sementara pada siang hari pengunjung di Hare and Hatter cukup ramai. pengunjung di Hare and Hatter tidak seramai biasanya. Gaya hidup minum teh tersebut antara lain gaya hidup minum teh dalam . Menjelang sore hari. terutama pada malam minggu biasanya tampak banyak remaja di Hare and Hatter. Beberapa di antara para pengunjung tersebut membawa laptop dan mengerjakan tugas atau membaca buku. Rata-rata pengunjung yang datang pada siang hari adalah pengunjung dewasa. tetapi kini teh sering dinikmati dengan kue-kue manis. pengunjung di Hare and Hatter mulai berdatangan. dapat dilihat bahwa pada pagi hari pengunjung Hare and Hatter cabang Surabaya Town Square tampak sepi. Para keluarga ini biasanya juga memesan teh dari teko dan berbagi teh bersama keluarganya sembari berbincang-bincang. Sementara pada hari Minggu banyak terlihat pengunjung yang datang bersama keluarga di Hare and Hatter. Setelah melakukan wawancara dengan 10 informan. Biasanya para pengunjung datang untuk makan siang dan menikmati specialty tea. semua observasi dilakukan oleh peneliti dalam jangka waktu 2 bulan dengan hari dan waktu yang berbeda-beda. Mendekati akhir bulan. Dari hasil observasi. Pada sore hari Hare and Hatter tampak ramai oleh pengunjung. mulai dari remaja hingga dewasa. keluarga.observasi tersebut peneliti membuat field notes. melainkan menikmati teh di cafe yang terdapat di mall atau tea house bersama pacar. biskuit. pengunjung yang datang ke Hare and Hatter lain dari biasanya.

Para penikmat tersebut mengeonsumsi teh karena merasa hal itu merupakan keharusan dalam menjaga kesehatan tubuhnya. sosialisasi dengan keluarga. . menjaga kesehatan. Masyarakat yang meminum teh untuk bersosialisasi dengan pacar biasanya menikmati teh bersama di cafe atau tea house dalam satu teko yang dikonsumsi bersama. Namun biasanya akan memerhatikan masalah biaya karena biaya ditanggungkan pada satu orang saja yaitu pada pihak laki-laki.menikmati teh. Fasilitas tersebut biasanya digunakan oleh pebisnis atau msyarakat yang hendak mengerjakan tugas. sosialisasi dengan pacar. Selain itu. Masyarakat yang memiliki gaya hidup minum teh di cafe dan tea house ini biasanya memerhatikan beberapa hal seperti suasana dan fasilitas yang disediakan seperti wi-fi dan sambungan listrik. kebiasaan minum teh yang sering dilakukan di pagi dan sore hari kini dapat dilakukan di waktu kapan saja. Selain itu terdapat beberapa orang yang mengadopsi gaya hidup minum teh yang dihubungkan dengan sesuatu yang dianggap penting seperti kesehatan. tujuan utama dari gaya hidupnya adalah berbincang untuk mempererat hubungan kekeluargaan. bisnis. dan mengisi waktu senggang. Bagi masyarakat yang mengadopsi gaya hidup minum teh sebagai penikmat teh. sosialisasi dengan teman. Begitu pula dengan masyarakat yang memiliki gaya hidup minum teh dalam bersosialisasi dengan temannya. Perkembangan tradisi minum teh menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia dapat disebabkan karena masyarakat mengharapkan suasana yang lebih nyaman dibandingkan di rumah dan menginginkan sensasi yang berbeda ketika meminum teh dan menginginkan penyajian teh yang lebih bervariasi. Penikmatnya akan sangat memerhatikan kualitas teh yang diminumnya. Bahkan acara minum teh ini dapat dilakukan saat melakukan hubungan bisnis. mengerjakan tugas. Bagi penikmat teh dalam bersosialisasi dengan keluarga. biasanya dilakukan beramai-ramai dan menyukai berbagai kenikmatan teh yang disajikan dari teko teh. akan selalu menikmati teh di mana pun penikmat teh tersebut berada. Penikmat teh biasanya menghabiskan waktunya dengan berpetualang mencari teh-teh atau tea house yang menyajikan teh enak.

. Salah satu manfaat dari tanin adalah sebagai antibakteri. Tanin juga dapat menurunkan sistem transport aktif dan terganggunya susunan sel bakteri. menginaktivasi enzim dan juga destruksi fungsi dan juga materia genetik. Reaksi tanin lain adalah mampu mengikat peptidoglikan membran bakteri.. Tanin mempunyai daya antibakteri karena menginterfensi dinding sel bakteri. Kuntze) Indonesia. Garut. Potensi Daun Teh (Camellia sinensis) dan Daun Anting-anting Acalypha indica L. Tanin sebagai antibakteri dapat menghambat sintesis protein bakteri. 2015. Tanin termasuk ke dalam golongan senyawa polifenol. dalam Menghambat Pertumbuhan Salmonella typhi. PEMAHAMAN TEH Noriko. Tanin yang merupakan senyawa fenolik terkandung pada berbagai jenis tumbuhan hijau dengan kadar yang berbeda-beda. 2. Potensi Daun Teh (Camellia sinensis) dalam Menghambat Pertumbuhan Salmonella typhi Tanaman teh berpotensi sebagai antibakteria karena mengandung bioaktif di antaranya adalah tanin. Sudaryat. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains dan Teknologi Vol. Jurnal Penelitian Teh dan Kina. 2 No. Jakarta. Tanin dari Solanum trilobatum dapat menghambat pertumbuhan S. N.0 mg/ml.0 dan 2. Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Al-Azhar Indonesia. Tanin menghambat pertumbuhan bakteri dengan mereaksikan protein pada membrane sel. 2013. Y. Salah satu bioaktif yang terkandung pada pucuk teh hijau adalah tanin. Aktivitas Antioksidan Seduhan Sepuluh Jenis Mutu Teh Hitam (Camellia sinensis (L) O. Tanin menyebabkan terganggunya stabilitas dinding sel bakteri yang selanjutnya merunkan fungsi selektif permeabilitas dari membran. Tanaman teh sudah lama dikenal oleh penduduk dunia sebagai bahan minuman maupun sebagai obat herbal yang mudah diperoleh masyarakat. typhi pada konsentrasi 1. Jurusan Farmasi Universitas Garut. dkk.

sinensis yang diperoleh melalui metode pengeringan berpotensi sebagai antibakteria terhadap S. thypi. 2. Penetapan kadar fenol total Secara umum kandungan fenol total teh hitam kelas I lebih besar dibandingkan kelas II dan III. Aktivitas Antioksidan Seduhan Sepuluh Jenis Mutu Teh Hitam (Camellia sinensis (L) O. Pengujian efektifitas antibakteri C. Selain itu. Sebagai teh hitam kelas II. sinensis ditunjukkan pada Tabel 3 Daya hambat pertumbuhan bakteri memiliki kemampuan yang mengimbangi antibiotik Chloramfenicol 30 microgram. meskipun pada kenyataan. Berbeda dengan kelas I. jenis mutu BT II dari teh hitam kelas II justru memiliki kadar kedua terkecil setelah BTL dari kelas III. Zat bioaktif yang terdapat pada tanaman tersebut dan mampu menghambat pertumbuhan S.nya jenis mutu Dust III yang menempati posisi pertama dalam kepemilikan kadar fenol total. BT II memiliki tampilan yang cukup baik. thypi adalah tanin. Ekstrak C.Tabel 3. pengelompokkan teh hitam tidak seharusnya hanya berdasarkan para. 2012). tetapi kandungan fenol totalnya rendah. pengelompokkan teh hitam secara pasti mempertimbangkan warna.litas determinasi (Rohdiana et al. bentuk. Kuntze) Indonesia 1. kadar fenol total dari grade BM dan BBL kelas III menem. sinensis Setelah 24 jam dengan metode Cakram (Medium Muller Hinton) Efektifitas antibakteri dari C.pati posisi yang cukup tinggi.meter fisik dan parameter kimia seharusnya dipertimbangkan untuk memperkuat kua. Sejauh ini. Oleh karena itu. ukuran dan berat jenis. Kadar flavonoid total .

noid total memperlihatkan bahwa ada hu- bungan yang sangat positif antara kadar ke.134 114.44 0.63 PF III 196.21 ± 1.noidnya juga semakin tinggi. Semakin tinggi kadar fenol total jenis mutu teh hitam.wa-senyawa lain yang berpengaruh terha.noid total yang dimiliki sepuluh jenis mutu teh hitam tidak jauh berbeda. 3.49 ± 0.56 BBL 203.27 DUST III 225.26 ± 0.dahnya nilai IC50 yaitu (97.139 113. Hal ini diduga ada senya.97 BTL 111.97 ± 1. Kadar fenol total. maka kadar flavo.151 102. Sementara itu antioksidan dengan aktivitas sedang dan rendah apabila nilai IC50 nya masing-masing antara 100-200 µg/ml dan lebih dari 200 µg/ml (Pribadi et al.19 ± 0.62 ± 1.46 ± 2.71 DUST 207.742. Suatu antioksidan dinyatakan mem.92 0.00 µg/ml).72 BM 208.40 ± 0. meskipun ka.21 0.punyai aktivitas kuat apabila memiliki nilai IC50 kurang dari 100 µg/ml.17 0.dap absorbansi pada penentuan kadar flavonoid total. Tabel 4. ada beberapa grade teh hitam memiliki kandungan flavonoid total yang sama. Korelasi ini mempunyai nilai R2 sebesar 0. flavonoid total dan IC50 seduhan sepuluh jenis mutu teh hitam Indonesia Jenis mutu Kadar fenol Kadar flavonoid IC50 total total (μg/ml) PF 219.128 99.22 ± 1.80 ± 3.16 PF II 197.33 0.26 0.dar grade BTL berada di bawah jenis mutu yang lain. Aktivitas Antioksidan Hasil uji memperlihatkan bahwa Dust merupakan teh hitam dengan aktivitas anti- oksidan terbaik yang ditandai dengan ren. Secara keseluruhan kandungan flavo..kan penggolongan tersebut secara umum seduhan sepuluh jenis .68 0. Selain itu.122 135.099 142.134 117. Berdasar. 2008).124 97 BT 191.33 0.duanya.98 Hasil analisis kadar fenol dan flavo.12 0.149 133.94 BT II 134.086 178.00 0.

Hasil analisis kadar fenol dan flavonoid total memperlihatkan bahwa ada hu- bungan yang sangat positif antara kadar keduanya. .noidnya juga semakin tinggi.mutu teh hitam me. maka kadar flavo.miliki aktivitas antioksidan sedang. meski.pun dua di antaranya tergolong antioksidan kuat yaitu Dust dan BM. Semakin tinggi kadar fenol total jenis mutu teh hitam. Namun hal ini tidak berkorelasi positif dengan aktivitas antioksidannya.

Udara panas masuk ke dalam ruang pengering. Proses pengolahan teh hitam terdiri dari beberapa tahap. maka kapasitas produksi teh kering . semakin tinggi kadar air bubuk teh hasil fermentasi. E. Astuti. bersinggungan dengan permukaan bahan kemudian membawa uap air keluar dari ruang pengering. maka kapasitas produksi teh kering yang dihasilkan sedikit. Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Volume 1. Rachmat.. dan sebaliknya. Hal ini dapat dilihat melalui grafik pada gambar di bawah ini : Berdasarkan grafik di atas dapat dilihat bahwa semakin rendah kadar air bubuk teh hasil fermentasi maka kapasitas produksi teh kering yang dihasilkan semakin banyak. Selama proses pengeringan. Hasil percobaan dan observasi menunjukkan bahwa jika kadar air teh hasil fermentasi tinggi. Disimpulkan bahwa kadar air bubuk teh hasil fermentasi mempunyai pengaruh yang penting terhadap pengolahan teh khususnya pada stasiun pengeringan. 2014. H. dan M. terjadi penurunan kadar air dengan aplikasi panas. Perancangan User Requirements Specification (URS) Sistem Otomatisasi Pelayuan Teh Hitam Orthodoks Di PT XYZ.D. Kadar air bubuk teh hasil fermentasi mempunyai pengaruh terdapat kapasitas produksi teh kering yang dihasilkan karena dengan kadar air teh fermen yang tinggi maka kemampuan udara panas untuk mengeringkan teh lebih lama sehingga kapasitas produksi teh kering sedikit. Nomor 1. salah satunya adalah proses pengeringan. Sedangkan kadar air teh fermen yang rendah akan menghasilkan kapasitas produksi teh kering yang lebih banyak. PENGOLAHAN TEH Geantari.

1 Pengolahan teh hitam dengan orthodox dapat memanfaatkan teknologi otomatis untuk meningkatkan kecepatan. Akan tetapi. PLC menentukan aksi apa yang harus dilakukan pada instrument keluaran berkaitan dengan status suatu ukuran atau besaran yang diamati dan sesuai dengan perintah yang telah disimpan dalam memori. diperlukan beberapa perangkat lunak untuk mendukung proses pemantauan dan pengendalian berbasis jaringan yang terjadi pada stasiun kerja penggilingan yang meliputi Sistem Operasi Windows XP Service Pack 3. Kemajuan teknologi di dunia manufaktur sangat pesat terutama dalam penggunaan teknologi otomatisasi. Untuk merancang sistem ini. Tujuan HMI adalah untuk meningkatkan interaksi antara mesin dan operator melalui tampilan layar komputer dan memenuhi kebutuhan pengguna terhadap informasi sistem. Microsoft SQL Server 2005. Totally Integrated Automation (TIA PORTAL) VII. Wonderware System Management Console. Salah satu sistem pengendali yang banyak digunakan adalah Programmable Logic Controller (PLC) yang digunakan karena lebih fleksibel dan mudah dalam pemogramannya dengan menggantikan relay yang digunakan pada kendali konvensional. jika kadar air teh hasil fermentasi rendah. maka kapasitas produksi teh kering meningkat. keefektifan. Setelah mesin telah terprogram maka dibutuhkan Human Machine Interface (HMI) yang juga merupakan bagian terpenting sebagai penghubung antara operator dengan teknologi mesin yaitu perubahan bentuk bahasa mesin ke bahasa manusia yang mudah dipahami. Persaingan yang semakin ketat dalam dunia industri menyebabkan penerapan teknologi otomatisasi semakin penting.menurun dan sebaliknya. PLC bekerja dengan mendeteksi masukan (melalui sensor-sensor terkait). penerapan teknologi otomatisasi untuk menggantikan sistem manual dalam industri manufaktur 1 . kemudian melakukan proses dan melakukan tindakan sesuai dengan yang dibutuhkan atau dengan kata lain. dan juga ketelitian.1. Wonderware InTouch 10. Teknologi otomatisasi dapat memberikan keuntungan yang lebih tinggi seiring waktu apabila diterapkan pada sistem produksi massal.

dikhawatirkan akan menimbulkan perubahan desain sistem di masa yang akan datang karena tidak sesuai dengan kebutuhan user. karena penerapan teknologi otomatisasi membutuhkan biaya investasi yang besar. Apabila tidak dilakukan perencanaan dan perancangan yang matang. yaitu pelayuan. PT XYZ adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada sektor usaha perkebunan teh dan masih menggunakan sistem manual dalam pengolahan produksinya.membutuhkan perencanaan dan perancangan yang matang. Permintaan pasar internasional terhadap teh hitam yang terus meningkat tiap tahunnya membuat PT XYZ sebagai salah satu perusahaan pengekspor teh hitam harus meningkatkan kemampuan produksinya. . Penerapan teknologi otomatisasi pada salah satu proses produksi. Teknologi otomatisasi dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk agar sesuai dengan standar internasional. dapat menjadi salah satu solusi untuk menjawab permasalahan kualitas dan kuantitas produk teh hitam saat ini. Penggunaan sistem manual dalam pengolahan produksi teh hitam dapat menyebabkan ketidakseragaman mutu produk dan ketidaksesuaian hasil akhir produk dengan standar internasional.

Selain itu. dan sakit kepala. Daun alpukat (Persea americana miller) rasanya pahit berkhasiat sebagai diuretik dan menghambat pertumbuhan beberapa bakteri seperti Staphylococcus sp. 2)Gita Priandini. Maret 2016: 1 – 7) Tanaman avocado yang terkenal dengan nama alpukat (Persea americana miller) sangat banyak di temukan di Indonesia. . darah tinggi. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel. Daun yang dibuat teh dapat menyembuhkan nyeri saraf. berkhasiat untuk menyembuhkan kencing batu. TEH HERBAL POTENSI DAUN ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILLER) SEBAGAI MINUMAN TEH HERBAL YANG KAYA ANTIOKSIDAN (Sumber: 1)Dwi Ana Anggorowati. darah tinggi. No. tetapi keberadaannya tidak asing lagi bagi masyarakat. Potensi Daun Alpukat Sebagai Minuman Herbal. Escherichea sp. 1. 6. 2016. anti inflamasi. Pseudomonas sp. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat yang sangat penting dan dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk pengobatan seperti sariawan. Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk mencegah kanker. Proteus sp. kencing batu. Quersetin adalah senyawa kelompok flavonol terbesar. dan Bacillus sp. Vol. quersetin dan glikosidannya berada dalam jumlah sekitar 60. dan sebagai antibiotik. bengkak saluran pernapasan dan haid tidak teratur. nyeri lambung. kulit muka kering sakit gigi. Kandungan zat aktif yang terdapat di daun alpukat (Persea americana miller) adalah flavonoid dan quersetin. 3)Thufail. bengkak karena perandangan dan kecing manis. Flavonoid dapat berperan secara langsung sebagai antibiotik dengan menggangu fungsi dari mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Kandungan zat aktif yang terdapat di daun alpukat (Persea america miller) adalah flavonoid. Quersetin dipercaya dapat melindungi tubuh dari beberapa jenis penyakit degenerative dengan cara mencegah terjadinya proses peroksidasi lemak. mencegah keropos tulang.75% dari flavonoid. meningkatkan efektivitas vitamin C. Walau bukan tanaman asli Indonesia. quersetin dan polifenol.

karena air adalah salah satu media terbaik untuk pertumbuhan mikroba sehingga kadar air juga mempengaruhi daya simpan teh daun alpukat dari pertumbuhan mikroba.Quersetin memperlihatkan kemampuan mencegah proses oksidasi dari Low Density lipoproteins (LDL) dengan cara menangkap radikal bebas dan menghelat ion logam transisi. Hal ini juga di buktikan dengan analisa tambahan yaitu perbandingan kadungan flavonoid dan kuersetin dalam ekstrak daun alpukat pada suhu 50 °C dan lama waktu 50 menit. Suhu 50 °C dan lama waktu 50 menit merupakan suhu dan waktu yang optimum untuk pembuatan minuman teh daun alpukat. tidak adanya bakteri Ecoli yang terkadung dan hasil coliform 0. Lama waktu pengeringan juga mempengaruhi kadar air pada daun teh. Karena pada suhu ini pengurangan kadar air yang cukup tinggi. . Teh herbal dari daun alpukat terkandung zat aktif flavanoid dan kuersetin yang tinggi. Variasi suhu pemanasan dan waktu pengeringan mempengaruhi kadar antioksidan pada minuman teh daun alpukat.27 yang sesuai dengan peraturan SNI 3836:2013 kering dalam kemasan bahwa jumlah coliform kurang dari 3.

anti kejang. dan beberapa senyawa lainnya dari hasil penguraian gula. Menurut The Institute of Medicine’s Food and Nutrition Board. Universitas Brawijaya. Oleh karena itu. diantaranya teh herbal dan minuman kefir. Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman tanaman sehingg banyak produk-produk teh herbal yang beredar. gatal-gatal. Minuman fermentasi kefir memilki keunggulan yaitu mampu mengontrol dan menghilangkan bakteri dan yeast patogen yang ada dalam tubuh. Malang. Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. Manfaat minuman fermentasi kefir sendiri antara lain mengontrol kadar kolesterol dengan cara melindungi dari kerusakan kardiovaskular. anti jamur. Studi Aktivitas Antioksidan Kefir Teh Daun Sirsak Dari Berbagai Merk Dipasaran. menjaga keseimbangan mikroflora dalam usus. saponin. Daun sirsak mengandung senyawa aktif annonain. dan lain-lain. 4 No. 2014. Teh herbal merupakan minuman penyegar yang tidak mengandung daun teh namun diolah dengan pengolahan teh dan memiliki manfaat tertentu bagi kesehatan. karbon dioksida. mengurangi resiko kanker atau . Kefir air memiliki beberapa keunggulan diantaranya kadar alkohol yang dihasilkan relatif lebih rendah sehingga dapat. dan tanin. pangan fungsional merupakan pangan atau bahan pangan yang dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh di luar zat gizi yang umum dikandung oleh pangan tersebut. Inovasi pangan fungsional yang telah beredar di masyarakat sangatlah beragam. diare.) Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan di masyarakat menyebabkan tren pangan fungsional semakin berkembang. Perbaikan mikroflora usus dapat dilakukan melalui peningkatan mikroflora usus yang menguntungkan (bakteri asam laktat) karena dalam mensintesa vitamin-vitamin dan dapat meningkatkan sistem kekebalan dari tubuh. asam-asam organik (laktat dan asetat). daun sirsak dikatakan dapat berkhasiat untuk pengobatan kanker. 1 Tahun 2014 Hal 29-39. Minuman kefir merupakan minuman hasil fermentasi yang berasal dari simbiosis antara khamir dan bakteri atau disebut juga Kefir Grains. mampu menghasilkan alkohol (etanol). flavonoid. STUDI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KEFIR TEH DAUN SIRSAK DARI BERBAGAI MERK DIPASARAN (Sumber: Musdholifah. dkk. salah satunya teh daun sirsak.

fenol dan organoleptik pada produk untuk mengetahui sejauh mana manfaat yang diinginkan tercapai. perlakuan terbaik pada kefir bahan teh daun sirsak didapatkan total asam sebesar 0. aktivitas antioksidan.60.tumor pada saluran pencernaan dan organ vital lainnya. aroma sebesar 2.54. yaitu total asam. Sebelum pengemasan. total fenol. Air seduhan teh daun sirsak kemudian disaring dan ditambahkan bibit kefir 5% lalu ditutup dan difermentasi pada suhu 25oC selama 24 jam. dan rasa sebesar 2. aktivitas antioksidan 57. total gula. analisis warna kekuningan. analisis warna kemerahan. Produk yang telah jadi kemudian dianalisis beberapa hal. warna sebesar 3. analisis ogranoleptik berupa rasa.60. total fenol 284.70.pH.35 µg/ml CGAE. aroma.10 %.80 %. . pH 4. dan warna. Besarnya manfaat kedua produk tersebut memicu inovasi untuk memperoleh manfaat kedua produk dalam satu produk baru yaitu kefir dengan bahan baku teh daun sirsak. Kefir teh daun sirsak dibuat dari 6 produk teh daun sirsak yang telah beredar di pasaran. warna kekuningan (b+) sebesar 22.25. warna kecerahan (L) sebesar 5. Keenam produk tersebut diseduh terlebih dahulu dengan air 200ml dan ditambahkan sukrosa 10% kemudian dipanaskan hingga suhu 80oC. warna kemerahan (a+) sebesar 4. Hal tersebut menunjukkan aktivitas antioksidan yang cukup tinggi sehingga dapat dipastikan bahwa produk tersebut masih dapat memberikan efek kesehatan yang dinginkan. total gula 6. Berdasarkan jurnal tersebut. yaitu efek kesehatan dari teh daun sirsak dan efek fungsional dari kefir teh daun sirsak. Hasil analisis semua parameter yang telah dijelaskan tersebut akan menghasilkan data berupa angka-angka yang harus diolah secara statistik dengan metode Zeleny.79.40.50 %. analisis kecerahan. dilakukan pengujian terhadap beberapa parameter seperti aktivitas antioksidan. Oleh karena itu. produk tersebut harus disaring terlebih dahulu untuk memisahkan bagian kefir granis dengan produk. menyembuhkan penyakit seperti migraine dan diare. Diharapkan produk tersebut akan menghasilkan manfaat ganda.

epigalo katekin (EGC).25% dari total polifenol. Osman dkk. dan tea pigments. Sementara itu pada teh hijau sebagai pembanding. 4) Daun kakao mengandung senyawa bioaktif berupa senyawa fenolat.24% dari ekstrak daun kakao. Daun kakao juga mengandung Se (selenium) yang lebih tinggi dari daun teh. dan epi katekin (EC). mengandung total polifenol 17. 34.71%.33% dari ekstrak daun kakao. dan kafein 1. epi katekin galat (ECG).91%. Pada daun muda (pucuk daun ditambah 3 daun dibawahnya ) mengandung total polifenol 19. total katekin 5. Menurut Minifie (1970). total katekin 9. No. Purnama Darmadji. total katekin 15. Vol.34% dari ekstrak daun kakao. anthocianin. Pembuatan Teh Daun Kakao Teh daun kakao dibuat dari dua macam daun. Iik Susanti. kafein. yang jumlahnya bervariasi. daun kakao mengandung theobromine . Jumlah dari masing-masing senyawa tersebut dipengaruhi oleh umur daun.0% dan kafein 2. PEMBUATAN TEH DAUN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L) SEBAGAI MINUMAN PENYEGAR (Supriyanto.75% dari total polifenol Pada daun tua (daun nomer 5 sampai dengan 8) mengandung total polifenol 28. dan kafein 3. yaitu daun kakao muda dan daun kakao tua. waktu inkubasi serta penambahan khamir (Thiowijaya. Selain itu dalam penelitian Yang. PEMBUATAN TEH DAUN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L) SEBAGAI MINUMAN PENYEGAR. (2011) menyebutkan juga bahwa daun kakao memiliki komponen yang sama dengan daun teh (Camellia sinensis dan Camellia assmica) yaitu berupa tea polyphenol 3. dipengaruhi oleh umur daun dan umur tanaman. flavonoid glycoside1.60%. Daun kakao muda yaitu daun nomer 1 sampai dengan 4 yang dihitung dari . theobromine . 2014. yang juga memiliki peran sebagai antioksidan. catechins. Bioekstraksi selenium dapat dilakukan secara fermentasi campuran asam dengan khamir. Selenium ini termasuk elemen mikroesensial yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan bagi hewan. konsentrasi glukosa. AGRITECH. tumbuhan serta manusia.3%. (2004) dalam penelitiannya menyatakan bahwa daun kakao mengandung polifenol yang terdiri atas epigalo katekin galat (EGCG). leucoanthocianin dan catechol. Bioekstraksi selenium sangat dipengaruhi oleh konsentrasi daun coklat.4%. 2001).2% dari total polifenol. dkk.

aroma agak bau daun. agak sepat. Daun tanaman kakao hasil pangkasan berpeluang dimanfaatkan sebagai teh untuk minuman penyegar yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.74 mg/100 g bubuk. di buat dengan cara merebus bubuk teh daun kakao kering sebanyak 2 g ke dalam air mendidih sebanyak 200 ml.pucuk daun dan daun kakao tua yaitu daun nomer 5 sampai dengan nomer 8. Dilakukan pelayuan pada suhu 90-100oC. Daun layu digiling menggunakan alat penggling daging pada kecepatan putar alat 40 rpm pada kondisi suhu ruang dan kelembaban ruang. kadar total fenol berkisar antara 0. Pembuatan Minuman Penyegar Teh Daun Kakao Minuman penyegar yang dimaksud adalah air rebusan teh daun kakao. Lama penggilingan/penggulungan tidak melebihi 30 menit. Cara perebusan dipilih karena dengan metode ini diperoleh air teh daun kakao yang lebih pekat dibandingkan dengan air teh daun kakao yang disajikan dengan cara penyeduhan.86%.0. Bubuk daun kakao hasil penggilingan/penggulungan dikeringkan dengan menggunakan cabinet drier pada suhu 90-100oC pada RH. 70% selama 4 jam. Air rebusan teh daun kakao yang disukai memiliki karakteristik dengan warna sangatcoklat.42.31-36. . Karakteristik bubuk teh daun kakao kering yang dihasilkan dari berbagai variasi perlakuan adalah kadar air berkisar 3-5%. agak pahit. RH < 70% dengan tebal hamparan satu lapis. Air rebusan teh daun kakao yang disukai dan diterima oleh panelis adalah air rebusan teh daun kakao yang dibuat dari daun muda (daun1-4) dengan pelayuan selama 5 menit. dan aktivitas antioksidan berkisar antara 20.

Diet yang kaya antioksidan akan menurunkan risiko terkena penyakit jantung. 5. pencetakan. kualitas daun gambir muda berbeda dengan daun tua. katekin. serta . Di Indonesia. terutama di Sumatera Barat. pengendapan. kadar sari yang larut dalam air. katekin (sampai 51%). Daun gambir mengandung senyawa kimia yang cukup penting. Di Indonesia. dan gambiriin. Hasil uji toksisitas katekin terhadap hewan ternyata tidak memberikan efektoksik pada hewan coba. antara lain triterpen. Kadar abu. Volume 36 No. kumarin. dan proses degeneratif penuaan. diare. Senyawa polifenol yang terdapat dalam daun gambir meliputi tanin. dan Sumatera Utara. gambir umumnya digunakan untuk campuran makan sirih. Secara tradisional daun dan tangkai yang masih muda digunakan untuk mengobati luka. sakit kepala. sama seperti senyawa yang terdapat dalam daun teh (C. Bagian tanaman gambir yang dimanfaatkan ialah daun dan tangkai yang mengandung tanin dan mudah larut dalam air. dan sejumlah alkaloid seperti gambir tanin dan turunan dihidro. sinensis). Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa polifenol bersifat sebagai antioksidan yang bermanfaat dalam mengobati penyakit ataupun menangkap radikal bebas yang terbentuk di dalam tubuh. Katekin adalah senyawa tidak berwarna dan bertanggung jawab atas kepahitan dan asteringency dalam seduhan teh. disentri. dan kadar tanin daun gambir muda lebih tinggi dibandingkan dengan daun tua. Riau. pengepresan. tanaman gambir banyak ditemui di Pulau Sumatera. demam. Berdasarkan hasil penelitian Balai Besar Penelitian dan PengembanganPascapanen Pertanian (BB Pascapanen). sakit perut. TEH DAUN GAMBIR Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Sumatera Selatan. berasal dari ekstrak rebusan daun dan ranting yang telah melalui proses perebusan. Kegunaan yang lebih penting ialah sebagai bahan penyamak kulit dan pewarna. Produk tanaman gambir yang cukup dikenal dalam perdagangan ialah sejenis getah yang dikeringkan.dan okso-nya. zat penyamak (22- 50%). selain di Aceh. 2014 Tanaman gambir mengandung senyawa polifenol yang cukup tinggi. kanker. kadar abu tak larut asam. flavonoid (terutama gambiriin). dan pengeringan. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.

26%. yaitu teh celup. Daun gambir kering digiling kasar lalu dimasukkan ke dalam wadah kedap udara dan ditaburi bunga melati. Daun kemudian dikeringkan dengan dijemur atau menggunakan oven dengan suhu 40° C. Pengolahan daun gambir dimulai dengan mengurangi senyawa asam katekutanat yang tidak diinginkan. yaitu pengolahan daun gambir menjadi daun gambir kering dan pembuatan teh dari daun gambir kering. Caranya. . Daun gambir kering lalu diproses menjadi teh.14%. Daun gambir kering lalu dikemas dalam wadah kedap udara atau dalam karung plastik. pada seduhan 150 ml 1. Senyawa fungsional yang terdapat pada daun gambir adalah senyawa fenol dan katekin yang berperan sebagai antioksidan. Setelah didiamkan semalam. bunga melati yang telah layu diambil dan dikeringkan. kemudian dicampurkan kembali ke dalam serbuk daun teh gambir.obat kumur untuk mengobati sakit tenggorokan serta infeksi oleh jamur dan bakteri.48% (Hernani). dan dalam seduhan 100 ml mengandung senyawa fenolat 1. Serbuk campuran daun gambir dan bunga melati ditimbang 2 g lalu dimasukkan ke dalam kantong kertas teh. daun gambir dirajang lalu direndam dalam air dingin ± 120 menit dan ditiriskan. Pembuatan Teh Daun Gambir Teh daun gambir dibuat melalui dua tahapan proses untuk memperoleh teh sesuai dengan formula yang diinginkan. Hasil penelitian BB Pascapanen menunjukkan dalam seduhan teh gambir 200 ml terkandung senyawa fenolat 1.

No. A. Gunawijaya. Subbab sebelumnya telah banyak dijelaskan tentang manfaat teh bagi kesehatan dan kecantikan. H. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa katekin teh hijau efektif mempunyai aktifitas menghambat pertumbuhan tumor mamma. 2010. H. Pribadi. Seri Gaya Hidup Sehat.H. Efek Antiinflamasi Catechin pada Marmut dengan Metode Pembentukan Oedema yang Diinduksi Karagenik. dan uji-t (p<0. A.3. Analisis data menggunakan uji normalitas.18. 1999. uji homogenitas. 2003. 1. No. Efek Catechin terhadap Kadar Asam Urat. Jurnal Mandala of Health. Gandasentana. Manfaat tersebut juga telah dibuktikan oleh berbagai penelitian. 2007. Uji dilakukan terhadap Mencit GR : Mencit GR bertumor yang digunakan untuk transplantasi dipilih tumor yang terbesar yang tidak mengandung ulkus.. Vol. seperti pengujian teh hijau dengan subjek uji adalah 12 pasien rinitis alergika. Yusni. Teuku. D. F. selama 14 hari). Tri. Jurnal MKB. Triarsari. D. E. dengan berat sekitar 15-20 gram. Katekin teh hijau terbukti sebagai antialergi dengan cara menurunkan sekresi imunoglobulin E pada pasien rinitis alergika selama 14 hari.. C–Reactive Protein(crp) dan malondialdehid darah tikus putih (rattus norvegicus) hiperurisemia. Jakarta. Gramedia. yaitu 6 orang sebagai kelompok kontrol (diberikan plasebo) dan 6 orang sebagai kelompok perlakuan (diberikan kapsul polifenol teh hijau 2x350 mg/hari. 2015. yang mana dari kandungan tertentu pada teh dapat berperan dalam menurunkan atau mencegah penyakit tertentu melalui mekanisme spesifik. Jurnal Kedokter Trisakti: Vol. Gaya Sehat Ngeteh. EGCG tersebut berperan menghambat ikatan antara FcεRI (reseptor imunoglobulin E) dan IgE sehingga akan menghambat pengeluaran histamin2. . Aktivitas Polifenol Teh Hijau (Camellia sinensis (L) O. Kuntze) Sebagai Imunomodulator melalui Respons Supresi Imunoglobulin E (IgE) pada Rinitis Alergika. 4. R. Efek Pemberian Katekin Teh Hijau pada Pertumbuhan Tumor Kelenjar Susu Mencit Strain gr. K. Laksminingsih IR. 4(3):189-195. Vol. No. Dwi. High Tea.05). sedangkan umur mencit resipien 8-10 minggu. TEH DI KEHIDUPAN Arundina. T. Jurnal Penelitian Medika Ekstrak.47. Yuliastuti WS. Wahyudi. W..2.

tikus putih diberi pakan otak kambing (20 mg) dan Alupurinol (2. Mekanisme kerja katekin tersebut adalah dengan menghambat kerja faktor transkripsi gen inflamasi yaitu Nuclear Factor Kappa Beta (NF-KB) sehingga reaksi inflamasi dapat dihentikan dan menghambat pembentukan peroksidasi lipid pada tahap inisiasi dengan berperan sebagai scavengers (peredam) terhadap radikal bebas oksigen reaktif (O2 0-) maupun radikal hidroksil (OH 0)5. meneliti efek antiinflamasi catechin pada marmut yang diinduksi karagenik 1% yang menyebutkan bahwa pemberian dosis catechin sebesar 100 mg/kgBB dan 200 mg/kgBB memiliki efek antiinflamasi dan dapat mengurangi oedema pada marmut. . Kandungan katekin teh sebagai antioksidan dapat menetralisir radikal bebas yang masuk tubuh dan menghentikan reaksi berantai peroksidasi dari lipid serta sebagai antiinflamasi. Tahap inisiasi yaitu tahap yang menyebabkan mutasi. 40 mg/KgBB + 20 mg.52 mg/kgBB) sebagai control positif. serta pemberian pakan dengan tiga perlakuan kombinasi catechin dan otak kambing (pada dosis 10 mg/KgBB + 20 mg. Pengujian dilakukan terhadap tikus putih diberi pakan pakan tanpa perlakuan sebagai kontrol negative (Cathetin maupun otak kambing).9%. CRP dan MDA4. Semakin tingginya rasio penghambatan dari katekin teh terhadap pertumbuhan tumor menandakan potensi katekin teh hijau jika dianalisis lebih lanjut tidak hanya menghambat pada tahap promosi tetapi juga dapat menghambat terbentuknya kanker pada tahap inisiasi. Hal ini dibuktikan dengan penurunan kadar asam urat. Hasil menunjukan Dosis catechin yang paling efektif dalam menurunkan kadar asam urat. Hasil menunjukan bahwa dengan dosis 400 mg/kg BB/hari melalui pemberian oral didapatkan rasio penghambatan sebesar 34. sedangkan promosi sebagai pencetus terjadinya kanker3.29% dan dosis 800 mg/kg BB/hari sebesar 41. CRP dan MDA tikus putih hiperurisemia adalah dosis 40 mg/KgBB. 20 mg/KgBB + 20 mg. Arundina dkk (2003). Penghambatan terjadi pada tahap promosi saat terbentuknya tumor kelenjar mamma.