You are on page 1of 18

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Jumlah pengidap diabetes mellitus di Indonesia menurut data WHO pada tahun 2009

mencapai 8 juta jiwa dan diprediksi akan meningkat menjadi lebih dari 21 juta jiwa pada

tahun 2025. Itu yang membuat Indonesia menempati peringkat empat negara dengan

jumlah penderita diabetes mellitus terbanyak di dunia. Survey terhadap pengidap diabetes

mellitus mellitus di Jakarta menunjukkan bahwa 1 dari 8 orang mengidap diabetes mellitus.

Baik pria maupun wanita, tua maupun muda, tinggal di kota maupun desa, memiliki resiko

diabetes mellitus yang sama.

B. Rumusan Masalah

1. Apa itu diabetes mellitus dan apa penyebabnya?

2. Bagaimana klasifikasi diabetes mellitus?

3. Bagaimana gejala diabetes mellitus?

4. Apa bahaya diabetes mellitus sehingga sering dijuluki "Sillent Killer" atau "Pembunuh

yang Senyap"?

5. Dapatkah diabetes mellitus disembuhkan dan dicegah?

C. Tujuan

1. Untuk memahami apa itu diabetes mellitus serta klasifikasinya.

2. Untuk mengetahui gejala dan pencegahan diabetes mellitus.

3. Untuk mengetahui penanganan diabetes mellitus pada pasien.

1

Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. zat gula harus diurai menjadi glukosa dan glikogen oleh hormon insulin yang diproduksi sel beta pankreas. gula dalam darah sebagian besar akan masuk ke dalamberbagai macam sel tubuh (terbanyak sel otot) dan akan digunakan sebagai bahan energi dalam sel tersebut. Definisi Diabetes Mellitus Diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh gagalnya penguraian zat gula didalam tubuh (darah) pada tubuh normal. kadar gula tubuh akan selalu terkendali. Glukosa dan glikogen inilah yang kemudian oleh tubuh melalui proses metabolisme atau pembakaran diubah menjadi energi (Hartini. Pada kondisi normal. Sel otot kemudian menggunakan gula untuk beberapa keperluan yakni sebagai energi. BAB II PEMBAHASAN A. Setiap sehabis makan. Peningkatan kadar gula darah ini akan memicu produksi hormon insulin oleh kelenjar pankreas. berkisar 70-110mg/dl. sisa sebagian tersebut diubah menjadi lemak dan protein (Aulia. terjadi penyerapan makanan seperti tepung-tepungan (karbohidrat) di usus dan kadar gula darah akan meningkat. oleh pengaruh kerja hormon insulin yang diproduksi oleh kelenjar pankreas. B. 2009). Berkat pengaruh hormon insulin ini. Penyebab Diabetes Mellitus Penyebab DM adalah kurangnya produksi dan ketersediaan insulin dalam tubuh yang mencukupi maka tidak dapat bekerja secara normal atau terjadinya gangguan fungsi 2 . sebagian disimpan sebagai glikogen dan jika masih ada sisa. 2009).

Pada kegemukan atau obesitas.insulin. Asupan makanan yang berlebihan merupakan factor resiko pertama yang diketahui menyebabkan DM. 2006). Semakin berlebihan asupan makanan semakin besar kemungkinan terjangkitnya DM (Maulana. Salah satu asupan makanan tersebut yaitu asupan karbohidrat. Obesitas Retensi insulin paling sering dihubungkan dengan kegemukan atau obesitas. Para ahli kesehatan juga menyebutkan DM merupakan penyakit yang terpaut kromosom seks. Genetik atau Faktor Keturunan Diabetes mellitus cenderung diturunkan atau diwariskan. bukan ditularkan. sel-sel lemak juga ikut gemuk dan sel seperti ini akan menghasilkan beberapa zat yang digolongkan sebagai adipositokin yang jumlahnya lebih banyak dari keadaan pada waktu tidak gemuk. 3. 2008). baik sebagai faktor penyebab maupun pengobatan. yaitu 60-120 mg/dl waktu puasa dan dibawah 140 mg/dl pada dua jam sesudahmakan (orang normal) (Tjokroprawiro. sedangkan kaum perempuan sebagai pihak yang membawa gen untuk diwariskan kepada anak-anaknya (Maulana. Ada beberapa faktor yang menyebabkan DM sebagai berikut : 1. Zat-zat itulah yang menyebabkan resistensi terhadap insulin (Hartini. 2008). 3 . Biasanya kaum laki-laki menjadi penderita sesungguhnya. Asupan Makanan Diabetes mellitus dikenal sebagai penyakit yang berhubungan dengan asupan makanan. Anggota keluarga penderita DM memiliki kemungkinan lebih besar terserang penyakit ini dibandingkan dengan anggota keluarga yang tidak menderita DM. 2. Insulin berperan utama dalam mengatur kadar glukosa dalamdarah. 2009). Kekurangan Insulin disebabkan karena terjadinya kerusakan sebagian kecil atau sebagian besar dari sel-sel beta pulau langerhans dalam kelenjar penkreas yang berfungsi menghasilkan insulin.

Karenanya sering juga diabetes ini disebut dengan Diabetes yang bermula pada usia muda (juvenile-onset diabetes) . Diabetes diabetes mellitus ditandai dengan kerusakan fungsi sel beta pankreas dan resisten insulin. Diabetes Melitus diabetes mellitus / Non-insulin-dependent diabetes mellitus (NIDDM). Kerusakan sel beta tersebut dapat terjadi sejak kecil ataupun setelah dewasa (Lanny. karena sel-sel beta dari pulau-pulau langerhans telah mengalami kerusakan. sehingga terjadilah gangguan pengiriman gula ke sel tubuh. Diabetes diabetes mellitus terjadi jika insulin hasil produksi pankreas tidak cukup atau sel lemak dan otot tubuh menjadi kebal terhadap insulin. terjadi perusakan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. sebagai berikut : 1. tapi sekresi insulin terganggu dalam 4 . turun atau meningkat. 2007). 2. dikenal sebagai NIDDM (Non-insulin-dependent diabetes melitus). sehingga pankreas berhenti memproduksi insulin. Umumnya pada saat mereka belum mencapai usia 30 tahun. Klasifikasi Diabetes Mellitus Klasifikasi DM yang dianjurkan oleh PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia) adalah yang sesuai dengan anjuran klasifikasi Diabetes Melitus menurut American Diabetes Association (ADA) 2005. Jenis diabetes ini mewakili sekitar 90 % dari seluruh kasus diabetes . Pada Diabetes Melitus tipe 1 ini. atau oleh menurunya pengambilan glukosa oleh jaringan sbagai respons terhadap insulin. juga sering disebut Diabetes yang dimulai pada masa dewasa. Kebanyakan penderita Diabetes tipe ini sudah terdiagnosa sejak usia muda. Kadar insulin dapat normal.C. Diabetes melitus tipe I adalah bila tubuh perlu pasokan insulin dari luar. Diabetes diabetes mellitus ini merupakan tipe Diabetes yang paling umum dijumpai. Diabetes Melitus tipe 1 / insulin-dependent diabetes mellitus (IDDM).

hormon tiroid. Sindrom Rabson Medenhall. sindrom Klinefelter. sindrom turner. dan 75% dari individu dengan diabetes mellitus adalah obesitas atau dengan riwayat obesitas.  Penyakit Eksokrin Pankreas (suatu kelenjar yang mengeluarkan hasil produksinya melalui pembuluh). diabetes lipoatropik. tiazid. dilantin. Diabetes tipe ini merupakan intolerensi karbohidrat 5 . glukokortikoid. anti iinsulin (tubuh menghasilkan zat anti terhadap insulin sehingga insulin tidak dapat bekerja memasukkan glukosa ke dalam sel)  Sindrom genetik lain yang berkaitan dengan DM : sindrom Down.  Defek genetik kerja insulin : resisten insulin tipe A. 4. hubungannya dengan tingkat hiperglikemia.Artinya kondisi intoleransi glukosa didapati pertama kali pada masa kehamilan.  Endokrinopati  Karena obat atau zat kimia: vacor. asam nikotinat. pentamidin. sindrom Wolfram's. biasanya pada semester kedua dan ketiga. diazoxid. kondisi diabetes dialami sementara selama masa kehamilan. Diabetes Melitus Tipe Lain  Defek genetik fungsi sel beta. interferon alfa  Infeksi : Rubella Kongenital  Sebab imunologi yang jarang : antibodi. agonis beta adrenergik. leprechaunism. Ini biasanya didiagnosa setelah berusia 30 tahun. 3. Diabetes Melitus Gestasional (DMG) Pada golongan ini. Diabetes Melitus gestasional berhubungan dengan meningkatnya komplikasi perinatal (sekitar waktu melahirkan) dan sang ibu memiliki resiko untuk menderita penyakit Diabetes Melitus yang lebih besar dalam jangka waktu 5-10 tahun setelah melahirkan.

mata kabur. rasa tebal di kulit. D. banyak minum (polidipsia). akibat terjadinya hiperglikemia dengan berbagai keparahan dengan serangan atau keparahan awal selama masa kehamilan. gigi mudah goyah dan mudah lepas. gatal disekitar kemaluan. sehingga jika berjalan seperti diatas bantal atau kasur. capai. banyak kencing (poliuria). E. Gejala diabetes mellitus Gejala penyakit DM dari satu penderita ke penderita lainnya tidaklah selalu sama. mudah mengantuk. Tiga gejala permulaan yang ditunjukkan adalah banyak makan (polifagia). kram. terutama wanita. Bahaya diabetes mellitus Diabetes bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang dalam hidup sehingga banyak penderita diabetes yang merasa frustasi. kulit terasa panas atau seperti tertusuk tusuk jarum. Gejala Kronik yang sering timbul adalah kesemutan. Berikut ini adalah beberapa macam bahaya diabetes dari berbagai penyakit komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita diabetes : 1) Penyakit Jantung sumber : google Jika kadar gula dalam darah tidak terkontrol dengan baik maka ancaman penyakit jantung akan selalu mengincar penderita diabetes. Penyakit ini akan menjadi penyebab dada sakit yang biasanya memang dirasakan oleh penderita 6 . bahkan ada yang tidak menunjukkan gejala apapun sampai pada saat tertentu.

Stroke dan serangan jantung menjadi kasus yang paling sering terjadi. Beberapa jenis penyakit jantung yang sering terjadi adalah penyempitan pembuluh darah. rasa terbakar. muntah. dan sakit pada bagian ujung jari kaki. sembelit dan gangguan disfungsi ereksi pada pria. stroke. mual. serangan jantung. Gangguan kerusakan saraf akan ditandai dengan diare. 2) Kerusakan Sistem Syaraf sumber : google Akibat tingginya kadar gula dalam darah maka dapat menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah yang berfungsi untuk menyehatkan saraf tubuh terutama untuk bagian kaki. diabetes. penyakit arteri dan kondisi lain. Jika kondisi kerusakan sudah terjadi maka biasanya penderita akan sering merasa kesemutan. 7 . mati rasa.

Jika kondisi diabetes sudah parah maka bisa menjadi penyebab gagal ginjal yang membutuhkan transplantasi atau cuci darah secara berkala.3) Kerusakan Mata sumber : google Kebutaan menjadi salah satu komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita diabetes. Hal ini disebabkan kadar gula darah yang terlalu tinggi telah mengganggu sistem saraf pusat. Bahkan kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan kerusakan pada kornea dan lensa mata. 4) Kerusakan Ginjal sumber : google Ginjal dalam manusia memiliki fungsi yang sangat penting. Ketika kadar gula dalam darah terlalu tinggi maka bisa menyebabkan kerusakan jaringan yang berfungsi sebagai saringan kecil. 8 . Ginjal mengandung jutaan pembuluh darah yang akan menyaring darah dalam tubuh manusia. Penyakit yang paling sering terjadi adalah glaukoma dan katarak.

6) Infeksi Kulit sumber: google Infeksi kulit menjadi kasus yang paling sering terjadi pada penderita diabetes.5) Cacat Kaki sumber: google Kerusakan saraf akibat diabetes yang terjadi pada kaki akan menyebabkan komplikasi kerusakan pada bagian kaki. Penderita diabetes akan mudah terkena luka dan luka tersebut sulit untuk disembuhkan dengan cepat. Jadi kerusakan kaki menjadi akibat yang sangat umum dari bahaya diabetes. parasit atau virus yang hidup pada luka di kaki. Infeksi ini disebabkan oleh jamur. 9 . sehingga terkadang infeksi menjadi ancaman yang sangat serius. Bahkan pada kondisi tertentu banyak penderita diabetes yang harus melakukan amputasi untuk menyematkan jaringan lainnya.

Hal ini membuktikan bahwa bahaya diabetes memang sangat mempengaruhi sistem kerja anggota tubuh terutama indra penting untuk tubuh. F. Tingkat kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi telah menyebabkan kerusakan sistem pendengaran. Hingga saat ini hubungan antara kadar gula dalam darah dan sistem memori masih dikembangkan. Berikut ini adalah beberapa resiko bahaya yang biasanya terjadi pada bayi : 1. Kondisi diabetes ini tetap bisa membuat ibu hamil melahirkan bayi yang sehat. Tapi kondisi tingginya kadar gula dalam darah memang perlu membutuhkan perawatan yang serius. Saat di dalam rahim maka pankreas bayi 10 . 8) Pikun Penyebab diabetes terutama diabetes diabetes mellitus juga memiliki ancaman serius terkena penyakit yang menganggu sistem memori. Bahaya Diabetes Gestasional Diabetes gestasional adalah jenis diabetes yang terjadi pada wanita hamil. 7) Gangguan Pendengaran sumber : google Penderita diabetes memang sering mengalami gangguan pendengaran. Bayi tumbuh besar di dalam rahim – Hal ini terjadi karena kadar gula tinggi ibu hamil tetap akan diserap oleh bayi lewat plasenta.

Kondisi ini akan menyebabkan tekanan darah ibu hamil menjadi lebih tinggi. 5. kandungan protein dalam urin juga sangat tinggi dan bengkak pada kaki. Resiko ini terjadi karena ibu tidak bisa mengatur kadar gula dalam darah dan tidak menjalani perawatan diabetes selama hamil. 11 . Kematian bayi menjadi resiko paling besar – Kematian bisa terjadi baik di dalam atau di luar kandungan. maka ibu hamil juga bisa mengalami resiko tingi seperti kondisi preklamsia selama kehamilan. termasuk resiko kematian mendadak ibu dan bayi. Hal inilah yang menyebabkan bayi tumbuh besar di dalam rahim. Anak akan mengalami resiko obesitas – Anak-anak yang lahir dalam kondisi berat badan berlebih dan tidak sesuai dengan standar akan memiliki bakat obesitas. sudah bisa menghasilkan insulin. Bahaya Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil Selain anak-anak yang menerima akibat dari diabetes gestasional. 2. 3. Namun kondisi ini bisa disembuhkan dengan memberikan air susu ibu. Kondisi ini bisa menjadi sangat serius apabila tidak segera ditangani. G. Anak mengalami resiko diabetes diabetes mellitus – Anak-anak yang lahir dari ibu yang menderita diabetes gestasional juga rentan terkena diabetes diabetes mellitus karena sudah memiliki kadar insulin tinggi sejak dalam kandungan. 4. Hipoglikemia atau gula darah yang terlalu rendah – Ibu hamil yang menderita diabetes gestasional juga akan menyebabkan kadar gula bayi menjadi lebih rendah karena produksi insulin dalam tubuh bayi sudah sangat tinggi.

setidaknya selama 2. Langkah- langkah sederhana tersebut dapat berupa: . jagalah kondisi kaki Anda dan waspadai luka yang tidak kunjung sembuh. Kandungan alkohol dalam minuman keras dapat mempertinggi resiko hiperglikemia dan hipoglikemia.Menurunkan berat badan.Teratur berolahraga. 1) Memulai Gaya Hidup yang Sehat Ini merupakan penanganan awal bagi penderita diabetes diabetes mellitus sekaligus membantu proses pengobatan dan mencegah komplikasi. menghindari makanan berlemak atau berkadar gula tinggi. pendeteksian sejak dini memungkinkan kadar gula darah penderita diabetes bisa dikendalikan. misalnya meningkatkan konsumsi makanan kaya serat. .Menjaga kondisi kaki.Berhenti merokok karena dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular pada pengidap diabetes. 12 . Karena itu.Membatasi atau berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Jangan mengonsumsi minuman beralkohol pada saat perut kosong. . Berikut penjelasan mendetail mengenai penanganan diabetes yang umumnya dianjurkan. khususnya bagi yang mengalami kegemukan atau obesitas (indeks berat badan 30 atau lebih). Tujuan pengobatan diabetes adalah untuk memertahankan keseimbangan kadar gula darah dan meminimalisasi resiko komplikasi. Penanganan diabetes mellitus serta pencegahannya Meski diabetes tidak bisa disembuhkan.5 jam dalam seminggu. Borok pada kaki merupakan komplikasi yang umum dialami oleh penderita diabetes diabetes mellitus.Menerapkan pola makan yang sehat. . .H. .

. dokter mungkin akan 13 . metformin tidak menyebabkan kenaikan berat badan. Ini obat pertama yang sering dianjurkan bagi penderita diabetes diabetes mellitus. 2) Obat-obatan yang Tepat untuk Mengatasi Diabetes Mellitus Keseimbangan kadar gula darah pada diabetes terkadang tidak bisa terjaga dengan baik hanya melalui penerapan pola makan sehat dan olahraga teratur.Sulfonilurea untuk meningkatkan produksi insulin dalam pankreas Sulfonilurea berfungsi meningkatkan produksi insulin dalam pankreas. Ada beberapa jenis obat (biasanya dalam bentuk tablet) yang dapat digunakan untuk diabetes diabetes mellitus. Berbeda dengan obat-obat lain. misalnya mual dan diare. Karena itu obat ini biasanya diberikan untuk penderita yang mengalami kelebihan berat badan. Frekuensi pemeriksaan mata rutin yang dianjurkan adalah sekali setiap 2 tahun. . Dokter juga tidak menganjurkan obat ini untuk penderita diabetes yang mengalami masalah ginjal. Anda juga mungkin membutuhkan obat-obatan untuk menanganinya. Anda juga mungkin diberikan kombinasi dari dua jenis obat atau lebih untuk mengendalikan kadar gula darah Anda.Memeriksakan kondisi mata secara rutin.Metformin untuk mengurangi kadar gula darah Metformin bekerja dengan mengurangi kadar gula yang disalurkan hati ke aliran darah dan membuat tubuh lebih responsif terhadap insulin. . Tetapi metformin kadang-kadang dapat menyebabkan efek samping yang ringan. Jika metformin kurang efektif untuk mengendalikan kadar gula darah Anda. Penderita diabetes yang tidak dapat meminum metformin atau tidak kelebihan berat badan mungkin akan diberikan obat ini.

saxagliptin. mengombinasikannya dengan sulfonilurea. Obat ini akan memicu sel-sel tubuh agar lebih sensitif terhadap insulin. linagliptin. muntah. glibenclamide.Gliptin (penghambat DPP-4 ) sebagai pencegah pemecahan GLP-1 Gliptin atau penghambat DPP-4 mencegah pemecahan hormon GLP-1 (glucagon-like peptide-1). glipizide. serta diare. GLP-1 adalah hormon yang berperan dalam produksi insulin saat kadar gula darah tinggi. sulfonilurea. . sulfonilurea akan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh sehingga dapat mempertinggi resiko hipoglikemia jika ada kesalahan dalam penggunaannya. Contoh-contoh obat ini adalah glimepiride. atau keduanya. gliclazide. dan gliquidone. . 14 . sitagliptin. Obat ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan pembengkakan pada pergelangan kaki. mual. atau dikombinasikan dengan keduanya.Pioglitazone sebagai pemicu insulin Pioglitazone biasanya dikombinasikan dengan metformin. Obat ini juga memiliki efek samping seperti kenaikan berat badan. sehingga lebih banyak glukosa yang dipindahkan dari dalam darah. Anda tidak dianjurkan untuk meminum pioglitazone jika pernah mengalami gagal jantung atau beresiko mengalami patah tulang. Dengan demikian. gliptin membantu menaikkan tingkat insulin saat kadar gula naik. dan vildagliptin) dapat menghambat peningkatan kadar gula darah tinggi tanpa menyebabkan hipoglikemia. Gliptin (misalnya. Obat ini tidak menyebabkan kenaikan berat badan dan biasanya diberikan jika penderita tidak bisa meminum sulfonilurea atau glitazone.

. Namun. Obat ini mencegah peningkatan kadar gula darah yang terlalu cepat setelah penderita diabetes makan. obat ini meningkatkan resiko infeksi pada saluran kemih dan kelamin bagi pengidap diabetes. keduanya dianjurkan apabila penderita memiliki jadwal makan pada jam-jam yang tidak biasa. canagliflozin.Nateglinide dan repaglinide untuk melepas insulin ke aliran darah Kedua obat ini akan merangsang pankreas untuk melepaskan lebih banyak insulin ke aliran darah. dan empagliflozin.Contoh penghambat SGLT-2 meliputi dapagliflozin. Fungsi nateglinide dan repaglinide tidak dapat bertahan lama. Meski jarang digunakan. 15 . kecuali jika penderita tidak cocok meminum obat lain. Acarbose juga jarang digunakan untuk mengobati diabetes diabetes mellitus. Obat ini dapat menyebabkan efek samping diare serta perut kembung.Acarbose untuk memperlambat pencernaan karbohidrat Acarbose akan memperlambat proses pencernaan karbohidrat menjadi gula. Obat ini diberikan melalui suntikan untuk merangsang produksi insulin saat kadar gula darah tinggi tanpa memicu resiko hipoglikemia. .Penghambat SGLT-2 yang berdampak pada urine Penghambat SGLT-2 akan meningkatkan kadar gula yang dikeluarkan melalui urine. . tapi efektif saat diminum sebelum makan. .Agonis GLP-1 sebagai pemicu insulin tanpa resiko hipoglikemia Agonis GLP-1 memiliki kinerja yang mirip hormon GLP-1 alami. Obat ini dianjurkan apabila metformin dan DPP-4 tidak cocok digunakan oleh pengidap.

gemetaran. apabila ada indikasi penyakit ginjal diabetik. enalapril. Gejala hipoglikemia ringan meliputi lemas. sehingga Anda membutuhkan terapi insulin. 3) Pemantauan Kadar Gula Darah Resiko hipoglikemia (kadar gula darah yang terlalu rendah) umumnya menyertai penderita diabetes mellitus yang menggunakan insulin atau tablet tertentu dalam pengendalian kadar gula darah mereka. Berdasarkan dosis dan cara pemakaiannya. Efek samping dari kedua obat ini adalah hipoglikemia dan kenaikan berat badan. stroke.  Obat-obatan ACE Inhibitor. simvastatin) untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi. Penderita diabetes diabetes mellitus memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi (penyakit jantung. atau penyakit ginjal). Setelah itu. penderita boleh mengonsumsi 16 . dan lapar. Perkembangan penyakit yang ditandai dengan adanya protein albumin dalam urine ini dapat disembuhkan jika segera ditangani. Dokter biasanya akan menyarankan obat-obat berikut ini untuk mengurangi resiko komplikasi:  Statin (misalnya.  Obat penurun hipertensi. terapi ini dapat diberikan untuk menggantikan atau diberikan bersamaan dengan obat-obatan di atas. termasuk nateglinide dan repaglinide .Terapi Insulin Sebagai Pendamping Obat-obatan Lain Obat-obatan dalam bentuk tablet mungkin akan kurang efektif untuk mengobati diabetes. Obat-Obatan Lain yang Umumnya Dibutuhkan Penderita Diabetes Diabetes mellitus. seperti lisinopril. atau ramipril. Penanganan awal untuk penderita diabetes yang mengalami hipoglikemia adalah dengan mengonsumsi sumber karbohidrat (minuman bergula atau tablet glukosa) yang dapat diserap dengan cepat. . Semua obat tetap memiliki efek samping.

atau mengonsumsi buah. mengantuk. Tetapi proses ini bisa membutuhkan waktu beberapa jam. Ketika mengalami kondisi ini. penderita diabetes harus segera diberi suntikan glukagon (hormon yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat) langsung pada otot atau vena. Langkah-langkah di atas umumnya dapat meningkatkan kadar gula darah agar kembali normal.sumber karbohidrat yang dapat bertahan lebih lama seperti sepotong wafer. bahkan kehilangan kesadaran. sepotong roti isi. 17 . Hipoglikemia berat akan mengakibatkan penderita diabetes merasa linglung.

Cara menjaga kada gula darah tetap normal yaitu dengan menjaga asupan makanan. Sistem ini tidak lepas dari insulin sebagai sebuah hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar pankreas. Jika menjaga kadar gula darah tetap stabil maka bisa membantu untuk mencegah penyakit diabetes. BAB III KESIMPULAN Diabetes adalah sebuah penyakit yang disebabkan karena tingginya tingkat kadar gula dalam darah. Jika telah mengetahui penyebab diabetes maka akan sangat mudah untuk mencegahnya. dengan menjauhi penyebab diabetes maka akan mencegah penyakit diabetes. 18 . Mengubah pola hidup yang lebih baik maka bisa membantu untuk mencegah penyakit diabetes dan akan mencegah kadar gula darah untuk naik. Sebenarnya tubuh bisa menjalankan sistem yang akan membuat tubuh bisa mengatur kadar gula dalam darah. Gula dalam tubuh diperoleh dari berbagai jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi secara rutin. Makanan manis dan makanan memiliki kadar lemak yang tinggi sebaiknya tidak di konsumsi karena bisa meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh.