You are on page 1of 2

Refleksi perkuliahah Prof David Evan

a whole system approach pendekatan keseluruhan sistem
a whole educational environment keseluruhan lingkungan pendidikan
a whole person approach pendekatan orang secara keseluruhan
supported teacher didukung guru
a learning friendly environment lingkungan yang ramah belajar
effective transitions transisi yang efektif
recognition of partnership pengakuan kemitraan
monitoring pemantauan

A. Cultural and organization qualities A. Budaya dan kualitas organisasi
1. the importance of a unifying vision 1. pentingnya visi pemersatu
2. administrative and teacher support that 2. dukungan administratif dan guru yang
results in improved collaboration, shared menghasilkan kolaborasi yang lebih baik,
decision-making and distributed pengambilan keputusan bersama dan
leadership kepemimpinan terdistribusi
3. a focus on becoming a problem solving 3. fokus untuk menjadi organisasi
organization that embeds databased pemecahan masalah yang menerapkan
decision making into daily practice pembuatan keputusan berbasis data ke
4. efficient and flexible use of resources dalam praktik sehari-hari
4. efisien dan fleksibel penggunaan sumber
B. Quality classroom instruction daya
1. high quality instruction in all classroom
2. learner centered professional B. instruksi kelas yang berkualitas
development 1. instruksi berkualitas tinggi di semua kelas
2. pembelajar berpusat pada pengembangan
profesional

Inclusion invalves access to and progress in high Inklusi melibatkan akses dan kemajuan dalam
quality formal and informal education without pendidikan formal dan informal berkualitas tinggi
discrimination. inclusion seeks to enable tanpa diskriminasi. inklusi berusaha untuk
communities, systems and structures,... it requires memungkinkan masyarakat, sistem dan
an in-depth transformation of education system in struktur, ... memerlukan transformasi mendalam
legislation, policy and the mechanisms for sistem pendidikan dalam undang-undang,
financing, administering, designing, delivering and kebijakan dan mekanisme untuk membiayai,
monitoring education. mengelola, merancang, memberikan dan
memantau pendidikan.
a mean of realizing other human rights. it is the
primary means by which persons with disabilities berarti mewujudkan hak asasi manusia lainnya. Ini
can lift themselves out of poverty, obtain the adalah cara utama dimana orang-orang
means to participate fully in their communities penyandang cacat dapat mengangkat diri dari
and be safeguarded from exploitation. it is also the kemiskinan, mendapatkan sarana untuk
primary means of achieving inclusive societies berpartisipasi sepenuhnya di komunitas mereka
dan dilindungi dari eksploitasi. Ini juga merupakan
sarana utama untuk mencapai masyarakat yang
inklusif

g.. many millions of persons with mendalam yang ada. berkualitas bagi orang-orang penyandang cacat . accountability. expectations) harapan tinggi) B. jutaan orang penyandang disabilities continue to be denied the right to cacat terus ditolak haknya untuk mendapatkan education and for many more education is pendidikan dan masih banyak lagi pendidikan yang available only in settings where persons with tersedia hanya di lingkungan di mana orang-orang disabilities are isolated from their peers and where penyandang cacat diasingkan dari teman the education they receive is of an inferior quality. Human rights model of disability B. A. Inclusion and inclusive education A. Model kecacatan hak asasi manusia  exploring current understanding human  mengeksplorasi pemahaman terkini rights model for education tentang model hak asasi manusia untuk  changing expectations pendidikan  student voice  mengubah harapan  suara siswa C...  memahami prinsip-prinsip inklusi context.. Whole school approuches to meeting divers learning needs C... Bukti dasar untuk praktik inklusif  quality classroom practice  Mendukung guru  praktik kelas berkualitas 3. high (misalnya. Evidence-base for inclusive practices  Supporting teachers D. content. sebayanya dan di mana pendidikan yang mereka dapatkan memiliki kualitas yang rendah. the committee is cancerned that profound .. komite tersebut membatalkan tantangan challenges persist. Seluruh sekolah mendekati untuk memenuhi  multi-tiers of systematic support (mtss/rtl) kebutuhan belajar para penyelam  positive behaviour intervention sopport  multi level dukungan sistematis (mtss / rtl)  intervensi perilaku positif sopport D. only inclusive education can provide both . konteks. Inklusi dan pendidikan inklusi  understanding principles of inclution (e. . isi.. hanya pendidikan inklusif yang dapat quality education and development for persons memberikan pendidikan dan pengembangan with disabilities . .... akuntabilitas...