You are on page 1of 4

PE M E R I NTAH PR O V I N S I BALI

D I NAS K E S E HATAN
UPT. RSUD BALI MANDARA
Jl. By Pass Ngurah Rai No. 548 Sanur, Denpasar Bali
Email : rsud.balimandara@gmail.com

LAPORAN PELATIHAN
ELEKTRO KARDIO GRAFI ( EKG)
DI UPT. RSUD BALI MANDARA PADA TANGGAL 18 JULI 2017

I. Pendahuluan
A. Umum/Latar Belakang:
Pengembangan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan
merupakan tantangan karena mutu pelayanan yang sangat baik menjadi
tuntutan oleh pelanggan. Semakin berkembangannya teknologi informasi
dimana pelanggan memiliki akses informasi yang cepat maka peningkatan
dan perbaikan mutu pelayanan dengan standar kinerja yang tinggi juga
harus dilakukan dengan efektif dan efisien.
Profesionalisme staf RS ditentukan oleh skill, etitude dan
knowledge. Pemahaman tentang keterampilan, pengetahuan dan sikap
staf RS, harus diasah secara kontinue dengan jalan penyegaran atau
tranning dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
terkini. Pelayanan kesehatan RS khusunya bidang keperawatan akan
dapat memenuhi tuntutan masyarakat yang semakin meningkat apabila
staf RS terjaga profesionalnya.
Untuk meningkatkan pelayanan dan untuk memperbaiki kualitas
pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat di rumah sakit maka
diperlukan pelatihan Basic Sturing (jahit luka) bagi tenaga medis dan para
medis. Pelatihan penanggulangan penderita gawat darurat dengan luka
yang terbuka dan membutuhkan jahitan diperlukan pelatihan yang
menyangkut pengetahuan dan keterampilan ini untuk meningkatkan
kemampuan dalam penanganan pertama dalam menghadapi
kegawatdaruratan dengan luka terbuka.

B. Landasan Hukum:
UU Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit
Permenkes RI Nomor 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi dan perizinan
Rumah Sakit

C. Maksud dan Tujuan :


Maksud dan Tujuan dilaksanakan Pelatihan adalah:
a. Mampu dan memahami tentang Basic Sturing (jahit luka)
b. Mampu dan memahami tentang cara Basic Sturing (jahit luka)
c. Mampu dan memahami tehnik Basic Sturing (jahit luka)

II. Kegiatan yang Dilaksanakan


Pelatihan kegawatdaruratan ini diikuti oleh tenaga medis dan para medis
di UPT. RSUD Bali Mandara, yang dilakukan dalam satu kelas.

III. Hasil yang dicapai


Pelaksanaan kegiatan pelatihan dibuka oleh dokter spesialis pada pukul
08.30 dengan memberikan sambutan dan arahan pada peserta pelatihan.
Metode pembelajaran yang digunakan dalam proses pelatihan ini adalah
ceramah, tanya jawab, dan praktek.
Penyampaian materi pada kegiatan pelatihan oleh para dokter spesialis
dimana materi dibawakan oleh dr. Adhi Keswara, SpB, KBD. Dan dr. Kurnia
Pratama Sp.OT., menjelaskan mengenai pengertian dari Basic Sturing (jahit
luka), indikasi untuk dilakukanya Basic Sturing (jahit luka), prinsip dari Basic
Sturing (jahit luka), komponen Basic Sturing (jahit luka), dan tehnik Basic
Sturing (jahit luka).

IV. Kesimpulan dan Rekomendasi/Saran


1. Telah dilaksanakan pelatihan Basic Sturing (jahit luka) yang dilaksanakan
di UPT RSUD Bali Mandara selama 1 hari dari tanggal 22 Agustus 2017.
2. Adapun point-point kesimpulan dan tindak-lanjut pelatihan sebagai berikut:
a.Basic Sturing (jahit luka) adalah suatu tindakan untuk menyatukan tepi
luka dengan benang sampai sembuh dan cukup utuk menahan beban
fisiologis.
b.Ada beberapa Indikasi untuk dilakukanya Basic Sturing (jahit luka)
diantaranya: stiap luka dimana untuk menyembuhkannya perlu
mendekatkan tepi luka.
c.Instrumen dasar dalam Basic Sturing (jahit luka) yaitu: Pinset, Hemostat,
Gunting, Needle Holder, Benang, Jarum.
d.Cara memegang dan fiksasi pisau
1). Dipegang seperti memegang pisau dapur.
Untuk insisi kulit, yang dipakai biasanya pisau nomor 10.

2). Dipegang seperti memegang pena.


Untuk memotong jaringan secara lebih halus, nomor pisau yang
biasanya dipakai nomor 15.
e.Tehnik insisi:
1) Insisi Linear
2) Insisi Elips
f.Jenis pinset:
1) 2 macam :
a. Bergigi
b. Tidak bergigi
2) Handling seperti memegang sumpit
g.Cara untuk menghandling pinset, gunting, dan jenis benang.
h.Suturing Technique:
Teknik Salah :
1) Terlalu dangkal space
2) Terlalu dalam
3) Tidak Proporsional
4) Terlalu longgar
5) Terrlalu kuat menyayat
6) Inversi

V.Penutup
Demikian disampaikan laporan hasil pelatihan untuk dapat dipergunakan
sebagaimana mestinya.

Denpasar, 22 Agustus 2017

Putu Mariany Purnama Sari


Penata Muda
NIP. 19851029 200902 2 007