You are on page 1of 7

PETUNJUK TEKNIS

SOFTWARE SANITASI

I. INSTALASI SOFTWARE

Sebelum menjalankan software program sanitasi perlu dilakukan instalasi


software terlebih dahulu.
Langkah langkah instalasi software sanitasi adalah sebagai berikut :

1. Copy folder MIT SANITASI ke drive D


2. Pastikan dahulu sistem operasi komputer anda

No Sistem Operasi Instaler ODBC


1 Windows XP mysql-connector-odbc-3.51.27-win32.msi
2 Windows vista 32 bit mysql-connector-odbc-3.51.27-win32.msi
3 Windows vista 64 bit mysql-connector-odbc-5.1.5-winx64.msi
4 Windows 7 32 bit mysql-connector-odbc-3.51.27-win32.msi
5 Windows 7 64 bit mysql-connector-odbc-5.1.5-winx64.msi

3. Setelah sistem operasi komputer diketahui, klik ganda folder MIT


SANITASI, kemudian klik ganda folder UNISERVER. Cari dan klik
ganda file instaler ODBC sesuai dengan sistem operasi komputer anda.
Hingga tampak tampilan seperti dibawah ini

4. Klik tombol NEXT,


5. Pilih TYPICAL, kemudian Klik tombol NEXT.

6. Klik tombol INSTALL, dan tunggu instasi berjalan

7. Klik tombol FINISH, Instalasi instaler ODBC selesai.


8. Klik folder UNISERVER, Cari dan klik ganda file SERVER_START.BAT
sampai muncul tampilan seperti :

9. Setting ODBC Siap dilakukan.

10. Klik START / CONTROL PANEL

11. Tampilan bisa seperti diatas atau lainnya, tergantung dari sistem operasi
dan tampilan view yang diplih.
12. Cari menu ADMINISTRATIVE TOOLS, Klik ganda

13. Pilih menu DATA SOURCES ( ODBC )

14. Pilih dBASE Files, klik tombol Add.


15. Pilih menu MYSQL ODBC 3.51 Driver, klik tombol FINISH

16. Setelah muncul tampilan diatas. Isi format diatas sebagai berikut :
a. Data Source name : sanitasi
b. Description : yes
c. Server : localhost
d. User : root
e. Password : root
f. Database : sanitasi

17. Klik tombol TEST

18. Klik OK, berarti koneksi berhasil dilakukan.

19. Ulangi lagi langkah no 16 s/d 17. Isi format seperti no 18 sebagai berikut :
a. Data Source name : sanitasi2
b. Description : yes
c. Server : localhost
d. User : root
e. Password : root
f. Database : sanitasi_untuk_gabung

20. Lakukan langkah no 19 dan klik OK


21. Ulangi lagi langkah no 16 s/d 17. Isi format seperti no 18 sebagai berikut :
a. Data Source name : sik_puskesmas
b. Description : yes
c. Server : localhost
d. User : root
e. Password : root
f. Database : sik_puskesmas

22. Lakukan langkah no 19 dan klik OK

23. SETTING DATABASE selesai. SOFTWARE siap dipergunakan.

II. TRANSFER FILE

Transfer file digunakan untuk menggabungkan data dari komputer 1 ke


komputer lainnya. Dengan kata lain dipergunakan untuk menggabungkan
data dari Puskesmas A ke Dinas Kesehatan Kabupaten.

Prosedur Transfer File


1. Pastikan server dalam posisi mati. Untuk menyakinkan klik ganda stop
server.
2. Masuk ke menu windows eksplorer
3. Klik Drive D
4. Cari folder UNISERVER
5. Klik ganda folder UNISERVER
6. Klik ganda folder UDRIVE
7. Klik ganda folder USR
8. Klik ganda folder LOCAL
9. Klik ganda folder MYSQL
10. Klik ganda folder DATA
11. Cari folder SANITASI
D:/uniserver/udrive/usr/local/mysql/data/sanitasi

12. Copy folder sanitasi ke flashdisk


13. Masukan flashdisk ke komputer database.
14. Klik ganda folder sanitasi
15. Copy seluruh file.
16. Lakukan langkah 1-9 di komputer database
17. Cari folder sanitasi_untuk_gabung dan klik ganda
18. Pastekan seluruh file hasil langkah 14 ke dalam folder
sanitasi_untuk_gabung
19. Aktifkan server
20. Masuk Ke aplikasi sanitasi
21. Login dan kemudian pilih menu HASIL
22. Pilih menu GABUNG dan klik.
23. Ikuti perintah dan tunggu.
24. Proses penggabungan data selesai.

III. MENJALANKAN APLIKASI SANITASI

Untuk menjalankan aplikasi sanitasi terdapat prosedur tetap yang harus


dilakukan.
1. Masuk ke drive D
2. Klik ganda folder uniserver
3. Klik ganda file server_start.bat
4. Jalankan Aplikasi software sanitasi

Setelah software sanitasi aktif, lakukan setting data dasar.


Setting data dasar cukup dilakukan sekali saat aplikasi sanitasi pertama kali di
pergunakan. Selanjutnya setting data dasar ( kecuali data dasar pasien )
dilakukan apabila ada perubahan data dasar.
Terdapat 7 data dasar , 6 diantaranya harus dilakukan setting pada awal
instalasi.

1. Kabupaten
Isilah nama kabupaten sesuai dengan nama kabupaten anda. Cantumkan
selalu KABUPATEN ATAU KOTA terlebih dahulu.
Untuk data dasar ini JANGAN LUPA aktifkan tombol CAPS LOCK

2. Kecamatan
Isilah nama kecamatan yang ada di wilayah kabupaten anda. Untuk data
dasar ini JANGAN LUPA aktifkan tombol CAPS LOCK.

3. Desa
Isilah nama semua desa dan kelurahan yang ada di wilayah kabupaten
anda. Apabila terdapat desa dengan nama yang sama, berikan keterangan
tambahan untuk membedakan. Misalnya Wonorejo rungkut untuk desa
wonorejo di kecmatan rungkut dan Wonorejo tandes untuk desa Wonorejo
di kecamatan tandes. Masukkan 13 digit kode angka, kode ini tidak boleh
sama antara desa 1 dengan desa lainnya.

4. Puskesmas
Isilah nama semua puskesmas yang ada di wilayah kabupaten. Untuk
nomer isi dengan angka sesuai dengan urutan puskesmas dalam laporan
rutin

5. Posyandu
Isilah nama semua posyandu yang ada di wilayah kabupaten.

6. Petugas
Isi nama petugas sanitasi dan kepala puskesmas dari puskesmas yang
menggunakan software ini.