You are on page 1of 6

PERCOBAAN : VIII

I. Judul Praktikum : Transportasi Pada Tumbuhan
II. Tanggal Praktikum : 15 November 2017
III. Tujuan Praktikum : 1. Untuk mengamati adanya tekanan akar, daya
hisap daun, daya kapiler dan transportasi.
IV. Dasar Teori :
Jaringan pembuluh merupakan jaringan pada tumbuhan yang berperan
dalam proses transportasi air dan mineral, hasil fotosintesis dan produk metabolic
lainnya. Jaringan pembuluh terdiri dari xylem dan floem. Xylem berperan dalam
pengangkutan air dan mineral dari tanah atau media tumbuh dari keseluruhan
organ tumbuhan. Sedangkan floem berperan dalam pengangkutan hasil
metabolism terutama hasil fotosintesis dari daun ke organ tanaman lainnya, atau
keorgan tempat penyimpanan makanan. Xylem dan Floem merupakan jaringan
kompleks yang dibentuk lebih dari satu macam tipe sel dengan struktur dan fungsi
yang berbeda1.
Tanaman transportasi pada cairan xylem dihantarkan secara menyeluruh
dari daun hingga keujung akar dan bahkan kedalam larutan tanah. Kohesi air
akibat pengikatan hydrogen memusingkan penarikan suatu kolom getah dari
bagian atas tanpa memisahkan air. Molekul air yang keluar dari xylem pada daun
akan menarik molekul air sebelahnya, dan tarikan ini akan diteruskan, molekul
demi molekul menuju ke bawah sampai keseluruh kolom air pada xylem2.
Unsur hara p dan unsur hara k ada saling ketergantungan. Unsur hara k
memiliki fungsi sebagai media transportasi yang membawa hara-hara dari akar
termasuk unsur hara p ke daun dan mentranslokasikan asimetat dari keseluruh
jaringan tanaman. Kekurangan hara k dalam tanaman dapat menghambat proses
transportasi dalam tanah tersebut3.

1
Hasanuddin, Anatomi Tumbuhan, (Banda Aceh: Prodi Pendidikan Biologi, 2011), hal.36
2
Campbell, Biologi Jilid 2, (Jakarta: Erlangga, 2008), hal.325
3
Melisa Dwi Ayu Norita,Kerapan dan Bentuk Kristal Kalsium Oksalat Umbi Porong pada Fase
Pertengahan Pertumbuhan Hasil Penanaman dengan Perlakuan Pupuk P dan K, Jurnal Bioptrika,
Vol 1, No.2 (2013), hal 66
V. Alat dan Bahan :
a. Alat : 1. Gelas Piala
b. Bahan : 1. Pucuk pacar air (Impotiens Balsamina)
2. Larutan methylen blue

VI. Cara Kerja :
1. Diambil pucuk pacar air dan dimasukkan kedalam gelas piala yang
sebelumnya sudah diisi dengan larutan methylen blue yang encer.
2. Diletakkan gelas ini pada daerah yang terang dan didiamkan selama 15 –
30 menit.
3. Dipotong ujung tanaman ini dan dibelah menjadi dua, kemudian diamati
dengan menggunakan kaca pembesar.
4. Diamati sejauh mana larutan meresap kebagian dalamnya dan dibagian
mana dari batang larutan ini terdapat.
VII. Hasil Pengamatan
Gambar :
Keterangan
Pembesaran :

Gambar :
Keterangan
Pembesaran :

Gambar :
Keterangan
Pembesaran :
Gambar :
Keterangan
Pembesaran :
VIII. Pembahasan :
Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan terjadi proses
pemindahan konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi melalui membrane-membran
plasma dan tumbuhan melakukan transportasi yang akan menggunakan energy
melalui proses fotosintesis. Pada tumbuhan tingkat rendah proses penyerapan air
dan zat hara yang terlarut didalamnya dilakukan melalui seluruh bagian tubuh.
Sedangkan pada tumbuhan tingkat tinggi proses pengangkutannya dilakukan oleh
xylem dan floem air dan garam mineral akan diangkut oleh xylem.
Proses transportasi pada tumbuhan dapat dilihat pada tumbuhan pacar air.
Ketika batang pacar air dipotong akarnya tetapi air juga bisa naik ke batang, ini
dikarenakan adanya kapilaritas batang dan daya hisap daun. Sehingga walaupun
akar batang dipotong air akan tetap bisa naik ke batang.
Kapilaritas batang adalah kemampuan xylem batang untuk menaikkan
permukaan air lebih tinggi disbanding dengan yang diluar pembuluh karena daya
adhesi pada air dan mineral lebih besar disbanding daya kohesinya. Daya hisap
daun adalah kemampuan tumbuhan untuk mengisap air dari dalam tanah melalui
akar.
IX. Kesimpulan
1. Proses yang mengangkut air dan unsur hara untuk melakukan
fotosintesis dilakukan oleh xylem
2. Pemindahan konsentrasi tinggi ke rendah melalui membrane plasma
3. Air tetap bisa naik ke batang walaupun akarnya dipotong disebabkan
karena adanya kapilaritas batang dan daya isap daun.
4. Tumbuhan tingkar rendah proses penyerapan air dan zat hara yang
terlarut didalamnya dilakukan melalui seluruh bagian tubuh
5. Tumbuhan tingkat tinggi pengangkutannya dilakukan pada xylem dan
floem.

X. Daftar Pustaka
Campbell,2008, Biologi Jilid 2, Jakarta: Erlangga
Hasanuddin, 2011, Anatomi Tumbuhan, Banda Aceh: Prodi Pendidikan
Biologi
Melisa Dwi Ayu Norita, 2003, Kerapan dan Bentuk Kristal Kalsium
Oksalat Umbi Perong pada Fase Pertengahan Pertumbuhan Hasil
Penanaman dengan Perlakuan Pupuk P dan K, Jurnal Bioptrika, Vol
1, No.2