You are on page 1of 5

Jakarta, 07 September 2017

Memorandum of Understanding
Panitia Dongkrak Seni UI 2017 Pemuda FM

Yang bertanda tangan di bawah ini :

1. Sebagai pihak pertama,

Nama Lengkap : Rizky Alya Putri


Jabatan : Project Officer Dongkrak Seni UI 2017
Nama Instansi : Fakultas Teknik Universitas Indonesia
Alamat : Universitas Indonesia

2. Sebagai pihak kedua,


Nama Lengkap :
Jabatan :
Nama Instansi :
Alamat :
Pasal 1
MAKSUD DAN TUJUAN
Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat untuk saling membantu dalam segi
promosi dan sponsor dalam acara Dongkrak Seni UI 2017 yang akan diadakan
pada tanggal 11 November 2017.

Pasal 2
BENTUK KERJASAMA
Pihak Pertama akan memberikan fasilitas sebagai berikut :

Media Partner

Pasal 3
KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA

1. Membayar uang paket publikasi senilai Rp 40.000,-


2. Memberikan space logo di semua media publikasi dengan ukuran Medium
3. Memberikan slot adlibs acara oleh MC
4. Memberikan slot jingle RTC pada saat acara berlangsung
5. Memberikan 20 followers untuk twitter RTC UI FM dengan nama akun @rtcuifm
6. Memberikan 20 followers untuk instagram RTC UI FM dengan nama akun rtcuifm
7. Memberikan 20 followers untuk line RTC UI FM dengan nama akun @rtcuifm

Pasal 4
KEWAJIBAN PIHAK KEDUA

1. Membayar uang paket publikasi senilai Rp 40.000,-


2. Memberikan space logo di semua media publikasi dengan ukuran Medium
3. Memberikan slot adlibs acara oleh MC
4. Memberikan slot jingle RTC pada saat acara berlangsung
5. Memberikan 20 followers untuk twitter RTC UI FM dengan nama akun @rtcuifm
6. Memberikan 20 followers untuk instagram RTC UI FM dengan nama akun rtcuifm
7. Memberikan 20 followers untuk line RTC UI FM dengan nama akun @rtcuifm
Pasal 5
JANGKA WAKTU
Perjanjian ini berlaku sejak tanggal perjanjian ini disetujui dan berakhir pada
tanggal 12 Desember 2017.

Pasal 6
FORCE MAJEURE
1. Yang dimaksud dengan keadaan memaksa dalam perjanjian ini adalah setiap
peristiwa yang terjadi diluar kemampuan manusia (act of God) untuk
mengatasinya seperti bencana alam, kebakaran, peperangan, huru-hara,
pemogokan, pemberontakan, sabotase dan tindakan pemerintah di bidang
moneter, termasuk tetapi tidak terbatas pada; gangguan atau pemadaman
listrik, atau yang secara langsung mengganggu terlaksananya kewajiban PARA
PIHAK.
2. Apabila force majeure terjadi, maka pihak yang terkena force majeure tersebut
harus memberitahukan kepada pihak lain selambat-lambatnya 2 x 24 jam
setelah keadaan memaksa tersebut terjadi atau diketahui telah terjadi.

Pasal 7
PENUTUP
1. Apabila terjadi penyimpangan dari ketentuan-ketentuan dalam perjanjian
kerjasama ini yang dilakukan oleh salah satu pihak, baik sengaja maupun tidak
disengaja maka akan diselesaikan melalui musyawarah untuk mencapai
mufakat.
2. Apabila terjadi perselisihan mengenai kerjasama ini, kedua belah pihak
sepakat setuju menyelesaikan secara musyawarah untuk mencapai mufakat.
3. Apabila dalam penyelesaian masalah belum terjadinya kata sepakat maka kedua
belah pihak sepakat akan membawa permasalahan tersebut ke Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan
Demikian Surat Perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) serta masing-masing
mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Depok, 07 September 2017

Pihak Pertama Pihak Kedua

Rizky Alya Putri .

Project Officer

Dongkrak Seni UI 2017