You are on page 1of 1

6.

ANALISA

Analisa Rangkaian:

Pada percobaan ini rangkiana tuned amplifier dapat dikatakan sebagai rangkaian penela itu jika
dilihat dari pada rangkaian kapasitor variable yang disusun secara paralel dengan rangkaian
inductor. Rangkaian penela adalah rangkaian yang berfungsi untuk menela sinyal dengan
frekuensi tertentu dari band frekuensi tertentu,melakukan penelaan berarti melakukan
pe”resonansi”an rangkaian dengan gelombang sinyal.Dari rangkaian yang kita praktekan dapat
dikategorikan sebagai single tuned amplifier jenis direct coupling.

Analisa Data Hasil Percobaan

Pada percobaan 5.1 dimaksudkan untuk mengukur titik kerja dari tuned amplifier yaitu
penguatan dari transistor. Dari pengukuran yang didapat titik kerja transistor pada Vb = 4,36
V ,Ve = 3,746 V ,dan Vc = 12,68 V. Lalu dilakukan pengukuran untuk mengukuir tegangan
basis emitter dengan emitter sebagai commonnya didapat tegangan sebesar 0,598. Dari sini
dapat dilihat titik kerja sebuah transistor apakah masih layk guna atau tidak dan menguji nilai
penguatan transistor tersebut.

Pada percobaan 5.2.1 dilakukan pengukuran tegangan pada rangkaian osilator (MP1) dengan
f= 1 MHz dan Vipp = 40 mV dan mengubah C1 berdasarkan kondisi fully CCW dan fully CW
,maka dihasilkan gelombang yang terlihat pada osiloskop. Dari sinyal tersebut dapat kami
rumuskan bahwa ketika sinyal output di resonansikan ke arah medium akan maksimum namun
ketika di arah maksimum akan kembali jatuh hal ini dikarenakan fungsi kapasitor C1 sebagai
resonansi jika dinaikkan terus menerus akan kembali mengecil.

Untuk percobaan 5.2.2-5.2.4,dilakukan pengukuran tegangan keluaran pada MP1. Kemudian


didapat hasilnya bahwa rangkaian tersebut memiliki titik kerja frekuensi antara 920 kHz – 1038
KHz dan memiliki bandwidth 110 KHz