You are on page 1of 3

CRMA, Sertifikasi Baru Manajemen Risiko

Akhir Agustus lalu, The Institute of Internal Auditors (IIA) mengumumkan peluncuran
sertifikasi dalam bidang pemastian Manajemen Risiko yang diberi nama CRMA (Certification in
Risk Management Assurance), di Florida, Amerika Serikat. Peluncuran sertifikasi baru bagi para
auditor internal ini dilatarbelakangi oleh permintaan yang semakin kuat terhadap tata kelola yang
sehat yang mendorong profesi audit internal untuk terus memperkaya perannya.

Sertifikasi baru ini, menurut IIA, akan memungkinkan praktisi audit internal untuk menunjukkan
kemampuan mereka dalam memberikan pemastian dan saran bagi komite audit dan manajemen
eksekutif, apakah proses manajemen risiko dan tata kelola di organisasi mereka telah ada dan
berjalan secara efektif. Sertifikasi ini akan ditawarkan mulai pertengahan 2013. Pengumuman ini
dibuat dalam acara The IIA’s 2011 Governance, Risk, and Compliance Conference
yang diadakan di Omni Orlando Resort di ChampionsGate di Orlando, Florida, AS, pekan
terakhir Agustus lalu.

“Banyak yang percaya bahwa proses manajemen risiko dan tata kelola yang lemah dan tidak
memadai merupakan faktor utama dalam kegagalan berbagai perusahaan yang mengarah ke
krisis di seluruh dunia baru-baru ini,” kata Alan N. Siegfried CIA, CCSA, CFSA, CGAP, Ketua
Komite ujian global IIA yang juga merupakan Auditor General pada the Inter-American
Development Bank. “Berbagai kejadian dalam dekade terakhir seperti skandal keuangan,
peraturan perundang-undangan baru, kemajuan teknologi, ekspansi global perusahaan, dan
fluktuasi ekonomi telah mendorong keterlibatan yang lebih banyak dari profesi audit internal
dalam manajemen risiko. Manajemen risiko yang kuat diperlukan untuk memastikan bahwa
tujuan organisasi dalam jangka panjang dapat terpenuhi, dan fungsi audit internal memainkan
peran yang vital dalam proses pencapaian ini. “

Sebagaimana dinyatakan dalam definisi audit internal sebagaimana digariskan oleh IPPF, audit
internal “membantu organisasi mencapai tujuannya melalui pendekatan yang sistematis dan
teratur untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses manajemen risiko,
pengendalian, dan tata kelola”. Hasil survei analisis pekerjaan terbaru berkaitan dengan gelar
CIA, serta hasil survei terhadap para pemegang saham, menunjukkan bahwa fungsi audit internal
perlu terlibat dalam proses manajemen risiko dan proses tata kelola organisasi. Hampir semua
responden (98,6 persen) menyatakan bahwa pengetahuan tentang prinsip-prinsip tata
kelola perusahaan / organisasi dan teknik manajemen risiko adalah bagian dari persyaratan
pekerjaan mereka. Dan hampir tiga perempat (70,3 persen) menyatakan bahwa mereka saat ini
berkoordinasi, berpartisipasi, dan atau mendukung manajemen senior dan Dewan dalam
penilaian risiko perusahaan.

Peran audit internal di bidang ini akan terus berkembang. Penelitian IIA yang dituangkan dalam
whitepaper berjudul, “Peran Audit Internal dalam Manajemen Risiko,” dan position paper IIA
berjudul, “Peran Audit Internal dalam ERM” menunjukkan pergeseran arah bagaimana fungsi
audit internal semakin terlibat dalam membantu organisasi meningkatkan manajemen risiko
mereka. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa fokus audit internal meningkat pada risiko
organisasi strategis, memberikan pemastian pada proses manajemen risiko, dan memberikan
konsultasi bagi komite audit dan manajemen eksekutif tentang konsep manajemen risiko.
“Organisasi dan masyarakat umum bersiap untuk mendapatkan manfaat signifikan dari para
profesional pemegang gelar CRMA,” kata Presiden dan CEO IIA Richard Chambers, CIA,
CGAP, CCSA. “Para pemegang saham sangat bergantung pada dewan direksi, komite audit, dan
manajemen eksekutif untuk memastikan bahwa perusahaan mereka telah meminimalkan,
menghilangkan, atau sama sekali menghindari risiko tertentu. Auditor internal berada dalam
posisi sempurna untuk membantu mereka melaksanakan tugas tata kelola dengan berperan
sebagai penasihat terpercaya dan garis pertahanan dalam hal manajemen risiko. “

Mulai bulan Oktober nanti, individu-individu yang memenuhi syarat tertentu dalam hal
pengetahuan dan pengalaman di bidang pemastian manajemen risiko dapat mulai mengirim
aplikasi CRMA melalui proses yang disebut IIA sebagai proses “pengakuan pengalaman
profesional”. Informasi lebih lanjut mengenai proses ini akan disampaikan akhir tahun ini.

Selain gelar CIA sebagai gelar utama IIA, CRMA akan melengkapi sertifikasi khusus IIA
lainnya seperti CFSA, CGAP, dan CCSA. Pada saatnya nanti, Ujian CRMA akan dilakukan
secara global dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Untuk informasi lebih lanjut tentang
gelar CRMA tersebut sila kunjungi www.theiia.org/certification/crma.