You are on page 1of 1

Rangkuman Perkuliahan 2

KONSEP FISIOLOGI PERNAPASAN

Nama : Rima Permatasari Sudrajat


NIM : 34403515111
Mata Kuliah : Keperawatan Kritis
Dosen : Sri Kurnia Dewi, Ns., M.Kep
Tanggal : 12 September 2017

Isi Rangkuman

Pada fisiologi pernapasan dikenal dengan proses eksiprasi dan inspirasi. Proses
ekspirasi dimuali pada saat oksigen diambil dari mulut dan hidung melalui trachea dan pipa
bronchiolus, selanjutnya oksigen masuk ke alveoli yang akan berhubungan dengan darah di
kapiler pulmonalis dan oksigen diikat oleh hemoglobin lalu dibawa ke jantung. Sedangkan
pada proses ekspirasi, karbondioksida dalam paru-paru masuk ke alveolar-kapiler dari kapiler
darah ke alveoli setelah melalui pipa bronchial dan trachea nafas dihembuskan keluar melalui
hidung dan mulut.
Proses pernapasan dikendalikan baik secara kimiawi akibat karbondioksida sebagai
dampak metabolisme dan pengendalian oleh saraf. Kecepatan pernapasan dipengaruhi oleh
berbagai faktor diantaranya olahraga, emosi, suhu, dan pengendalian secara sadar. Kualitas
pengangkutan oksigen tergantung pada sedikit atau banyaknya kadar oksigen disekitar, bagus
atau tidaknya oksigen disekitar, sempit tidaknya jalan napas, daya tampung dan kualitas
alveoli untuk menampung oksigen, kualitas darah serta kondisi jantung.
Terdapat berbagai jenis gangguan asam basa, diantarnya yaitu asidosis respiratorik,
alkalosis respiratorik, asidosis metabolik dan alkalosis metabolik. Tindakan yang perlu
dialakukan dalam mengatasi gangguan pernapasan salah satunya dengan terapi oksigen.
Indikasi utama pemberian terapi oksigen adalah hipoksemia dan kondisi lain seperti trauma
berat, sesak napas, renjatan, keracunan gas dan pasca anastesi. Tujuannya untuk
mempertahankan saturasi oksigen sebanyak 90% atau lebih. Dalam pengkajian keperawatan
pada system pernapasan, perawat perlu mengkaji keluhan utama pasien, riwayat kesehatan
saat ini dan lalu, riwayat kesehatan keluarga, pemeriksaan fisik, pengkajian psikosial yang
berpengaruh terhadap fungsi respirasi, dan pengkajian diagnostik.