You are on page 1of 30

NOTASI (m) NOTASI (m) KETERANGAN NOTASI

h1 1.50 b1 0.60 Panjang Abutment 9.6


h2 0.50 b2 0.80 Tinggi total Abutment 9.00
h3 0.30 b3 0.80 Berat beton 25
h4 7.30 b4 0.90 TANAH TIMBUNAN
h5 0.20 b5 2.50 Berat Volume ws = 19
h6 0.20 b6 4.10 Sudut Gesek 30
h7 0.90 b7 2.50 kohesi C= 0
h8 0.90 b8 4.10 TANAH ASLI (DIDASAR PILECAP)
c 5.60 bx 9.00 Berat Volume ws = 19
h9 0.20 b9 0.90 Sudut Gesek 28
h10 7.90 b10 1.70 kohesi C= 15
h11 0.30 b11 0.80 BAHAN STRUKTUR
h12 0.56 b12 0.8 Mutu Beton K-300
h13 0.20 b13 2.5 Mutu Baja Tulangan U-39
h14 1.50 b14 4.10
h15 0.20 b15 4.10
BEBAN MATI TAMBAHAN (MA

No

1
2
3
4
Satuan ANALISIS BEBAN KERJA
m 1. BERAT SENDIRI STRUKTUR ATAS
m
kN/m3 Parameter Volume
No Beban
b (m) t (m) L (m) n
kN/m3 1 plat lantai 9.60 0.20 23 1
2 Trotoar (slab,sandaran,dll) 1.2 0.25 23 2
kPa 3 Balok 23 5
4 Diafragma 23 4
kN/m3 Total Berat Sendiri Struktur Atas,
Beban Pada abutment akibat berat sendiri struktur atas (1/2 * Wms)
kPa Eksentritas beban terhadap titik guling ( -(b6 +b4/2) )
Momen pada pondasi akibat berat sendiri struktur atas (Pms * e)

2. BERAT SENDIRI STRUKTUR BAWAH

PARAMETER BERAT BAGIAN BERAT


NO
b h shape direc (kN)
ABUTMENT
1 0.60 1.50 1 -1 216.000
2 0.80 0.50 1 -1 96.000
3 0.80 0.30 0.5 -1 28.800
4 0.90 7.30 1 -1 1576.800
5 2.50 0.20 0.5 -1 60.000
6 4.10 0.20 0.5 -1 98.400
7 2.50 0.90 1 -1 540.000
8 4.10 0.90 1 -1 885.600
9 Lateral Stop Block 0.2 -1 10
TANAH
10 1.70 7.90 1 -1 2449.632
11 0.80 0.30 0.5 -1 21.888
12 0.80 5.60 1 -1 817.152
13 2.50 0.20 0.5 -1 45.600
14 4.10 1.50 1 -1 1121.760
15 4.10 0.20 0.5 -1 74.784
∑Pms = 8042.42

BEBAN TOTAL AKIBAT BERAT SENDIRI (MS)


Berat Sendiri Pms
NO
(kN)
1 Struktur atas (slab trotoar.girder,dll) 2087.25
2 Struktur bawah (abutmen.pilecap,tanah) 8042.42
∑ 10129.666

BEBAN MATI TAMBAHAN (MA )

Tebal Lebar Panjang w


Jenis Beban Mati tambahan Jumlah
(m) (m) (m) (kN/m3)
Lap Aspal + overlay (ta) 0.1 9.6 23 2 22.4
Railing,Light,dll w= 0.5 23 2
Instalasi ME w= 0.1 23 2
Air Hujan 0.05 9.6 23 1 9.8
Wma

Beban Pd Abutment akibat beban mati tambahan


Pma = 1/2*Wma =

Eksentrisitas beban thd Pondasi


e= -(b6 +b4/2) = -4.55

Momen pada pondasi akibat berat sendiri struktur atas


Mma=Pma*e=
TEKANAN TANAH (TA )

Berat Satuan Berat ( kN)


Pada bagian tanah di belakang dinding abutment yang dibebani lalu-lintas, harus
24 Kn/m3 diperhitungkan1059.84
adanya beban tambahan yang setara dengan tanah setebal 0.60 m
24 Kn/m3 yang berupa beban
331.20merata ekivalen beban kendaraan pada bagian tersebut.
Tekanan tanah2426.50 dihitung berdasarkan harga nominal dari berat tanah ( w s),
lateral
21.1 kN/m
sudut gesek dalam ( ϕ ), dan kohesi ( c ) dengan :
3.88 kN/m 356.96
Wms = 4174.50 Ws ' = Ws
Pms = 2087.250 Φ ‘ = tan -1 (K ΦR * tan Φ ) dengan faktor reduksi untuk Φ
e (m) = -4.55 c‘ = KcR * c dengan faktor reduksi untuk c ‘,
Mms = -9496.99
Koefisien tekanan tanah aktif,
Koefisien tekanan tanah Pasif,
Berat tanah ,
LENGAN MOMEN suduk gesek dalam,
(m) (kNm) kohesi
tinggi total abutment
5.500 -1188.00 tinggi timbunan didepan abutment
5.400 -518.40 lebar abutment ,
5.536 -159.44
4.550 -7174.44
6.675 -400.50
1.230 Beban merata akibat berat timbunan
-121.03
tanah setinggi 0.60 m yang merupakan
6.250 -3375.00
ekivalen beban kendaraan : 0,06 * ws = 11.4 Kpa
2.050 -1815.48
0.100 -1.00

5.825 -14269.11
5.925 -129.69
4.600 -3758.90
4.475 -204.06
6.033 -6767.95 Ka = tan2 (455̊ - ϕ ‘/2) = 0.333333
1.550 -115.92 Kp = tan2 (455̊ + ϕ ‘/2) = 3.000000
∑Mms = -20111.80

No Gaya Akibat Tekanan Tanah

1 Tta = (0,60*ws)*H*Ka*By)
2 Tta = (1/2*H^2*Ka*By)
Mms 3 Ttp = (1/2*H^2*Kp*By)
(kNm) ∑
-9496.99
-20111.80
-29608.792

Berat
(kN)
495
23
5
108
630

315.192 kN

-1434.1236 kNm
Analisis Momen (M) dan Ge
M max

D max
GAYA REM (TB)

, harus
al 0.60 m
ut. Pengaruh pengereman dari lalu-lintas diperhitungkan sebagai gaya dalam arah
h ( w s), Memanjang dan dianggap bekerja pada permukaan lantai jembatan. Besarnya gaya rem
arah memanjang jembatan tergantung panjang total jembatan (L t) sebagai berikut :
Gaya rem, Ttb= 250 kN
Gaya rem, Ttb= 250 + 2,5* (lt-80 ) kN
ngan faktor reduksi untuk Φ ‘ , KΦ = R
0.7 Gaya rem, Ttb = 500 kN
gan faktor reduksi untuk c ‘, Kc
R
= 0.1

Ka = tan2 (455̊ - ϕ ‘/2)


Kp = tg2 (455̊ - ϕ ‘/2)
ws = 19 kN/m3
Φ= 30 ˚ 0.523599
C= 0 kPa
H= 9.00 m
h= 2.60 m
By= 9.60 m

Gaya rem ,
Lengan terhadap pondasi
Ytb = h1+h2+h3+c+h5+h7 =
Momen pada Pondasi akibat gaya rem :
Mtb = Ttb * Ytb =

BEBAN ANGIN (EW)


TTA TTP y MTA
Lengan
(kN) (kN) thd. O (m) (kNm)
328.32 y=H/2 4.5 1477.44
129.6 y=H/3 3.00 388.80
1166.4 y=h/3 0.87 1010.88
457.92 1166.4 2877.12

Panjang bentang,
Tinggi bid samping,
Ab = L/2 *ha =

Beban angin pada abutment :


Tew1 = 0,0006 *Cw*(Vw)^2*Ab =
Lengan thp pondasi :

Momen pd pondasi akibat beban angin


Mw1 = Tew1 *Yew1 =

Tew2 = 0,0012*Cw*(Vw)^2*L/2 =
Yew2 = h7+hb+ts+ta =
Mew2= Tew2*Yew2 =

Beban Angin Total pada Abutment

BEBAN LAJUR "D' (Diambil dari Perhitungan Girder)


Faktor beban ultimate (RSNI T 02-2005) 2.0
Beban kendaraan yang berupa beban lajur "D" terdiri dari beban terbagi rata dan beban garis.
Berdasarkan PPPJJR tahun 1987, pembagian beban merata dan beban garis adalah sebagai berikut :
- Beban Merata "q"
q = 2.2 ton untuk L < 30 m

Untuk perhitungan momen dan gaya dan gaya lintang


q' = q/2,75 x α x s'

Dimana :
α = faktor distribusi, α = 0,75 jika kekuatan gelagar diperhitungkan, α = 1,0 jika
diperhitungkan
s' = pengaruh beban hidup pada gelagar tepi, s' = 1.85

q' = 2,2 / 2,75 . 0,75 . 1,85


= 1.11 t/m
= 1110 kg/m

- Beban Garis "P"


P = 12 ton

Koefisien kejut = 1 + 20 / 50 + L
= 1 + 20 / 50 + 23
= 1.3667

P' = P/2,75 x α x s' x K


= 12/2,75 . 0,75 . 1,85 . 1,274
= 0 ton
= 0 kg
s Momen (M) dan Geser (D) akibat Beban Lajur "D"
= ( 1/8 . Q' . L² ) + ( 1/4 . P' . L )
= ( 1/8 . 1110 . 23² ) + ( 1/4 . 7713,33 . 23 )
= 2859.9 + 0
= 2860 kgm

= ( P' ) + ( 1/2 . Q' . L )


= ( 7713,33 ) + ( 1/2 . 1110 . 23 )
= 0.00 + 2519.7
= 2519.7 kg
TOTAL BEBAN KERJA

No Aksi /Beban
gaya dalam arah A Aksi Tetap
mbatan. Besarnya gaya rem
n (L t) sebagai berikut : 1 Berat Sendiri
untuk Lt ≤ 80 m 2 Beban Mati Tambahan
+ 2,5* (lt-80 ) kN untuk 80 <Lt < 180 m 3 Tekanan Tanah
untuk Lt ≥ 180 m B Beban Lalu lintas
4 Beban Lajur " D "
5 Gaya Rem
C Aksi Lingkungan
7 Beban Angin

untuk, lt = L = 23 m
Ttb= 250 kN
erhadap pondasi
Ytb = h1+h2+h3+c+h5+h7 = 9.00 m
pada Pondasi akibat gaya rem :
Mtb = Ttb * Ytb = 2250 kNm
Cw = 1.25
Vw = 35 m/det
L= 23 m
ha = 3m
Ab = L/2 *ha = 34.5 m2

gin pada abutment :


ew1 = 0,0006 *Cw*(Vw)^2*Ab = 31.69688 kN
hp pondasi :
Yew1 = h4+ha/2 = 8.8 m
pd pondasi akibat beban angin
Mw1 = Tew1 *Yew1 = 278.9325 kNm

Cw= 1.2
Tew2 = 0,0012*Cw*(Vw)^2*L/2 = 20.286 kN
Yew2 = h7+hb+ts+ta = 9.30 m
Mew2= Tew2*Yew2 = 188.6598 kNm

Tew = Tew1 + Tew2 = 51.98288 kN


Mew = Mew1 + Mew 2 = 467.5923 kNm

a dan beban garis.


adalah sebagai berikut :
perhitungkan, α = 1,0 jika kekuatan gelagar tidak
arah Vertikal Horizontal Momen
Kode P (kN) Ix (kN) Iy (kN) Mx (kNm ) My (kNm)

MS 10129.666 -29608.792
MA 315.192 -1434.1236
TA 1624.32 2877.12

TD 2519.70 2859.86
TB 250 2250

EW 51.98288 467.5923
TOTAL 12964.558 1874.320 51.983 -23055.936 467.592
KONTROL STABILITAS ABUT

Gaya Vertikal dan Momen Tahan Guling

No Aksi /Beban Kode

A Aksi Tetap
1 Berat Sendiri MS
2 Beb. Mati Tamb MA
3 Tekanan Tanah TA
B Beban Lalu lintas
4 Beban Lajur " D " TD
5 Gaya Rem TB
TOTAL

Tekanan Tanah Horizontal

No Gaya Akibat Tekanan Tanah

1 Tta = (0,60*ws)*H*Ka*By)
2 Tta = (1/2*H^2*Ka*By)
3 Ttp = (1/2*H^2*Kp*By)

Momen Guling = 2877.12 kNm

Stabilitas Terhadap Guling


SF = Mms/MT > 2
20111.80 / 2877.12

Stabilitas Terhadap Geser


Tanah berbutir kasar
SF = μ*Pms /Tt > 1,5
0.55 * 8042.42
ROL STABILITAS ABUTMENT

ahan Guling

P (kN) Mx (kNm )

10129.67 -29608.8
315.192 -1434.124
2877.12

2519.7 2859.86
2250
11766.356 -37077.6

TT y MTA
Lengan
(kN) thd. O (m) (kNm)
328.32 y=H/2 4.5 1477.44
129.6 y=H/3 3 388.80
1166.4 y=h/3 0.87 1010.88
1624.32 2877.12

= 6.990256 > 2 OK

μ = 0,55

/ 1624.32 = 2.723188 > 1,5 OK


Breast Wall

1. Berat Sendiri

no parameter berat
b h (kN)
1 0.60 1.50 216.00
2 0.8 0.5 96
3 0.8 0.3 28.80
4 0.9 7.3 1576.80
9 0.9 0.2 10
beban struktur atas 2087.25
Pms = 4014.85

2. Tekanan Tanah

H= 7.90 m
h= 1.50 m
Φ‘ = 0.523599 rad ˚
Ka = 0.333333
Kp = 3.000000

ws = 19 kN/m3
0,06 * ws 1.14 Kpa
By = 9.60 m

TTA TTP Lengan thd. O y


No Gaya Akibat Tekanan Tanah
(kN) (kN) (m)
1 Tta = (0,60*ws)*H*Ka*By) 28.8192 y=H/2 3.95
2 Tta = 1/2*ws*H^2*Ka*By) 99.856 y=H/3 2.63
3 Ttp = 1/2*ws*h^2*Kp*By) 32.4 y=h/3 0.50
TTA 128.6752 32.4 MTA

3. Beban Ultimit Breast Wall

faktor
no beban Pu (kN) Vux (kN) Vuy (kN) Mux (kNm)
beban
1 Berat Sendiri 1.3 5219.31
2 Beb. Mati Tamb 2 630.384
3 Tekanan Tanah 1.25 120.344 470.99
4 Beban Lajur " D " 2 5039.4
5 Gaya Rem 2 500 4500
6 Beban Angin 1.2 62.38
TOTAL 10889.09 620.34 62.38 4970.99

4. Pembesian Breast Wall


4.1 Tulangan Lentur
Mutu Beton: K-300 300
Kuat Tekan Beton, fc' = 24.9 Mpa
Mutu Baja : U-39
Tegangan Leleh Baja fy = 390 Mpa
Dimensi Breast Wall
By = 9.60 m
b4 = 0.90 m
Momen Ultimit Mu = 4970.99 kNm
gaya geser ultimit Vu = 620.34 kN
Ditinjau Breast wall selebar 1m
b= 1000 mm
h= 1000 mm
Momen Ultimit Mu = 517.81 kNm
gaya geser ultimit Vu = 64.62 kN

jarak tulangan terhadap sisi luar beton, d'= 100 mm


Modulus Elastis Baja, Es = 200000 Mpa
Faktor bentuk distribusi tegangan Beton β1 = 0.85
ρb =β1*0,85*fc'/fy*600/(600+fy) = 0.02796
Rmax= 0,75*ρb*fy*[1-½*0,75*ρb*fy/(0,85*fc')] = 6.59766
Faktor reduksi kekuatan lentur, φ= 0.8
Faktor reduksi kekuatan geser, φ= 0.6
Tebal Efektif , d= h-d' = 900 mm
Lebar yang ditinjau , b= 1000 mm
Momen Nominal Rencana, Mn=Mu/φ = 647.2639931 kNm
647263993.1 Nmm
Faktor Tahanan Momen, Rn= Mn/(b*d²) = 0.799091349

Rasio tulangan yang diperlukan :


ρ= 0,85*fc'/fy*[1-√*[1-2*Rn/(0,85*fc']) = 0.00209
rasio tulangan minimum, ρmin = 25%*1,4/fy = 0.00090
rasio tulangan yang digunakan ρ= 0.00209
Luas tulangan yang diperlukan, As = ρ*b*d = 1880.25 mm² 22
Diameter Tulangan yang digunakan, D-22 mm

Digunakan tulangan D-22 - 200

untuk tulangan bagi diambil 50% tulangan pokok


As' = 50%* As = 940.1241 mm²
Diameter Tulangan yang digunakan, D-13 mm

Digunakan tulangan D-13 - 125

4.2 Tulangan Geser

Gaya Geser Ultimit, Vu = 64.62 kN


64619.17 N
Vc = 1/6 *(√fc')*b*d = 748498.5 N
> 2*Vu tdk perlu
φ Vc = 449099.1 N tulangan geser

dipakai tulangan praktis ϕ8-300


Back Wall

1. Berat Sendiri

no parameter berat
b h (kN)
1 0.60 1.50 216.00
beban struktur atas 2087.25
Pms = 2303.25

2. Tekanan Tanah

H= 1.50 m

Φ‘ = 0.523599 rad
Ka = 0.333333
Kp = 3.000000
ws = 19 kN/m3
0,06 * ws = 1.14 Kpa
By = 9.60 m

TTA TTP Lengan


No Gaya Akibat Tekanan Tanah thd. O
(kN) (kN)
1 Tta = (0,60*ws)*H*Ka*By) 5.472 y=H/2
2 Tta = 1/2*ws*H^2*Ka*By) 68.4 y=H/3
MTA TTA 73.872
(kNm)
113.84
262.95 3. Beban Ultimit Back Wall
16.20
376.79 faktor
no beban Pu (kN) Vux (kN) Vuy (kN)
beban
1 Tekanan Tanah 1.25 92.34
TOTAL 0.00 92.34 0.00

4. Pembesian Back Wall


4.1 Tulangan Lentur
Muy (kNm)
Mutu Beton: K-300 300
Kuat Tekan Betonfc' = 24.9 Mpa
Mutu Baja : U-39
Tegangan Leleh Bfy = 390 Mpa
Dimensi Back Wall
By = 9.60 m
561.11 b1 = 0.60 m
561.11 Momen Ultimit Mu = 47.88 kNm
gaya geser ultimitVu = 92.34 kN
Ditinjau selebar 1m
b= 1000 mm
h= 600 mm
Momen Ultimit Mu = 4.99 kNm
gaya geser ultimitVu = 9.62 kN

jarak tulangan terhadap sisi luar beton d'= 50 mm


Modulus Elastis Baja, Es =
200000 Mpa
Faktor bentuk distribusi tegangan Beto β1 = 0.85
ρb =β1*0,85*fc'/fy*600/(600+fy) = 0.02796
Rmax= 0,75*ρb*fy*[1-½*0,75*ρb*fy/(0,85*fc')]6.59766=
Faktor reduksi kekuatan lentur, φ= 0.8
Faktor reduksi kekuatan geser, φ= 0.6
Tebal Efektif , d= h-d' = 550 mm
Lebar yang ditinjau , b= 1000 mm
Momen Nominal Rencana, Mn=Mu/φ = 6.234375 kNm
6234375 Nmm
Faktor Tahanan Momen, Rn= Mn/(b*d²) = 0.02061

Rasio tulangan yang diperlukan :


ρ= 0,85*fc'/fy*[1-√*[1-2*Rn/(0,85*fc'] = 0.00005
rasio tulangan minimum, ρmin = 25%*1,4/fy = 0.00090
rasio tulangan yang digunakan ρ= 0.00090
Luas tulangan yang diperluk As = ρ*b*d = 493.59 mm²
Diameter Tulangan yang digunakan, D-13 mm
Digunakan tulangan D-13 - 250

untuk tulangan bagi diambil 50% tulangan pokok


As' = 50%* As = 246.7949 mm²
Diameter Tulangan yang digunakan, D-10 mm

Digunakan tulangan D-10 - 250

4.2 Tulangan Geser

Gaya Geser Ultimit, Vu = 9.62 kN


9618.75 N
Vc = 1/6 *(√fc')*b*d = 457415.7 N
φ Vc = 274449.4 N > 2*Vu tdk perlu
tulangan geser
dipakai tulangan praktis ϕ8-200
Pilecap

kode parameter berat bagian beton


b h panjang shape
w1 4.10 0.90 9.60 1
w1 4.10 0.20 9.60 0.5

Faktor Beban Ultimit


Momen ultimit akibat berat pilecap
gaya geser ultimit akibat berat pilecap

4.Pembesian pilecap
4.1 Tulangan Lentur
˚ Mutu Beton: K-300 300
Kuat Tekan Beton, fc' = 24.9 Mpa
Mutu Baja : U-39
Tegangan Leleh Baja fy = 390 Mpa
Dimensi pilecap
h= 1.10 m
By = 9.60 m
y MTA

(m) (kNm) Momen Ultimit Mu = 2709.77 kNm


0.75 4.10 gaya geser ultimit Vu = 1407.12 kN
0.50 34.20 Ditinjau selebar 1m
MTA 38.30 b= 1000 mm
h= 1100 mm
Momen Ultimit Mu = 282.27 kNm
gaya geser ultimit Vu = 146.58 kN
Mux Muy jarak tulangan terhadap sisi luar beton, d'=
(kNm) (kNm) Modulus Elastis Baja, Es =
47.88 Faktor bentuk distribusi tegangan Beton β1 =
47.88 0.00 ρb =β1*0,85*fc'/fy*600/(600+fy) =
Rmax= 0,75*ρb*fy*[1-½*0,75*ρb*fy/(0,85*fc')] =
Faktor reduksi kekuatan lentur, φ=
Faktor reduksi kekuatan geser, φ=
Tebal Efektif , d= h-d' =
Lebar yang ditinjau , b=
Momen Nominal Rencana, Mn=Mu/φ =

Faktor Tahanan Momen, Rn= Mn/(b*d²) =

Rasio tulangan yang diperlukan :


ρ= 0,85*fc'/fy*[1-√*[1-2*Rn/(0,85*fc'] =
rasio tulangan minimum, ρmin = 25%*1,4/fy =
rasio tulangan yang digunakan ρ=
Luas tulangan yang diperlukan, As = ρ*b*d =
Diameter Tulangan yang digunakan,

Digunakan tulangan D-22 -

untuk tulangan bagi diambil 50% tulangan pokok


As' = 50%* As = 456.1871
Diameter Tulangan yang digunakan,

Digunakan tulangan D-19 -

4.2 Tulangan Geser

Gaya Geser Ultimit, Vu = 146.58


146575
Vc = 1/6 *(√fc')*b*d = 831665
φ Vc = 498999

dipakai tulangan praktis ϕ8-300

13
13

> 2*Vu tdk perlu


tulangan geser
volume berat lengan momen

35.424 885.6 2.05 1815.48


7.872 196.8 1.366667 268.96
Ws= 1082.4 Ms= 2084.44
K= 1.3
Mus= K*Ms = 2709.772 kNm
Wus = K * Ws = 1407.12 kN
100 mm
200000 Mpa
0.85
0.02796
6.59766
0.8
0.6
1000 mm
1000 mm
352.8348958333 kNm
352834895.83333 Nmm
0.3528348958

0.00091
0.00090
0.00091
912.37 mm²
D-22 mm

100

mm²
D-19 mm 19

150

kN
N
N
N > 2*Vu tdk perlu
tulangan geser