You are on page 1of 1

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

PENGAMBILAN LINEN KOTOR


No. Dokumen :
No. Revisi :
SPO Tanggal Terbit :

Dinas kesehatan Halaman : PUSKESMAS PALENGAAN


Kab. Pamekasan
TTD
Ditetapkan oleh Kepala dr. Saifudin, M.Si
Puskesmas Palengaan NIP. 19780824 200604 2 018

Pengumpulan dan membawa/memindahkan linen kotor oleh petugas


pencucian dari unit kerja/ruang pelayanan ke tempat pencucian (laundry)
Pengertian Linen kotor adalah segala bahan dari kain yang telah dipakai untuk
memberikan pelayanan di unit kerja/ruang pelayanan pasien atau telah
dikontak dengan kotoran/bahan infeksius/obat-obatan.
Tujuan Menghindari kontaminasi/penyebaran penyakit selama dalam perjalanan.

ALAT:
1. Kereta linen
2. Alat Tulis
Alat & Bahan BAHAN:
1. Sarung tangan
2. Desinfektan
3. Kantong plastik
4. Form inventaris linen
1. Mempersiapkan kereta linen kotor dan buku pencatatan
2. Jam 07.00 s/d 08.00 petugas laundry datang ke unit kerja/ruang perawatan
untuk mengambil linen kotor dengan kereta linen kotor
3. Menggunakan sarung tangan kotor
4. Bahan linen terkontaminasi telah dibilas/direndam desinfektan dan
dimasukkan ke dalam kantong plastik warna kuning oleh ruang pengirim
5. Memisahkan linen yang terkena feses, darah, nanah atau obat-obatan
Standar Prosedur 6. Memilah jenis Linen:
Operasional 6.1 Baju, celana, masker dan topi.
6.2 Sprei, sarung bantal, sarung guling dan handuk.
7. Duk dan schort Menghitung jumlah dan sesuai jenis linen yang akan
dicucikan pada buku catatan linen kotor bersama petugas ruangan dan
ditandatangani oleh kedua petugas
8. Memasukkan linen kotor ke dalam kereta linen kotor
8.1 Linen kotor dibawa ke laundry dengan kereta secara tertutup.

1. Rawat inap
2. Ruang bersalin
Unit terkait
3. UGD
4. Laundry