You are on page 1of 2

Dinas Kesehatan STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

Kab. Pamekasan
STERILISASI INSTRUMEN LOGAM
No. Dokumen :

No. Revisi :
SPO Tanggal Terbit :

Halaman : PUSKESMAS PALENGAAN


TTD
Ditetapkan oleh Kepala dr. Saifudin, M.Si
Puskesmas Palengaan NIP. 19780824 200604 2 018

Sterilisasi adalah proses menghilangkan semua mikroorganisme (bakteri,


virus, fungi dan parasit) termasuk endospora bakterial dari benda mati
Pengertian
dengan uap tekanan tinggi/autoklaf, panas kering/oven atau sterilisasi
kimiawi

Tujuan Mencegah kontak dengan agen infeksius

ALAT:
1. Sterilisator
2. Ember
3. Sikat
4. Sarung tangan
Kebijakan
BAHAN:
1. Larutan chlorine 0,5 %
2. Larutan sabun
3. Doek pembungkus
4. Tali Pengikat

Pelaksanaan:
1. Petugas memakai sarung tangan
2. Instrument kotor (yang sudah dipergunakan) dibilas dengan air
bersih (sebaiknya air mengalir), untuk menghilangkan kotoran yang
melekat, kemudian rendam dalam larutan chlorin 0,5% selama 10 menit
Standar Prosedur
Oerasional 3. Setelah direndam selama 10 menit instrumen diangkat dimasukkan
ke dalam larutan sabun kemudian disabun dan disikat terutama di
bagian yang sulit
4. Sabun peralatan di sabun satu persatu, kemudian bilas dengan air
(sebaiknya air mengalir)
5. Keringkan atau angin-anginkan
6. Instrumen logam di set sesuai dengan kebutuhan
7. Bungkus dengan doek dan diikat
Standar Prosedur 8. Selanjutnya sterilkan dengan memasukkan instrumen logam ke dalam
Oerasional sterilisator sekurang-kurangnya 15 menit baru diangkat
9. Angkat atau pindahkan dengan korentang steril instrumen logam ke
tempat penyimpanan yang steril
10. Bereskan peralatan dan dikembalikan ke tempat semula

1. UGD
2. Poli Umum
3. Poli Gigi
Unit Terkait
4. Poli KIA; KB; Imunisasi
5. Ruang Bersalin
6. Rawat Inap