You are on page 1of 3

SOP KESEHATAN LINGKUNGAN

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman :
Dr. Rahmad Umri
Nama Puskesmas Puskesmas Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara
NIP.
1. Pengertian Kesehatan lingkungan adalah salah satu upaya penyehatan lingkungan
pemukiman untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan
lingkungan dengan memadukan upaya pengobatan penyakit yang berbasis
lingkungan
2. Tujuan Untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui
peningkatan prepektif pada lingkungan masyarakat
3. Kebijakan Apabila ditemukan permasalahan tentang penyakit yang berbasis lingkungan
maka petugas akan turun kelapangan
4. Referensi Makala Kesehatan Lingkungan
5. Prosedur  SPT (Surat Perintah Tugas)
 Quisioner
 Pedoman peraturan menteri kesehatan nomor 3 tahun 2014 tentang
kesehatan lingkungan
6. Langkah- 1. Dinas kesehatan kabupaten untuk berkordinasi dengan lintas Sektoral
langkah
(kantor camat, Dinas pendidikan / sekolah)
2. Adanya Quisioner yang berkaitan dengan masalah kesling yang diisi oleh
tenaga kesehatan
3. Melakukan pendataan dari rumah kerumah / door to door sekaligus
memberikan penyuluhan dan motivasi
4. Tenaga kesehatan merekap quisioner menurut urutan permasalahan yang
ditemukan / pemetaan
5. Kepala Puskesmas mengadakan pertemuan dengan Geuchik serta lintas
terkait dan dengan lintas sektoral kecamatan
6. Memberikan penyuluhan langsung pada masyarakat, penyuluhan dapat
dilakukan di mensah, tempat-temapat umum, lingkungan pemukiman,
lingkungan kerja, lingkungan sekolah dan lingkungan lainnya.
7. Pemantauan lingkungan di sekitar dan meliputi penyehatan air, udara,
pengamatan limbah padat, limbah cair, pengendalian fektor penyakit dan
penyehatan lingkungan
8. Pencatatan (Pelaksanaan Pemicuan STBM)
7. Bagan/Alur Dinas Kesehatan

Puskesmas

Petugas melakukan pendataan dengan membawa blangko quisioner dengan


mendata door to door yang meliputi :
 Jamban yang memenuhi syarat kesehatan atau tidak
 Rumah yang memenuhi syarat kesehatan atau tidak
 SPAL yang memenuhi syarat kesehatan atau tidak
 Sarana air minum yang memenuhi syarat kesehatan atau tidak
 Pembuangan dan pengelolaan sampah memenuhi syarat kesehatan
atau tidak
 Perilaku cuci tangan dengan memakai sabun dan air yang mengalir
setelah melakukan kegiatan atau sebelumnya

Mengumpulkan data hasil temuan lapangan


Merekap data / Pemetaan

Dari hasil pendataan di lihat mana yang perlu diberikan penyuluhan

8. Hal-hal yang Kesiapan petugas kesehatan (kesling) , bidan desa setempat, Geuchik dan
perlu
aparatur desa terkaitserta dukungan lintas sektoral, Blangko Quisioner, alab
diperhatikan
Pemeriksaan Lab dan Lainnya.

9. Unit terkait Promkes / Kesling

10. Dokumen
terkait

11. Rekaman
histori
perubahan