You are on page 1of 4

TUGAS MOTOR MOTOR DC

Oleh

NAMA :

ADRIEL BARUCH LANTEMONA

STAMBUK :

(14.12.014)

SISTEM KOMPUTER

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA KOMPUTER

STIMIK CATUR SAKTI

KENDARI

2017
1. Konstruksi Motor DC

1. Badan Mesin

Badan mesin ini berfungsi sebagai tempat mengalirnya fluks magnet yang dihasilkan kutub
magnet, sehingga harus terbuat dari bahan ferromagnetik.Fungsi lainnnya adalah untuk
meletakkan alat-alat tertentu dan mengelilingi bagian-bagian dari mesin, sehingga harus terbuat
dari bahan yang benar-benar kuat, seperti dari besi tuang dan plat campuran baja.

2. Inti kutub magnet dan belitan penguat magnet

Inti kutub magnet dan belitan penguat magnet ini berfungsi untuk mengalirkan arus listrik agar
dapat terjadi proses elektromagnetik. Adapun aliran fluks magnet dari kutub utara melalui celah
udara yang melewati badan mesin.

3. Sikat-sikat

Sikat - sikat ini berfungsi sebagai jembatan bagi aliran arus jangkar dengan bebas, dan juga
memegang peranan penting untuk terjadinya proses komutasi.

4. Komutator

Komutator ini berfungsi sebagai penyearah mekanik yang akan dipakai bersama-sama dengan
sikat. Sikat-sikat ditempatkan sedemikian rupa sehingga komutasi terjadi pada saat sisi kumparan
berbeda.
5. Jangkar

Jangkar dibuat dari bahan ferromagnetic dengan maksud agar kumparan jangkar terletak dalam
daerah yang induksi magnetiknya besar, agar ggl induksi yang dihasilkan dapat bertambah besar.

6. Belitan jangkar

Belitan jangkar merupakan bagian yang terpenting pada mesin arus searah,

berfungsi untuk tempat timbulnya tenaga putar motor.

2. Prinsip Kerja Motor DC

Kumparan ABCD terletak dalam medan magnet serba sama dengan kedudukan sisi aktif AD dan
CB yang terletak tepat lurus arahfluksmagnet. Sedangkan sisi AB dan DC ditahan pada bagian
tengahnya, sehingga apabila sisi AD dan CB berputar karena adanya gaya lorentz, maka
kumparan ABCD akan berputar.

Hasil perkalian gaya dengan jarak pada suatu titik tertentu disebut momen, sisi aktif AD dan CB
akan berputar pada porosnya karena pengaruh momen putar (T). Setiap sisi kumparan aktif AD
dan CB pada gambar diatas akan mengalami momen putar sebesar :

Dimana :

T = momen putar (Nm)

F = gaya tolak (newton)

r = jarak sisi kumparan pada sumbu putar (meter)


Pada daerah dibawah kutub-kutub magnet besarnya momen putar tetap karena besarnya gaya
lorentz. Hal ini berarti bahwa kedudukan garis netral sisi-sisi kumparan akan berhenti berputar.
Supaya motor dapat berputar terus dengan baik, maka perlu ditambah jumlah kumparan yang
digunakan. Kumparan-kumparan harus diletakkan sedemikian rupa sehingga momen putar yang
dialami setiap sisi kumparan akan saling membantu dan menghasilkan putaran yang baik.
Dengan pertimbangan teknis, maka kumparan-kumparan yang berputar tersebut dililitkan pada
suatu alat yang disebut jangkar, sehingga lilitan kumparan itupun disebut lilitan jangkar.

Adapun arus listrik yang melewati kumparan akan menyebabkan terbentuknya GGL lawan (Eb)
pada kumparan sebesar :

Dimana :

Eb = GGL lawan (volt)

P = jumlah kutub-kutub motor

a = jumlah cabang sisi kumparan

n = jumlah penghantar

Ф =fluksper kutub (maxwell)