You are on page 1of 2

NOTULEN RAPAT KOORDINASI APARATUR DESA JAMBULUWUK

Hari / Tanggal : Minggu / 27 Oktober 2013

Waktu / Tempat : pk. 13.00 s.d. 15.30 WIB / Aula Balai Desa Jambuluwuk.

Hadir : Kepala Desa dan perangkat desa, BPD, P3M, Linmas, RT


dan RW, Kadus, dan BKM

Nilai jalannya Rapat : Kurang ( rapat berjalan satu arah ), peserta kurang
dilibatkan dalam jalannya rapat.

Hasil Rapat :

1. Dari Kepala Desa :


A. Masalah Raskin : Ada keterlambatan kedatangan raskin karena ada
kendala pada status Kepala Desa. Raskin harus cash sehingga kepala
desa saat ini harus merealisasikan 12 kali pengiriman @ 8,55 ton. Hasil
rapat dengan Kasibulog Jabar memberikan informasi bahwa di
wilayah Bogor paling terlambat realisasi penyerapan Raskin.
B. Lomba Desa : Saat ini kepala desa Jambuluwuk menjadi ketua
paguyuban desa se Kecamatan ciawi. Lomba desa akan akan diikuti
oleh desa Jambuluwuk. Penilaian lebih ditekankan pada maslah
administrasi. Selain itu untuk mendukung lomba, kebersihan
lingkungan harus ditingkatkan : rumput di pinggir jalan yang masih
tinggi harus dipangkas agar rapi.
C. Info sensitive : adanya isu tentang tidak turunnya insentif bagi Kadus.
Diharapkan tidak ada lagi komentar seperti ini, karena setiap aparatur
akan mendapatkan hak nya sesuai dengan aturan main yang ada.
D. Infrastruktur dan PNPM : Tentang pembangunan kantor desa yang
sudah berjalan, Pembangunan infrastruktur jalan di RW 02 dan RW 03
yang sudah mencapai 60%. Saat ini Kades masih merangkap sebagai
ketua BKM.
E. Pipanisasi air bersih : Ada dana social sebesar Rp 120.000.000 (
seratus dua puluh juta rupiah ) untuk kegiatan pipanisasi air bersih
dari seorang donator Bpk Wawan Haikal Kurdi. Beberapa bulan ini
atas lobi kepala desa, proposal pembangungan mendapat support dari
anggota DPRD.
F. Serah terima jabatan RT : telah diserahterimakan jabatan RT 01 RW 02
dari bpk Rohim kepada Bpk Supriyadi. Selanjutnya Mpk Rohim
menjabat sebagai Ka Linmas.
G. Kesekretariatan RT : diharapkan setiap Ka RT mempunyai seorang
sekretaris untuk mendukung peningkatan adminsitrasi di RT.
Sekretaris RT tetap akan mendapatkan instentif yang saat ini sedang
disarikan dari beberapa sumber. Tentang E-KTP : sebanyak 4080
warga sudah dipotret untuk pembuatan KTP dan baru sebanyak 2840
orang yang sudah mendapatkan KTP nya. Atau realisasi E-KTP baru
sekitar 70%.
H. Masalah biaya pengurusan KTP dan KK : di desa lain, pembuatan KTP
ada yang mengharuskan membayar lebih dari Rp 100.000 ( seratus
sibu rupiah). Di desa Jambuluwuk, ditetapkan biaya KTP sebesar Rp
25.000 ( Dua Puluh Lima Ribu rupiah ) dan Kartu Keluarga sebesar Rp
30.000 ( Tiga puluh Ribu rupiah ).
I. Adanya program pemutihan surat nikah dari Depag, diharapkan dapat
dimanfaatkan oleh seluruh RT dan RW untuk membantu keluarga yang
saat ini belum memiliki Akta Nikah dari KUA.
J. Program PNPM 2014 : program rumah tidak layak huni, sebanyak 361
yang sudah diajukan. Bersama dengan program Rutilahu dari
pemerintah diharapkan akan membantu perbaikan 361 rumah tidak
layak huni tersebut.

1. Dari BPD :
A. Jalan desa yang sudah lama belum diperbaiki, sebaiknya mendapatkan
perhatian program PNPM.
B. Adanya keluhan lamanya pelayanan dari KUA, diharapkan peranan
aktif dari masyarakat
C. Jamkesda dan Jamkesmas banyak yang mempertanyakan. Tanggapan :
Rencana JKN untuk tahun 2014. Saat ini yang tidak memiliki
Jamkesda atau Jamkesmas tetap berhak memperoleh pengobatan
gratis dengan menggunakan SKTM.

1. Dari Kadus :
A. Lomba desa jangan terlalu diharapkan karena kualitas administrasi di
Desa masih rendah. Diharapkan dilakukan pembenahan semaua
kegiatan administrasi dari Desa sampai ke tingkat RT.
B. Proyek pipanisasi diharapkan selain bermanfaat bagi masyarakat juga
ada dampak ikutan lain, yaitu dengan akan diberlakukannya iuran
setiap pengguna air dari proyek pipanisasi ini. Dana yang terkumpul,
setelah dipakai biaya operasional, akan bisa dimanfaatkan untuk
membantu masyarakat yang tidak mampu.

1. Dari BKM : Proyek BKM meliputi infrastruktur, social, dan ekonomi. Juga
disampaikan Rencana satu tahun BKM. Ketertiban SPPT dan Isbat massal.
Setiap Rt diahrapkan memiliki : surat pengantar, buku tamu, dan buku induk.