You are on page 1of 6

MANAJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN

STD EP DOKUMEN Y/T KETERANGAN

MFK 1 1 Daftar peraturan perundangan terkait keselamatan fasilitas
Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
Undang-undang No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit
Undang-undang No. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung
Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
Undang-Undang No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup
Undang-undang No. 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan
Undang-undang No. 10 tahun 1997 tentang Ketenaganukliran
Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan
Permen LH No. 27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 56 tahun
2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit
Kepmenkes No. 876/MENKES/SK/VII/2001 tentang Pedoman
Tekhnis Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan
Kepmenkes No. 1335/MENKES/SK/IX/2002 tentang Standar
Operasional Pengambilan Dan Pengukuran Kualitas Udara Ruangan
RS
Kepmenkes No. 1204/MENKES/SK/X/2004 tentang Persyaratan
Kesehatan Lingkungan RS
Kepmenkes No. 432/MENKES/SK/IX/2007 tentang Pedoman
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan (K3) di RS
Peraturan Menteri tenaga Kerja Republik Indonesia No.
Per.02/Men/1989 tentang Pengawasan Instalasi Penyalur Petir
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 33 tahun 2007
tentang Keselamatan Radiasi Pengion Dan Keamanan Sumber
Radioaktif
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
No.2306/Menkes/Per/XI/2011 Tentang Persyaratan Teknis
Prasarana Instalasi Elektrikal Rurnah Sakit
Permenaker No. 01/MEN/1980 tentang K3 Konstruksi Bangunan.
Permenaker No.28/MEN/2000 tentang Bangunan Gedung
Kepmen PU Nomor 10 Tahun 2000 tentang Ketentuan Ketentuan
Teknis Pengamanan Terhadap Bahaya Kebakaran Pada Bangunan
Gedung Dan Lingkungan
Kepmen PU Nomor 11 Tahun 2000 Tentang Ketentuan Teknis
Manajemen Penanggulangan Kebakaran Di Perkotaan.
PP No. 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen K3
PerMenkes Nomor 48 Tahun 2016 Tentang Standar K3
Perkantoran.

1691/Menkes/RI/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Permenakertrans No. Per. 2 Kumpulan Ijin-ijin yang masih berlaku : Ijin Bangunan Ijin Operasional RS . Per. Permenkes 492/Menkes/IV/2010 tentang persyaratan air minum Permenkes No. Tahun 2012 Pedoman Penyusunan Study Kelayakan (Feasibility Study) tahun 2012 Pedomanan Teknis Bangunan Rumah Sakit Ruang Operasi tahun 2012 Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Ruang Perawatan Intensif tahun 2012 Pedoman Teknis Bangunan Rurnah Sakit Ruang Gawat Darurat tahun 2012 Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Ruang Rawat Inap tahun 2012 Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Ruang Rehabilitasi Medik tahun 2012 Pedoman Teknis Prasarana Rumah Sakit Sistem Gas Medik dan Vakum Medik tahun 2012 Pedoman Teknis Prasarana Rumah Sakit Sistem Sistem Instalasi Tata Udara tahun 2012 Pedoman Teknis Prasarana Rumah Sakit Sarana Keselamatan Jiwa tahun 2012 Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Sistem Proteksi Kebakaran Aktif pada Bangunan Rumah Sakit tahun 2012 Pedoman Teknis Instalasi Pengolahan Air Limbah tahun 2011.01/Men/1982 tentang Bejana Tekan Pedoman Penyususnan Rencana Induk (Master Plan) Rumah Sakit. 08/Men/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri Permenaker No. Permenker No. 14 tahun 2013 tentang Simbol B3 Permen LH Nomor 14 Tahun 2013 tentang Simbol B3. Permen LH dan Kesehatan No. 04/Men/1987 tentang Panitia Kesehatan dan Kesehatan Kerja serta Tata Penunjukan Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja. 56 tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyratan Tekhnis Limbah Beracun dan Berbahaya Fasilitas Layanan Kesehatan. Per. 66 Tahun 2016 Tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit. 02/Men/1983 tentang Alarm Kebakaran Automatik Permenaketrans No. 24 tahun 2016 tentang Persyaratan Teknis dan Prasarana Rumah Sakit Permenkes 416/Menkes/IV/Per/1990 tentang pemeriksaan kualitas air Permenkes No. KepMenkes No. Permen LH No.

pengunjung/tamu. pegawai kontrak 5 Bukti pemeriksaan fasilitas :  Form cek list  Bukti pelaksanaan pemeriksaan 6 Pastikan RS telah memeasang monitoring di area yg berisiko keselamatan dan keamanan 7 Obeservasi bangunan dan fasilitas RS yang berisiko terhadap keselamatan dan keamanan MFK 4. foto. pengunjung  Bukti identitas yang diberikan kepada penunggu pasien. Sertifikat Laik Fungsi Ijin IPAL Ijin Genset Ijin Radiologi Sertifikat Sistem Pengamanan/Pemadaman Kebakaran Sistem Kelistrikan Ijin Tempat Pembuangan Sementara B3 Ijin Lift Ijin Instalasi Petir Ijin Lingkungan Bukti Kerjasama/MOU dengan pengelola limbah B3 Bukti Kalibrasi Bukti Hasil Pemeriksaan dari uar RS 3 Bukti Daftar dan Perizinan yang berlaku 4 Bukti rekapitulasi hasil pemeriksaan dari pemerintah/badan eksternal lainny yang telah ditindaklanjuti (dapat berupa laporan.1 1 Regulasi tentang asesmen pra konstruksi 2 RS melakukan asesmen risiko pra kontruksi (PCRA) bila ada rencana konstruksi dengan dibuktikan dengan adanya PCRA 3 Bukti pelaksanaan tentang hasil tindak lanjut PCRA diikuti dengan observasi lokasi pembongkaran . pengeluaran anggaran) MFK 2 1 Ada Program Manajemen Risiko mengenai fasilitas dan lingkungan 2  Ada Bukti dokumen Program Manajemen Risiko fasilitas dan lingkungan  Bukti Penerapan program 3 Ada bukti peninjauan dan pembaharuan program bila terjadi perubahan 4 Ada bukti ceklist tentang penyewa lahan mematuhi semua aspek program manajemen risiko fasilitas dan lingkungan 1 Regulasi tentang penetapan penanggungjawab manajemen risiko fasilitas MFK 3 dan lingkungan 2 Program Pengawasan terhadap perencanaan dan penerapan manajemen risiko 3 Bukti sertifikat pelatihan manajemen risiko 4 Bukti laporan kegiatan penanggung jawab program 1 Regulasi tentang  Pedoman pengorganisasian unit kerja yang bertanggung jawab MFK 4 terhadap keselamatan dan keamanan  Program keselamatan dan keamanan RS 2 Bukti penetapan unit kerja yg bertanggung jawab terhadap pengelolaan keselamatan dan keamanan disertai pedoman pengorganisasian 3 Daftar identifikasi area-area risiko (risk register) tentang keselamatan dan keamanan 4  Regulasi pemberian identitas pada penunggu pasien. staf.

4 Hasil audit kepatuhan kontraktor terhadap implementasi PCRA. paparan dan insiden lainnya 7 Dokumen yang ada :  Ijin IPAL  Ijin TPS B3.1 1 Bukti pelaksanaan pelatihan penangulangan kebakaran 2 Simulasi peragaan evakuasi pasien ke tempat aman 3 Bukti pemeriksaan. dilanjut dengan observasi IPAL RS 4 Bukti ijin pengolahan limbah B3/MOU :  Ijin operasional pihak ketiga  Ijin transporter disertai manifest 1  Regulasi mengenai manajemen disaster RS MFK 6  Regulasi ruang dekontaminasi dalam pedoman pelayanan IGD 2 Identifikasi bencana internal dan eksternal 3 Cek list pelaksanaan Self Assessment Hospital Safety Index 4 Denah Ruang Dekontaminasi 1 Bukti pelaksanaan simulasi kesiapan menghadapi kedaruratan. hidran dan pompa kebakaran 6 Observasi jalur evakuasi MFK 7.2 1 Regulasi tentang penetapan RS sebagai kawasan bebas rokok 2 Cek list evaluasi kepatuhan larangan merokok 1 Regulasi tentang pengelolaan peralatan medis disertai program MFK 8 pemeliharaan 2  Daftar inventaris peralatan medis  Bukti identifikasi risiko peralatan medis . wabah dan MFK 6. ijin incinerator/MOU dgn pihak ke tiga MFK 5.1 1 Regulasi untuk penyimpanan dan pengolahan limbah B3 2 Bukti ijin B3 yang masih berlaku. lokasi dan jumlahnya. meliputi jenis. uji coba dan pemeliharaan peralatan pemadaman kebakaran MFK 7. berupa :  Ceklist  Bukti pelaksanaan audit MFK 4. memperbaiki atau mengganti system. APAR. bangunan 3 Dokume mengenai anggaran pelaksanaan PCRA dan ICRA MFK 5 1 Adanya Regulasi tentang pengelolaan bahan B3 dan limbahnya 2 Daftar B3 dan limbahnya. dilanjut observasi TPS B3 3 Bukti ijin IPAL/ijin pembuangan limbah cair yang masih berlaku.1 bencana 2 Bukti pelaksanaan diskusi (debriefing) mengenai simulasi dan dibuat laporan serta tindak lanjutnya 3 Bukti daftar peserta simulasi MFK 7 1 Program tentang proteksi kebakaran (fire safety) 2 Ceklist asesmen risiko kebakaran (fire risk safety assessment) 3 Bukti tindak lanjut assessment risiko kebakaran (fire risk safety assessment) 4 Observasi melihat system deteksi dini (smoke detector/heat detector) dan alarm kebakaran 5 Observasi fasilitas system kebakaran aktif antara lain sprinkle. dilanjut observasi tempat penyimpanan B3 dan limbahnya 3 Adanya dokumen MSDS B3 4  Melakukan observasi tentang ketersediaan dan penggunaan APD dalam rangka menangani B3 dan limbahnya  Harus ada eye washer di tempat penyimpanan B3 cair 5 B3 dan limbahnya harus diberi label/rambu-rambu 6 Ada bukti laporan tumpahan.2 1 Dokumen mengenai anggaran yang berhubungan dengan fasilitas RS 2 Dokumen mengenai anggaran meningkatkan.

1 medis 2 Bukti pertemuan yang membahas hasil pemantauan peralatan medis yang berbahaya. dilanjut dengan melihat kondidsi pearalatan dan lingkungan kerja .2.3 limbah 2 Bukti hasil pemeriksaan mutu air bersih termasuk air minum 3 Bukti hasil pemeriksaan mutu air limbah 4 Bukti hasil pemeriksaan mutu air dialisis 5 Bukti tindak lanjut hasil pemeriksaan 1 Regulasi ttg system pelaporan data insiden/kejadian/kecelakaan dari MFK 10 setiap program manajemen risiko fasilitas 2 Bukti laporan insiden keselamatan terkait manajemen risiko fasilitas dan hasil analisis 3 Bukti tindak lanjut dari hasil analisis.2 air bersih bila terjadi gangguan 2 Observasi penampungan persediaan air bersih 3 Observasi ke sumber listrik utama dan sumberlistrik alternatif 4  Bukti identifikasi area beresiko bila terjadi kegagalan listrik  Bukti identifikasi area berisiko bila terjadi kegagalan air 5 Bukti telah dilakukan upaya-upaya untuk mengurangi risiko bila terjadi kegagalan listrik maupun air 6  Bukti pelaksanaan kajian kebutuhan sumber listrik dan air bersih alternative dalam keadaan emergensi  Bukti kontrak kerjasama dengan penyedia air bersih bila terjadi gangguan MFK 9.1 1 Regulasi tentang system utilitas penting/utama 2  Bukti daftar inventaris system utilitas  Bukti daftar inventaris system utilitas penting/utama 3 Bukti inspeksi system utilitas penting. alat medis dalam penarikan (under recall). 3 Bukti ceklis dan hasil pemeriksaan peralatan medis 4 Bukti pelaksanaan dan hasil uji fungsi peralatan medis 5 Bukti pelaksanaan pemeliharaan preventif dan kalibrasi peraalatan medis 6 Adanya tenaga/staf yang kompeten yang dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat pelatihan 1 Regulasi tentang pemantauan dan penarikan kembali (recall) peralatan MFK 8. berupa :  Cek list  Bukti pelaksanaan inspeksi 4 Bukti hasil uji coba system utilitas penting 5 Bukti pelaksanaan pemeliharaan system utilitas penting 6 Bukti perbaikan system utilitas 1 Regulasi tentang system utilitas termasuk kerjasama dengan penyediaan MFK 9. laporan insiden. masalah dan kegagalan pada peralatan medis disertai bukti hasil pemantauan 3 Bukti pelaporan insiden keselamatan (sentinel) terkait peralatan medis MFK 9 1 Regulasi tentang pengelolaan system utilitas 2 Bukti daftar inventaris system utilitas dan lokasinya 3  Bukti hasil pemeriksaan  Bukti hasil testing/pengujian  Bukti hasil pemeliharaan system utilitas 4 Buat label pada tuas-tuas control utilitas MFK 9.1 1 Regulasi tentang uji coba sumber air bersih dan listrik 2 Dokumentasi pelaksanaan uji coba sumber air bersih alternatif 3 Dokumentasi pelaksanaan uji coba sumber listrik alternatif 4 Observasi tempat penyimpanan bahan bakar untuk genset 1 Regulasi tentang pemeriksaan air bersih (termasuk air minum) dan air MFK 9.

supplier. keamanan dan risiko lainnya 3 Peragaan staf dlm pembuangan gas medis serta limbah B3 4 Peragaan staf ttg bencana internal atau eksternal 1 Menjalankan peralatan medis :  Bukti pelaksanaan pelatihan untuk menjalankan peralatan medis MFK 11. pekerja kontrak dan lain- 4 Bukti evaluasi pelatihan berupa pre test dan post test pelatihan 1 Peragaan Staf dapat menjelaskan dan/atau memeragakan peran mereka MFK 11.2  Bukti test yang dilakukan Simulasi : peragaan operator peralatan medis 2 Menjalankan system utilitas :  Bukti pelaksanaan pelatihan  Bukti test yang dilakukan Simulasi operator system utilitas 3 Memelihara peralatan medis :  Bukti pelaksanaan pelatihan  Bukti test yang dilakukan 4 Memelihara system utilitas :  Bukti pelaksanaan pelatihan  Bukti test yang dilakukan . mengurangi atau melaporkan tentang keselamatan . 4 Bukti pelaksanaan pengawasan dan pelaporan program manajemen risiko fasilitas MFK 11 1 Program Pelatihan MFK 2 Bukti pelksanaan pelatihan program MFK 3 Bukti pelaksanaan edukasi terhadap pengunjung.1 dalam menghadapi kebakaran 2 Peragaaan staf dlm tindakan menghilangkan.