You are on page 1of 15

askeb gumoh dan muntah

ASUHAN KEBIDANAN PADA NEONATUS DAN BAYI
DENGAN GUMOH

Hari/tanggal : Kamis/ 06 Oktober 2011
Tempat : BPS Bidan Cantik
Pengkaji : Bidan Cantik
Pukul : 16.00 WIB
No. register : 1701

SUBJEKTIF :
 Ibu mengatakan :
· Anaknya mengeluarkan kembali susu yang telah diberikan ketika atau beberapa saat setelah
menyusui
· Saat memberikan ASI kepala bayi tidak ditinggikan
· Tidak menyendawakan ankanya setelah menyusui
· Saat menyusui, bibir anak tidak mencakup rapat putting susu ibu
· Saat menyusui anaknya dengan menggunakan botol, posisi botolnya tidak pas.
OBJEKTIF :
1. Pemeriksaan umum
Keadaan umum : bayi tampak sehat
Kesadarann : compos mentis
BB/TB :
TTV
- Nadi: 148 x/i
- Suhu: 36,7 ℃
- Pernapasan : 50 x/i
- BB : 3200 gr
- PB : 50 cm

kepala dimiringkan ke kanan . Cara menyusui yang benar. Beritahu ibu cara menyendawakan yaitu bayi dimiringkan kesebelah kanan . Pemeriksaan Kebidanan Pemeriksaan head to toe a.2. yaitu :  Saat memberikan ASI kepala bayi ditinggikan  Bibir bayi harus mencakup rapat puting susu ibu  Bila bayi tidur dengan posisi tengkurap. Beritahukan pada ibu bila memberikan susu dengan ‘ dot ‘ jangan sampai udara masuk V . tidak pucat Lidah : Merah keputih – putihan dan kotor Terdapat lender berwarna kuning b. Beritahu ibu untuk menyendawakan bayinya setelah menyusui . Ekstremitas : Kurang aktif ANALISA : Neonatus dan bayi usia kurang 6 bulan dengan gumoh PLANNING : .kempis respirasi Masalah : Tidak ada c. Mulut Mukosa Bibir : Lembab. Dada Bentuk : Simetris Gerakan : Kembang . Perut Bentuk : Simetris Keadaan : Terasa kembang d.

Register :- Masuk RS tanggal/jam : 05 April 2012/ 15. 17 Mei 2012 Asuhan Kebidanan pada bayi dengan Gumoh ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BAYI NY. Oleh : Bidan Karunia A. Identitas Orang Tua .20 WIB Jenis kelamin : Perempuan Anak ke : I (Pertama) b. YOGYAKARTA No. DATA SUBJEKTIF 1.”D” UMUR 2 MINGGU DENGAN GUMOH DI BPM KARUNIA SLEMAN. D Tanggal lahir : 23 Maret 2012 Jam : 02. Yuli Haryaningsih Kamis.00 WIB. Jam : 15. Identitas Bayi Nama : Bayi Ny.00 WIB Dirawat diruang :- I. PENGKAJIAN Tanggal : 05 April 2012. BIODATA a.

Riwayat Obstetrik P1A0Ah1 Ham Persalinan Nifas il ke TGL UK JP Penolo Komp JK BB Lakta Kompli lahir ng li si 1 23.S Umur : 24 tahun 26 tahun Agama : Islam Islam Suku/Bangsa : Jawa/Indonesia Jawa/Indonesia Pendidikan : SMA SMA Pekerjaan : IRT Wiraswasta Alamat : Sleman. Pola Nutrisi Makan Minum Frekuensi : 3x/sehari 7-8x/hari Jenis : Nasi. sayur. susu Porsi : 1 piring 1 gelas Keluhan : tidak ada tidak ada b. Kebiasaan Hamil a. Keluhan utama Ibu mengatakan bayinya mengeluarkan kembali susu yang telah ditelan 2 kali sehari. 4. D Tn.20 Ya Tidak 03. m n ada an 0 gr ada 201 2 5. Ibu Ayah Nama : Ny. Alasan Masuk/kunjungan Ibu mengatakan ingin memeriksakan bayinya. 3. ater Sponta Bidan Tidak perempu 3. Yogyakarta 2.lauk air putih. Yogyakarta Sleman. Pola Eliminasi BAK BAB Frekuensi : 5x/hari 1x/hari Warna : Kuning jernih Kuning .

. PMS. lidah merah keputihan. tidak ada polip. . Hepatitis B). Paru-paru. tidak ada labiokisis. Menahun. . B. dan menurun (DM. Muka : oval. Menahun.600 gram 2. Bau : Khas Urine Khas feses Konsistensi : Cair Lembek Keluhan : Tidak ada Tidak ada c. hipertensi). tidak ada strabismus. Pemeriksaan Fisik a. Jantung). Riwayat Kesehatan Ibu (Menular. e. rambut hitam. tidak ada palatokisis. gusi tidak berdarah. menahun ( Ginjal. asma. Menurun) Ibu mengatakan tidak pernah/sedang menderita penyakit menular (HIV. tidak ada serumen. Riwayat Kesehatan Ibu . tidak ada nyeri tekan. Riwayat Kesehatan Keluarga (Menular. f. PMS. labiopalatokisis. c. b. tidak ada cephal hematom. sklera putih. Personal Hygiene Mandi : 2x/hari Gosok gigi : 2x/hari Keramas : 3x/seminggu Ganti pakaian : 2x/hari Keluhan : Tidak ada 6. ubun-ubun datar. Kepala : Mesocephal. Pemeriksaan umum Keadaan Umum : Baik Tanda-Tanda Vital : S : 36. tidak ada sekret. tidak ada tanda infeksi. Jantung). hipertensi). Menurun) Ibu mengatakan keluarga tidak pernah/sedang menderita penyakit menular (HIV. asma. tidak ada caput sucedaneum. DATA OBJEKTIF 1. menahun ( Ginjal. Telinga : simetris. penglihatan baik. Mulut : bibir bersih. d. terdapat lendir berwarna kuning. Hidung : berlubang. pendengaran baik. dan menurun (DM. Riwayat Keturunan Kembar Ibu mengatakan tidak mempunyai riwayat keturunan kembar baik dari keluarga ibu maupun suami.50C N : 140 x/menit R : 40 x/menit PB : 50 cm BB : 3. tidak ada bekas luka. Paru-paru. tidak ada benjolan abnormal. kotor. Hepatitis B). Mata : simetris. tidak ada tanda infeksi. bersih. konjungtiva merah muda.

Beritahu ibu bahwa gumoh adalah hal biasa dan tidak perlu dikhawatirkan. k. PERENCANAAN Tanggal : 5 April 2012 pukul : 15. tiroid. Masalah Tidak ada Data Dasar : Tidak ada III. Genitalia : ada lubang vagina. gerakan aktif. o. Data obyektif : Keadaan Umum : Baik Tanda-Tanda Vital : S : 36. Diagnosa kebidanan Seorang bayi Ny. ada klitoris. Ekstremitas bawah : simetris.”D” umur 2 minggu dengan Gumoh. Beritahu ibu hasil pemeriksaan. Dada : simetris. j. Kulit : tidak ada tanda lahir. Leher : tidak ada pembesaran kelenjar parotis. lembek pada saat diam. g. puting datar. Abdomen : datar. Kolaborasi Tidak ada c. Punggung : tidak ada spinabifida. Ekstremitas atas : simetris. Merujuk Tidak ada V. dan vena jugularis. INTERPRETASI DATA a. gerakan aktif. tidak ada skoliosis.50C N : 140 x/menit R : 40 x/menit PB : 50 cm BB : 3. pernafasan teratur. h. tidak ada ronche. m. i. Data Dasar Data subyektif : -ibu mengatakan bayinya berjenis kelamin perempuan -ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 23 maret 2012 -ibu mengatakan anaknya sering mengeluarkan kembali susu yang telah ditelannya.keras pada saat menangis. l.600 gram b. Mandiri Tidak ada b.tidak ada lordosis. tidak ada hemoroid n. 2. tidak ada bintik merah. jumlah jari lengkap.tidak ada kifosis. jumlah jari lengkap. TINDAKAN SEGERA a.ada lubang uretra. limfe. ada labia mayora dan minora. II. IDENTIFIKASI DAN ANTISIPASI DIAGNOSA POTENSIAL Tidak ada IV.00 WIB 1. . gerakan aktif. warna kulit merah mudah. Anus : ada lubang anus.

Menjelaskan kepada ibu cara mengatasi gumoh yaitu dengan memperbaiki teknik menyusui meliputi posisi bayi saat disusui sebaiknya kepala berada lebih tinggi dan posisi bayi tidak terlentang. Respirasi : 40x/menit. jangan langsung banyak atau on demand. Jelaskan kepada ibu cara mengatasi gumoh pada bayi. 4. Ibu telah mengerti mengenai proses terjadinya gumoh pada bayi. Lambung yang penuh juga bisa membuat bayi gumoh. Ibu telah mengetahui keadaan bayinya. Memberitahu ibu untuk melakukan kunjungan ulang jika gumoh belum dapat teratasi. 6. 5.00 WIB 1. Beri bayi ASI sedikit-sedikit tetapi sering (minimal 2 jam sekali). Jelaskan kepada ibu penyebab terjadinya gumoh pada bayi. sudah diisi makanan lagi akibatnya bayi akan mengalami gumoh karena lambung bayi mempunyai kapasitasnya sendiri. Jelaskan kepada ibu proses terjadinya gumoh pada bayi. Hal ini dapat mengurangi udara yang masuk selama bayi menghisap ASI. . BB : 3.00 WIB 1. Ibu telah mengetahui penyebab terjadinya gumoh pada bayi. Menjelaskan kepada ibu proses terjadinya gumoh pada bayi yaitu gumoh sering terjadi pada bayi setelah diberikan ASI yang disebabkan karena posisi saat menyusui salah. jangan biarkan bayi menghisap puting saja. posisi menyusui ibu salah. dan saat minum ASI udara ikut tertelan. Beritahu ibu untuk melakukan kunjungan ulang jika gumoh pada bayi belum dapat teratasi. 2. EVALUASI Tanggal : 5 April 2012 Pukul : 15. Memberitahu ibu hasil pemeriksaan yaitu keadaan umum baik. Nadi : 140 x/ menit. Jangan langsung membaringkan anak anda di tempat tidur. suhu : 36. tetapi areola (bagian kecoklatan di sekitar puting ) juga harus masuk atau menempel ke mulut bayi. 7. 7. 6. VII. kemudian tepuk. 3. 5. 3.tepuk punggung bayi sampai sendawa sesaat setelah di beri minum. Menjelaskan kepada ibu penyebab terjadinya gumoh pada bayi yaitu ASI yang diberikan jumlahnya terlalu banyak.5 0C. maka ada refleks yang bisa menyebabkan bayi gumoh. fungsi pencernaan bayi belum sempurna. Ibu merasa tenang karena telah mengetahui bahwa gumoh yang dialami oleh bayinya adalah hal yang normal. Hal ini menyebabkan cairan yang masuk ke tubuh bayi akan mencari posisi yang paling rendah dan bila ada makanan yang masuk ke esofagus atau saluran sebelum ke lambung. 4. PELAKSANAAN Tanggal : 5 April 2012 pukul :15. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus. IV. PB : 50 cm. Mendokumentasikan asuhan yang telah dilakukan. 4.600 gram dan bayinya mengalami gumoh. Dokumentasikan asuhan yang telah diberikan. 3. 2. Memberitahukan kepada ibu bahwa gumoh adalah hal yang biasa( normal ) dan ibu tidak perlu merasa cemas dengan keadaan bayinya.

Diposting oleh Yuli Harya di 12:38:00 PM Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest Tidak ada komentar: Posting Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Posting Komentar (Atom) Arsip Blog  ▼ 2012 (3) o ▼ Mei (3)  Yuli Haryaningsih: Asuhan Kebidanan pada bayi deng. Asuhan telah didokumentasikan.. 6.. 7. Gambar tema oleh selensergen. Ibu mengetahui dan mengerti cara mengatasi gumoh yang terjadi pada bayi. Diberdayakan oleh Blogger. Ibu bersedia melakukan kunjungan ulang jika gumoh belum dapat teratasi.  Asuhan Kebidanan pada bayi dengan Gumoh  Bayi dengan Asfiksia Mengenai Saya Yuli Harya Lihat profil lengkapku Tema Sederhana.5. .

N Umur : 32 thn Umur : 40 thn Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswsta .TINJAUAN KASUS PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN KASUS SIDS Tanggal : 2 September 2011 1. Data Subjektif Identitas Bayi Nama Bayi : Bayi .R Nama Ayah : Tn.”G” Umur : 2 Bulan Tanggal Lahir : 02 JULI 2011 Jenis Kelamin : Laki-laki BB : 3600 gram PB : 60 cm Identitas Orang Tua Nama Ibu : Ny.

tubuh dan ujung kuku bayi terlihat kebiruan/ pucat. 4. Riwayat Imunisasi : HBo. ekstremitas kebiruan BB : 2600 Gram PB : 48 cm Kelainan Kongenital : Tidak di temukan 6. dan bayi juga tidak terlihat bernapas. 3. Keluhan Utama Bayi tidur telungkup dimalam hari kemudian tidak bangun lagi hingga pagi dan bayi ditemukan dalam keadaan kaku. Polio1 sudah diberikan 7. Riwayat Kesehatan Keluarga . nadi tidak teraba.Alamat : Jln. Keadaan Bayi saat Lahir Keadaan Umum : Baik Reflek : Baik Menangis : Menangis kuat Warna Kulit : Badan kemerahan. Sukarasa 2. DPT. Riwayat Natal Tempat lahir : BPS Harapan Bunda jenis persalinannya : Spontan Warna Ketuban : Jernih Komplikasi Persalinan : Tidak ada komplikasi Masa Gestasi : 38 Minggu 5. Sebelum tidur bayi dalam keadaan baik-baik saja. Riwayat Prenatal Kesehatan janin selama dalam kandungan : selama hamil ibu tidak mengalami gangguan kesehatan. BCG.

Keadaan Umum `: Bayi sudah tidak menampakan adanya kehidupan 3.Ibu mengatakan keadaan keluarganya tidak ada yang mengidap penyakit menular serta keturunan dan juga tidak ada yang mengalami kelainan congenital. Pemeriksaan Fisik Reflek pupil : Tidak ada. Data Objektif 2. sianosis Reflex : Tidak ada . Pola Kebiasaan Sehari-hari Nutrisi : ASI dan susu botol (saat ibu bekerja sore hari) Istirahat dan Tidur : 12 jam / hari Keadaan waktu tidur : Tenang 1. ada sedikit darah Mulut : Ada cairan berbusa dan bernoda darah Dada : Pergerakan tidak ada Bunyi Jantung : Tidak terdengar Abdomen : Tidak ada tanda infeksi tali pusat Ekstremitas atas : Tangan kaku. 8. reflek berkedip: tidak ada. Pemeriksaan TTV Pernapasan : 0 x/menit Nadi : 0 x/menit Suhu : 33⁰C 3. sianosis Ektremitas bawah : Gerakan kaki kaku. Hidung : Pernapasan tidak terasa.

Memberi pengertian kepada keluarga untuk tetap temani ibu dan mendukungnya.LJ. Jakarta: EGC.dkk. Melakukan perawatan jenazah 5. Jakarta: EGC BAB III TINJAUAN KASUSA A. 2007. Tanjung Ds. Memberi dukungan pada ibu untuk tetap tabah dan menganjurkan keluarga untuk menenangkan ibu. Data Subjektif 1.dkk. Karang Anyat Kec. Memberikan pendidikan pencegahan agar resiko SIDS sedikit terhindar 6. 1. Kawali . Ilmu Kesehatan Anak.”G” usia 2 bulan meninggal tanpa diketahui sebab-sebab yang jelas. Jakarta: EGC Carpenito-Moyet. Planning 2.RE. Behrman. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. ibu sedikit tenang tapi tetap menangis 4. keluarga mengerti dan akan menemani ibu DAFTAR PUSTAKA Betz.dkk. 2009.Agus. Jakarta: EGC Sutarra. Assesment Bayi. 1. Identitas Nama : Putri Umur : 2 tahun Suku bangsa : Sunda Agama : Islam Alamat : Kp. 2009. 2012. Keperawatan Pediatri. Diagnosis Keperawatan.CL. Menginformasikan dengan hati-hati kepada ibu dan keluarga hasil pemeriksaan yaitu bayi sudah meninggal dengan kasus SIDS. ibu mendengarkan dan menangis 3.

dan polio pada saat lahir. dan bisa berdiri dan berjalan pada usia 10-12 bulan. ibu mendapatkan suntik oksitosin 10 u. Tumbuh Kembang Ibu mengatakan berat badan bayinya waktu lahir 3. pemberian tuberkulin test dan reaksinya. campak. gamma globulin/transfusi. e. Natal Lamanya proses persalinan + 14 jam. Gigi mulai tumbuh pada usia 6-7 bulan. kondisi kesehatan baik. sudah lengkap pada usia 3 tahun. c.5 kg. dibantu oleh bidan. dan kurang nafsu makan. tinggi badan bertambah 2 cm setiap bulan. dan susah minum. pemberian serum-serum lain. Pola kebiasaan Sehari-Hari a. lesu. hepatitis. Imunisasi Polio. Makan minum . f. kenaikan ini terjadi sampai 6 bulan. 5. TB bertambah 2 cm/bulan. 3. apgar score 8. Prenatal Ibu mengatakan ini kehamilan yang pertama dengan usia gestasi 40 minggu. BCG. reaksi yang terjadi adalah demam. 4.2. ibu mengatakan bayinya sudah mulai bisa tengkurap dan mengangkat kepala lebih lama. Berat badan bertambah 170 gr/minggu. Keluhan Utama Muntah. Riwayat Kesehatan Sekarang Pada umumnya anak sudah masuk rumah sakit dengan keluhan muntah. b. Riwayat Kesehatan Masa Lalu Meliputi pengkajian riwayat : a. Imunisasi Ibu mengatakan bayinya sudah mendapat imunisasi hepatitis B. panjang Badan 51 cm. d. Tumbuh Kembang Berat waktu lahir 3. Post Natal Ibu mengatakan berat badan anaknya saat lahir 3.5 kg. selama kehamian mendapat imunisasi TT sebanyak 3 kali. reaksi yang terjadi adalah biasanya demam. tidak ada penyulit dalam persalinan. g.5 kg. Berat badan pada usia sekarang adalah 17 kg. letih. kurang nafsu makan. DPT. tak mau mimum. mulai duduk sendiri pada usia 8-9 bulan. bayi tampak tidak aktif. dan tidak ada kelainan kongenital.

Memberitahukan ibu tentang keadaan bayinya. 4. c. ada penyulit dalam BAB sering terasa mules-mules. Pola aktifitas Aktifitas yang biasa dilakukan adalah bermain dengan temen sebaya. B. Minum + 8 gelas sehari dan minum susu + 2 kali sehari. Analisa Anak usia 2 tahun. bunyi jantung murni regular. d. Data Objektif 1. Antropometri : Tinggi badan : 100 cm BB sekarang : 17 kg 3. Memberitahukan ibu tentang asuhan yang akan diberikan 3. Suhu : 36. peristaltik usus meningkat lit : Kulit kering C. D. Pola istirahat Ibu mengatakan anaknya tidur malam + 12 jam dan tidur siang + 3 jam. tidak ada pembesaran tiroid. suara paru-paru bersih tidak ada wheezing domen : Auskultasi: Bunyi usus terdengar. Menjaga/mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit. Pola eliminasi Ibu mengatakan anaknya BAB + 7 kali sehari dengan konsistensi encer dan BAK 5-6 kali dengan warna jernih kekuningan. Pemeriksaan fisik Kepala : Bersih. Tekanan darah : 100/60 mmHg b. Keadaan umum : Lemas 2. misal: . rambut tidak rontok Mata : Konjungtiva tidak anemis. Nadi : 65 kali/menit c. tidak ada pelebaran vena jugularis da : Bentuk simetris. Perbanyak minum agar menghindari dehidrasi 5.80C 4. e. Personal hygiene Ibu mengatakan anaknya biasa mandi dan gosok gigi 2 kali sehari. dengan keluhan muntah. sclera putih Mulut : Bersih. 6. Diberi obat muntah (sesuai petunjuk dokter). tahu dan daging. keramas 2 hari sekali. Respirasi : 30 kali/menit d. sedikit saja namun sering. bibir kering dan lidah pucat her : Tidak ada pembesaran getah bening. 2. Ibu mengatakan anaknya makan + 3 kali sehari dengan menu bervariasi seperi sayur-sayuran. Tanda – tanda vital : a. b. Penatalaksanaan 1. Diberi minum/makan. tempe.

Bila terdapat esofagitis. .2 . Domperidon (0. Pada regurgitasi. Cisapride. misalnya: ranitidin (2-3 mg/kg berat badan/kali. Rujuk ke RS dengan fasilitas bedah jika terdapat indikasi seperti: Bayi sakit berat (layu/letargi) dengan BB kecil yaitu < 2500 gr dan < 37 minggu 9. 2 x sehari). b. Jelaskan pada ibu bahwa muntah pada bayi adalah keadaan yang normal. 7. c.0. berikanlah antagonis H2. Dengan semakin bertambahnya usia. Jealskan pada ibu muntah perlu dibedakan dengan regurgitasi. Metoklopramid. muntah ini otomatis akan berkurang. 10.a.4 mg/kg berat badan tiap 4-8 jam). 8. terjadi setelah minum dan makan. pengeluaran isi lambung terjadi secara spontan.