You are on page 1of 7

SATUAN ACARA BERMAIN

(SAB)
MENYUSUN PUZZLE

PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT (PKRS) IRNA IV
RSU Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

2013

SATUAN ACARA BERMAIN
(SAB)
MENYUSUN BALOK

SAIFUL ANWAR MALANG Oleh : Kelompok 16AB Siti Roslinda Rohman Amin Ayu Badriyah Nadifatus Susana Sri Indah Novianti Indah Dwi R JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2015 . DI RUANG 15 RSU Dr.

Lembar Pengesahan Permainan telah disetujui dan disahkan pada : Hari : Tanggal : Mengetahui.15 RSSA Malang . Pembimbing Akademik Pembimbing Klinik PSIK FKUB Malang R.

psikomotor dan emosional anak usia todler 2. Memenuhi kebutuhan aktifitas bermain B. Indah Dwi R : observer Alat dan sarana : puzzle A. Mengetahui respon verbal . Tempat bermain : kamar bermain di R 15 RSSA Malang 2. Kriteria : 1. Amin Ayu B : co leader 3. Anak dalam kondisi baik / cukup baik 3. Anak bisa / boleh berjalan 4. Siti Roslinda R 2. Sri Indah N 5.00 WIB . Indah Dwi R Pembagian Tugas : 1.TUJUAN Tujuan intruksional umum : Mengetahui pengaruh terapi bermain terhadap proses adaptasi / hospitalisasi anak usia todler yang menjalani rawat inap di R 15 RSSA Malang Tujuan intruksional khusus : 1. Menghilangkan / mengurangi perasaan takut dan kecemasan 3. Anak tidak terpasang infus C. Pelaksanaan : pukul 11. di Ruang 15 RSSA Malang Penyaji : 1. Anak usia todler 2. Amin Ayu B 3. Nadifatus Susana 4. Nadifatus Susana : fasilitator 1 4. Struktur permainan kelompok : 1. Mengurangi rasa sakit yang diderita 4. 9 September 2015 Sasaran : anak usia todler yang dirawat. Sri Indah N : fasilitator 2 5. Siti Roslinda R : leader 2. SATUAN ACARA BERMAIN Pokok bahasan : terapi bermain pada usia todler Sub Pokok Bahasan : terapi bermain puzzle Waktu : Kamis.

mengatur setting tempat . Perilaku yang di harapkan dari anak : . Lama permainan : 55 menit 4. d. sebagai tempat bertanya leader dan coleader tentang kegiatan yang akan dilakukan. membantu tugas dari leader . memimpin jalannya acara . Fasilitator . Co leader .mengobservasi jalannya acara . 3. Menyiapkan puzzle. Menyiapkan peserta 2 Orientasi 5 menit 1. Masing –masing anak berespon terhadap benda / permainan yang ada di hadapannya c.memberi penilaian . Anak senang selama / setelah bermain . Aturan bermain : a. Kegiatan terapi bermain NO TAHAP WAKTU KEGIATAN 1 Persiapan 10 menit 1. Leader . Jumlah anggota : … anak 5. Deskripsi tugas : a. Anak – anak tidak boleh berebut mainan d. Salam terapeutik (salam dari terapis kepada . sebagai pemandu jalannya acara . memberi petunjuk dalam acara supaya berlangsung baik.mengevaluasi dan umpan balik kepada leader dan coleader D. Dapat berinteraksi dengan teman sebayanya . menutup kagiatan bermain b. Menyiapkan tempat / ruangan 2. Anak dikumpulkan dalam satu lingkaran b. .memberi saran dan kritik setelah acara selesai . Anak menunjukkan respon terhadap rangsangan dari luar 7. menggantikan posisi leader bila diperlukan c.3. Masing –masing permainan akan di gilir pada masing –masing anak 8. Alat yang di pakai : puzzle 6. membuka pertemuan . Observer .

Menerapkan tempat yang tepat untuk bermain di rumah sakit. Anak diberikan kebebasan dalam memilih gambar puzzle sesuai selera. Anak diberi kesempatan menyusun rangkaian puzzle 3. Memberikan bantuan atau arahan jika diperlukan 4. Evaluasi atau validasi (menanyakan perasaan anak saat ini) 3. Terminasi 5 menit 1. Terapis membuat kontrak untuk terapi bermain bermain puzzle yang akan datang 6. Antisipasi masalah Jika pada saat kegiatan berlangsung terjadi masalah seperti anak tiba-tiba menolak atau tidak mau mengikuti kegiatan maka perawat akan menganjurkan kepada orang tua anak untuk membujuk dan mau mendampingi anak pada saat dilakukan terapi bermain. 2. anak) 2. Kontrak kegiatan yang akan datang 5. 2. Terapis memberikan pujian atas keberhasilan anak 3. Menerapkan sarana permainan terapi bermain puzzle yang tepat sehingga anak secara proaktif dapat mengikuti program permainan dan dapat merangkai puzzle dengan sabar dan tekun. Terapis memotivasi anak untuk bermain puzzle agar selalu merasa senang dan gembira meskipun berada di lingkungan rumah sakit. 4. sehingga anak merasa senang dan tidak merasa takut dengan lingkungannya. Menyepakati waktu dan tempat 5 Evaluasi 5 menit 1. Evaluasi 1. Terapis menanyakan perasaan anak setelah mengikuti terapi bermain puzzle 2. . F. Kontrak a) Terapis menjelaskan tujuan kegiatan b) Terapis menjelaskan aturan mainnya: Jika ada anak yang ingin meninggalkan ruangan harus minta izin kepada terapis 3 Tahap kerja 30 menit 1. Mengevaluasi kemampuan anak sesuai dengan tujuan terapi bermain E.

Nilai No Indikator 1 2 3 4 1 Anak dapat merangkai gambar di puzzle dengan sabar dan tekun 2 Anak dapat mengikuti kegiatan dengan baik. 3 Anak merasa senang. Menerapkan sosialisasi yang tepat sehingga anak butuh terhadap program terapi di rumah sakit dan tidak merasa terisolir. 4.3. 4 Anak tidak takut lagi dengan petugas kesehatan atau perawat. 5 Anak kooperatif dengan tindakan keperawatan yang diberikan . Menerapkan waktu yang tepat untuk melakukan permainan sehingga anak tidak kehilangan waktu bermain.