You are on page 1of 20

MANFAAT TAMAN KOTA MENTENG SEBAGAI RUANG TERBUKA

HIJAU BAGI MASYARAKAT BINTARO TAHUN 2017

MAKALAH
disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia

Oleh :

AMANI FADJARI (2102171838) . 1-56

IVAN KATIBUL FAIZI (2102171051) . 1-56

RIZKA ARMELIA (2102170082) . 1-56

PROGRAM DIPLOMA I SPESIALISASI PAJAK

POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN

TANGERANG SELATAN

2018

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan
karunia-Nya kami bisa menyusun karya tulis ilmiah yang berjudul “Tingkat
Kenyamanan Masyarakat Terhadap Kebersihan Taman Menteng Tangerang
Selatan” ini dengan tepat waktu, guna memenuhi tugas kelompok mata kuliah
Bahasa Indonesia, Politeknik Keuangan Negara STAN.

Dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini, banyak terdapat hambatan dan
tantangan namun dengan dukungan dari berbagai pihak, tantangan tersebut
dapat teratasi. Olehnya itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak –
pihak yang telah ikut membantu dalam menyelesaikan karya tulis ilmiah ini.
Untuk itu penulis sampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang
telah memberikan bantuannya, utamanya kepada yang terhormat Dosen Bahasa
Indonesia, S. Amran Tasai dan narasumber – narasumber kami.
Penulis sadar bahwa karya tulis ilmiah ini jauh dari kesempurnaan baik segi
penyusunan maupun isinya. Kritik dan saran dari pembaca sangat kami
harapkan untuk kesempurnaan karya tulis ilmiah ini.
Akhir kata, harapan kami karya tulis ilmiah ini bisa memberikan manfaat
untuk pembaca.

Tangerang Selatan, Desember 2017

Penulis

i

.....................2..................................................3 Jenis Jenis RuangTerbuka Hijau............ 13 2........2.....................1 Definisi Ruang Terbuka Hijau ...... 16 3..................... 12 2..................................................................... 3 2... 4 2..........................2 Pengenalan Ruang terbuka Hijau ............. 2 1................................................2 Jenis Jenis Taman Kota ................................................. 2 BAB II PEMBAHASAN ......................................................................................... 14 2.....5 Karakteristik Fungsi dan Aktivitas di Ruang Terbuka Hijau ........2 Saran ...2..................4 Tujuan.............1...........2 Sistem Penataan Ruang......................................................................................................................................................2 Jenis Jenis Terbuka Hijau ......................................... 3 2................................ 3 2............................1 Kelengkapan Fasilitas ................... 1 1..............1 Simpulan.................... 2 1. 5 2......................................................... 12 2..................... 16 3.... ii BAB I PENDAHULUAN...........3 Tujuan Penelitian.......... i DAFTAR ISI... 1 1.....................1 Latar Belakang dan Masalah ..........................................................................................3................................................................1 Pengertian Taman Kota...............................................4 Tingkat Keindahan ............................................ 13 2..............................................3................. 14 BAB III PENUTUP ................................................................ 11 2......................3....................... 6 2..................2........ 7 2... 2 1....6 Elemen Pendukung Aktivitas di Ruang Terbuka Hijau ................................................................................................................................1 Pengenalan Taman Kota ......................................6 Tingkat Manfaat .. 12 2....2........................................... 3 2....................................................................................................... 8 2......4 Kerangka Teori .......................................5 Tingkat Kenyamanan ...3........................................3 Tingkat Keamanan................... dan Manfaat Ruang Terbuka Hijau ...............................6 Teknik Pengumpulan Data .................1.............3....................................................................... DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .................................2........................................................................................................................................2 Rumusan Masalah ............................................5 Sumber Data .............................................. Peranan.................................3................ 16 ii ............. 2 1............ 4 2...................3 Tanggapan Masyarakat Bintaro terhadap Taman Kota Menteng.........................

taman kota dipahami sebagai ruang yang berisi unsur-unsur alam dan pemandangan yang ditimbulkan oleh keragaman vegetasi. Ruang Terbuka Hijau pada Sempadan Sungai/Situ. Taman Kecamatan. BAB I PENDAHULUAN 1. yang terdiri dari 20% publik dan 10% privat. terkait dengan ruang publik. Kota Tangrang Selatan wajib memiliki 30% wilayah kota berupa Ruang Terbuka Hijau.1 Latar Belakang dan Masalah Taman kota merupakan salah satu elemen penyusun ruang kota yang dibutuhkan oleh masyarakat. Ruang Terbuka Hijau Lingkungan Perumahan Kecil. Ruang Terbuka Hijau pada Jalan Lingkungan yang Sempit. Taman Kota. dan Hutan Kota. Sebagai ruang terbuka. maka Ruang Terbuka Hijau publik dan Ruang Terbuka Hijau Non Hijau publik yang disediakan untuk publik. Sesuai amanat UU No. 2004). Sedangkan Ruang Terbuka Hijau privat adalah milik institusi tertentu atau orang perseorangan yang pemanfaatannya untuk kalangan terbatas. Ruang Terbuka Hijau Pemakaman. 1 . Tersedianya Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Terbuka Hijau Non Hijau (RTHNH) di Tangerang Selatan selaras dengan ketentuan Pasal 28 dari UU Penataan Ruang. serta sebagai sumber pernafasan kota. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Sebut saja misalnya. Taman Kelurahan. Selain itu. Ruang Terbuka Hijau publik tentu saja dimiliki dan dikelola Pemkot Tangsel. Taman RW. dapat dikategorikan sebagai ruang publik (public area). Taman Lingkungan. aktivitas dan unsur-unsur buatan yang disediakan sebagai fasilitas sosial dan rekreasi. serta digunakan untuk kepentingan masyarakat umum. Dua unsur yaitu alam dan masyarakat merupakan unsur-unsur yang harus diakomodasikan dalam suatu perencanaan dan perancangan taman karena dalam merancang suatu taman harus diyakinkan untuk dapat melindungi lingkungan alami ketika pada saat yang sama menyediakan kebutuhan yang bervariasi menurut penggunanya (Oktorina.

Ingin mengetahui tanggapan masyarakat Bintaro mengenai kenyamanan Taman Kota Menteng.2 Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam poenelkitian ini adalah sebagai berikut 1.1. 3. Bagaimana manfaat Taman Kota Menteng sebagai ruang terbuka hijau. 1. 2 .3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut. 1.4 Kerangka Teori Taman kota merupakan lahan terbuka yang berfungsi sosial dan estetik sebagai kegiatan rekreatif.5 Sumber Data Sumber data yang saya pakai adalah hasil kuisioner tingkat Manfaat Taman Kota Menteng Sebagai Ruang Terbuka Hijau Bagi Masyarakat Bintaro Tahun 2017. Bagaimana fasilitas yang tersedia di Taman Kota Menteng.6 Teknik Pengumpulan Data Metode yang kami gunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah metode deskriptif. namun menjadi tidak bermanfaat saat penggunaan taman kota dibatasi. 1. 1. Bagaimana tingkat kenyamanan masyarakat Bintaro di Taman Kota Menteng. Ingin mengetahui fasilitas yang tersedia di Taman Kota Menteng. 1. 2. (Faisal Herdian. Perkembangan tersebut sungguh menjadikan taman kota sebagai bagian penting penduduk perkotaan. olahraga maupun aktivitas yang bersifat pasif. Ingin mengetahui tingkat manfaat Taman kota menteng sebagi ruang terbuka hijau. Dengan semakin berkurangnya area lahan terbuka akibat beralih fungsi menjadi permukiman maupun pemanfaatan lain yang menjadikan kebutuhan ruang terbuka hijau sangat tinggi. sedangkan teknik pengumpulan data adalah teknik angket (kuisioner). 2014). 2. edukasi atau kegiatan lain pada tingkat lingkungan untuk melakukan berbagai macam aktivitas rekreasi. 3.

BAB II PEMBAHASAN 2. Dengan semakin berkurangnya area lahan terbuka akibat beralih fungsi menjadi permukiman maupun pemanfaatan lain yang menjadikan kebutuhan ruang terbuka hijau sangat tinggi. Penggunaan ornamen.1 Pengenalan Taman Kota 2. Nolina dan Sikas.1 Pengertian Taman Kota Taman kota merupakan lahan terbuka yang berfungsi sosial dan estetik sebagai kegiatan rekreatif.2 Jenis Jenis Taman Kota Ada beberapa jenis-jenis taman untuk diketahui yaitu: a) Taman Jepang Sesuai dengan namanya.danbatukoralmerupakanelemenutamadaritamanMediterania. kolam ikan. pot dengan penyangga (stand).ornamen seperti lampu taman. Yucca. 2. namun menjadi tidak bermanfaat saat penggunaan taman kota dibatasi. batu dan kolam ikan koi.Taman jenis ini biasanya cenderung sederhana (simple) dan bersifat lebih simetris bila dibandingkan dengan taman jenislain. taman jepang merupakan jenis taman yang diadaptasi dari Negeri Matahari Terbit. b) Taman Mediterania Dengan adanya beberapa jenis tumbuhan yang dapat ditanam untuk taman jenis ini adalah Agave. c) Roof Gorden Merupakan alternatif lain untuk sebuah taman. Taman jenis ini memiliki ciri khas berupa tanaman dan ornamen khas jepang seperti bonsai. Perkembangan tersebut sungguh menjadikan taman kota sebagai bagian penting penduduk perkotaan.1. olahraga maupun aktivitas yang bersifat pasif. lonceng angin.1. roof garden dibangun diatas gedung-gedung bertingkat seperti hotel sebagai sarana penghijauan yang sangat bermanfaat terutama di kota-kota besar. bambu. 3 . Biasanya. patung. Taman ini dibangun diatas sebuah bangunan (di bagian atap). edukasi atau kegiatan lain pada tingkat lingkungan untuk melakukan berbagai macam aktivitas rekreasi.

1 Definisi Ruang Terbuka Hijau Secara definitif. rekreasi. belajar dan berolah raga. Ruang terbuka hijau memiliki bentuk dan fungsi yang beragam serta dapat terbentuk dimana saja antara lain. Di area kampus / sekolah ruang terbuka hijau dimanfaatkan sebagai tempat istirahat. santai. dan aktivitas sosial lainnya. dan atau sarana lingkungan/kota. pada suatu tempat yang luas dengan ciri kepemilikan publik atau semi publik. dan atau pengamanan jaringan prasarana. rumah sakit. ruang terbuka hijau adalah kawasan atau areal permukaan tanah yang didominasi oleh tumbuhan yang dibina untuk fungsi perlindungan habitat tertentu. Sedangkan menurut Lynch (1991) ruang terbuka hijau adalah tempat yang dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan seperti bermain. trotoar. istirahat. ruang terbuka hijau di tengah- tengah ekosistem perkotaan juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas lansekap kota (Hakim. perkantoran. Ruang terbuka itu sendiri bisa berbentuk. 2004). permukiman. Ruang terbuka adalah ruang yang diakses oleh elemen masyarakat secara tidak langsung maupun langsung dalam kurun waktu tidak tertentu. dan atau budidaya pertanian. jalan dan sebagainya (Hakim dan Utomo. 2004). ruang terbuka hijau seperti taman kota. 1997.2 Pengenalan Ruang terbuka Hijau 2. hutan. Di rumah sakit ruang terbuka hijau dimanfaatkan sebagai area komunikasi.2. istirahat dan menghirup udara segar. Di area permukiman ruang terbuka hijau dimanfaatkan sebagai area olahraga. Selanjutnya dia mengatakan bahwa ruang terbuka hijau merupakan tempat yang tidak terbangun dan tidak berdiri bangunan diatasnya dan di area yang pemandangannya terbuka atau tempatnya berada diluar bangunan. bermain.) 4 . di area kampus atau sekolah. dan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. menunjang kelestarian air dan tanah. berinteraksi dan kegiatan sosial. Di sekitar area perkantoran ruang terbuka hijau banyak dimanfaatkan sebagai tempat istirahat terutama pada jam-jam istirahat sambil menikmati suasana segar disekelilingnya (Cooper Marcus. Selain untuk meningkatkan kualitas atmosfer. berolahraga.2.

Terdapat beberapa kualifikasi ruang terbuka hijau (RTH) berdasarkan fungsi dari ruang terbuka yaitu : a.Taman lingkungan perkantoran dan gedung komersial f.Pertanian perkotaan.Taman kota.Hutan kota.Hutan lindung i.Bentang alam seperti gunung. dengan fungsi utama sebagai tempat interaksi sosila dan keindahan.2. bukit.Hutan kota h.Cagar alam k. dengan fungsi untuk hasil yang dapat digunakan untuk konsumsi yang disebut juga dengan hasil pertanian kota. b.Kebun binatang 5 .Kebun raya l.Taman kota b.2 Jenis Jenis Terbuka Hijau Menurut Irwan (2007).Taman hutan raya g. mempunyai fungsi utama dengan tujuan peningkatan kualitas lingkungan Sedangkan menurut Undang-Undang Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2007 Tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan pada Pasal 6 jenis RTHKP meliputi : a.Taman wisata alam c. lereng dan lembah j. Contoh hasil holtikultura. c.Taman rekreasi d.Taman lingkungan perumahan dan permukiman e.2.

e) Menambah kualitas ruang kehidupan lingkungan.3 Jenis Jenis RuangTerbuka Hijau Menurut Hakim dan Utomo (2004). b) Menyaring udara kotor (protektif). pipa gas dan pedestrian 2.m. Peran ruang terbuka hijau bagi gghg pengembangan kotayaitu: a) Alat pengukur amplitude (klimatologis). Penghijauan juga dapat mencegah untuk terjadinya pencemaran udara yang dihaslkan oleh kendaraan bermotor. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 1988 tentang penataan ruang terbuka hijau diwilayah kota dengan tujuan sebagai berikut: a) Meningkatkan lingkungan hidup perkotaan yang nyaman. Penghijauan dapat member dampak variasi yaitu kondisi udara yang panas ke kondisi udara yang sejuk. Pohon juga dapat menjadi peneduh ditepijalan. serta asap yang ditimbulkan dari buangan pabrikindustri.Jalur pengaman jalan. rel kereta api.Sempadan sungai. indah. c) Tempat hidup satwa seperti burung. bangunan. Menurut Hakim dan Utomo (2004).Pemakaman umum n. segar. d) Penunjang nilai keindahan(estetika).2.Lapangan olah raga o.Lapangan upacara p. bersih sebagai pengaman lingkungan perkotaan b) Memberikan lingkungan yang serasi dan lingkungan binaan yang bermanfaat untukmasyarakat.Jalur dibawah tegangan tinggi (sutt dan sutet) s. Penghijauan juga dapat mempersatukan elemen bangunan yang ada disekelilingnya. Sehingga terjadi 6 . situ dan rawa t.Parkir terbuka q. unggas.Lahan pertanian perkotaan r. median jalan. pantai.

2002). kenyamanan. Dan menjaga agar tanah terjagakesuburannya. dan vegetasi guna mendukung manfaat langsung atau tidak langsung yang dihasilkan oleh ruang terbuka hijau (RTH) dalam kota yaitu keamanan. 26 Tahun 2007. tanaman. Manfaat ruang terbuka hijau adalah sebagai berikut : a) Memberi kesegaran. kesejahteraan. 2. belanja. daun. lingkungan kompak danserasi. Peranan.2. dan lainnya. dan keindahanlingkungan. Menurut Hakim dan Utomo (2004). Aktivitas penting umumnya ditandai dengan kegiatan berjalan dan berlangsung hampir sepanjang tahun dalam segala jenis situasi dan kondisi. Pekerjaan Umum. seperti berjalan. bunga danbuah. 2008). berinteraksi dan silaturrahmi dan merupakan tempat untuk berekreasi antara lain bermain. ruang terbuka memiliki fungsi yang paling penting yakni sosial dan ekonomi. b) Menjadikan lingkungan yang sehat danbersih c) Memberikan berupa hasil produksi seperti kayu. dan Manfaat Ruang Terbuka Hijau Ruang terbuka hijau adalah bagian dari ruang-ruang terbuka (open spaces) suatu wilayah perkotaan yang diisi oleh tumbuhan.4 Tujuan. kenyamanan. ruang terbuka merupakan tempat bertemu. Sedangkan Menurut Gehl (Zhang dan Lawson. terdapat beberapa klasifikasi aktivitas yang ada di ruang terbuka. dan keindahan wilayah perkotaan tersebut (Dep. f) Sebagai sirkulasiudara g) Tempat sarana dan prasarana kegiatanrekreasi. d) Tempat hidupsatwa e) Sebagai resapan air sehingga menjaga keseimbangan air dalam tanah. 2009). berolahraga dan bersantai (Ahmad. tentang penataan ruang . yakni : a) Aktivitas penting yakni serangkaian aktivitas atau kegiatan yang dilakukan dengan tidak memperhatikan kondisi lingkungan fisik. b) Aktivitas pilihan yakni merupakan segala aktivitas yang muncul jika ada keinginan untuk melakukannya dan apabila waktu dan tempat memungkinkan 7 . Selain itu menurut UU No. Berdasarkan fungsinya.

seperti : aktivitas makan. aman. Kemunculan aktivitas pilihan ini akan sangat bergantung pada kondisi lingkungan fisik dan terjadi dikarenakan tempat tersebut menarik seseorang untuk berhenti dan melakukan berbagai jenis aktivitas di tempat tersebut. dimana semakin banyaknya aktivitas pilihan yang muncul. Ruang terbuka publik dikatakan nyaman apabila ruang terbuka publik tersebut bersih. berjalan. 8 . seperti : bertemu dengan teman. berdiskusi. saling menyapa.untuk terjadi aktivitas ini. c) Aktivitas Sosial yakni merupakan segala aktivitas sosial. b) Keamanan. Adapun jenis aktivitas pilihan ini merupakan jenis aktivitas yang paling berperan dalam mengevaluasi kualitas suatu tempat. Ruang terbuka publik yang memiliki fasilitas . dan lainnya 2.5 Karakteristik Fungsi dan Aktivitas di Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan fungsi dan jenis aktivitas yang ada di ruang terbuka menurut Project For Public Spaces (2000). dan berkumpul yang melibatkan interaksi sosial dan kegiatan ini umumnya terjadi karena aktivitas penting ataupun aktivitas pilihan dan dapat pula berlangsung bersamaan dengan aktivitas penting dan aktivitas pilihan tersebut ataupun tidak. berinteraksi. meningkatkan jarak penglihatan yang jelas terhadap kemungkinan terjadinya tindakan kriminal serta meningkatkan pemakaian ruang terbuka publik pada saat malam hari. dan menyediakan tempat duduk yang memadai. dan lainnya. berbincang.fasilitas yang rusak akan menurunkan rasa aman di ruang terbuka publik tersebut.2. terdapat beberapa karakteristik dalam mengevaluasi fungsi. maka tempat tersebut akan semakin terasa hidup. Keamanan di ruang terbuka akan tercapai dengan adanya ketersediaan fasilitaslampu penerangan yang memadai. Penyediaan lampu penerangan yang memadai akan menurunkan rasa takut terhadap tindakan kriminal. bersantai. berdiri. duduk. manfaat dan aktivitas yang ada di ruang terbuka. yakni : a) Kenyamanan.

9 . serta area untuk mengadakan acara. contohnya jika seseorang diberikan kesempatan untuk memilih.tempat lokal di sekitarnya yang khas masih dipertahankan keberadaannya dan ruang terbuka publik tersebut masih mencerminkan karakter dan identitas lokal yang menciptakan keunikan tempat tersebut. Selain itu. Gehl (1987) mengemukakan bahwa kehadiran orang .c) Kebersihan. agar suatu ruang publik mampu menimbulkan daya tarik.bangunan dan tempat . Ruang terbuka harus mampu mendorong terjadinya interaksi sosial. dimana para mahasiswa umumnya menghindari kunjungan ke ruang terbuka publik yang kotor (Gearin dan Kahle. penyelengaraan acara juga akan membuat aktivitas di ruang terbuka publik tersebut terasa semakin menyenangkan.orang juga merupakan daya tarik bagi orang lainnnya. g) Memiliki aktivitas yang menyenangkan.area duduk untuk menikmati pemandangan dan suasana di sekitarnya. area untuk makan dan minum. Hal ini dikarenakan akan lebih banyak yang dapat dilihat dan dinikmati oleh orang tersebut. maka seseorang akan lebih memilih untuk berjalan . f) Bernilai historis. Dikatakan bernilai historis bila bangunan . Selain itu. e) Menarik / Attraktif. Suasana rindang / sejuk dalam beraktivitas dapat diciptakan dengan menyediakan fasilitas vegetasi berupa pepohonan dan tanaman hijau. maka ruang publik tersebut harus mampu mendorong orang untuk melakukan interaksi sosial dengan menyediakan area . Ruang terbuka yang menarik / attraktif mampu menciptakan pengalaman beraktivitas yang menyenangkan bagi para pemakainya dan ditunjukkan dengan adanya kehadiran banyak orang di ruang terbuka publik tersebut yang melakukan beragam jenis aktivitas. Ruang terbuka yang bersih akan memberikan rasa nyaman bagi mahasiswa untuk beraktivitas di ruang terbuka. 2006).jalan dan berada di tempat yang ramai dibandingkan berada di tempat yang sepi. d) Kerindangan / kesejukan. tempat bermain.

menyediakan beragam jenis aktivitas yang dapat diakses secara publik oleh siapa saja. Hal ini terlihat dari seringnya ruang terbuka publik tersebut dimanfaatkan sebagai tempat untuk bertemu dan bersosialisasi. Kehadiran banyak orang di suatu ruang terbuka. Menurut Montgomery (1998). k) Ramai. Ruang terbuka dikatakan ramai apabila lebih banyak dipakai secara berkelompok ketimbang dipakai oleh individu secara personal.h) Kebebasan untuk beraktivitas. Ruang terbuka harus terbuka untuk umum. Ruang terbuka akan menjadi berkesan bagi para pemakainya bilamana di dalam ruang terbuka tersebut berlangsung beragam jenis aktivitas (Gehl. j) Keberadaannya yang penting. penyelengaraan acara tertentu juga akan menciptakan pengalaman dan kesan tertentu terhadap ruang terbuka publik tersebut (Pugalis. 1987). pentingnya keberadaan suatu ruang terbuka juga dapat diukur melalui kerutinan dalam penyelengaraan acara. Selain itu. l) Berkesan. Kehadiran banyak orang secara kontinu yang juga akan meningkatkan rasa aman dikarenakan semakin besarnya kemungkinan untuk dilihat dan diawasi oleh lebih banyak orang bilamana terjadi tindak kejahatan di ruang terbuka publik (Crowe. Orang akan merasa nyaman dan senang untuk beraktivitas apabila suasana di ruang terbuka tersebut bersahabat. sosial serta budaya. keberadaan ruang terbuka publik akan menjadi penting apabila ada peluang terciptanya keberagaman aktivitas ekonomi. i) Menyediakan banyak pilihan kegiatan. m) Suasana yang bersahabat. Banyaknya kegiatan yang berlangsung di suatu ruang terbuka terlihat dari keberagaman jenis aktivitas yang berlangsung dan semakin besarnya peluang untuk turut terlibat di dalam aktvitas tersebut. 2000). 10 . 2009). Selain itu. maka keberadaan ruang terbuka publik tersebut akan menjadi semakin penting.

Selain itu. Pencapaian ke ruang publik tersebut juga harus dapat dilakukan dengan beragam moda transportasi mulai dari berjalan kaki. kemudian terbuat dari bahan material yang kuat. dan dapat mengurangi polusi. Ruang terbuka harus memiliki koneksi yang baik dengan area .  Jalur Pejalan Kaki Tersedianya pepohonan dan tanaman disepanjang jalur pejalan kaki dapat memberikan rasa kesejukan dan perlindungan dari cuaca panas.area lain di sekitarnya.area di sekitarnya.Penempatan pepohonan dan tanaman di sepanjang jalur pejalan kaki dapat memberikan rasa sejuk. serta dipisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik  Vegetasi Vegetasi berupa pepohan dan tanaman yang memberikan keindahan serta mejadi peneduh bagi jalur pejalan kaki. kenderaan umum hingga kenderaan pribadi.  Tempat Sampah Tempat sampah yang tersedia harus mudah di jangkau. manfaat dan aktivitas yang ada di ruang terbuka.2.6 Elemen Pendukung Aktivitas di Ruang Terbuka Hijau Menurut Project For Public Spaces (2000). perlindungan dan menciptakan kualitas visual yang membuat pejalan kaki merasa nyaman untuk berjalan kaki. mudah di angkut. Ruang terbuka harus memprioritaskan para pejalan kaki dan pengendara sepeda. ruang terbuka publik ini tidak boleh terhalang dan harus mudah terlihat dari area .n) Kenyamanan untuk berjalan kaki. o) Mudah diakses. 2. terdapat beberapa elemen pendukung aktivitas di ruang terbuka dalam mengevaluasi fungsi. serta menciptakan suasana visual yang membuat pengguna pejalan kaki merasa 11 . kemudian terletak di dekat tempat sampah. yakni : a) Fasilitas  Tempat Duduk Tempat duduk yang bisa dipindah-pindah sehingga mahasiswa mampu mengatur posisi tempat duduk sesuai dengan keinginan mereka.

Pos satpam dan lainnya 2.2 Sistem Penataan Ruang Sistem Penataan Ruang di Taman Menteng 0% 20% 80% Sangat baik Baik Kurang baik Tidak baik Sangat buruk Mayoritas responden merasa penataan ruang Taman Kota Menteng sudah baik.bisa berbentuk beton kasar dan berbatu. Lapangan Parkir.nyaman untuk berjalan kaki.  Fasiltas Umum Tempat Rekreasi. 2.1 Kelengkapan Fasilitas Kelengkapan Fasilitas Taman Menteng 10%0% 0% 30% 60% Sangat lengkap Lengkap Kurang lengkap Tidak lengkap Sangat tidak lengkap Mayoritas responden merasa fasilitas yang disediakan di Taman Kota Menteng masih kurang baik dan kurang lengkap. 12 .3. dan jalur pejalan kaki seharusnya terbuat dari material kasar dan tidak licin.3 Tanggapan Masyarakat Bintaro terhadap Taman Kota Menteng 2.3.

2.3.3. sedangkan minoritas responden merasa keindahan alam Taman Kota Menteng kurang indah 13 .3 Tingkat Keamanan Tingkat Keamanan Taman Menteng 10% 0% 90% Sangat aman Aman Kurang aman Tidak aman Sangat tidak aman Mayoritas responden merasa keamanan di Taman Kota Menteng sudah cukup aman 2.4 Tingkat Keindahan Tingkat Keindahan Taman Menteng 0% 10% 30% 0% 60% Sangat indah Indah Kurang indah Tidak indah Sangat tidak indah Mayoritas responden merasa keindahan alam Taman Kota Menteng indah.

sedangkan minoritas responden merasa biasa saja dengan keberadaan Taman Kota Menteng. jadi cukup membuat pengunjung merasa 14 . aksesnya mudah dijangkau. adanya banyak pohon membuat taman menjadi teduh rindang dan sejuk. mereka mengatakan bahwa Taman Kota Menteng dekat dengan rumah. polusi udara karena banyakya kendaraan bermotor dan juga sistem pengelolaan sampah yang kurang baik 2.3. Namun. sebagian kecil responden mengatakan bahwa area taman terlalu berisik.6 Tingkat Manfaat Skala Manfaat Taman Menteng 0%10% 20% 70% Sangat bermanfaat Bermanfaat Biasa saja Tidak bermanfaat Sangat tidak bermanfaat Mayoritas responden merasakan manfaat keberadaan Taman Kota Menteng.5 Tingkat Kenyamanan Tingkat Kenyamanan Taman Menteng 10% 0% 90% Sangat nyaman Nyaman Kurang nyaman Tidak nyaman Sangat tidak nyaman Mayoritas responden merasa nyaman saat berada di Taman kota Menteng.3.2. Mereka mengatakan bahwa Taman Kota Menteng sangat bermanfaat karena tempatnya sejuk. tamannya asri.

15 . selain itu Taman Kota Menteng juga menjadi tempat rekreasi agar anak tidak terlalu sering main di mall atau menonton televise sepanjang hari.nyaman untuk berada di Taman Kota Menteng terutama saat hari panas.

2 Saran Saran yang ingin kami kemukakan dalam kesempatan ini adalah sebagai berikut. BAB III PENUTUP 3. 16 . 1. terutama sistem pengelolaan sampah di Taman Kota Menteng.1 Simpulan Simpulan yang dapat dipaparkan pada bab ini adalah berupa simpulan dari bab kedua. Untuk meningkatkan tingkat kemanfaatan Taman Kota Menteng sebagai ruang terbuka hijau maka pemerintah harus berupaya meningkatkan fasilitas. 3. Simpulan yang dimaksud adalah sebagai berikut. Masyarakat Bintaro merasa keberadaan Taman Kota Menteng bermanfaat sebagai ruang terbuka hijau. 3. 2. Masyarakat Bintaro merasa fasilitas yang terdapat di Taman Kota Menteng kurang lengkap. Masyarakat Bintaro merasa nyaman ketika berkunjung ke Taman Kota Menteng.

pdf. Kevin.. dan Kahle. Pemahaman Praktis Manajemen Sumber Daya Manusia. DAFTAR PUSTAKA Oktorina. H. E.. 17 . City Sense and City Design.Ekosistem. (2004b). Brignull. Massachusetts : MIT Press Cooper.Jakarta:Direktorat Jenderal Cipta Karya Ahmad Tohardi. Harry dan Rogers. 16 (1):25. Urban design international (2009). Donald R.Prinsip-prinsip Ekologi.[online].Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap.Lingkungan dan Pelestarianya. Jakarta.id/4984/1/halimahTA. William C. 2007. Universitas Tanjung Pura.Faktor Prioritas Pengembangan Taman Ronggowarsito sebagai Ruang Terbuka Publik Di Tepian Sungai Bengawan Solo..Pedoman pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan 2008.Metode Penelitian Bisnis. 4.undip. Bandung Zhang dan Lawson. Journal of Children. 207-214. Teen and Adult Perceptions of Urban Green Spaces Los Angeles . Mandar Maju. Identifikasi Factor.Jakarta. R dan Utomo.ac. (1997). volume 14. 2004. Jakarta:Bumi Aksara Lynch.48. Irwan. Yvonne. Youth and Environments. 2000. Meeting and greeting: activities in public outdoor spaces outside highdensity urban residential communities.. C. Tersedia :eprints. Bumi Aksara. 1991. Z. Erlangga. Enticing People to Interact with Large Public Displays in Public Spaces. Brighton: University of Susse Gearin.D. [23 Desember 2010] Hakim. dan Emory. Departmen Pekerjaan Umum 2008. (2002). 2006. 2009.