You are on page 1of 28

proses terjadinya gunung

Posted on 16 Februari 2015 by lilinrosyanti

Gunung adalah suatu daerah daratan yang mempunyai perbedaan tinggi yang
menyolok dengan daerah sekitarnya. Sebuah gunung biasanya lebih tinggi dan curam
dari sebuah bukit, tetapi ada kesamaaan, dan penggunaan sering tergantung dari adat
lokal. Misalnya, Ensiklopedia Britannica mendefinisikan gunung apabila memiliki
puncak lebih 2000 kaki atau 610 m.

Proses Terjadinya Gunung

Gunung terjadi karena adanya proses gaya tektonik yang bekerja dalam bumi yang
disebut dengan orogenesis dan epeirogenesis. Dalam proses orogenesis ini sedimen
yang terkumpul menjadi berubah bentuk karena mendapat gaya tekan dari tumbukan
lempeng tektonik. Ada tiga tipe tumbukan lempeng tektonik, antara lempeng busur
kepulauan dan benua, lautan dan benua, dan antara benua dengan benua. Tumbukan
lempeng lautan dan benua menimbulkan deposit sedimen laut terhadap tepi lempeng
benua. Tumbukan antara lempeng busur kepulauan dengan benua berakibat lempeng
lautan menyusup ke lapisan asthenosfir dan batuan vulkanik dan sedimen menumpuk
pada sisi benua sehingga terjadilah pegunungan Sierra Nevada di California pada
zaman Mesozoic. Sedangkan tumbukan lempeng benua dengan benua merupakan
proses pembentukan sistem pegunungan Himalaya dan Ural

Sedangkan dalam proses epeirogenesis merupakan gerakan yang membentuk benua
yang bekerja sepanjang jari-jari bumi. Proses ini juga disebut gerakan radial karena
gerakan mengarah atau menjauhi titik pusat bumi dan terjadi pada daerah yang sangat
luas sehingga prosesnya lebih lambat dibandingkan dengan proses orogenesis.
Pembentukan dataran rendah (graben) dan dataran tinggi (horts) adalah salah satu
contoh proses epeirogenesis.

Proses pembentukan gunung berlangsung menurut skala tahun geologi yaitu berkisar
antara 45 – 450 juta tahun yang lalu. Misalnya pegunungan Himalaya terbentuk mulai
dari 45 juta tahun yang lalu, sedangkan pegunungan Appalache terbentuk mulai dari
450 jutan tahun yang lalu.

Model terjadinya gunung mengalami tiga tingkatan proses, yaitu:

1. Akumulasi sedimen: lapisan lapisan sedimen dan batuan vulkanik menumpuk
sampai kedalaman beberapa kilometer.
2. Perubahan bentuk batuan dan pengangkatan kerak bumi:sedimen yang
terbentuk tadi mengalami deformasi karena adanya gaya kompresi akibat
tumbukan antar lempeng-lempeng tektonik.
3. Pengangkatan kerak bumi akibat gerakan blok sesar: tumbukan antar lempeng
akan mengangkat sebagian kerak bumi sebagai lipatan lebih tinggi dari
sekitarnya sehingga terbentuk gunung. Sedangkan jika terjadi gaya tegangan
atau tarikan antar lempeng maka akan terbentuk graben (lembah)

Skema Proses Terjadinya Pegunungan Himalaya

Sebelum terbentuk pegunungan Himalaya , terjadi gerakan lempeng India ke arah
lempeng Eurasia. Lempeng India merupakan komposisi batuan yang sangat tua 2-2,5
milyar tahun. Titik referensi yang berwarna kotak kuning masih berada dibawah .
Setelah mengalami proses tumbukan yang lama antara dua lempeng tersebut maka
sebagian dari tepi lempeng India terangkat dimana terlihat kotak kuning berubah
posisi ke tempat yang lebih tinggi.Sehingga terbentuklah pegunungan Himalaya saat
ini.

Skema Pembentukan Dataran Rendah (Graben)

(Sumber: http://csmres.jmu.edu/geollab/vageol/vahist/mtnmodel.html)

Kulit bumi yang sebelumnya dalam kondisi seimbang, mendapat gaya tektonik yang
saling berlawanan arah (gaya regangan) akibat desakan panas ke atas, sehingga
menimbulkan retakan (cracking). Proses tektonik ini berlangsung terus menerus
dalam jangka waktu geologi yang cukup lama. Blok yang retak menjadi turun akibat
gaya tarik gaya berat sehingga terbentuk

Rangkaian Gunung-Gunung di Muka Bumi

Sistem rangkaian jalur pegunungan di bumi meliputi Pegunungan Cordillera,
Amerika Utara, Pegunungan Andes, Alpin, Ural, Appalache, Himalaya, Caledonia
dan Tasmania. Gambar di bawah ini menunjukkan Peta Rangkaian Gunung-Gunung
di Bumi.

Warna merah pada peta menunjukkan gunung-gunung tinggi seperti pegunungan Himalaya. Andes . Hidrogen . PROSES TERJADINYA GUNUNG MELETUS Gunung berapi atau gunung api secara umum adalah istilah yang dapat didefinisikan sebagai suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi. Letusan gunung berapi bisa menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang besar sampai ribuan kilometer jauhnya dan bahkan bias mempengaruhi putaran iklim di bumi ini. Letusannya yang membawa abu dan batu menyembur dengan keras sejauh radius 18 km atau lebih. Dari letusan-letusan seperti inilah gunung berapi terbentuk. warna jingga menunjukkan gunung dengan tinggi menengah seperti pegunungan Ahaggar di Algeria sedangkan warna kuning menunjukkan gunung dengan ketinggian rendah seperti pegunungan Meratus di Kalimantan .Sumber: United States Geological Survey) Ahli Geologi mengklasifikasikan gunung menurut ketinggiannya yaitu gunung tinggi. sedang lavanya bisa membanjiri daerah sejauh radius 90 km. menengah dan rendah. Carbondioksida(Co2). Indonesia. Hasil letusan gunung berapi (sumber:MPBI)  gas vulkanik  Lava dan aliran pasir serta batu panas  Lahar  Tanah longsor  Gempa bumi  Abu letusan  Awan panas (Piroklastik) Gas vulkanik adalah gas-gas yang dikeluarkan saat terjadi letusan gunung berapi yang dikeluarkan antara lain carbon monoksida (CO). Terjadinya Gunung meletus akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat meletus.

awan panas hembusan dan awan panas jatuhan. Lahar letusan terjadi apabila gunung berapi yang memiliki danau kawah meletus. Dikenal sebagai lahar letusan dan lahar hujan. Lahar adalah merupakan salah satu bahaya bagi masyarakat yang tingla di lereng gunung berapi. lengan. mengalir Turun dan akhirnya mengendap di dalam dan disekitar sungai dari lembah. Karena hembusan angin dampaknya bisa dirasakan ratusan kilometer jauhnya. Awan panas jatuhan adalah awan dari material letusan panas besar dan kecil yang dilontarkan ke atas oleh kekuatan letusan yang besar. Awan panas bisa mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuh yang terbuka seperti kepala. Energi yang dihasilkan dipancarkan kesegala arah berupa . Lahar adalah banjir Bandang di lereng gunung yang terdiri dari campuran bahan vulkanik berukuran lempung sampai bongkah. Material berukuran besar akan jatuh di sekitar puncak sedangkan yang halus akan jatuh mencapai puluhan. sehingga air danau yang panas bercampur dengan material letusan. apakah Gempabumi itu ? Gempabumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Awan panas hembusan adalah awan dari material letusan kecil yang panas. dihembuskan angin dengan kecepatan mencapai 90 km/jam. Lava encer mampu mengalir jauh dari sumbernya mengikuti sungai atau lembah yang ada sedangkan lava kental mengalir tidak jauh dari sumbernya. Lava adalah cairan magma yang bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawah gunung berapi. sulfurdioksida(SO2) dan nitrogen (NO2) yang membahayakan manusia. Akumulasi energi penyebab terjadinya gempabumi dihasilkan dari pergerakan lempeng-lempeng tektonik. sedangkan lahar hujan terjadi karena percampuran material letusan dengan air hujan di sekitar puncaknya.Sulfida (H2S). Awan panas aliran adalah awan dari material letusan besar yang panas. Awan panas bisa berupa awan panas aliran. leher atau kaki dan juga menyebabkan sesak sampai tidak bernafas. Abu letusan gunung berapi adalah material yang sangat halus. ratusan bahkan ribuan km dari puncak karena pengaruh hembusan angin.

gelombang gempabumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi. Lapisan ini sedemikian panasnya sehingga senantiasa dalam keadaan tidak kaku. yang menyebabkan gempa bumi. Lempeng tektonik yang merupakan bagian dari litosfir padat dan terapung di atas mantel ikut bergerak satu sama lainnya. gunung berapi dan pembentukan dataran tinggi. yaitu litosfir. Di bawah lapisan ini terdapat batuan yang jauh lebih panas yang disebut mantel. . Parameter Gempabumi  Waktu terjadinya gempabumi (Origin Time – OT)  Lokasi pusat gempabumi (Episenter)  Kedalaman pusat gempabumi (Depth)  Kekuatan Gempabumi (Magnitudo) Karakteristik Gempabumi  Berlangsung dalam waktu yang sangat singkat  Lokasi kejadian tertentu  Akibatnya dapat menimbulkan bencana  Berpotensi terulang lagi  Belum dapat diprediksi  Tidak dapat dicegah. permukaan bumi terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik besar. saling mendekati(collision) dan saling geser (transform). tetapi akibat yang ditimbulkan dapat dikurangi Mengapa Gempabumi Terjadi ? Lempeng Tektonik Menurut teori lempeng tektonik. merupakan batuan yang relatif dingin dan bagian paling atas berada pada kondisi padat dan kaku. yaitu apabila kedua lempeng saling menjauhi (spreading). Lapisan paling atas bumi. Daerah perbatasan lempeng-lempeng tektonik. Oleh karena itu. sehingga dapat bergerak sesuai dengan proses pendistribusian panas yang kita kenal sebagai aliran konveksi. maka lempeng tektonik ini bebas untuk bergerak dan saling berinteraksi satu sama lain. Teori lempeng tektonik merupakan kombinasi dari teori sebelumnya yaitu: Teori Pergerakan Benua (Continental Drift) dan Pemekaran Dasar Samudra (Sea Floor Spreading). merupakan tempat-tempat yang memiliki kondisi tektonik yang aktif. Ada tiga kemungkinan pergerakan satu lempeng tektonik relatif terhadap lempeng lainnya. Lempeng tektonik adalah segmen keras kerak bumi yang mengapung diatas astenosfer yang cair dan panas.

Jalur pertemuan lempeng berada di laut sehingga apabila terjadi gempabumi besar dengan kedalaman dangkal maka akan berpotensi menimbulkan tsunami sehingga Indonesia juga rawan tsunami. Umumnya. Akibat Gempabumi  Getaran atau guncangan tanah (ground shaking)  Likuifaksi ( liquifaction)  Longsoran Tanah  Tsunami  Bahaya Sekunder (arus pendek. sementara lempeng Pasifik bergerak relatip ke arah barat.gas bocor yang menyebabkan kebakaran. Lempeng Indo-Australia bergerak relatip ke arah utara dan menyusup kedalam lempeng Eurasia. yaitu: Lempeng Indo-Australia. dan lempeng Pasifik. Pangandaran dan daerah lainnya yang telah mengakibatkan korban ratusan ribu jiwa serta kerugian harta benda yang tidak sedikit. saling mendekati atau saling bergeser. keduanya dapat bergerak saling menjauhi. Kadang-kadang. Mengingat terdapat selang waktu antara terjadinya gempabumi dengan tsunami maka selang waktu tersebut dapat digunakan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat sebagai salah satu upaya mitigasi bencana tsunami dengan membangun Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (Indonesia Tsunami Early Warning System / Ina-TEWS). gerakan lempeng ini macet dan saling mengunci. sehingga terjadi pengumpulan energi yang berlangsung terus sampai pada suatu saat batuan pada lempeng tektonik tersebut tidak lagi kuat menahan gerakan tersebut sehingga terjadi pelepasan mendadak yang kita kenal sebagai gempa bumi.Jika dua lempeng bertemu pada suatu sesar. Jalur Gempabumi Dunia Indonesia merupakan daerah rawan gempabumi karena dilalui oleh jalur pertemuan 3 lempeng tektonik. maka sangat diperlukan upaya-upaya mitigasi baik ditingkat pemerintah maupun masyarakat untuk mengurangi resiko akibat bencana gempabumi dan tsunami. lempeng Eurasia. Belajar dari pengalaman kejadian gempabumi dan tsunami di Aceh. dll) Faktor-faktor yang Mengakibatkan Kerusakan Akibat Gempabumi . gerakan ini berlangsung lambat dan tidak dapat dirasakan oleh manusia namun terukur sebesar 0-15cm pertahun.

getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi). sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit.  Kekuatan gempabumi  Kedalaman gempabumi  Jarak hiposentrum gempabumi  Lama getaran gempabumi  Kondisi tanah setempat  Kondisi bangunan Dampak Gempabumi Terhadap Alam Dampak Gempabumi Terhadap Struktur Bangunan Dampak Liquifaksi Terhadap Bangunan Dampak Sekunder Gempabumi Berupa Kebakaran Beberapa jenis gempa bumi : 1. yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan . Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya.Gempa bumi tektonik . Gempabumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik. Gempabumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik.Gempa bumi tektonik memang unik.Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) . Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Teori dari tektonik plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. 2.

pukul 05. Magma yang sudah keluar ke permukaan bumi disebut lava. proses ini disebut ekstrusi magma. nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi. gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal. pelipatan. Bentuk baru yang termasuk dalam struktur diastropik adalah pelengkungan. Lembah lipatan disebut sinklinal. seperti peledakan dinamit. Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia. 27 Mei 2006 dini hari. yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik.Gempa bumi tumbukan . dan pipa kepundan pada gunung api. 1) Tektonisme Seperti telah dijelaskan. patahan. Lipatan : lapisan kulit bumi yang mendapat tekanan arah mendatar akan membentuk lipatan. Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan. Patahan sering disebut juga sesar. Keluarnya magma ke permukaan bumi umumnya melalui retakan batuan. Jika magma sampai di permukaan bumi. Daerah patahan merupakan daerah yang rawan gempa karena rapuh. Punggung lipatan disebut antiklinal. . Patahan : terjadi karena adanya tekanan atau gerakan tektonik secara horizontal maupun vertikal pada kulit bumi yang rapuh. dan retakan. baik gerakan mendatar maupun gerakan tegak. 5.Gempa bumi runtuhan . Retakan : terjadi karena gaya regangan yang menyebabkan batuan menjadi retakretak. proses ini disebut intrusi magma. jenis gempa bumi ini jarang terjadi 4. Jika magma yang berusaha keluar tidak mencapai permukaan bumi.fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan. 2) Vulkanisme Vulkanisme merupakan proses keluarnya magma ke permukaan bumi. Pelengkungan : lapisan kulit bumi yang semula mendatar jika mendapat tekanan vertikal akan membentuk struktur melengkung.Gempa bumi buatan . Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta. keragaman muka bumi dipengaruhi oleh adanya gerakangerakan di kerak bumi. Indonesia pada Sabtu. patahan. Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi. Gerakangerakan tersebut mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk yang menghasilkan pola baru yang disebut struktur diastropik.54 WIB 3. Lengkungan tersebut dapat mengarah ke atas yang disebut kubah (dome) dan dapat mengarah ke bawah yang disebut basin.

magma yang membeku jauh di dalam bumi. jika terdapat di dalam bumi (litosfer) disebut hiposentrum . Berita demi berita digelar ………lewat media elektronika. tulisan ini berusaha mengungkap latar belakang teoritis tentang mengapa dan bagaimana peristiwa gempabumi dan tsunami itu dapat terjadi. mata air panas. Di balik berita tersebut. bentukan tipis dan panjang memotong lapisan litosfer secara vertikal atau miring yang berasal dari magma yang membeku ketika berusaha menerobos batuan sedimen. 3) Seisme Bila tumpukan energi di daerah penujaman demikian besar. lubang berbentuk mangkuk di puncak gunung api (2) kaldera. (3) Gang atau korok. Titik atau tempat terjadinya pergeseran itu. suatu kajian teori yang diharapkan bermanfaat bagi mahasiswa dan calon-calon guru geografi. hasil letusan gunung api yang berbentuk seperti kawah tetapi berukuran jauh lebih besar. (4) Batholit. pada sebuah kaldera dapat terbentuk danau. energi tersebut akan mampu menggoyang atau menggetarkan lempeng benua dan lempeng samudera di sekitarnya. dan gunung api corong kecil (3) berbagai bentuk gunung api. magma yang membeku di antara dua lapisan batuan yang ada di dalam bumi berupa batuan beku. (2) Lakolit. (1) Retas (sill). Gejala ini disebut seisme.oo tanggal 26 Desember 2004. mengenaskan.Proses vulkanisme menghasilkan berbagai bentuk muka bumi antara lain: (1) kawah. Getaran yang dihasilkan akibat pergeseran kerak bumi tersebut dapat besar maupun kecil. adalah suatu penjelasan dari sisi ilmu oseanografi dan geologi-geomorfologi. majalah dan surat kabar. Berita-berita tersebut telah memberikan kepada kita berbagai informasi tentang serangkaian realita dari sebuah bencana alam yang sangat dahsyat. Gayangan atau getaran ini disebut gempa bumi. Intrusi magma menghasilkan bentukan-bentukan berikut. Besar kecilnya kerusakan di muka bumi disebabkan oleh besar kecilnya gempa tersebut. PENGANTAR Sejumlah berita paska gempabumi yang disertai gelombang tsunami melanda pantai Nangroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara terjadi pada hari Minggu jam 09. Gempa bumi tektonik adalah sentakan getaran pada kerak bumi yang terjadi secara tiba-tiba yang disebabkan oleh pergeseran antar blok-blok batuan. bentuk cembung ke atas tetapi datar di bawah akibat magma yang menekan ke atas di antara dua lapisan batuan sedimen. Karena besar. . emisi gas.

Tinggi gelombang adalah jarak vertikal antara titik terendah lembah gelombang (trough) dengan titik tertinggi puncak/punggung gelombang (cresh). terjadinya gempa tektonik sukar untuk dapat diramalkan kapan saatnya akan terjadi lagi. yaitu tinggi gelombang. dan angin dengan air. Menurut Helmholtz. Berbeda dengan peristiwa gunungapi meletus. Tsunami merupakan efek massa air laut yang bereaksi ketika terjadi suatu gerak patahan depresi tektonik atau pembentukan graben-horst secara tiba-tiba pada kerak bumi di permukaan dasar laut atau pun gerak runtuhan massa batuan (massmovement/ masswasting). “Jika dua massa benda yang berlainan kepadatannya bergeseran. angin dengan pasir (misalnya di daerah gurun dikenal dengan nama sand-dunes atau gumuk- gumuk pasir). yaitu lempeng tektonik Hindia- Australia yang sedang bergeser ke Utara-Timur dengan lempeng Asia yang (dianggap) bergerak ke arah Selatan-Tenggara. tetapi di mana saja pernah mengalami gempabumi tektonik. Selain itu tsunami juga dapat terjadi karena letusan gunungapi di dasar laut. Hal ini dikemukakan agak panjang dan lebih khusus di sini karena sebagai bagian dari materi kuliah Oseanografi. maka di tempat itu akan terjadi lagi gempabumi tektonik. Contoh gejala bentuk permukaan bergelombang akibat pergeseran itu terjadi pada pergeseran air dengan pasir (misalnya di dasar laut dangkal pada zona lithoral). Panjang gelombang adalah jarak mendatar antara dua puncak gelombang yang berurutan. Dari titik pusat gempa di permukaan bumi yang disebut episentrum ini. Geologi dan Geomorfologi Indonesia. maka pada bidang pergeseran itu terjadi gelombang”. panjang gelombang dan periode gelombang. Hiposentrum dan episentrum gempabumi tektonik yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 di Aceh tersebut terdapat pada pertemuan dua lempeng bumi yang bertabrakan (bertumbukan dan/atau bergeseran).dan titik di permukaan bumi yang mula-mula menerima kiriman getaran dari hiposentrum tersebut disebut episentrum. 1. Gelombang tsunami bukan merupakan bagian dari setiap gempabumi tektonik. Untuk memahami secara utuh peristiwa gempabumi dan gelombang tsunami sumber bencana alam NAD dan Sumatera Utara. berikut ini secara berturut-turut diuraikan tentang gelombang laut. Peristiwa terbentuknya tsunami adalah salah satu efek dari kodrat air yang senantiasa mempertahankan keseimbangannya. Setiap gelombang mempunyai tiga bagian yang penting. gelombang getaran itu kemudian menyebar lingkar ke segala arah bagaikan gelombang yang ditimbulkan oleh jatuhnya sebuah batu di permukaan air kolam yang tenang. GELOMBANG LAUT Gelombang di permukaan laut disebabkan oleh angin. . Dari titik pusat salah satu jenis peristiwa tersebut gelombang tsunami kemudian meyebar lingkar ke segala arah bagaikan gelombang yang ditimbulkan oleh jatuhnya sebuah batu di permukaan air kolam yang tenang. gelombang tsunami dan teori tektonika lempengan.

Perpindahan gelombang seperti yang terlihat itu adalah perpindahan bentuk gelombang dan energi yang dipindahkan secara horizontal (Gambar 2 dan 3). Gelombang permukaan laut terbesar di dunia yang pernah diukur ialah 34 meter tingginya. yaitu 2 m. misalnya. Gelombang yang disebut alun ini bergerak tenang di kawasan laut dalam. Kenampakan gelombang laut sesungguhnya mirip dengan gelombang padi sawah yang tampak berkejaran tetapi batang-batang padi tetap di tempatnya. Hal itu hanya terjadi pada samudera di daerah lintang tinggi saat-saat angin taufan besar. Gejala gelombang di waktu angin teduh disebut “deining” atau “alun”. Adapun perpindahan massa air karena gelombang terjadi dalam bilangan beberapa milimeter atau sentimeter per detik searah dengan arah angin yang membangun gelombang. serta kecepatan dan arah arus dari laut itu sendiri terhadap arah angin. (Nonci. Semua gelombang bertingkah laku serupa. Di zona duldrums (daerah tenang khatulistiwa) seperti misalnya Indonesia. Gelombang yang mencapai tinggi 30 m biasanya mempunyai panjang dari puncak ke puncak 600 m. terdapat di Samudera Pasifik yang diukur oleh kapal Angkatan Laut Amerika “Ramapo”. ukuran besar-kecilnya gelombang ditentukan berdasarkan tinggi gelombang. di mana sesungguhnya lampu- lampu itu tetap di tempat. 3 Februari 1933. pada zona angin siklon. 8 Ada empat faktor yang menentukan besarnya gelombang di lautan terbuka yang disebabkan oleh angin. tetapi ketika memasuki dasar laut dangkal di mana kedalaman kurang dari seperdua panjang gelombang. terjadi pada bulan Juli di pertengahan muson tenggara. puncak-puncak alun tidak memecah. yakni kuatnya hembusan. Umumnya. meskipun angin berhenti. Sepotong kayu terapung di muka laut tidak bergerak secepat gerakan gelombang seperti yang terlihat. tidak sama dengan kecepatan gerak sepotong kayu yang terbawa arus. 1987: 86). Gelombang laut berjalan tidak seperti arus laut di mana massa air itu berpindah tempat. Kenampakan gelombang yang seakan berkejaran adalah gejala optik (tipuan pandangan). . maka alun pun menjadi sangat terjal lalu memecah. sedangkan periode gelombang adalah waktu yang diperlukan oleh dua puncak gelombang yang berurutan untuk melalui suatu titik yang sama (Gambar 1). Tinggi gelombang bisa hanya beberapa milimeter saja. Sekali terbentuk. layaknya seperti nyala lampu-lampu reklame yang tampak seakan bergerak keliling seputar papan reklame. gelombang bergerak keluar dan menjauhi pusat asal gelombang. hal itu tidak mungkin terjadi. rata-rata gelombang tertinggi. lamanya hembusan dan jarak tempuh angin (fetch) menurut luas-tidaknya kawasan laut yang dilaluinya. tetapi juga bisa sampai puluhan meter. Di Laut Banda. Gerak gelombang tetap masih berjalan.

Teluk yang berbentuk V memberikan efek corongyang dapat menyebabkan gelombang tsunami sangat besar.000 m (kedalaman rata-rata di Samudera Pasifik) kecepatan rambat tsunami sangat dahsyat mencapai 230 m/detik (= 828 km/jam). dari suatu titik) ke segala arah. khususnya bila episentrumnya terdapat di dasar laut. Jepang memang merupakan salah satu negara kepulauan yang mencatat gempa terbanyak di dunia sesudah Indonesia. Di peta Jepang ada sebuah teluk yang bernama Teluk Tsunami. Hamid Latunreng dalam sebuah ceramah kuliahnya menyatakan bahwa Tsu Nami adalah nama seorang ahli geologi Jepang yang mula- mula mengemukakan teori kejadian gelombang besar ini. hingga sering tak dapat dirasakan oleh kapal yang sedang berlayar. sangat luar biasa panjangnya. Bandingkan dengan periode gelombang karena angin yang periodenya hanya 10 – 20 m/detik. Anugerah Nontji (1987: Laut Nusantara. dengan kecepatan yang tergantung pada kedalaman laut. periodenya bisa mencapai satu jam. Namun. kadang-kadang hanya seperempat hingga setengah meter. Namun tidak semua peristiwa gempa yang episentrum-nya di dasar laut disertai dengan terjadinya gelombang tsunami. Keajaiban ini sering mengundang orang untuk turun ke laut. Berikut dimuat kutipan dari tulisan Dr.III. GELOMBANG TSUNAMI Tsunami adalah istilah yang berasal dari bahasa Jepang yang berarti “gelombang pelabuhan”. Keringnya . terdorong rasa ingin tahu. Jika sumbernya sangat jauh. Konfigurasi dasar laut sangat menentukan besarnya bencanayang dapat di timbulkan.000 m kecepatannya 200 m/detik dan pada kedalaman 40 m kecepatannya 20 m/detik. Panjang gelombangnya. tidak seperti biasanya dan ikan banyak yang menggelepar- gelepar di pantai. bisa mencapai lebih 200 km. bisa sangat lama. Makin dalam laut makin tinggi kecepatan rambatnya. Gelombang tsunami adalah gelombang yang amat besar yang terjadi (biasanya) segera setelah terjadi gempabumi. bisa mencapai tinggi puluhan meter. Tinggi gelombangnya di tengah samudera biasanya kecil saja. Adakah hubungan nama teluk ini dengan peristiwa tsunami yang bila memasuki perairan teluk gelombangnya menjadi lebih besar? Sejauh ini penulis belum pernah menemukan sumber yang akurat mengapa gelombang besar yang sering menyusul suatu gempa ini bernama tsunami. Menurut Drs. A. 99 – 104): Gelombang tsunami merambat (secara radial. pada kedalaman 4. Tetapi gelombang ini bila mendekati pantai yang semakin dangkal akan mendapat tekanan yang semakin besar dari dasar laut dan sebagai kompensasi energinya yang besar dilampiaskan ke arah permukaan dan menimbulkan gelombang di pantai. Pada kedalaman 5. Periode tsunami. Laut menjadi kering. hlm. Justru ini adalah saat yang sangat berbahaya. Penduduk di pantai dapat mengamati pertanda akan datangnya tsunamidengan mula- mula melihat laut menjadi (tiba-tiba) cepat surut yang sangat jauh dari surut normal. yakni jangka waktu yang diperlukan untuk tibanya dua puncak gelombang yang berurutan. yakni jarak dari satu puncak ke puncak lainnya.

laut sebenarnya menunjukkan laut menunjjukkan bahwa lembah gelombang tsunami telah tiba. Perubahan posisi massa batuan penyusun dasar laut (litosfer) merupakan gejala diastropisma dalam bentuk patahan tektonik atau dapat juga karena masswasting (massmovement. landslides) di dasar laut. Gelombang tsunami dapat menimbulkan bencana di tempat yang sangat jauh dari lokasi tempat kelahirannya.000 km dalam waktu kurang dari 15 jam. maka catatan-catatan sejarah telah menunjukkan bahwa peristiwa tsunami sering menimbulkan bencana di pantai-pantai kita. Dan sebentar lagi disusul datangnya puncak gelombang raksasa yang dengan segera menghancurkan segala sesuatu di pantai. kurang lebih 70% merupakan gempa tektonik yang bersumber di bawah dasar laut yang potensial bisa menimbulkan tsunami. Korban jiwa yang terbesar karena tsunami di Indonesia adalah yang ditimbulkan oleh letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda 27 Agustus 1883.563 km dari Krakatau. atau 4. Andaman – Nikobar 26 Desember 2004. bunyinya terdengar sampai ke Pulau Rodriguez 1. Daerah potensial bencana tsunami di Indonesia ditunjukkan dalam Gambar 6. Dari rata- rata 460 gempa setahun yang tercatat di Indonesia. Menurut Tsu Nami. 1. juga menimbulkan gelombang tsunami yang melanda sampai ke pantai timur Afrika].000 jiwa]. Tsunami yang bermula di pantai Chili. Pada saat demikian. gelombang laut jenis ini terjadi oleh karena adanya perubahan bentuk dasar laut yang terjadi secara tiba-tiba akibat dislokasi massa batuan di dasar laut. yang merenggut lebih 36. dengan kecepatan rata-rata 804 km/jam. Sejak letusan Krakatau 1883 hingga sekarang [1987] telah tercatat lebih dari 30 peristiwa tsunami di Indonesia. Tsunami yang ditimbulkan luar biasa hebatnya. orang sudah sukar untuk menghindar. menghancurkan pantai Hilo (Hawaii) setelah menempuh jarak 12.600 km sebelah timur Madagaskar. Karena Indonesia berada pada jalur gempa dan jalur volkanik yang aktif. TEKTONIKA LEMPENGAN KERAK BUMI Wilayah Kepulauan Indonesia merupakan kawasan di mana aktivitas orogenesis adalah yang paling aktif di dunia. [Gempa Aceh yang episentrumnya di sebelah barat Aceh dan Kep. Illustrasi dari gambar-gambar berikut kiranya dapat membantu memahami hubungan sebab-akibat dari faktor-faktor pembentuk gelombang tsunami. atau karena adanya gunungapi dasar laut yang meletus. [Gempa dan tsunami Aceh 2004: hampir 100. Letusan ini merupakan letusan gunungapi yang terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah. Duapertiga bagian pulau seluas 5 x 8 km2 yang diterbangkan pada puncak letusan. Mei 1960 misalnya. Kondisi ini dilatarbelakangi oleh . … Di kota Teluk Betung [sekarang kota: Bandar Lampung} tsunami menerjang dengan gelombang setinggi 20 m dan di Merak sampai setinggi hampir 40 m.000 jiwa. Frekuensi kejadian gempa dan gunungapi adalah yang terbanyak di dunia. Biasanya gelombang ketiga adalah gelombang yang paling dahsyat.

Benua-benua bergeser karena hanyut bagaikan es yang terapung di samudera.17). pergeseran benua-benua itu dapat dibuktikan dengan adanya perubahan iklim dahulu yang dialami benua-benua. Pada zaman Karbon menurut Wegener. 16. dan Gbr. Wegener sebagai seorang ahli klimatologi melakukan penelitian atau pengukuran-pengukuran mengenai gerak (maju-mundur) es di daratan bagian utara Eropa. posisi Indonesia yang terjepit oleh desakan tiga lempeng besar dunia yang saling bertumbukan di mana Kepulauan Indonesia berada di kawasan pertemuannya. Teori Kontraksi versus Teori Kehanyutan Benua Teori yang mula-mula berkembang tentang terjadinya pegunungan- pegunungan atau mengapa terjadi perbedaan-perbedaan relief muka bumi adalah teori kontraksi yang dikemukakan oleh Descartes yang kemudian didukung oleh Suess. 14. Pada zaman Perm terjadi zaman Es. bagaikan jeruk nipis yang mengering dan mengkerut kulitnya. Pada waktu itu harusnya merupakan satu benua. Asia Utara (Siberia) dan di Antartika yang suhunya dingin tertutup salju dan es abadi. bahwa dari hasil pengukuran tahun 1823 – 1870 dan 1907 ternyata Pulau Hijau bergeser ke barat rata-rata 36 m per tahun dan Amerika Utara 0. jadi masih muda. Sebagai catatan: batubara ini terjadi di zaman Carbon (350 juta tahun yang lalu). Eropa. India. Menurut teori ini. dan dari Afrika Barat persis sama dengan Amerika Selatan Timur. adanya persamaan formasi batuan di Eropa Barat- Laut dengan di Amerika Utara. Misalnya. mungkin hanya terdapat sebuah benua yang disebutnya Gondwana. Wegener berpendapat bahwa meskipun bumi itu susut akan tetapi akibatnya tidak akan dapat mewujudkan pegunungan-pegunungan tinggi dan laut-laut dalam seperti yang ada sekarang ini. Afrika Selatan. keadaan sekarang tidak mungkin bahwa semua daratan itu tertutup es dalam waktu yang bersamaan. termasuk daratan Pulau Hijau (Greenland) dan Amerika Utara. Menurut Wegener. tanpa satu daerah pun yang beriklim tropis (panas). batubara yang dahulu terbentuk di daerah tropis berawa-rawa. 2. Bukti lainnya. . Batubara di Indonesia baru terjadi di zaman Tertier (58 juta tahun lalu). Australia dan Selandia Baru.32 m per tahun makin menjauh dari pantai barat daratan Eropa. bekas- bekasnya didapati di Amerika Selatan. Menurut Wegener. Temuan ini kemudian mengilhami Wegener untuk meneliti lebih luas. Hal ini tidak mungkin terjadi bila benua-benua ini berada pada posisinya yang sekarang. pegunungan-pegunungan itu disebabkan karena bumi ini menyusut sebagai akibat dari menurunnya panas planet bumi hingga mengkerut. Suatu hal yang mengejutkan ialah. Teori ini kemudian ditinggalkan setelah Wegener melahirkan teori kehanyutan benua (the Continental Drift) tahun 1910. sekarang ditemukan jauh di Amerika Utara. Dilihatnya pantai timur Benua Amerika dan pantai barat Eropa-Afrika bagaikan pasangan guntingan karton teka-teki (jigsaw puzzle) yang bisa dipertemukan kembali (Gbr.

memberitakan. sementara pada garis retakan terus-menerus terbentuk lava yang baru. Pada kedalaman laut di kawasan pematang samudera ini ditemukan gunung-gunung kerucut berpuncak rata yang disebut guyot. tanahnya naik berupa lekuk-lekuk pegunungan lipatan. di lepas pantai dekat kota Bombay ada sebuah pulau bernama Kutubia. memanjang ratusan sampai ribuan kilometer. Sementara palung-palung laut berupa sebuah geo-sinklinal yang masih turun terus. Pada tahun 1929 Wegener tewas dalam salju di pulau Hijau pada saat-saat mengadakan pengukuran secara teliti untuk membuktikan bahwa teorinya itu benar. (menurut teori ini) sebenarnya adalah sebuah geo-antiklinal yang lahir dari sebuah geo-sinklinal yang dahulunya merupakan Laut Thetys. Gbr. Sementara bagian yang luarnya naik terus membentuk pegunungan lipatan yang tinggi dan merupakan geo-antiklinal-nya. lapisan sedimen yang banyak diendapkan di laut itu menimbulkan tekanan yang besar. daratan di sekitarnya naik dan melahirkan Pegunungan Himalaya yang tinggi dan panjang. Teori Pembentukan Pematang Samudera Pada bagian lempeng-lempeng bumi yang saling menjauh (dan putus) kondisi tekanan cenderung berkurang. 5. Sirkum Pegunungan Mediteran dan Sirkum Pasifik yang sekarang. 3. Di duga. Sebuah majalah terbitan tahun 1950. lalu tenggelam. sedangkan bentuk puncaknya yang rata disebabkan oleh abrasi gelombang. menjadi laut-laut yang beribu-ribu meter dalamnya karena gerakan tektonik. Akan tetapi benua-benua yang merupakan inti kontinen. Lihat Gbr. Berat jenis (BJ) massa batuan yang menyusun benua lebih ringan karena terdiri dari Silisium Aluminium (SiAl). dan berupa geo-synclinal yang masih turun terus. Magma kemudian keluar ke permukaan dasar samudera dan membentuk tumpukan sepanjang garis retakan. Lava beku tersebut ikut terbawa bersama gerak lempeng yang makin menjauh. bentuk kerucut ini adalah vulkan- vulkan (gunung-gunung api) yang telah padam. 6. Sementara di bagian lain. Teori Geo-Sinklinal dan Geo-Antiklinal Geo-sinklinal adalah daratan yang turun terus menerus karena masih labil. terdapat sekarang berupa lubuk-lubuk laut yang dalam. relatif tetap tenang (stabil) selama beberapa zaman geologi. dan Gbr. . sehingga turun lambat-lambat dan menyeret tanah yang berada di sekitarnya. Tumpukan lava beku dari magma ini membentuk punggungan atau pematang samudera. dan terus-menerus pada dasarnya. yang berarti pernah lebih tinggi dari muka laut. Menurut Esscher (1948). sebaliknya pada bagian-bagian yang rapuh terpecah-pecah dan bergeser. 4. keluarlah massa astenosfer (material yang paling ringan dari astenosfer) membentuk magma. Pegunungan ini lahir di Zaman Tertier (58 juta tahun yang lalu). Lekuk daratan yang tinggi dan panjang demikian itu. sedangkan massa lapisan (sfera) yang ada di bawahnya lebih besar BJ-nya karena terdiri dari Silisium Magnesium (SiMa). 2. menghilang tenggelam ke laut yang begitu cepat sampai dapat disaksikan orang.

22. bahwa bagian inti dalam bumi (barisfer) berada dalam kondisi panas dan tekanan tinggi. Teori Tektonika Lempengan ( Plate Tectonic Theory ) Dua orang mahasiswa berkebangsaan Inggris sedang melukan penelitian. dengan nama Teori Tektonika Lempengan (Plate Tectonic Theory). lebur kembali ke dalam lapisan astenofer yang panas dan bertekanan tinggi. berarti ada tambahan baru material lempeng samudera. Harry Hess (1962) dalam bukunya: “History of the Ocean Basin” mengembangkan (mengoreksi dan menyempurnakan) teori kehanyutan benua dari Wegener. Diilhami oleh teori terjadinya arus konveksi pada air yang dipanaskan dalam panci (Gbr. 5. sementara bagian sisi lain dari lempeng itu meluncur lalu tenggelam di bawah lempeng lainnya. Matthews (1963). Penelitian J. akan tetapi yang hanyut adalah lempeng samudera yang memikul benua. 20). Tahun 1967. Dan McKenzie dan Robert Parker. Tuzo Wilson. Temuan- temuan data geologis baru dari ekplorasi di sepanjang pematang (punggungan) samudera Atlantik oleh ekspedisi Challenger (1968) menunjukkan bahwa usia batuan beku pembentuk lempeng ternyata makin jauh dari pematang itu makin tua. Hess mengembangkan teorinya. ada . batuan beku itu lahir (terbentuk) di sepanjang pematang lalu bergeser makin menjauh dari pematang. maka. Perbatasan Antar Lempeng Tektonik Adanya aliran konveksi di lapisan Asthenosfer. lithosfer (lempeng dan kerak samudera serta benua) yang menyelubungi astenosfer terdiri dari batuan yang keras. merumuskan kembali teori-teori tersebut di atas. ahli geofisika dan astrofisika berkebangsaan Inggris. 21 dan Gbr. F. Hess menulis. lempeng itu akan masuk ke bagian dalam. menemukan garis-garis magnetis yang berbeda-beda arah di sepanjang pematang Samudera Atlantik. endapan sedimen laut dan pulau di atasnya membentuk kerak samudera yang makin menebal dan menyatu dengan benua. Teori Lempeng Tektonik). Vine dan D. karena di bagian lain. memanasi lapisan astenosfer yang menyelubunginya. Jika ada pembentukan batuan baru di pematang samudera secara terus menerus. Sebelumnya. tidak ada tambahan materi kerak bumi. Pada bidang gesekan (dua lempeng yang bertemu) ini ujung lempeng itu didaur ulang. Berikut illustrasi-illustrasi yang menggambarkan bagaimana konfigurasi berbagai faktor membangun proses-proses yang dijelaskan oleh Teori Tektonika Lempengan: 5. Lihat Gbr. Sementara litosfer itu tersusun dari massa bahan yang kenyal-padat. Lempeng samudera itu hanyut oleh arus konveksi yang terjadi di lapisan astenosfer. melaporkan. Benua tidak hanyut sebagaimana kata Wegener. Artinya. yaitu aliran dengan arah. bukan benua itu yang hanyut. tetapi benua itu bagaikan potongan kayu yang menancap pada es dan es itulah yang hanyut.

Sering pula disebut “Conservative Plate Margins” karena pada perbatasan semacam ini hampir tidak ada pengrusakan atau pun pembentukan kerak bumi baru. mempengaruhi lempeng lithosfer yang terapung di atasnya terpecah menjadi beberapa bagian. Dalam kaitannya dengan peristiwa gempabumi. Cocos. dan yang bergerak sebaliknya (pasangan/lawan) disebut Zona Obduksi yang bergerak ke atas. Di samping itu. di mana lempeng bergerak memusat dari arah berlawanan (tabrakan). salah satu lempeng masuk menjorok ke dalam. maka Episentrum gempa juga tersebar di sepanjang Convergent Boundaries. di bawah lempeng yang lain. Convergent Boundaries. Berdasarkan arah gerak lempeng-lempeng tersebut maka dikenal ada tiga tipe peratasan antar lempeng. Shear Boundaries. karena di perbatasan lempeng semacam ini selalu terbentuk kerak bumi baru. di zona Benioff inilah terletak Hiposentum (pusat gempa awal/dalam) karena adanya tabrakan dan pergeseran antara kedua lempeng tersebut. Lempeng- lempeng besar masih terpecah lagi ke dalam beberapa lempeng kecil. Lempeng Bering. Tipe perbatasan semacam ini diketemukan di Midoceanic Ridge (Pematang Tengah Samudera). Divergent Boundaries. yaitu perbatasan lempeng. Kerak bumi yang menjorok ke dalam pada kedalaman 50 – 100 km sebagian lebur dan menjadi sumber magma yang membentuk volkan-volkan aktif. yaitu perbatasan lempeng di mana lempeng-lempeng bergerak mendatar dalam arah yang berlawanan di sepanjang bidang batas kedua lempeng. yang saling menjauh. yaitu perbatasan lempeng di mana lempeng-lempeng bergerak ke arah yang saling berlawanan atau saling menjauhi. Karena itu. terdapat di sepanjang perbatasan dua lempeng yang saling bertabrakan. 8. Atlantic-Indian Ridge dan Pacific-Antarct. saling bertemu atau saling bergeseran secara horizontal. Bahan-bahan dalam aliran konveksi dari Asthenosfer mengisi celah retakan antar lempeng yang kemudian membeku menjadi kerak bumi baru di tempat tersebut. dan Antartika. masuk ke lapisan Asthenosfer kemudian lebur lagi. Hindia-Australia. Afrika. seperti Lempeng Filipina. Amerika. suatu pegunungan di tengah dasar samudera seperti Mid Atlantic Ridge. Arab-Somali dan sebagainya. Tabrakan antar lempeng menyebabkan terjadinya pelipatan dan patahan-patahan. Nasca. 7. Sering pula disebut “Destructive Plate Margins” karena pada perbatasan lempeng tipe ini terjadi perusakan pada kerak bumi. Lempeng-lempeng yang tergolong besar adalah: Lempeng Eurasia. East Pacific Ridge. Seperti itu juga halnya dengan rangkaian pegunungan tipe benua atau rangkaian pulau-pulau volkanis yang sejajar dengan palung laut. Zona di mana lempeng bergerak menjorok ke lapisan dalam dikenal dengan nama Zona Subduksi. Masing-masing lempeng bergerak kearah tertentu dengan kecepatan antara 1 -13 cm/tahun. Zana pertemuan kedua zona ini disebut Zona Benioff (Mintakat Benioff). yaitu: 6. Sering pula disebut ”Constructive Plate Margins”. . Pasiik. Biasanya batas tipe ini ditandai adanya escarpment panjang.

3. Pangea Punahnya banyak bentuk-bentuk hewan laut. dan amonit melimpah-limpah Trias 250 Pangea pecah menjadi dua: Laurasia dan Gondwana. Posisi Geologis dan Sebaran Blok-blok Lempeng Bumi di Kepulauan Indonesia. Birma. Pemangsa yang besar Pliosen 25 Sula/Banggai bertabrakan dengan Sulawesi timur. Eosen 60 Australia terpisah dari Antartika. sedang bergerak ke Utara – Timur Laut 2. Paleo-zoikum Perm 280 Semua daratan menjadi satu benua. pulau-pulau dan bagian-bagian daratan Asia tenggara merupakan bagian timur Benua Gondwana Dinosaurus pertama. Thailand. Sulawesi timur dan barat mulai menyatu.01 Manusia modern Plestosen 1 Nenek moyang manusia paling tua. cenderung bergerak ke Selatan – Barat daya. pakis. Lempeng Pasifik Barat dan Lempeng Filipina. sedang bergerak ke Selatan – Tenggara. diduga cenderung bertahan.ZAMAN PERIODE KURUN MULAI (Mega tahun) PERISTIWA GEOLOGI PERISTIWA BIOLOGI Keno-zoikum Kuarter Holosen 0. Hewan menyusui modern mulai banyak berkembang. Hewan menyenggut berlimpah-limpah. dinosaurus. Lempeng Asia. Oligosen 40 Bagian barat Indonesia dan bagian barat Sulawesi kurang lebih seperti posisinya sekarang. hewan melata pertama. dan hewan anfibi melimpah-limpah 6. hiu. termasuk trilobit Karbon 350 Hutan-hutan pembentuk batubara yang luas dengan pohon-pohon biji telanjang. volkanisme mulai timbul di bagian barat Sulawesi. Hewan pelari yang besar. volkanisme tersebar luas di Sulawesi barat. maka sedikitnya ada tiga lempeng besar yang bertemu di mana Kepulauan Indonesia berada. yaitu: 1. Meso- Zoikum Kapur 145 Tumbuhan bunga pertama dan punahnya dinosaurus dan amonit pada akhir kapur Yura 215 Bagian barat Indonesia bersatu dengan Tibet. Kemungkinan adanya hubungan dengan Kalimantan melalui laut dangkal Doangdoangang atau Selat Makassar yang menyempit. Jika Teori Tektonika Lempengan tersebut di atas diterapkan kedalam pembentukan Kepulauan Indonesia. dan pohon jarum melimpah-limpah. Malaysia dan Sulawesi barat terpisah dari Benua Gondwana Burung dan hewan menyusui pertama. . Lempeng India – Australia. Tersier Pliosen 10 SULAWESI. semenanjung utara mulai berputar.

Secara geologis daerah ini tidak lagi mengalami gempa yang besar karena hiposentrum sudah demikian dalamnya sehingga getaran pada episentrum relatif sangat lemah. Indonesia juga sebagai negara yang memiliki garis pantai yang terpanjang di dunia.4. Sunda Shelf) dengan pulau-pulau yang ada di atasnya termasuk bagian timur Sumatera dan bagian barat dan selatan Kalimantan. pegunungan tua. menjadi penyebab utama kawasan ini merupakan pulau-pulau kecil dalam jumlah banyak.000 jiwa di samping kerugian harta benda telah menyentak perhatian dunia internasional. Di bagian barat Indonesia. yang terdapat di sebelah Barat Sumatera. Jalur-jalur ini juga diterjemahkan sebagai jalur orogenetik. Peristiwa yang berlangsung hanya beberapa menit dengan kerusakan kota- kota yang ditimbulkannya di sepanjang pantai Aceh dan Sumatera Utara diduga baru dapat dipulihkan kembali dalam waktu sekurang-kurangnya 20 tahun termasuk pemulihan trauma psikologisnya. Jalur-jalur pegunungan muda. Efek dari gerak dan pertemuan ketiga lempeng besar bumi tersebut dapat ditelusuri dengan memperhatikan: 1. b. a. Di sebagian wilayah Indonesia sendiri. di peta dikenal sebagai Dangkalan Sunda termasuk di dalamnya Selat Malaka dan Laut Cina Selatan (Sunda Plat. Sementara itu. Peritiwa gempabumi dan tsunami yang berlangsung di Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004 lalu dengan korban lebih dari 80. Selatan Jawa. Jelas kondisi ini akan menyebarkan dampak yang luas ke seluruh Indonesia. Kepulauan Maluku dan Kepulauan Nusa Tenggara terdapat beberapa lempeng yang lebih kecil. Selatan Kepulauan Sunda Kecil (Bali & Nusa Tenggara). sekitar Sulawesi dan bagian Utara pada trog Karolin di sebelah Utara Papua dan Palung Mindanao. P E N U T U P Wilayah Kepulauan Indonesia merupakan wilayah di dunia yang paling banyak mencatat peristiwa gempabumi tektonik dan gempabumi volkanik. Kepulauan Maluku. Di bagian timur Indonesia terdapat Dangkalan Sahul dengan pulau-pulau yang ada di atasnya dan bagian selatan Papua. Busur Luar sebagai punggung-punggung dan pegunungan bawah laut serta pulau- pulau kecil dengan ciri utama sebagai jalur hiposentrum dan episentrum gempabumi (seismik). di Indonesia terdapat dua bagian wilayah yang sudah stabil. Lihat teori Geo-Sinklinal dan Geo-Antiklinal. Hingga kini para ahli belum menemukan teknik untuk dapat meramalkan . 2. Jalur-jalur trog / slenk laut di Indonesia. 80. Pada jalur Pegunungan Muda di Indonesia terbagi atas dua busur yang disebut Busur Dalam dengan ciri utama lipatan dan patahan tektonik yang disertai munculnya gunungapi-gunungapi (volkanik). punggung-punggung dan ambang laut di Indonesia. yaitu di Sulawesi.

bencana gempabumi akan selalu menjadi bagian dari kehidupan bangsa Indonesia. Gerakan ini terjadi secara terus-menerus sejak bumi ini tercipta hingga sekarang. seperti gempa bumi. (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk. adalah menjadi sangat penting. maka di tempat itu untuk waktu yang tidak diketahui akan mengalami lagi gempabumi. Paling tidak informasi awal tentang kawasan potensial rawan gempa serta gejala-gejala gempabumi dan tsunami mengantar kepada kesiapan mental dan teknik manajemen penanganan bencana. lapisan terluar bumi kita terbuat dari suatu lempengan tipis dan keras yang masing-masing saling bergerak relatif terhadap yang lain. selalui diawali oleh ciri air laut surut tiba-tiba. DAFTAR PUSTAKA An-Nahl 16:15 “Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu.” Menurut teori Lempeng Tektonik. tidak terkecuali geologi. dan samudra. (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk. benua.” An-Nahl 16:15 “Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu. dan hingga kini teori ini telah berhasil menjelaskan berbagai peristiwa geologis.” An-Naml 27:88 “Dan kamu lihat gunung-gunung itu. Untuk itu. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. surut yang bukan bagian dari gejala pasang-surut normal (tidal). juga tentang bagaimana terbentuknya gunung. Dengan demikian. kamu sangka dia tetap di tempatnya. Sistem Informasi Geografis (SIG / GIS) menjadi mutlak bagi kebutuhan bangsa Indonesia ke depan. padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. Tsunami. geomorfologi dan oseanografinya. tsunami. Teori Lempeng Tektonik muncul sejak tahun 1960-an. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu. baik didahului oleh getaran tanah (gempa) atau tidak. yang pasti ialah bahwa di mana tempat yang pernah mengalami gempabumi tektonik. terjadinya gempa tektonik. . dan meletusnya gunung berapi. pengetahuan tentang citra geografi Kepulauan Indonesia.

Demikian pula.Lempeng tektonik terbentuk oleh kerak benua (continental crust) ataupun kerak samudra (oceanic crust). batu-batuan di lapisan ini bergerak mengalir seperti cairan (fluid).Penyebab dari pergerakan benua-benua dimulai oleh adanya arus konveksi (convection current) dari mantle (lapisan di bawah kulit bumi yang berupa lelehan). Berikut adalah nama-nama lempeng tektonik yang ada di bumi. Mekanisme penyebab terpecahnya benua ini bisa diterangkan oleh Teori Tektonik Lempeng sebagai berikut : 1. Terpecah-pecahnya benua ini menghasilkan dua sabuk gunung api yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediteranean yang keduanya melewati Indonesia. Arah arus ini tidak teratur. bisa dibayangkan seperti pergerakan udara/awan atau . Litosfer terpecah ke dalam beberapa lempeng tektonik yang saling bersinggungan satu dengan lainnya. Dari supercontinent ini kemudian terpecah lagi menjadi Gondwana dan Laurasia (150 jt th yll) dan akhirnya terbagi-bagi menjadi lima benua seperti yang dikenal dan ditempati oleh manusia sekarang. Lempeng Tektonik • Pasifik • Arab • Amerika Utara • Philipina • Eurasia • Fiji • Afrika • Juan de Fuka • Antartika • Karibia • Indo-Australia • Kokos • Amerika Selatan • Nazka • India • Skotia Pada awalnya ada dua benua besar di bumi ini yaitu Laurasia dan Gondwana kemudian kedua benua ini bersatu sehingga hanya ada satu benua besar (supercontinent) yang disebut Pangaea dan satu samudera luas atau yang disebut Panthalassa (270 jt th yll). dan lokasinya bisa dilihat pada Peta Tektonik antara lain. beserta lapisan teratas mantel ini dinamakan litosfer. Karena suhu dan tekanan di lapisan astenosfer ini sangat tinggi. Kepadatan material pada kerak samudra lebih tinggi dibanding kepadatan pada kerak benua. elemen-elemen zat pada kerak samudra (mafik) lebih berat dibanding elemen-elemen pada kerak benua (felsik). dan lapisan batuan teratas dari mantel bumi (earth’s mantle). Di bawah litosfer terdapat lapisan batuan cair yang dinamakan astenosfer. Kerak benua dan kerak samudra.

Terjadinya arus konveksi terutama disebabkan oleh aktivitas radioaktif yang menimbulkan panas.Dalam kondisi tertentu dua arah arus yang saling bertemu bisa menghasilkan arus interferensi yang arahnya ke atas. yaitu divergen.Kerak (kulit) samudera yang baru. Kerak samudera yang menunjam ke bawah ini akan kembali ke mantle atau jika bertemu dengan batuan benua yang mempunyai densitas sama atau lebih besar maka akan terjadi mixing antara material kerak samudera dengan benua membentuk larutan silikat pijar atau magma. Arus interferensi ini akan menembus kulit bumi yang berada di atasnya. yaitu . 2. Magma yang menembus ke atas karena adanya arus konveksi ini akan membentuk gugusan pegunungan yang sangat panjang dan bercabang- cabang di bawah permukaan laut yang dapat diikuti sepanjang samudera-samudera yang saling berhubungan di muka bumi.Keberadaan busur kepulauan dan juga busur gunung api serta palung Samudera yang memanjang di tepi-tepi benua merupakan fenomena yang dapat dijelaskan oleh Teori Tektonik Lempeng yaitu dengan adanya proses penunjaman (subduksi). Selain itu ada jenis lain yang cukup kompleks namun jarang. MOR Atlantik (misalnya) membentang dengan arah utara-selatan dari lautan Arktik melalui poros tengah samudera Atlantik ke sebelah barat Benua Afrika dan melingkari benua itu di selatannya menerus ke arah timur ke Samudera Hindia lalu di selatan Benua Australia dan sampai di Samudera Pasifik. Jadi keberadaan MOR mengelilingi seluruh dunia. (Proses mixing terjadi pada kerak benua sehingga tidak akan lebih dalam dari 30 km di bawah permukaan bumi). Gejala ini disebut dengan Pemekaran Lantai Samudera (Sea Floor Spreading). Oleh karena peristiwa Sea Floor Spreading maka suatu saat kerak samudera akan bertemu dengan kerak benua sehingga kerak samudera yang mempunyai densitas lebih besar akan menunjam ke arah bawah kerak benua. terbentuk di pematang-pematang ini karena aliran material dari mantle. 3. Dengan adanya zona penunjaman ini maka akan terbentuk palung pada sepanjang tepi paparan benua. Karena sea floor spreading terus berlangsung maka magma hasil mixing yang terbentuk akan semakin besar sehingga akan menerobos batuan-batuan di atasnya sampai akhirnya muncul ke permukaan bumi membentuk deretan gunung api. 4. dan juga akan terbentuk kepulauan sepanjang paparan benua oleh karena proses pengangkatan. Pergerakan Lempeng (Plate Movement) Berdasarkan arah pergerakannya. MOR mempunyai ketinggian melebihi 3000 m dan lebarnya lebih dari 2000 km. dan transform. atau melebihi ukuran Pegunungan Alpen dan Himalaya yang letaknya di daerah benua.pergerakan dari air yang direbus. Batuan dasar samudera yang baru terbentuk itu lalu menyebar ke arah kedua sisi dari MOR karena desakan dari magma mantle yang terus-menerus dan juga tarikan dari gaya gesek arus mantle yang horisontal terhadap material di atasnya. Lambat laun kerak samudera yang terbentuk di pematang itu akan bergerak terus menjauh dari daerah poros pematang dan ‘mengarungi’ samudera. konvergen. Lajur pegunungan yang berbentuk linear ini disebut dengan MOR (Pematang Tengah Samudera) dan merupakan tempat keluarnya material dari mantle ke dasar samudera. perbatasan antara lempeng tektonik yang satu dengan lainnya (plate boundaries) terbagi dalam 3 jenis.

3. san andreas fault Batas transform umumnya berada di dasar laut.Batas Konvergen konvergenTerjadi apabila dua lempeng tektonik tertelan (consumed) ke arah kerak bumi. Pematang Tengah-Atlantik (Mid- Atlantic Ridge) adalah salah satu contoh divergensi yang paling terkenal. Terdapat dua sabuk gunung api yang melewati Indonesia yaitu Sirkum Mediteranean sebagai akibat penunjaman Kerak Samudera Hindia ke dalam Kerak Benua Eurasia. Sesar ini merupakan pertemuan antara Lempeng Amerika Utara yang bergerak ke arah tenggara. USGS) Kondisi Geologi Dinamis Indonesia Kepulauan Indonesia terbentuk karena proses pengangkatan sebagai akibat dari penunjaman (subduksi). (Sumber: The Dynamic Earth. Dari uraian di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai pelajaran bagi kita: 1. “Dan kamu lihat gunung- gunung itu. salah satunya adalah Sesar San Andreas (San Andreas Fault) di California. dengan Lempeng Pasifik yang bergerak ke arah barat laut. Wilayah dimana suatu lempeng samudra terdorong ke bawah lempeng benua atau lempeng samudra lain disebut dengan zona tunjaman (subduction zones). Lempeng (kerak) yang saling berinteraksi adalah Kerak Samudera Pasifik dan Hindia yang bergerak sekitar 2-5 cm per tahun terhadap Kerak Benua Eurasia. Keduanya tidak saling memberai maupun saling menumpu.Gunung api selalu bergerak (dalam skala waktu geologi) mengikuti pergerakan benua-benua karena adanya dinamisme mantle bumi (arus konveksi). Jadi Indonesia merupakan tempat pertemuan 3 lempeng besar sehingga Indonesia merupakan salah satu daerah yang memiliki aktivitas kegempaan yang tertinggi di dunia. Sedangkan pada lempeng benua. Batas transform ini juga dikenal sebagai sesar ubahan-bentuk (transform fault). USA. Fenomena ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an. 2. padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. lapisan litosfer menipis dan terbelah. namun ada juga yang berada di daratan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu. .pertemuan simpang tiga (triple junction) dimana tiga lempeng kerak bertemu. proses ini menyebabkan terbentuknya lembah retakan (rift valley) akibat adanya celah antara kedua lempeng yang saling menjauh tersebut. kamu sangka dia tetap di tempatnya. membatasi Benua Eropa dan Afrika dengan Benua Amerika. yang mengakibatkan keduanya bergerak saling menumpu satu sama lain (one slip beneath another).Batas Divergen divergenTerjadi pada dua lempeng tektonik yang bergerak saling memberai (break apart). membujur dari utara ke selatan di sepanjang Samudra Atlantik. yaitu bergerak sejajar namun berlawanan arah. membentuk batas divergen. Di zona tunjaman inilah sering terjadi gempa.Batas Transform Transform Terjadi bila dua lempeng tektonik bergerak saling menggelangsar (slide each other). dan Sirkum Pasifik sebagai akibat penunjaman Kerak Samudera Pasifik ke dalam Kerak Benua Eurasia. Pematang gunung-api (volcanic ridges) dan parit samudra (oceanic trenches) juga terbentuk di wilayah ini. 1.Pada lempeng samudra. proses ini menyebabkan pemekaran dasar laut (seafloor spreading). Ketika sebuah lempeng tektonik pecah.

Artikel Ib Gamal About the author The author didnt add any Information to his profile yet . Bali dan Lombok. timbullah gempa dan tsunami. “Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu. yang seringkali diikuti dengan tsunami. dan segitiga merah melambangkan kumpulan gunung berapi. Peta Tektonik Indonesia Peta Tektonik dan Gunung Berapi di Indonesia.” (QS.” (QS.Gunung api muncul karena tekanan yang tinggi pada magma hasil mixing sehingga akan menerobos ke atas. 27:88) 2. Dengan demikian pada kondisi seperti itu apabila batuan sekitar yang menampung magma tersebut terlampaui batas elastisitasnya maka akan terjadi bencana gempa bumi vulkanik yang teramat sangat hebatnya. Suatu saat gerakannya mengalami gesekan atau benturan yang cukup keras. 55:13) Maha Benar Allah atas segala firman-Nya. Andaikan saja magma ini tidak bisa menerobos ke atas membentuk gunung-gunung api maka tentulah akan tersimpan tekanan pada dapur magma yang sangat besar dan akan terus bertambah karena penunjaman masih terus berlangsung. subduksi antara dua lempeng menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi dan parit samudra. (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk. Garis biru melambangkan batas antar lempeng tektonik. Jadi. Bila ini terjadi. Fenomena ini pun telah tersurat dalam Al-Qur’an. aktivitas gunung berapi di sepanjang pulau Sumatra dan Jawa juga turut meningkat. Lempeng tektonik terus bergerak. dan meningkatnya kenaikan magma ke permukaan. 16:15) “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Demikian pula subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi yang tak lain adalah Bukit Barisan di Pulau Sumatra dan deretan gunung berapi di sepanjang Pulau Jawa. (Sumber: MSN Encarta Encyclopedia) Seperti telah dijelaskan sebelumnya.sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. tidak heran bila terjadi gempa yang bersumber dari dasar Samudra Hindia. serta parit samudra yang tak lain adalah Parit Jawa (Sunda).

gas atau cairan lainnya ke permukaan bumi. termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat dia meletus. sedangkan dengan Pasific di utara Irian dan Maluku utara. Di sekitar lokasi pertemuan lempeng ini akumulasi energi tabrakan terkumpul sampai suatu titik dimana lapisan bumi tidak lagi sanggup menahan tumpukan energi sehingga lepas berupa gempa bumi. Definisi lainnya adalah sebagai suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi. Berdasarkan Teori Lempeng Tektonik. Lempeng Indo-Australia bertabrakan dengan lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatra. Lempeng Tektonik (Tectonic Plate Theory) Gerak tektonik Teori Lempeng Tektonik dikemukakan oleh Tozo Wilson. ………………………………………………………………………………………… …………. yaitu lempeng Indo-Australia. Lempeng-lempeng tektonik pembentuk kulit bumi selalu bergerak karena adanya pengaruh arus konveksi yang terjadi pada lapisan astenosfer dengan posisi berada di bawah lempeng tektonik kulit bumi. Material yang dierupsikan ke permukaan bumi umumnya membentuk kerucut terpancung. kulit bumi terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang berada di atas lapisan astenosfer yang berwujud cair kental.Eurasia dan lempeng Pasific. ………………………………………………………………………………………… …………... Gunung Api: Proses Pembentukan dan Jenis-jenisnya Gunungapi secara sederhana diartikan sebagi lubang kepundan atau rekahan dalam kerak bumi tempat keluarnya cairan magma. Jawa dan Nusatenggara. ………………………………………………………………………………………… .INFORMASI GEOGRAFI ( by Satyo Hega W ) Indonesia merupakan daerah pertemuan 3 lempeng tektonik besar.

Konsep Evironmrnetal Relationships menitikberatkan kepada hubungan antara kehidupan manusia dan dan lingkungan alamnya akibat dorongan kehidupan dan keanekaragaman wilayah Negara. Such as climate. Proses Terjadinya Tsunami Tsunami adalah gelombang laut berskala besar yang disebabkan oleh pergerakan tiba- tiba dari lantai samudera. Geografi Politik Evironmrnetal Relationships. Denudasi dan Pembentukan Bentang Lahan Denudasi berasal dari kata dasar nude yang berarti telanjang. letusan gunngapi yang sangat besar. sehingga denudasi berarti proses penelanjangan permukaan bumi. ………………………………………………………………………………………… …………. Denudasi cendurung akan menurunkan bagian permukaan bumi yang positif hingga mencapai bentuk permukaan bumi yang hamper datar membentuk dataran nyaris (pineplain). Pergerakan tiba-tiba ini dapat berupa gempabumi. (Abdurachmat. soils..…………. ………………………………………………………………………………………… …………... 1982). atau adanya longsoran bawahlaut. Benturan meteorit juga dapat menyebabkan tsunami. Gelombang tsunami merambat di laut terbuka dengan sangat cepat dan membentuk gelombang besar ketika memdekati pantai / laut dangkal.. atau kita bisa menyebut denudasi sebagai proses yang menyebabkan perendahan relief daratan. Prinsip Evironmrnetal Relationships didukung oleh pendapat dari Alexander yang mengatakan bahwa : “…correlation between cultural differences on the one hand and differences in physical phenomena. ………………………………………………………………………………………… …………. RANCANGAN BUMI YANG BEGITU SEMPURNA Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan adalah apa yang disebut . menekankan pada studi perbedaan dan keanekaragaman wilayah Negara dan penduduknya di muka bumi. and landform on the other”.

Data Hujan dari TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission). Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta- fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi. yaitu interception loss. ………………………………………………………………………………………… ………….prinsip antropis.. JENIS-JENIS AWAN I Pembentukan Awan Udara selalu mengandung uap air.sebagian air jatuh langsung ke permukaan bumi dan ada juga yangterhambat oleh vegetasi (Intersepsi). dan kondisinya ga ada yang berubah sampai sekarang. dan stem flow. ………………………………………………………………………………………… …………. Basic Information Pengalaman pribadi nieh… mulai mencari data-data hujan itu sejak tahun 2000. masih sama sulitnya untuk . Intersepsi memiliki 3 macam. Udara panas yang sarat dengan air ini akan naik tinggi. Interception loss adalah air yang jatuh ke vegetasi tetapi belum sampai mencapi tanah sudah menguap. Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. through fall. ………………………………………………………………………………………… …………. tanpa bayangan sendiri. maka terbentuklah awan.. Peluapan ini bisa terjadi dengan dua cara: Apabila udara panas.. uap itu akan mencair dan terbentuklah awan. Siklus Hidrologi Pada saat air hujan jatuh ke bumi. hingga tiba di satu lapisan dengan suhu yang lebih rendah. ………………………………………………………………………………………… …………. JENIS-JENIS AWAN II sirus: di definisikan sbg awan yang tampak tersusun dari serat lembut dan halus berwarna putih mengkilap bagaikan sutera. molekul-molekul titik air yang tak terhingga banyaknya. lebih banyak uap terkandung di dalam udara karena air lebih cepat menyejat.. Apabila uap air ini meluap menjadi titik-titik air.

Perubahan permukaan bumi terjadi oleh tenaga geologi yang terdiri dari tenaga endogen dan tenaga eksogen.. . sedangkan iklim merupakan kondisi lanjutan dan merupakan kumpulan dari kondisi cuaca yang kemudian disusun dan dihitung dalam bentuk rata- rata kondisi cuaca dalam kurun…. Tenaga Endogen dan Tenaga Eksogen Pembentukan Muka Bumi Bentuk-bentuk permukaan bumi terbentuk lewat proses pembentukan dan perombakan permukaan bumi yang berlangsung cukup lama.. ………………………………………………………………………………………… …………. Mencari Jumlah Penyerapan CO2 oleh Tanaman dengan Penginderaan Jauh Perkembangan ekonomi suatu daerah biasanya tidak selalu diikuti perkembangan daerah tersebut secara ekologi. ………………………………………………………………………………………… ………….medapatkan data itu hehehe…. Hal ini menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem yang berupa penurunan jumlah tutupan vegetasi dan peningkatan pencemaran udara seperti peningkatan jumlah CO2udara. klo di Jepang kita bisa mendapatkan data hujan secara on line.. Cuaca merupakan bentuk awal yang dihubungkan dengan penafsiran dan pengertian akan kondisi fisik udara sesaat pada suatu lokasi dan suatu waktu. Cuaca dan Iklim Cuaca dan iklim merupakan dua kondisi yang hampir sama tetapi berbeda pengertian khususnya terhadap kurun waktu. ………………………………………………………………………………………… ………….