You are on page 1of 2

Keutamaan Do'a

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya
Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon
kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka
beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.
Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka
Jahanam dalam keadaan hina dina".

1. Do'a adalah otaknya (sumsum / inti nya) ibadah.

(HR. Tirmidzi)

2. Do'a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan

bumi.

(HR. Abu Ya'la)
“maukah aku beritahu kepadamu suatu senjata yang dapat melindungimu dari kejahatan musuh

dan membuat rezqimu bertambah?” Beliau bersabda, “serulah Tuhanmu siang dan malam,

karena do’a itu merupakan senjata bagi orang yang beriman.”

3. Barangsiapa tidak (pernah) berdo'a kepada Allah maka Allah murka kepadanya.

(HR. Ahmad)

4. Tiada seorang berdo'a kepada Allah dengan suatu do'a, kecuali dikabulkanNya, dan dia

memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia,

disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari

musibah (bencana) yang serupa.

(HR. Ath-Thabrani)

5. Tidak ada manfaatnya bersikap siaga dan berhati-hati menghadapi takdir, akan tetapi

do'a bermanfaat bagi apa yang diturunkan dan bagi apa yang tidak diturunkan. Oleh

karena itu hendaklah kamu berdoa, wahai hamba-hamba Allah.

(HR. Ath-Thabrani)