You are on page 1of 7

SISTEM MANAGEMEN UBJ O & M PAITON No.

Dokumen :
Revisi :

START COAL MILL PULVERIZER Tgl terbit :
(A B C D E F)
Halaman : 1 dari 7

I. Fungsi :
Pulverizer Mill berfungsi untuk menggiling bongkahan batubara menjadi serbuk halus yang bertujuan
agar lebih mudah bercampur dengan udara pembakaran didalam furnace/ruang bakar sehingga terjadi
proses pembakaran yang sempurna berlangsung dengan cepat.

II. Spesifikasi (Referensi : HEPE- Operation and Maintenance Manual, Volume III) :

1. Bodi :
- Manufacture : Shanghai Heavy Machinery Co., Ltd.
- Quantity : 6
- Model : HP 1163 Bowl Type Middle Speed Mill
- Flow rate : 149,3 t/h
- Shaft Power : 644 kw
- Speed : 27,7 Rpm

2. Motor :
- Type : YHP630-6
- Rated power : 850 kW
- Rated rotating speed : 982 r/min
- Rated voltage : 6 kV
- Moment of inertia : 100 kg·m2
- Power standby coefficient : 1.15
- Cooling type : IC611 (air - air cooling)
- Weight : 9000 kg

3. Lube Oil System :
- Oil pump quantity : 1 set /set mill
- Oil pump flow : 287 L/min
- Oil pump motor power : 15 kW
- Norma oil supplying pressure : 0.15-0.35 MPa
- Oil cooler quantity : 1 set/set mill
- Oil cooler cooling water flow : 20 m3/h
- Cooler cooling water pressure : ≤0.3 M Pa
- Oil cooler cooling water temperature : 38 ℃
- Oil tank electric heater quantity : 1 set/set
- Oil tank electric heater rated voltage : 220 V
- Oil tank electric heater rated power : 35.5 kW
- Lubricating oil trademark : ISOVG320

III. Batasan-batasan Operasi
(Referensi : HEPE Comissioning Dokumentation ( HTC-B-003 ) :
 Sistem :
Primary Air / Furnace ∆P = Alarm : < 630 mmH2O
= Trip : < 500 mmH2O
SISTEM MANAGEMEN UBJ O & M PAITON No. Dokumen :
Revisi :

START COAL MILL PULVERIZER Tgl terbit :
(A B C D E F)
Halaman : 2 dari 7

 Pulverizer :

Mill Bearing Temp. = Alarm : > 75 0 C
Trip : > 80 0 C

Motor Bearing Temp = Alarm : > 85 0C
Trip : > 95 0C

Lube Oil Pressure = Normal : 0,7 bar
Trip : <0,7 bar ( ditahan selama 2 detik )

Lube Oil Temp. = High Trip : >65 o C
Low Trip : <25 o C

Oil Tank Level = Trip : <200 mm

 Pulverizer Oil Station :
Temperatur Oil Tank = Alarm : 25 o C

Oil Pressure Tank = Normal : 0,9 bar
Alarm :<0,9 bar (ditahan selama 2 detik, start standby pump )

Filter ∆P = Normal : <2,5 bar
Alarm : >2,5 bar (ditahan selama 5 menit)

Oil Flow = Normal : 220 L/min
Alarm : <220 L/min (ditahan selama 2 detik, start standby pump )

Oil Temp. = Start Heater : <35 0C
Stop Heater : >40 0C

IV. Uraian :

4.1 Persiapan :
4.1.1 Sebelum start, inspeksi damper serta testing sudah dilaksanakan, yaitu posisi damper dalam
kondisi benar serta bekerja dengan baik. Pastikan catu daya mendapat suplai listrik.
4.1.2 Periksa bahwa level minyak > 2/3 90HFV10CL001 s/d. 90HFV60CL001 dan temperatur
minyak pada tanki minyak pelumas dalam keadaan normal operasi >350C 90HFV10CT301
s/d. 90HFV60CT301.
4.1.3 Pastikan electrical interlock, thermal power protection, automatic device serta sistem alarm
dalam keadaan normal operasi.
4.1.4 Periksa dan pastikan sealing air fan dalam kondisi normal operasi, pressure yang sesuai. DP
sealing air dan primary air juga dalam kondisi normal.
SISTEM MANAGEMEN UBJ O & M PAITON No. Dokumen :
Revisi :

START COAL MILL PULVERIZER Tgl terbit :
(A B C D E F)
Halaman : 3 dari 7

4.1.5 Pastikan PA Fan dalam kondisi normal operasi dan tekanan primary air header lebih dari
10kPa 90HFE10CP001 s/d. 90HFE60CP001.
4.1.6 Periksa coal feeder dan coal feeder sealing system dalam kondisi normal, jendela observasi
dalam kondisi bersih dan transparan.
4.1.7 Pastikan slagging box dropping slag valve 90EUA10AA001 s/d. 90EUA60AA001 dalam
kondisi open, slagging valve 90EUA10AA002 s/d. 90EUA60AA002 kondisi closed maka
slagging box dalam kondisi clean out.
4.1.8 Pastikan DP dari filter screen dalam kondisi normal operasi <0,1Mpa 90HFV10CP001 s/d.
90HFV60CP001.
4.1.9 Periksa bahwa grinder roll spring system dalam kondisi normal, separator baffle dalam
posisi yang benar.
4.1.10 Periksa bahwa temperatur dan pressure inerting steam dalam kondisi normal.

 Mill Oil System
4.1.11 Pastikan tidak ada kebocoran minyak pada oil tank, gear case. Level oil >2/3
90HFV10CL001 s/d. 90HFV60CL001 dan temperatur >350C 90HFV10CT301 s/d.
90HFV60CT301.
4.1.12 Start lube oil pump, pastikan tekanan minyak pada inlet gear reducer ≥ 0,10 Mpa
90HFV10CP101 s/d. 90HFV60CP101.
4.1.13 Jika suhu minyak yang keluar dari outlet gear reducer ≤ 450C 90HFV10CT001 s/d.
90HFV60CT001 maka disk heat belt 90HFV10AH002 s/d. 90HFV60AH002 secara
otomatis akan bekerja dan proses pemanasan terjadi, jika suhunya mencapai ≥ 490 C proses
pemanasan akan berhenti.
4.1.14 Sedangkan jika suhu minyak pada oil tank ≤ 35O C, electrical heating device
90HFV10AH001 s/d. 90HFV60AH001 otomatis akan beroperasi, tetapi jika suhunya ≥ 40O
C akan berhenti otomatis.

 Kondisi furnace ignition
4.1.15 Tidak terdapat indikasi No MFT.
4.1.16 Flame detection cooling air pressure dalam keadaan normal.
4.1.17 Pastikan volume udara cukup.
SISTEM MANAGEMEN UBJ O & M PAITON No. Dokumen :
Revisi :

START COAL MILL PULVERIZER Tgl terbit :
(A B C D E F)
Halaman : 4 dari 7

 Coal Fired Ignition
4.1.18 Pastikan PA Fan berjalan normal.
4.1.19 Temperatur dari Secondary Air terpenuhi.

 Coal Feeder start
4.1.20 Coal feeder 90HFB10AF001 s/d. 90HFB60AF001 siap dioperasikan.
4.1.21 Coal feeder dalam kondisi minimum speed.
4.1.22 Sealing damper 90HFW61AA001 s/d. 90HFW66AA001 pada coal feeder posisi open.
4.1.23 Inlet valve coal feeder 90HFB10AA001 s/d. 90HFB60AA001 kondidi open.
4.1.24 Outlet valve coal feeder 90HFB10AA002 s/d. 90HFB60AA002 kondisi open.
4.1.25 Tidak ada error code dari coal feeder.

 Permissive Mill
4.1.26 Outlet baffle 90HHE11AA003 - 90HHE14AA003 s/d 90HHE61AA003 -
90HHE64AA003 dalam kondisi open.
4.1.27 Inlet cold air baffle 90HFE10AA004 s/d. 90HFE60AA004 dalam kondisi open.
4.1.28 Sealed damper 90HFW31AA001 s/d. 90HFW36AA001 posisi open & DP primary air ≥
2.0 kPa.
4.1.29 Primary air pressure DP furnace ≥ 2.0 kPa.
0
4.1.30 Outlet temperatur coal mill 65-82 C 90HHE11CT601 - 90HHE14CT601 s/d
90HHE61CT601 - 90HHE64CT601.
4.1.31 Slag dropping valve 90EUA10AA001 s/d. 90EUA60AA001 kondisi open.

4.2 Pelaksanaan :
4.2.1 Start Lube oil pump 90HFV10AP001 atau 90HFV10AP002 s/d . 90HFV60AP001 atau
90HFV60AP002.
4.2.2 Pastikan inerting steam dalam keadaan operasi 90HFF21AA001 s/d. 90HFF26AA001.
4.2.3 Buka sealing air damper mill 90HFW31AA001 s/d. 90HFW36AA001.
4.2.4 Buka outlet baffle coal mill 90HHE11AA003 - 90HHE14AA003 s/d 90HHE61AA003 -
90HHE64AA003.
4.2.5 Buka cold air baffle coal mill 90HFE10AA004 s/d. 90HFE60AA004.
4.2.6 Buka hot air baffle coal mill 90HFE10AA002 s/d. 90HFE60AA002.
SISTEM MANAGEMEN UBJ O & M PAITON No. Dokumen :
Revisi :

START COAL MILL PULVERIZER Tgl terbit :
(A B C D E F)
Halaman : 5 dari 7

4.2.7 Atur sedemikian rupa sehingga volume primary air dan outlet temperatur coal mill serta DP
sealing air sesuai permisive start .
4.2.8 Start coal mill 90HFC10AJ001 s/d 90HFC60AJ001.
4.2.9 Pengaturan jumlah udara dan temperatur coal mill secara otomatis oleh sistem.
4.2.10 Buka outlet valve coal feeder 90HFB10AA002 s/d. 90HFB60AA002.
4.2.11 Buka inlet valve coal feeder 90HFB10AA001 s/d. 90HFB60AA001.
4.2.12 Start coal feeder 90HFB10AF001 s/d. 90HFB60AF001.
SISTEM MANAGEMEN UBJ O & M PAITON No. Dokumen :
Revisi :

START COAL MILL PULVERIZER Tgl terbit :
(A B C D E F)
Halaman : 6 dari 7

Lampiran :
Gambar 1. Piping & Instrument Diagram Coal Mill Pulverizer

FURNACE
BOILER
M
COAL FEEDER
DRIVE MOTOR
M
FROM COLD PRIMARY M
AIR HEADER M
COAL FEEDER
SEAL AIR DAMPER M

M
CLEANOUT FEEDER
MOTOR
M
M

M M
FROM COLD PRIMARY
AIR HEADER
FROM COLD
PRIMARY
AIR HEADER

M
M TO COAL MILL B-F
FROM HOT PRIMARY
AIR HEADER

FROM SEAL AIR M M
HEADER
FROM SEAL AIR FROM AUXILIARY
HEADER STEAM FIRE FIGHTING STEAM HEADER

Keterangan Gambar:
SISTEM MANAGEMEN UBJ O & M PAITON No. Dokumen :
Revisi :

START COAL MILL PULVERIZER Tgl terbit :
(A B C D E F)
Halaman : 7 dari 7

Lampiran :
Gambar 2. Lube Oil Coal Mill Station

RETARDER
RETARDER
OUTLET
HEAT EXCHANGER OUTLET
INLET HEAT EXCHANGER
INLET

MILL OIL RETURN
PIPING HEATER MILL OIL RETURN

STATION STATION
PIPING HEATER

A B
LUBE OIL PUMP A LUBE OIL PUMP B
LUBE OIL PUMP A LUBE OIL PUMP B

OIL PUMP
OIL PUMP

RETARDER BEARING
RETARDER BEARING

Keterangan Gambar:

Dwi Juli Akhsanul Indar GATOT
NAMA Miskat
Harsono Kholiqin Januhartoko SANTOSO
OP.SHIFT SPV. SHIFT A SPV. SHIFT B SPV. SHIFT C SPV. SHIFT D DM. OPERASI
JABATAN
PLTU #9 PLTU #9 PLTU #9 PLTU #9 PLTU #9 PLTU #9
6 September 6 September 6 September 6 September 6 September 6 September
TANGGAL
2010 2010 2010 2010 2010 2010

TANDA
TANGAN