You are on page 1of 8

110

Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Bio. UA.)
2(2) – Juni 2013 : 110-117 (ISSN : 2303-2162)

Potensi Herpetofauna Dalam Pengobatan Tradisional Di Sumatera Barat

Potential of herpetofauna on tradisional medicine in West Sumatera

Rivi Hamdani*)1), Djong Hon Tjong2) dan Henny Herwina1)
1)
Laboratorium Taksonomi Hewan, Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam Universitas Andalas, Kampus UNAND Limau Manis Padang, 25163
2)
Laboratorium Genetika dan sitologi, Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam Universitas Andalas, Kampus UNAND Limau Manis, 25163
*)
Koresponden : gecko_bio07@yahoo.co.id

Abstract
The research about potential of herpetofauna on traditional medicine in West Sumatera was
conducted from March to August 2012. This research was conducted at several districts in
West Sumatera such as Batusangkar, Padang, Payakumbuh, Pasaman, Painan and
Sijunjung. The survey and quisioner method were used by interviewing informan about the
species of herpetofauna which were used in traditional medicine. A total of 5 reptilian
species were recognized as medicine such as Eutropis multifasciata (Bingkaruang), Naja
sumatrana (Ula sendok), Phyton reticulatus (Piton), Chelonia mydas (Katuang), Dogania
subplana (Labi-labi) and one species of amphibian i.e Hylarana erythrea (Koncek hijau)
from Ranidae.

Keywords: potential, herpetofauna, tradicional medicine, West Sumatera

Pendahuluan Herpetofauna berasal dari kata
herpeton yaitu binatang melata. Dahulu,
Indonesia adalah salah satu pusat sebelum ilmu taksonomi berkembang
keanekaragaman hayati terkaya di dunia. maju, amfibi dan reptil dimasukkan
Sampai saat ini telah diketahui bahwa menjadi satu kelompok hewan karena
sekitar 12% mamalia, 17% aves, 25% dianggap sama-sama melata. Dengan
pisces, 15% insekta dan 15% tumbuhan berkembangnya ilmu, mereka kini
berbunga ditemukan di Indonesia menjadi dua kelompok terpisah. Kedua
(Wahyono dan Edi, 2006). Menurut kelompok ini masuk ke dalam satu bidang
Biodiversity Action Plan for Indonesian, yaitu ilmu herpetologi karena mereka
16% dari amphibi dan reptil dunia mempunyai cara hidup dan habitat yang
terdapat di Indonesia dengan jumlah lebih hampir serupa, sama-sama satwa
dari 1100 jenis, sehingga Indonesia vertebrata ektotermal (membutuhkan
menjadi negara yang mempunyai jumlah sumber panas eksternal), serta metode
amphibi dan reptil terbesar di dunia. untuk pengamatan dan koleksi yang
Tetapi jumlah tersebut diperkirakan serupa (Kusrini, et al., 2008).
masih jauh di bawah keadaan yang Reptil sejak lama telah
sebenarnya (Iskandar and Erdelen, 2006). dimanfaatkan oleh masyarakat. Sebagai

bahan kerajinan masih banyak digunakan oleh (tas.59%. terutama dari kalangan dan dikonsumsi (Situngkir. UA. di D. Ular dimanfaatkan pengalaman. dan Jawa Timur and Cohen. dilakukan untuk melihat keberadaan Menurut Undang-Undang No. lama pada daun lontar Husodo (Jawa). namun belum contohnya yaitu produksi paha katak beku banyak informasi yang yang diekspor oleh Indonesia ke negara. 1998). Hal ini berbeda negara Eropa yang 80% diantaranya dengan pengobatan tradisional pada adalah hasil tangkapan dari alam (Kusrini daerah lain seperti hasil Susenas 1995 dan Alford. Obat tersebut dibuat oleh warga Indonesia juga dikenal dengan dari daerah lain di DKI Jakarta 0. Bahkan dari masa Amphibi juga memberikan manfaat bagi ke masa obat tradisional mengalami manusia. 2009).I obat penghilang rasa sakit (Stebbins Yogyakarta 3.) 2(2) – Juni 2013 : 110-117 (ISSN : 2303-2162) contoh. 2006). dokumen Serat Primbon Jampi. bahan sebagai bahan obat tradisional. 1995). hewan. menengah ke bawah.19%. 111 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Survei bahan bakunya (Sukandar. salah satu masing-masing kota. Serat Racikan Boreh Wulang Dalem dan Metode penelitian yang digunakan dalam relief candi Borobudur yang penelitian ini adalah metode survei dan menggambarkan orang sedang meracik kuisioner serta dokumentasi langsung di obat (jamu) dengan tumbuhan sebagai lapangan (Sugiyono.76%.77% dan di Jawa timur budaya turun temurun yang ada di 1. 2006). didokumentasikan. 2007). Salah satu DI Yogyakarta 3. Usada (Bali). Bio. di keberagaman budayanya. Penggunaan bahan alam pengobatan tradisional masih banyak sebagai obat telah dilakukan oleh digunakan oleh masyarakat dan juga pada masyarakat Indonesia sejak berabad-abad kalangan tertentu termasuk kalangan yang lalu terbukti dari adanya naskah intelektual (Santoso. sepatu. tali pinggang. Obat tradisional baik berupa antara lain sebagai bahan percobaan jamu maupun tanaman obat keluarga medis. Lontarak pabbura (Sulawesi Metode Penelitian Selatan). hewani ataupun manfaat tak langsung terlebih dengan munculnya isu kembali sebagai bagian dari rantai makanan. dan lain-lain) masyarakat. sediaan sarian Selanjutnya kuisioner digunakan untuk . seperti sebagai sumber protein perkembangan semakin meningkat. bahan mineral. Sekresi kulit dari yang menjelaskan penggunaan obat beberapa jenis amphibi juga tradisional oleh masyarakat untuk dikembangkan sebagai antibiotika dan pengobatan di DKI Jakarta 2. 5. 1995). 23 informan untuk mendapatkan informasi tahun 1992 obat tradisional adalah bahan mengenai penggunaan herpetofauna atau ramuan bahan tumbuhan. Di ke alam (back to nature) (Katno. ular merupakan sumberdaya (galenik) atau campuran dari bahan-bahan fauna yang banyak dimanfaatkan sebagai tersebut yang secara turun-temurun telah salah satu komoditi yang mempunyai digunakan untuk pengobatan berdasarkan nilai ekonomi tinggi.81% (BPS.48%. satwa peliharaan. Hasil Susenas Indonesia yaitu budaya pengobatan tersebut dapat menjadi bukti bahwa tradisional. 2008). beberapa negara berkembang katak Di Sumatera Barat dapat dijadikan sebagai komoditi penting yang ditemukan pengobatan tradisional pada diekspor ke negara maju.

2011). Jika ada banyak ditemukan di Kota Padang. yang lebih banyak dari satu individu Hal tersebut dibuktikan dengan temuan reptil. Salah satu contoh misalnya minyak kadal yang Telah ditemukan enam jenis herpetofauna biasanya dicampur dengan rempah- yang digunakan dalam pengobatan rempah seperti cengkeh dan kunyit. Barat yang menjadikan jenis ini sebagai kadal dan bulus. campuran lain (hewan atau tumbuhan) namun pedagang dan beberapa pasokan maka dimasak secara bersamaan. tradisional di Sumatera Barat. Pembuatannya dilakukan bahan utama ramuan obat tradisional dengan cara memasak reptil (Tabel 1). masing-masing daerah memiliki yang paling banyak dijual oleh pedagang keyakinan tersendiri (Tabel 1). diwawancarai adalah penjual obat Pengolahan herpetofauna sebagai tradisional di toko dan penjual obat bahan obat. Minyak herpetofauna tersebut justru berasal dari tersebut dikemas di dalam botol dan siap luar Sumatera Barat. untuk dipasarkan. Minyak Reptil beda pada setiap daerah di Sumatera Produk minyak reptil merupakan produk Barat.) 2(2) – Juni 2013 : 110-117 (ISSN : 2303-2162) memperoleh informasi dari informan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menggunakan herpetofauna sebagai sehingga masih ada keraguan konsumen bahan obat tradisional (Sundari. yang dijual oleh pedagang obat tradisonal Selain minyak yang dikemas ada juga di Sumatera Barat belum ada laporan minyak yang disediakan oleh pedagang mengenai efek samping obat tradisional namun tidak dijual dalam kemasan tersebut terhadap kesehatan konsumen. Perdagangan herpetofauna menggunakan minyak goreng hingga sebagai bahan obat tradisional paling lemak pada reptil mencair. Testudinidae (Reptilia) dan Sumatera Barat sebagai berikut: Ranidae (Amphibi). Elapidae. digunakan oleh masyarakat Sumatera serta dapat menghasilkan jumlah kemasan Barat adalah jenis Eutropis multifasciata. Pengobatan langsung dilakukan Hal ini diperlihatkan oleh keterangan oleh pedagang ditempat. obat tradisional karena pembuatannya Herpetofauna yang paling banyak yang lebih mudah dan menghemat waktu. Pengobatan dilakukan . 112 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. mencampurkan dengan beberapa hewan lain dan tanaman yang diyakini dapat Hasil dan Pembahasan memperkuat khasiat obat tersebut. terhadap kelayakan obat tradisional yang Informan yang dipilih untuk dijual oleh pedagang. Bio. UA. informan bahwa belum pernah terjadi Penggunaan minyak reptil konflik antara pedagang dengan dilakukan dengan cara mengoleskan konsumen. Potensi herpetofauna sebagai bahan obat tradisional berbeda. Minyak reptil yang dijual pedagang pedagang pada empat kota di Sumatera adalah minyak yang berasal dari ular. Walaupun demikian para minyak ke bagian tubuh yang sakit pedagang tidak memiliki izin Badan hingga merata. dilakukan dengan tradisional di kaki lima. pedagang obat-obatan tradisional di Phytonidae. Beberapa produk herpetofauna Herpetofauna tersebut terdiri dari lima sebagai bahan obat yang dijual oleh famili yaitu Scincidae. apapun. Contoh produk yang Dari keseluruhan produk obat dikemas dapat dilihat pada Gambar 1.

sehingga yang menjual kulit ular ini ditemukan di konsumen tidak kebingungan. Khasiat kulit konsumen akan diberikan pengarahan ular dipercaya mampu menyembuhkan dalam proses pengolahan kadal agar penyakit kulit. tubuh yang sakit atau alergi. Setelah agar kadal tahan lama dan tidak itu kulit ular tersebut dioleskan ke bagian mengeluarkan bau. menyembuhkan penyakit seperti sakit Pembuatan obat dari kulit ini dilakukan pinggang. Pedagang minyak reptil ditemukan didapatkan dari alam terlebih dahulu hampir diseluruh lokasi pengambilan data diambil kulitnya. dilihat pada gambar 3. dan sakit dengan cara sebagai berikut. Kulit itulah yang dijual oleh pedagang kepada konsumen. tambah darah dan beberapa penyakit kulit seperti alergi dan mengobati sesak. Telur penyu ini diyakini bisa katak dipercaya dapat menyembuhkan meningkatkan stamina. reumatik. Jus tenaga. Pada katak mentah. . luka bakar menjadi obat yang berkhasiat dan sesuai dan alergi. Campuran tersebut telur mentah dan telur penyu yang bertujuan untuk menghilangkan bau amis disajikan dengan minuman penambah dan membuat rasa jus lebih enak. Pada kadal pengeringan dilakukan api hingga kulit ular berminyak. biang keringat. susu dan berupa telur penyu yang telah direbus. Bio. Hewan mentah yang penggunaannya. rempah-rempah. Bentuk kulit ular yang dipercaya dapat mengobati beberapa siap untuk digunakan sebagai obat dapat penyakit kulit dan alergi. UA. ular yang gigi. Itulah yang menjadi alasan beberapa pedagang obat yang meyakini pedagang obat tradisional untuk bahwa minyak kadal dapat menjadikan kulit ular sebagai bahan obat. penyakit yang disebabkan oleh bakteri Telur penyu ini didapatkan oleh pedagang yang terdapat pada hewan tersebut. 113 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Pedagang hanya Hewan Mentah menjelaskan cara pemakaian kulit ular Hewan mentah ini disediakan dalam tersebut agar konsumen tidak salah dalam keadaan telah bersih. Katak dari berbagai kawasan pesisir di Sumatera mentah diolah untuk dijadikan jus katak Barat. Payakumbuh. Oleh pedagang kadal. Telur penyu dijual oleh pedagang yang dicampur dengan madu. gatal dan merupakan minuman penambah stamina. Ada juga dan terawat.) 2(2) – Juni 2013 : 110-117 (ISSN : 2303-2162) secara rutin hingga penyakit yang diderita Kulit Ular menjadi sembuh. Padang. Pasaman dan Sijunjung. dibersihkan dan dijemur hingga kering. Katak terlebih dahulu Dalam penelitian ini banyak ditemukan dikuliti dan dibuang organ tubuh bagian pedagang telur penyu yang berjualan dalam agar konsumen terhindar dari secara bebas di daerah pantai Padang. Minyak kadal pada Ular memiliki kelebihan dalam umumnya diyakini dapat mengobati mengganti kulit mereka agar tetap bersih penyakit kulit dan alergi. diabetes. Kadal daerah Painan. Pedagang obat tradisional dengan kebutuhan konsumen. Kulit tersebut seperti kota Batusangkar. dijual oleh pedagang obat yaitu kadal Cara pembuatan obatnya yaitu kering dan katak mentah (Lihat gambar dengan cara kulit ular dipanaskan di atas 2). para pedagang menjual dan mengolah sendiri di tempat Telur Penyu mereka berjualan.

sesak nafas. Jus Katak Padang Menghilangkan alergi pada Daging 1837 kulit. koreng. ambeyen.Elapidae Naja sumatrana Muller. (Bingkaruang) kadal . sakit gigi. 114 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. menghilangkan flek hitam. eksim. Kulit 1801 biang keringat. Minyak kadal Sijunjung Menyembuhkan berbagai Daging dan kulit 1820 macam penyakit kulit berupa (Bingkaruang) alergi. dan gatal – gatal. organ bagian dalam -Ranidae Hylarana erythaea Schlegel. Telur penyu Padang Dapat meningkatkan stamina Telur 1758 dan menjaga daya tahan tubuh. asam urat. Daging dan kulit 1801 menyembuhkan luka bakar. Jenis Herpetofuna dan khasiatnya dalam pengobatan tradisional pada beberapa lokasi di Sumatera Barat Family Bagian tubuh Jenis Bentuk produk Lokasi Khasiat yang diyakini yang digunakan (Nama lokal) . (Piton) eksim. (Bingkaruang) koreng. (Bingkaruang) Eutropis multifasciata Kuhl. luka bakar dan (Piton) alergi. Minyak piton Pasaman Menghaluskan kulit. Eutropis multifasciata Kuhl. Eutropis multifasciata Kuhl. Kadal kering Batusangkar Menyembuhkan penyakit kulit. (penyu hijau) Dogania subplana geoffroy. .Pythonidae Python reticulatus Scheneider. jerawat. Daging dan kulit 1820 kusta. Python reticulatus Scheneider.Testudinidae Chelonia mydas Linnaues. Daging dan kulit 1820 dan minyak gatal-gatal dan alergi.) 2(2) – Juni 2013 : 110-117 (ISSN : 2303-2162) Tabel 1. eksim. bisul. gatal-gatal. telapak kaki pecah-pecah. Kulit piton Painan Menyembuhkan penyakit kulit. Daging dan kulit (Kobra) terkilir dan luka. . Minyak kadal Padang Menyembuhkan diabetes. Bio. Minyak kadal Payakumbuh Menyembuhkan sakit Daging dan kulit 1820 pinggang dan reumatik. 1890 Minyak urut Sijunjung Menyembuhkan patah tulang.Scincidae Eutropis multifasciata Kuhl. UA. Seluruh bagian 1809 ejakulasi dini dan mencegah tubuh kecuali (Labi-Labi) penyakit kelamin (syphilis). panu dan bercak hitam di wajah. penyakit (Koncek hijau) kulit lainnya dan dapat menambah stamina. Minyak bulus Padang Mengobati lemah syahwat. .

com/photos/localcut/2086634141/ Gambar 3.) 2(2) – Juni 2013 : 110-117 (ISSN : 2303-2162) A B C Gambar 1. Kadal mentah di Batusangkar (Eutropis multifasciata) B. Minyak kadal di payakumbuh (Eutropis multifasciata) dan C. Bio. 115 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Minyak ular di Sijunjung (Naja sumatrana). Minyak bulus di Padang (Dogania subplana) A B Gambar 2.flickr. UA. Katak mentah (Hylarana erythraea) Sumber gambar (B) : http://www. A. Rentangan Kulit Ular yang digunakan oleh pedagang obat di Painan (Phyton reticulatus) . A. B.

Institut Pertanian Terimakasih kepada Alan Handru dan Bogor. F. Indonesia’s exports of frogs’ legs. 2009). Bio. R. Erdelen. Chelonia mydas. Naja Reptiles in Indonesia: Issues and sumatrana (Elapidae). 2009. UA. A. Bogor.) 2(2) – Juni 2013 : 110-117 (ISSN : 2303-2162) Selain empat jenis produk obat Rudi Fernando yang telah ikut membantu yang ditemukan di Sumatera Barat selama penelitian dilapangan serta kepada tersebut. and R. S. Jenis yang paling banyak Fakultas Farmasi. Statistik Kesimpulan Kesehatan. empedu. Tanaman Obat Tawangmangu. empedu kering. Institut dan abon reptil (Arisnagara. Yogyakarta adalah jenis Eutropis multifasciata yang Kusrini. yang terdiri dari lima jenis reptilia yaitu Conservation of Amphibians and Eutropis multifasciata (Scincidae). S. Jenis Eutropis multifasciata Pekan Ilmiah Kehutanan Nasional. D.T. Perdagangan dan Ucapan terimakasih ditujukan kepada Dr. daging reptil goreng Jakarta. daging Daerah Khusus Ibukota (DKI) reptil goreng tepung. Bogor . DI Yoyakarta. Kota Padang menjadi daerah yang paling Kusrini. Padang. Payakumbuh dan Sijunjung. subplana (Testudinidae) dan satu jenis Katno. Dr. ditemukan di daerah Batusangkar. D. Beberapa Arisnagara.Pengenalan menggunakan herpetofauna sebagai Herpetofauna . Biro Pusat Statistik Jakarta. sop reptil.[Skripsi]. Daftar Pustaka tangkur dan tepung (berasal dari beberapa jenis ular) serta cream (bulus). Telah ditemukan lima famili herpetofauna Iskandar. Dogania Conservation 4 (1) : 60-87. Tradisional di Wilayah Dahelmi yang telah memberikan masukan Bogor. Bandung. S.Ul-Hasanah dan W. D. Biro Pusat Statistik. 2008. P.[Skripsi]. dikembangkan menjadi berbagai macam Santoso.Disampaikan Pada bahan obat. kapsul. Tingkat Manfaat dan amphibi yaitu Hylarana erythrea dari Keamanan Tanaman Obat dan famili Ranidae yang digunakan sebagai Obat Tradisional. Traffic Bull. Pemanfaatan Reptil produk makanan dari reptil juga banyak sebagai Obat dan Makanan di dijual seperti sate reptil. salep. sumsum. beberapa daerah di Indonesia informan yang berada pada masing- juga memproduksi obat yang berasal dari masing lokasi.2008.1995. 1998. Phyton reticulatus Problems. (Scincidae) paling berpotensi untuk dapat Institut Pertanian Bogor. Pertanian Bogor. A. Indonesia. herpetofauna seperti darah. 2009. banyak menjual obat tradisional yang Endarwin. 116 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Profit Penderita jenis obat-obatan modern. M. Pemanfaatan Ular Secara Jabang Nurdin.U. Dr. Fakultas dan saran dalam penulisan artikel ini. 2006. Diabetes mellitus Yang Berobat ke Pengobatan Tradisional di DKI Ucapan Terimakasih Jakarta. Amphibian and Reptile (Phytonidae). and W. S. Bogor. Universitas digunakan sebagai bahan obat tradisional Gadjah Mada. Balai Penelitian bahan obat tradisional. M. Kehutanan. 2006. Alford. Rizaldi dan Prof.. Situngkir.

Bio. W. New Adat Batagak Panghulu Jersey. Etnobotani Upacara Princeton University Press. R. Padang. 2007. Sukandar. Kualitatif. . 1995. Y. C. Natural History of Amphibian.[Skripsi].S. Edi. and N. E dan H.2006.ac. Jakarta.) 2(2) – Juni 2013 : 110-117 (ISSN : 2303-2162) Stebbins. Pendidikan Konservasi Alam dan Industri-Klinik-Teknologi Lingkungan Hidup. Memahami Penelitian Sumatera Barat. Cohen. Panduan Paradigma Dunia Farmasi. Masyarakat Minangkabau di Sugiyono. 2011. Conservation Kesehatan.pdf. A [15 Desember 2011].Alfabeta. Universitas Andalas. Tren dan Wahyono. 2006. 117 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Sundari. Bandung. UA.id/focus/focus_file/ora si-ilmiah-dies-45. W. E. International Indonesia. http://itb.