You are on page 1of 19

SKENARIO KASUS

Tn. Edi, laki-laki, 35 tahun, pekerjaan tukang kayu, datang ke poli mata dengan keluhan
mata kiri sangat kabur sejak 3 hari yang lalu. Sekitar 5 hari yang lalu, saat bekerja, mata kiri
penderita terkena lentingan serphan kayu. Tn. Edi merasa mata terasa mengganjal dan sakit,
barair-air, merah, namun penglihatan tidak kabur. Tn. Edi membeli obat tetes maa instodi
warung dan meneteskannya sendiri. Sejak 1 minggu yang lalu mta kiri mulai terasa kabur dan
semakin sakit serta pada bagian hitam kiri tampak bintik bewarna keputihan. Tn. Edi berobt ke
mantri di pustu, diberi obat makan, penderita lupa nama obatnya, namun tidak ada perbikan.
Sejak 3 hari yang lalu bintik putih semakin melebar, mata berair-air, sakit dan semakin kabur. Tn.
Edi lalu berobat ke poli mata. Tn. Edi Selma ini memakai kaca mata minus pada mata kiri dan
kanan sejak usia 15 tahun.
Pemeriksaa Fisik:
Keadaan umum: sadar da kooperatif
Vital sign: TD : 120/80 mmHg, Nadi: 92 x/menit, RR: 18 x/menit, suhu: 36,7oC
Mata:
OS : VOS1/300, mixed injeksi, defek pada kornea ukuran diameter 3mm, terletak di sentral,
kedalaman 1/3 ketebalan kornea, dengan tepi tidak rata, lesi satelit (+), secret kuning kehijauan,
blefarospasme
OD : VOD 6/60, dengan koreksi: spheris – 2.00 menjadi 6/6

mata berair-air. VOS 7. Edi berobt ke mantri di pustu. Edi membeli obat tetes maa insto di warung dan meneteskannya sendiri. 5. saat bekerja. Penglihatan tidak kabur 4. 6. Identifikasi Masalah 1.7oC Mata: . Sekitar 15 hari yang lalu. namun tidak ada perbikan. Tn. Sejak 3 hari yang lalu bintik putih semakin melebar. 3. 35 tahun. Tn. mata kiri penderita terkena lentingan serphan kayu. 3. Edi. penderita lupa nama obatnya. laki-laki. Tn. namun penglihatan tidak kabur. suhu: 36. Edi merasa mata terasa mengganjal dan sakit. diberi obat makan. Tn. Edi lalu berobat ke poli mata. Edi Selma ini memakai kaca mata minus pada mata kiri dan kanan sejak usia 15 tahun. Sejak 1 minggu yang lalu mta kiri mulai terasa kabur dan semakin sakit serta pada bagian hitam kiri tampak bintik bewarna keputihan. Pemeriksaa Fisik: Keadaan umum: sadar da kooperatif Vital sign: TD : 120/80 mmHg. sakit dan semakin kabur. Karifikasi Istilah 1. RR: 18 x/menit. merah. barair-air. Lesi satelit 5. Bintik putih II. Blefarospasme : kontraksi otot yang secara mendadak keras dan volunteer pada kelopak mata. VOD 8. 4. Mata kabur 2. Tn. I. datang ke poli mata dengan keluhan mata kiri sangat kabur sejak 3 hari yang lalu. Speris 6. 2. pekerjaan tukang kayu. Nadi: 92 x/menit. Tn.

00 menjadi 6/6 III. Tn. Dalam nutrisinya. datang ke poli mata dengan keluhan mata kiri sangat kabur sejak 3 hari yang lalu. Di bawah epitel kornea . kornea bergantung pada difusi glukosa dari aqueus humor dan oksigen yang berdifusi melalui lapisan air mata. bersifat transparan. Kornea adalah salah satu organ tubuh yang memiliki densitas ujung-ujung saraf terbanyak dan sensitifitasnya adalah 100 kali jika dibandingkan dengan konjungtiva ( AAO. dan lapisan endotel (Riordan-Eva. OS : VOS 1/300. serta memiliki indeks refraksi 1. Sebagai tambahan. 2008). dan histologi organ yang terlibat pada kasus? Jawab : Anatomi Kornea merupakan jaringan yang avaskular. secret kuning kehijauan. laki-laki. Edi. Bagaimana anatimo. terletak di sentral. Kornea memberikan kontribusi 74 % atau setara dengan 43. Histologi Secara histologis. mixed injeksi. pekerjaan tukang kayu. Apa sistem yang terlibat pada kasus ini? b. lesi satelit (+). Kornea dewasa rata-rata mempunyai tebal 550 μm. lapisan Bowman.25 dioptri (D) dari total 58.60 kekuatan dioptri mata manusia. berukuran 11-12 mm horizontal dan 10-11 mm vertikal.37. 2010). kedalaman 1/3 ketebalan kornea. 2010). 35 tahun. stroma. Permukaan anterior kornea ditutupi epitel berlapis gepeng tanpa lapisan tanduk dan tanpa papil. lapisan sel kornea terdiri dari lima lapisan. dengan tepi tidak rata.6 mm ( Riordan-Eva. diameter horizontalnya sekitar 11. blefarospasme OD : VOD 6/60. yaitu lapisan epitel. a. dengan koreksi: spheris – 2. defek pada kornea ukuran diameter 3mm. kornea perifer disuplai oksigen dari sirkulasi limbus.75 mm dan vertikalnya 10. membran Descemet. fisiologi. Analisis Masalah 1.

c. kerusakan pada epitel hanya menyebabkan edema stroma kornea lokal sesaat yang akan meghilang bila sel-sel epitel telah beregenerasi. 2003). Permukaan posterior kornea ditutupi epitel kuboid rendah dan epitel posterior yang juga merupakan endotel kornea. Apa makna Tn. Sebaliknya. avaskuler dan deturgesensi. Dalam mekanisme dehidrasi ini. Membran Descemet merupakan membran basal epitel kornea (Eroschenko. Penguapan air dari lapisan air mata prekorneal menghasilkan hipertonisitas ringan pada lapisan air mata tersebut. tipis tetapi lentur sekali (Hollwich. endotel jauh lebih penting daripada epitel. Kerusakan kimiawi atau fisis pada endotel berdampak jauh lebih parah daripada kerusakan pada epitel. Hal ini mungkin merupakan faktor lain dalam menarik air dari stroma kornea superfisial dan membantu mempertahankan keadaan dehidrasi. Kerusakan sel-sel endotel menyebabkan edema kornea dan hilangnya sifat transparan. Fisiologi Kornea Kornea berfungsi sebagai membran pelindung dan “jendela” yang dilalui berkas cahaya menuju retina. Stroma kornea terdiri atas berkas serat kolagen paralel yang membentuk lamella tipis dan lapisan-lapisan fibroblas gepeng dan bercabang (Eroschenko. 2003) dan memiliki resistensi yang tinggi. Edi mengalami keluhan mata sangat kabur sejak 3 hari yang lalu? Jawab : e. Sifat tembus cahayanya disebabkan oleh strukturnya yang uniform. Bagaimana patofisiologi mata kelihatan kabur? Jawab : Mata kiri tertusuk bekas lentingan kayu (factor resiko) → Infeksi mikroorganisme → inflamasi pada konjungtiva → inflamasi menyebar ke kornea → infiltrasi kornea → stroma dan mebran bowman mudah rusak → penipisan pada kornea → kornea keruh → mata kabur . dipertahankan oleh “pompa” bikarbonat aktif pada endotel dan oleh fungsi sawar epitel dan endotel. terdapat membran limitans anterior (membran Bowman) yang berasal dari stroma kornea (substansi propia). Deturgesensi atau keadaan dehidrasi relatif jaringan kornea. Apa kemungkinan penyebab keluhan mata kiri kelihatan kabur sejak 3 hari yang lalu? Jawab : d. 1993).

saat bekerja. namun penglihatan tidak kabur. a. Edi membeli obat tetes maa insto di warung dan meneteskannya sendiri. Apa maknamata kiri terkena lentingan serpihan kayu dengan keluhan? Jawab : b. asam arakidonat → sensasi nyeri/sakit Cornea yang mengandung banyak serabut syaraf merupakan bagian dari tubuh manusia yang paling peka. Edi merasa mata terasa mengganjal dan sakit. jenis kelamin. Tn. Bagaimana hubungan usia. barair-air. Mekanisme Mata Merah Tertusuk serpihan kayu ( bagian kornea) merupakan trauma mata --> menyebabkan perlukaan pada mata --> defek pada epitel kornea sehingga memudahkan kuman menyerang kornea --> mengakibatkan mudah terjadi infeksi --> karena jaringan kornea vaskular. namun penglihatan tidak kabur sekitar 15 hari yang lalu? c. Apa makna Tn. sehingga iritasi yang kecil pun dapat menimbulkan rasa nyeri yang parah. merah. merah. Bagaimana hubungan keluhan yang di alami 15 hari yang lalu dengan keluhan utama? d. maka pertahanan pada waktu peradangan tidak segera datang seperti pada . Bagaimana patofisiologi keluhan yang dialami sekitar 15 hari yang lalu? Jawab : Mekanisme Mata Sakit Tertusuk serpihan kayu (Kornea) → peradangan di daerah mata → Sel Epitel rusak → mengeluarkan PGE2. dan pekerjaan dengan keluhan pada kasus? 2. Tn. f. Edi merasa mata menggamjal dan sakit. berair-air. Sekitar 5 hari yang lalu. mata kiri penderita terkena lentingan serphan kayu.

Tn. Sejak 1 minggu yang lalu mta kiri mulai terasa kabur dan semakin sakit serta pada bagian hitam kiri tampak bintik bewarna keputihan. seperti pada jaringan lain yang mengandung banyak vaskularisasi. segera bekerja sebagai makrofag. badan kornea dan sel-sel lain yang terdapat dalam stroma kornea bekerja sebagai makrofag selanjutnya terjadi dilatasi pembuluh darah yang terdapat pada limbus --> mata merah inflamasi → vaskularisasi di konjungtiva ↑ → vasodilatasi arteri konjungtiva posterior → konjungtiva hiperemi → mata merah → kompensasi tubuh mata berair . Bagaimana hubungan keluhayang dialami 1 minggu yag lalu dengan keluhan 15 hari yang lalu? . wandering cell dan sel-sel lain yang terdapat dalam stroma kornea. yang mengakibatkan timbulnya infiltrat. maka pertahanan pada waktu peradangan tidak segera datang. kemudian dapat terjadi kerusakan epitel dan timbullah ulkus kornea. yang tampak sebagai bercak berwarna kelabu. 3.batas tak jelas dan permukaan tidak licin. b. penderita lupa nama obatnya. Apa makna mata kiri terasa mulai kabur dan semakin sakit serta pada bagian hitam mata kiri tampak bintik berwarna keputihan sejak 1 minggu yang lalu? Jawab : Karena kornea avaskuler. Sesudahnya baru terjadi infiltrasi darisel-sel mononuclear. Maka badan kornea. jaringan lain yang mengandung banyak vaskularisasi. sel plasma. baru kemudian disusul dengan dilatasi pembuluh darah yang terdapat di limbus dan tampak sebagai injeksi perikornea. diberi obat makan. leukosit polimorfonuklear (PMN). keruh dengan batas. a. Edi berobt ke mantri di pustu. namun tidak ada perbikan.

Jawab : c. mixed injeksi. defek pada kornea ukuran diameter 3mm. dan semakin kabur? 5. Mengapa setelah Tn. Apa faktor penyebab timbulnya bintk keputihan pada mata? e. a.00 menjadi 6/6 a. Jika semua gejala dikumpulkan. kedalaman 1/3 ketebalan kornea. blefarospasme OD : VOD 6/60. Apa interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik? b. Bagaimana cara mendiagnosis pada kasus ini? Jawab : . Edi memakai kacamata minus sejak usia 15 tahun dengan keluhan? 6. Edi berobat ke mantra namun tidak ada perbaikan? 4. Tn. Bagaimana patofisiologi keluhan? d. lesi satelit (+). maka: a. a. mata berair- air. terletak di sentral. secret kuning kehijauan. Pemeriksaa Fisik: Keadaan umum: sadar da kooperatif Vital sign: TD : 120/80 mmHg.7oC Mata: OS : VOS 1/300. sakit dan semakin kabur. Apa hubungan Tn. Bagaimana mekanisme abnormal dari pemerikaan fisik? 1. suhu: 36. sakit. Nadi: 92 x/menit. Mengapa sejak 3 hari yang lalu bintik putih semakin melebar. mata berair-air. Edi Selma ini memakai kaca mata minus pada mata kiri dan kanan sejak usia 15 tahun. Sejak 3 hari yang lalu bintik putih semakin melebar. dengan koreksi: spheris – 2. dengan tepi tidak rata. RR: 18 x/menit.

sulit membuka kelopak mata. dan mata terasa sakit. pemeriksaan fisik dan pemeriksaan klinis dengan menggunakan slit lamp dan pemeriksaan laboratorium. OS : secret putih kekuningan (+). pasien merasa matanya kabur. Diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan anamnesa. Pada anamnesis pasien didapatkan riwayat trauma karena mata tertusuk daun padi. berair. dan ulkus kornea (+) diameter 3 mm terletak di sentral. infiltrat. Disamping itu perlu juga dilakukan pemeriksaan diagnostik seperti :  Ketajaman penglihatan  Tes refraksi  Tes air mata  Pemeriksaan slit-lamp  Keratometri (pengukuran kornea)  Respon reflek pupil  Pewarnaan kornea dengan zat fluoresensi. blefarospasme. Apa diagnosis banding pada kasus ini? Jawab: 1) Ulkus Kornea ecausa bakteri 2) Ulkus Kornea ecausa virus 3) Ulkus Kornea ecausa fungi 1. Pada pemeriksaan fisik didapatkan gejala berupa mata yang merah. Pada pemeriksaan mata. dan pada bagian hitam di permukaan bola mata ditemukan bintik putih yang semakin melebar.  Pemeriksaan bakteriologik dan mikroskopik b. Ulkus bewarna kuning keabu-abuan berbentuk cakram dengan tepi . Ulkus Kornea Bakterialis Ulkus Streptokokus : Khas sebagai ulcus yang menjalar dari tepi ke arah tengah kornea (serpinginous).

Ulkus terlihat dengan infiltrasi sel yang penuh dan berwarna kekuning-kuningan. Kadang-kadang bentuk ulkus ini seperti cincin. Tepi ulkus akan terlihat menyebar ke arah satu jurusan sehingga memberikan gambaran karakteristik yang disebut Ulkus Serpen. Ulkus Kornea Bakterialis Ulkus Kornea Pseudomonas 2. Penyebaran ulkus sangat cepat dan sering terlihat ulkus yang menggaung dan di daerah ini terdapat banyak kuman. Ulkus Pseudomonas : Lesi pada ulkus ini dimulai dari daerah sentral kornea. akan terjadi abses kornea yang disertai edema stroma dan infiltrasi sel leukosit. gambaran berupa ulkus yang berwarna abu-abu dengan kotoran yang dikeluarkan berwarna kehijauan. karena eksotoksin yang dihasilkan oleh streptokok pneumonia Ulkus Stafilokokus : Pada awalnya berupa ulkus yang bewarna putik kekuningan disertai infiltrat berbatas tegas tepat dibawah defek epitel. Ulkus Pneumokokus : Terlihat sebagai bentuk ulkus kornea sentral yang dalam. Apabila tidak diobati secara adekuat. ulkus yang menggaung.diagnosa lebih pasti bila ditemukan dakriosistitis. Dalam bilik mata depan dapat terlihat hipopion yang banyak. Ulkus cepat menjalar ke dalam dan menyebabkan perforasi kornea. Penyerbukan ke dalam dapat mengakibatkan perforasi kornea dalam waktu 48 jam. . Walaupun terdapat hipopion ulkus seringkali indolen yaitu reaksi radangnya minimal. ulkus sentral ini dapat menyebar ke samping dan ke dalam kornea. Ulkus Kornea Fungi Mata dapat tidak memberikan gejala selama beberapa hari sampai beberapa minggu sesudah trauma yang dapat menimbulkan infeksi jamur ini. Ulkus ini selalu di temukan hipopion yang tidak selamanya sebanding dengan beratnya ulkus yang terlihat.

Pada mata ditemukan vesikel kulit dan edem palpebra. Pada permukaan lesi terlihat bercak putih dengan warna keabu-abuan yang agak kering. konjungtiva hiperemis. Infiltrat dapat berbentuk dendrit yang bentuknya berbeda dengan dendrit herpes simplex. Dapat terjadi neovaskularisasi akibat rangsangan radang. seperti tukak yang disebabkan bakteri. Pada infeksi kandida bentuk tukak lonjong dengan permukaan naik. 3. Apa pemeriksaan tambahan yang dibutuhkan pada kasus ini? Jawab :  Kultur Pewarnaan gram ulkus kornea fungi . Terdapat injeksi siliar disertai hipopion..Tukak kadang-kadang dalam. kornea keruh akibat terdapatnya infiltrat subepitel dan stroma. c. Kornea hipestesi tetapi dengan rasa sakit keadaan yang berat pada kornea biasanya disertai dengan infeksi sekunder. Tepi lesi berbatas tegas irregular dan terlihat penyebaran seperti bulu pada bagian epitel yang baik. Ulkus Kornea Virus Ulkus Kornea Herpes Zoster : Biasanya diawali rasa sakit pada kulit dengan perasaan lesu. Terlihat suatu daerah tempat asal penyebaran di bagian sentral sehingga terdapat satelit-satelit disekitarnya. Dendrit herpes zoster berwarna abu-abu kotor dengan fluoresin yang lemah. Gejala ini timbul satu 1-3 hari sebelum timbulnya gejala kulit.

Walaupun infeksi jamur pada kornea sudah dilaporkan pada tahun 1879 tetapi baru mulai periode 1950 keratomikosis diperhatikan. Apa diagnosis pasti pada kasus ini? Ulkus kornea ec fungi  Infeksi Jamur : disebabkan oleh Candida. pemakaian lensa kontak. dan kadang-kadang tidak di ketahui penyebabnya.000 penduduk di Indonesia. kelainan refraksi. Cephalosporium. penggunaan obat imunosupresif dan lensa kontak. Fusarium. Aspergilus. sedangkan predisposisi terjadinya ulkus kornea antara lain terjadi karena trauma.  Di Amerika insiden ulkus kornea bergantung pada penyebabnya. Mortalitas atau morbiditas tergantung dari komplikasi dari ulkus kornea seperti parut kornea.3 per 100. neovaskularisasi dan kebutaan. Insidensi ulkus kornea tahun 1993 adalah 5. Singapura melaporkan selama 2. Banyak laporan menyebutkan peningkatan angka kejadian ini sejalan dengan peningkatan penggunaan kortikosteroid topikal. Pewarnaan gram ulkus kornea Pewarnaan gram ulkus kornea herpes simplex herpes zoster Pewarnaan gram ulkus kornea bakteri Pewarnaan gram lkus kornea akantamoeba d.5 tahun dari 112 kasus ulkus kornea 22 beretiologi jamur. Berdasarkan kepustakaan di . dan spesies mikosis fungoides.

diberikan obat tetes mata yang mengandung antibiotik. e. Bagaimana tatalaksana pada kasus ini (secara kuratif. Hal ini mungkin disebabkan karena banyaknya kegiatan kaum laki-laki sehari- hari sehingga meningkatkan resiko terjadinya trauma termasuk trauma kornea. USA. laki-laki lebih banyak menderita ulkus kornea. anti virus. informatif dan edukatif)? Jawab : Ulkus kornea adalah keadan darurat yang harus segera ditangani oleh spesialis mata agar tidak terjadi cedera yang lebih parah pada kornea. anti jamur. . yaitu sebanyak 71%. sikloplegik dan mengurangi reaksi peradangan dengann steroid. Pengobatan pada ulkus kornea tergantung penyebabnya. begitu juga dengan penelitian yang dilakukan di India Utara ditemukan 61% laki-laki.

tidak terdapat reaksi obat dan perlunya obat sistemik. 2. Berikan analgetik jika nyeri B. Mencegah penyebaran infeksi dengan mencuci tangan sesering mungkin dan mengeringkannya dengan handuk atau kain yang bersih 4. Akibat kenaikan suhu tubuh ini diharapkan bertambahnya antibodi dalam badan dan menjadi lekas sembuh. A. pasien tidak dapat memberi obat sendiri. secepatnya untuk melepaskannya 2. Jangan memegang atau menggosok-gosok mata yang meradang 3. Penatalaksanaan medis 1. tenggorok. Jika memakai lensa kontak.5°C. tetapi jangan sampai melebihi 39. Pada ulkus-ulkus yang disebabkan kuman yang virulen. Penatalaksanaan ulkus kornea di rumah 1. udara yang baik. dakriosistitis harus diobati dengan baik. telinga. Dengan penyuntikan ini suhu badan akan naik. Infeksi lokal pada hidung. pemberian roboransia yang mengandung vitamin A.1 cc atau 10 cc susu steril yang disuntikkan intravena dan hasilnya cukup baik. dapat diberikan vaksin tifoid 0. Pengobatan konstitusi Oleh karena ulkus biasannya timbul pada orang dengan keadaan umum yang kurang dari normal. Pengobatan lokal Benda asing dan bahan yang merangsang harus segera dihilangkan. lingkungan yang sehat. Infeksi pada mata harus diberikan : o Sulfas atropine sebagai salap atau larutan .Pasien dirawat bila mengancam perforasi. vitamin B kompleks dan vitamin C. maka keadaan umumnya harus diperbaiki dengan makanan yang bergizi. Konjungtuvitis. Lesi kornea sekecil apapun harus diperhatikan dan diobati sebaik-baiknya. gigi atau tempat lain harus segera dihilangkan. yang tidak sembuh dengan pengobatan biasa.

. 5 mg/ml. terjadi midriasis sehinggga sinekia posterior yang telah ada dapat dilepas dan mencegah pembentukan sinekia posterior yang baru o Skopolamin sebagai midriatika. Natamycin > 10 mg/ml. Dekongestif. Efek kerja sulfas atropine : . konstriktor pupil. 2. Dengan lumpuhnya M. tetes atau injeksi subkonjungtiva. menghilangkan rasa sakit. o Anti jamur Terapi medika mentosa di Indonesia terhambat oleh terbatasnya preparat komersial yang tersedia berdasarkan jenis keratomitosis yang dihadapi bisa dibagi : 1. Menyebabkan paralysis M. . Kebanyakan dipakai sulfas atropine karena bekerja lama 1-2 minggu. dapat diberikan tetes pantokain. o Analgetik Untuk menghilangkan rasa sakit. golongan Imidazole . o Antibiotik Anti biotik yang sesuai dengan kuman penyebabnya atau yang berspektrum luas diberikan sebagai salap. Dengan lumpuhnya M. siliaris mata tidak mempunyai daya akomodsi sehingga mata dalan keadaan istirahat. Thiomerosal 10 mg/ml. Sedatif. Pada pengobatan ulkus sebaiknya tidak diberikan salap mata karena dapat memperlambat penyembuhan dan juga dapat menimbulkan erosi kornea kembali. menurunkan tanda-tanda radang. siliaris dan M. Jenis jamur yang belum diidentifikasi penyebabnya : topikal amphotericin B 1. atau tetrakain tetapi jangan sering-sering. konstriktor pupil.

Untuk menghindari penjalaran ulkus dapat dilakukan : 1. Perban memang diperlukan pada ulkus yang bersih tanpa sekret guna mengurangi rangsangan. larutan murni trikloralasetat b) Dengan panas (heat cauterisasion) : memakai elektrokauter atau termophore. Actinomyces yang bukan jamur sejati : golongan sulfa.Untuk herpes simplex diberikan pengobatan IDU. anti biotik spektrum luas untuk infeksi sekunder analgetik bila terdapat indikasi. interferon inducer. Jamur berfilamen : topikal amphotericin B. ARA-A. Imidazol 4. Imidazol 3. thiomerosal. Dengan instrumen ini dengan ujung alatnya yang mengandung panas disentuhkan pada pinggir ulkus sampai berwarna keputih-putihan. 2. PAA. larutan murni asam karbolik. Natamicin. Ragi (yeast) : amphotericin B. 2. dengan melepaskan konjungtiva dari sekitar limbus yang kemudian ditarik menutupi ulkus dengan tujuan memberi perlindungan dan . Natamicin. Penutupan ulkus dengan flap konjungtiva. Pengerokan epitel yang sakit Parasentesa dilakukan kalau pengobatan dengan obat-obat tidak menunjukkan perbaikan dengan maksud mengganti cairan coa yang lama dengan yang baru yang banyak mengandung antibodi dengan harapan luka cepat sembuh. berbagai jenis anti biotik o Anti Viral Untuk herpes zoster pengobatan bersifat simtomatik diberikan streroid lokal untuk mengurangi gejala. Perban tidak seharusnya dilakukan pada lesi infeksi supuratif karena dapat menghalangi pengaliran sekret infeksi tersebut dan memberikan media yang baik terhadap perkembangbiakan kuman penyebabnya. Kauterisasi a) Dengan zat kimia : Iodine. sikloplegik.

kekeruhan kornea yang menyebabkan kemunduran tajam penglihatan. infiltrat pada kornea ditepi perforasi. Indikasi keratoplasti terjadi jaringan parut yang mengganggu penglihatan. kita obati seperti ulkus biasa tetapi prolas irisnya dibiarkan saja. antibiotic dan balut yang kuat Bila terjadi perforasi dengan prolaps iris yang telah berlangsung lama. Bila perforasinya disertai prolaps iris dan terjadinya baru saja. Keratoplasti Keratoplasti adalah jalan terakhir jika urutan penatalaksanaan diatas tidak berhasil. antibiotik dan balut yang kuat. serta memenuhi beberapa kriteria yaitu : 1. Bila seseorang dengan ulkus kornea mengalami perforasi spontan berikan sulfas atropine. 3. Ulkus kornea perforasi. jaringan iris keluar dan menonjol. sampai akhirnya sembuh menjadi leukoma adherens. Kemunduran visus yang cukup menggangu aktivitas penderita . nutrisi pada ulkus untuk mempercepat penyembuhan. maka dapat dilakukan :  Iridektomi dari iris yang prolaps  Iris reposisi  Kornea dijahit dan ditutup dengan flap konjungtiva  Beri sulfas atripin. Kalau sudah sembuh flap konjungtiva ini dapat dilepaskan kembali. Segera berbaring dan jangan melakukan gerakan-gerakan. Antibiotik diberikan juga secara sistemik.

Bagaimana komplikasi pada kasus ini? Jawab : . 3. Sering kali luka yang tampak kecil pada kornea dapat mengawali timbulnya ulkus dan mempunyai efek yang sangat buruk bagi mata. Kelainan kornea yang tidak disertai ambliopia. 2. 4) Lindungi mata dari segala benda yang mungkin bisa masuk kedalam mata 5) Jika mata sering kering. Bagaimana prognosis pada kasus ini? Jawab : . atau pada keadaan kelopak mata tidak bisa menutup sempurna.Katarak . gunakan tetes mata agar mata selalu dalam keadaan basah 6) Jika memakai lensa kontak harus sangat diperhatikan cara memakai dan merawat lensa tersebut. Kelainan kornea yang mengganggu mental penderita.Kornea perforasi dapat berlanjut menjadi endoptalmitis dan panopthalmitis .Glaukoma sekunder g.Sikatrik kornea .Kebutaan parsial ataukomplit dalam waktu sangat singkat . f.Prolaps iris . Pencegahan terhadap ulkus dapat dilakukan dengan segera berkonsultasi kepada ahli mata setiap ada keluhan pada mata.

dan ada tidaknya komplikasi yang timbul. DUBIA ad Malam Prognosis ulkus kornea tergantung pada tingkat keparahan dan cepat lambatnya mendapat pertolongan.b Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan-pemeriksaan tambahan yang diminta oleh dokter (misalnya :pemeriksaan laboratorium sederhan atau X-ray). Penyembuhan yang lama mungkin juga dipengaruhi ketaatan penggunaan obat. Dokter dapat memutuskan dan memberi terapi pendahuluan.’ Dan katakanlah kepada wanita yang beriman. hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. migrasi sekeliling sel epitel yang dilanjutkan dengan mitosis sel dan pembentukan pembuluh darah dari konjungtiva. h. karena jaringan kornea bersifat avaskular. Ulkus kornea harus membaik setiap harinya dan harus disembuhkan dengan pemberian terapi yang tepat. maka prognosisnya menjadi lebih buruk. Bagaimana NNI pada Kasus ini? Jawab : “katakanlah kepada orang laki-laki beriman. jenis mikroorganisme penyebabnya. Dalam hal ini.” (QS. . Semakin tinggi tingkat keparahan dan lambatnya mendapat pertolongan serta timbulnya komplikasi. hendaklah mereka menahan pandangannya dan pelihara kemaluannya. serta merujuk ke spesialis yang relevan (kasus gawat darurat) → pada kasus i. apabila tidak ada ketaatan penggunaan obat terjadi pada penggunaan antibiotika maka dapat menimbulkan resistensi.An-Nuur [24]: 30-31). Bagaimana KDU pada kasus ini? Jawab : 3. perlu adanya suplai darah agar leukosit dan fibroblas dapat membentuk jaringan granulasi dan kemudian sikatrik. Ulkus kornea dapat sembuh dengan dua metode. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka dan sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat. tetapi pada ulkus yang besar. Ulkus superfisial yang kecil dapat sembuh dengan cepat melalui metode yang pertama. Ulkus kornea yang luas memerlukan waktu penyembuhan yang lama.

berair-air. dan penglihatan mata kabur disertai bintik berwarna keputihan di karenakan mengalami ulkus kornea akibat trauma (serpihan kayu).IV. Kerangka Konsep Trauma Mengenai epitel kornea Lama kelamaan Sekret kuning terjadi infeksi kehijauan mikroorganisme Ulkus kornea Mata kiri kabur . Hipotesis Tn. sakit. V. mengalami mata merah. Edi. laki-lai 35 tahun.