You are on page 1of 1

1.

Makmum masbuq yaitu makmum yang terlambat satu raka’at atau lebih bersama
imam disaat sholat berjama’ah. Raka’at disini adalah adalah sampai ruku’, jadi jika
ada seorang makmum terlambat ruku’ bersama imam dalam raka’at pertama saat
sholat berjama’ah maka dia di sebut makmum masbuk, itulah pendapat Jumhur
ulama.
adapun Pendapat imam syafi’i mengatakan makmum masbuq itu ialah orang yang
tidak mengikuti atau tidak mengetahui takbirotul ihromnya imam maka dia di
kategorikan makmum masbuk

2. Posisi Makmum apabila :
a. Makmum hanya satu orang laki-laki : di sebelah kiri
Dalil : “Artinya : Dari Ibnu Abbas, ia berkata ; “Aku pernah shalat bersama Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam pada suatu malam. Lalu aku berdiri di sebelah kiri
beliau, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kepalaku
dari belakangku, lalu ia tempatkan aku disebelah kanannya ….” [Shahih Riwayat
Bukhari I/177]

b. Makmum terdiri dari dua orang laki-laki :

Hadits Ibnu Abbas:
Aku shalat bersama Nabi SAW di suatu malam, aku berdiri di samping kirinya, lalu Nabi
memegang bagian belakang kepalaku dan menempatkan aku di sebelah kanannya (HR
Bukhari )

c. Makmum terdiri dari satu orang laki-laki dan satu orang perempuan:

Hadits Anas:
Bahwa beliau shalat di belakang Rasulullah SAW bersama seorang yatim sedangkan
Ummu Sulaim berada di belakang mereka (HR Bukhari dan Muslim)

d. Makmum terdiri dari duaorang laki-laki dan dua orang perempuan :

3. Cara menegur imam yang salah dalam bacaan suratan atau pun gerakan sholat
“Barang siapa yang terjadi sesuatu dalam shalatnya (kesalahan imam misalnya), ucapkanlah
tasbih (Subhanallah, untuk menegurnya), adapun bertepuk tangan itu hanya dilakukan oleh
perempuan (ketika ingin menegur imamnya).”