You are on page 1of 20

LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM

)

JUDUL PKM :
PENYULUHAN TENTANG ENAM LANGKAH CUCI TANGAN GUNA
MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG
PRILAKU HIDUP SEHAT DI POLIKLINIK RSI
IBNU SINA YARSI BUKITTINGGI

DIUSULKAN OLEH :

Ns.Yossi Fitrina, S.Kep, M.Kep Ketua NIDN (1020027103)
Rahmad Kurnia, S.Kep Anggota NIM (1705149010035)
Elum Nur Risman, S.Kep Anggota NIM (1705149010011)
M.Rido Akbar, S.Kep Anggota NIM (1705149010023)

PROGRAM STUDI PROFESI NERS
STIKES YARSI SUMBAR
BUKITTINGGI
2017/2018

1

LEMBAR PENGESAHAN

1. Judul Kegiatan : Penyuluhan Tentang Enam Langkah Cuci Tangan
Guna Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat
Tentang Prilaku Hidup Sehat di Poliklinik
RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi
2. Bidang Ilmu : Keperawatan
3. Ketua Tim Pengusul
a. Nama Lengkap dan Gelar : Ns.Yossi Fitrina, S.Kep, M.Kep
b. NIDN : 1021027103
c. Jabatan Fungsional : Lektor (300)
d. Golongan : III C
e. Program Studi : Ners
f. Bidang Keahlian : Keperawatan
g. No. HP : 08126775745
h. Alamat Email : ossyfit@yahoo.com
4. Anggota Tim Pengusul
a. Jumlah Tim : 12 Orang
b. Nama Anggota Tim : Rahmad Kurnia, S.Kep
M.Rido Akbar, S.Kep
Elum Nur Risman, S.Kep
5. Objek Pengabdian Masyarakat : Masyarakat
6. Periode Pelaksanaan : 17 Nofember 2017
7. Lokasi Kegiatan : Poliklinik Umum RSI Ibnu Sina Yarsi
Bukittinggi
8. Perguruan Tinggi Pengusul : STIKes Yarsi Sumbar Bukittinggi
Bukittinggi, 17 Nofember 2017
Mengetahui
Ketua LPPM STIKes Yarsi Sumbar Ketua Tim Pengusul

Diana Putri, S.Keb.Bd Ns.Yossi Fitrina, S.Kep, M.Kep
NIK.2060/IS/102012 NIK. 907/IST/1095

Mengetahui
Ketua STIKes Yarsi Sumbar Bukittinggi

Ns. Marlina Andriani, S.Kep, M.Kep
NIK.1275/IS/0995

2

............................................................................... DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................ 1 HALAMAN PENGESAHAN ..................... 13 LAMPIRAN .......................................................... HASIL DAN PEMBAHASAN .... TINJAUAN PUSTAKA......................................... 2 DAFTAR ISI................................ 12 BAB 5................................... PENDAHULUAN ......LAMPIRAN 3 ................................................................................................................................................................ 3 BAB 1...................................... 7 BAB 3............. 10 BAB 4............. METODE PELAKSANAAN ............................... PENUTUP ......................................... 4 BAB 2.

infeksi saluran pernafasan. seperti diare dan saluran nafas seperti influenza.100 ribu anak Indonesia meninggal setiap tahunnya karena diare. sebagian besar (70 .80%) di antaranya berusia kurang dari 5 tahun (± 40 juta kejadian). Hal ini sangat penting untuk di ajarkan pada masyarakat mampu berperan dalam mencegah terjadinya penyakit (Siswanto. Data yang dirilis oleh Riskesdas tahun 2007 menyebutkan diare termasuk salah satu dari dua penyebab kematian terbanyak. Proses pembuangan kotoran dan debu secara mekanis dari kedua belah tangan secara dengan memakai sabun dan air. 2005).diantaranya : diare. Analisis Situasi Mencuci tangan merupakan teknik dasar yang paling penting dalam pencegahan dan pengontrolan infeksi (Perry & Potter. dan menjaga dirinya dari bahaya penyakit menular terbatas pada apa yang mereka ketahui saja. Angka kejadian diare berkisar 200 . Biasanya virus masuk mulut melalui tangan yang terkontaminasi kotoran akibat tidak mencuci tangan. terutama penyakit yang menyerang saluran cerna. namun masih banyak yang tidak membiasakan diri untuk melakukan dengan benar pada saat yang penting (Umar. infeksi cacingan. BAB I PENDAHULUAN A. 2009). Beberapa penyakit yang dapat disebabkan karena kurang pedulinya terhadap kegiatan cuci tangan pakai sabun. 2009). namun dalam kenyataanya masih sangat sedikit ( hanya 5% yang mengetahui bagaimana cara mencuci tangan dengan benar.400 diantara 1000 penduduk di Indonesia setiap tahunya. Dalam sebuah kelurga apabila kurang adekuat 4 . termotivasi dan di dukungan dengan adanya informasi serta sarana dan prasarana kesehatan. Mencuci tangan merupakan metode tertua. sederhana dan paling konsisten untuk pencegahan dan pengontrolan penularan infeksi (Perry & Potter 2005). Menurut penelitian WHO. Dengan memberikan penyuluhan masyarakat akan mampu meningkatkan pengetahuan hidup sehat dimanapun mereka berada jika mereka sadar. Selain itu mencuci tangan juga dapat menghilangkan sejumlah besar virus yang menjadi penyebab berbagai penyakit. Hampir semua orang mengerti pentingnya mencuci tangan pakai sabun. Sebagian masyarakat mengetahui akan pentingya mencuci tangan. Masyarakat biasanya hanya mengetahui penyakit menular pada penyakit tertentu saja sedangkan untuk penyakit dalam atau penyakit infeksi lainnya masih kurang sehingga kesadaran masyarakat dalam menjaga hidup sehat.

Tingginya angka diare dan influenza merupakan salah satu dampak dari tidak melakukan cuci tangan secara baik dan benar. C. Meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai waktu enam langkah cuci tangan di poliklinik RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi 3. Meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai dampak jika tidak melakukan enam langkah cuci tangan di poliklinik RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi 5 . Tujuan Kegiatan Tujuan diadakannya program penyuluhan enam langkah cuci tangan ini adalah 1. Tangan merupakan bagian tubuh yang lembab yang paling sering berkontak dengan kuman yang menyebabkan penyakit dan menyebarnya.anak. Meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai enam langkah cuci tangan di poliklinik RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi 2. namun tidak semua masyarakat yang mengetahui cara yang benar dalam mancuci tangan yaitu enam langkah cuci tangan. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan membiasakan mencuci tangan dengan memakai sabun (Kamarudin. Solusi yang dilakukan dalam permasalahan ini adalah dengan melakukan pemyuluhan mengenai enam langkah cuci tangan. Dari uraian di atas. Permasalahan Mitra Kebanyakan dari masyarakat di poliklinik RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi mengetahui tentang cuci tangan. D. kami tertarik untuk memberikan penyuluhan tentang “Peningkatan Pengetahuan Pasien dan Keluarga Mengenai Enam Langkah Cuci Tangan” B. Berdasarkan informasi yang di dapat dari pasien dan keluarga kebanyakan mereka memiliki masalah kesehatan dengan keluhan diare serta influenza. Solusi Yang Ditawarkan Banyaknya masyarakat yang menderita diare serta influenza di poliklinik RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi membutuhkan suatu metode untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup sehat. dalam cuci tangan sebelum makan dan sebelum penyajian makanan bisa terjadi diare dalam keluarga itu salah satunya yang terserang anak . 2009).

Kegiatan Bulan Oktober November Desember 1. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat 3. Manfaat Kegiatan 1.E. F. Jadwal Kegiatan No. Revisi laporan pengabdian kepada masyarakat 4. Penyerahan laporan pengabdian kepada masyarakat 6 . Bagi Sasaran Sebagai sarana meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai enam langkah cuci tangan di poliklinik RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi 2. Pengajuan Proposal 2. dapat berbagi pengetahuan mengenai enam langkah cuci tangan serta terpenuhinya tugas pada siklus keperawatan medikal bedah. Bagi Pelaksana Sebagai sarana untuk pengembangan diri dalam hal public speaking.

Sebagai pelindung diri C. Kemudian akan masuk ke saluran pencernaan lewat makanan yang bersentuhan langsung dengan tangan. Mencegah infeksi silang 3. Untuk membuat tubuh agar tetap sehat 4. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Penularan ini terjadi ketika kita baru saja menggunakan fasilitas umum atau bersentuhan dengan orang lain. Virus akan menyebar sangat cepat. Tujuan Cuci Tangan 1. Diare Infeksi ini bisa disebabkan oleh bakteri salmonella yang sebelumnya sudah ada di tangan. 2. Agar tidak terjadi penularan penyakit kepada orang lain D. Defenisi Cuci Tangan Menurut DEPKES RI 2007. Untuk menghindarkan penularan penyakit melalui tangan 2. mencuci tangan adalah proses yang secara mekanis melepaskan kotoran dari kulit tangan dengan menggunakan sabun biasa dan air atau membasahi tangan dengan air mengalir untuk menghindari penyakit agar kuman yang menempel pada tangan benar . B. Menjaga kebersihan diri 2. Perkembangan bakteri atau virus 7 . Kemudian ketika kita makan secara langsung maka bisa menyebabkan virus segera berpindah tangan. Flu atau Pilek Tertular flu atau pilek menjadi resiko yang paling sering terjadi secara umum. tidak hanya masuk ke dalam tubuh tapi juga berpindah lewat saluran pernafasan. Dampak Jika Tidak Mencuci Tangan 1. Manfaat Mencuci Tangan 1.benar hilang. Untuk menjaga kebersihan diri (perorangan) 3.

Menurut Handayani. E. diare yang parah. Penyakit ini ditandai dengan demam. e) Setelah menggunakan fasilitas umum seperti toilet f) Sesudah buang air besar dan buang air kecil. 3. Disentri Disentri disebabkan oleh bakteri shigela. seperti produk ternak dan ikan. c) Sebelum dan setelah memegang orang sakit atau orang yang terluka. dalam saluran pencernaan bisa menyebabkan diare. Usus tidak bisa menerima bakteri tersebut sehingga membuat reaksi diare. diare bisa disertai darah dan dehidrasi. Disentri umumnya disebabkan karena kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan. d) Setelah menangani sampah. 2. Kontaminasi bisa terjadi lewat makanan itu sendiri atau tangan yang kotor. dkk (2000) waktu pelaksanaan cuci tangan untuk pasien dan keluarga adalah sebagai berikut: a) Sebelum dan setelah makan b) Sebelum dan setelah menyiapkan makanan. khususnya sebelum dan setelah memegang bahan mentah. Waktu Mencuci Tangan 1. 5 Waktu cuci tangan (Bagi Tenaga Medis) 8 .

jari saling menjalin 4.jari pada telapak tangan berlawanan dengan jari . Telapak pada telapak dengan jari . Enam Langkah Cuci Tangan 1. 9 . Telapak kanan di atas punggung tangan kiri dengan jari-jari saling menjalin dan sebaliknya 3. Punggung jari .jari saling mengunci 5. Gosok memutar. Gosok memutar dengan ibu jari tangan kanan mengunci pada telapak kiri dan sebaliknya 6. a) Sebelum kontak dengan pasien b) Sebelum melakukan tindakan aseptik c) Setelah terkena cairan tubuh pasien d) Setelah kontak dengan pasien e) Setelah kontak dengan linkungan di sekitar pasien F. Gosok tangan dengan posisi telapak tangan pada telapak tangan 2. kearah belakang dan kearah depan dengan jari-jari tangan kanan mengunci pada telapak tangan kiri dan sebaliknya.

persiapan. Tempat dan media dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan serta antisipasi kemungkinan masalah yang terjadi. Flip Chart 2. Prosedur Pelaksanaan Program penyuluhan enam langkah cuci tangan ini melalui 4 tahap yaitu tahap perizinan. Media penyuluhan dipersiapkan untuk mempermudah proses pemahaman sasaran sehingga tujuan kegiatan dapat tercapai secara optimal. Leaflet D. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan adalah : 1. metode yang dilakukan dalam penyuluhan tentang enam langkah cuci tangan adalah metode ceramah dan diskusi/tanya jawab C. Perizinan Perizinan penyuluhan enam langkah cuci tangan dilakukan setelah menentukan tempat sasaran penyuluhan yaitu di poliklinik RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi. Persiapan Kegiatan Persiapan penyuluhan enam langkah cuci tangan dimulai dengan memastikan sasaran khususnya dalam hal jumlah peserta. Diagram Kegiatan Perizinan Persiapan Pelaksanaan Evaluasi Kegiatan K B. pelaksanaan dan evaluasi. 10 . PPI RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi sebagai mitra kerjasama dalam pelaksanaan kegiatan 2. Perizinan dilakukan oleh tim pengusul kepada CI akademik dan CI klinik RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi. Media yang digunakan berupa leaflet dan flip chart. Metode Pelaksanaan Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini. BAB III METODE PELAKSANAAN A. Tempat dipersiapkan oleh pengelola dan penanggung jawab. 1.

00 WIB bertempat di Poliklinik RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi.00 .10. Penyampaian materi d. Evaluasi Kegiatan Evaluasi dilakukan untuk mengetahui efektifitas kegiatan penyuluhan. Penutup 4. Pembukaan c. Tahap pelaksanaan kegiatan meliputi : a. Dari hasil evaluasi bahwa peserta turut melakukan enam langkah cuci tangan guna memotivasi masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. 11 . Pengisian daftar hadir b. 17 Nofember 2017 pukul 09.3. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan penyuluhan ini dilakukan pada hari jum’at. Diskusi/Tanya jawab e. Evaluasi ini dilakukan dengan metode tanya jawab dan diskusi.

12 . manfaatnya untuk kesehatan serta mampu merealisasikan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari . ada sebagian yang mencuci tangan dengan sabun. sebelum dan setelah menyiapkan makanan. setelah menangani sampah. Setelah dilakukan penyuluhan tentang enam langkah cuci tangan.hari B. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. setelah menggunakan fasilitas umum seperti toilet dan sesudah buang air besar dan buang air kecil. kebanyakan masyarakaat tidak mengetahui waktu mencuci tangan serta dampak jika tidak mencuci tangan. khususnya sebelum dan setelah memegang bahan mentah. Setelah dilakukan penyuluhan tentang enam langkah cuci tangan. bahkan mereka mampu menyebutkan kembali waktu cuci tangan yaitu sebelum dan setelah makan. masyarakat lebih tahu cara mencuci tangan yang baik. Pengetahuan Masyarakat Tentang Enam langkah Cuci Tangan Sebelum dilakukan penyuluhan tentang enam langkah cuci tangan. sebelum dan setelah memegang orang sakit atau orang yang terluka. seperti produk ternak dan ikan. tapi kebanyakan hanya mencuci tangan dengan air saja. masyarakat lebih tahu kapan waktu mencuci tangan. kebanyakan masyarakaat hanya melakukan cuci tangan berdasarkan pemahaman sendiri. Selain mengetahui waktu mencuci tangan masyarakat juga sudah mengetahui dampak jika tidak melakukan enam langkah cuci tangan. mampu memperagakan cara enam langkah cuci tangan. Waktu Dan Dampak Jika Tidak Melakukan Enam Langkah Cuci Tangan Sebelum dilakukan penyuluhan tentang enam langkah cuci tangan.

Sebagian masyarakat mengetahui akan pentingya mencuci tangan. Hampir semua orang mengerti pentingnya mencuci tangan pakai sabun. namun masih banyak yang tidak membiasakan diri untuk melakukan dengan benar pada saat yang penting. termotivasi dengan adanya informasi serta sarana dan prasarana kesehatan tentang enam langkah cuci tangan. 13 . terutama penyakit yang menyerang saluran cerna. Kegiatan ini tidak akan berhasil tanpa adanya partisipasi dan dukungan dari semua pihak. Hal ini sangat penting untuk di ajarkan pada masyarakat mampu berperan dalam mencegah terjadinya penyakit. Demikian laporan ini kami buat sebagai laporan pertanggung jawaban dari kegiatan penyuluhan tentang enam langkah cuci tangan yan g telah kami laksanakan. karenanya dalam pencapaian kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi setiap pihak yang terlibat. Dengan memberikan penyuluhan masyarakat akan mampu meningkatkan pengetahuan hidup sehat dimanapun mereka berada jika mereka sadar. namun dalam kenyataanya masih sangat sedikit ( hanya 5% yang mengetahui bagaimana cara mencuci tangan dengan benar. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. seperti diare dan saluran nafas seperti influenza. Selain itu mencuci tangan juga dapat menghilangkan sejumlah besar virus yang menjadi penyebab berbagai penyakit. BAB V PENUTUP Proses pembuangan kotoran dan debu secara mekanis dari kedua belah tangan dengan cara enam langkah cuci tangan memakai sabun dan air mengalir.

Panduan Pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dengan Sumber Daya Terbatas. (2002).EGC : Jakarta JNPK_KR. 14 .K. Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan : Jakarta. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo. ED : 3 jilid : 1. DAFTAR PUSTAKA Brunner & Suddarth. M. Wlewik S. Jakarta : Media Aesculapius FKUI. Suproharta. (2004). Keperawatan Medikal Bedah. KapitaSelektaKedokteran. (2000). Wahyu J. (2000). Tarwoto & Wartonah.

com Nomor Telepon/HP 08126775745 Bukittinggi.Kep Jenis Kelamin Perempuan NIDN 1021027103 Tempat dan Tanggal Lahir Bukittinggi. M.Yossi Fitrina.Kep. 17 Nofember 2017 Ketua Tim (Ns.Yossi Fitrina. S. S. Identitas Diri Nama Lengkap Ns.Kep.Lampiran 1. 21 Februari 1971 Email ossyfit@yahoo.Kep) 15 . Biodata Ketua Tim A. M.

17 Nofember 2017 Anggota ( ) 16 . Identitas Diri Nama Lengkap Jenis Kelamin Program Studi NIM Tempat dan Tanggal Lahir Email Nomor Telepon/HP B. Biodata Anggota I A.Lampiran 2. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Perguruan Tinggi Nama Instansi Jurusan Tahun Masuk - Lulus Bukittinggi.

17 Nofember 2017 Anggota ( ) Lampiran 4. Biodata Anggota III 17 . Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Perguruan Tinggi Nama Instansi Jurusan Tahun Masuk - Lulus Bukittinggi. Biodata Anggota II A. Identitas Diri Nama Lengkap Jenis Kelamin Program Studi NIM Tempat dan Tanggal Lahir Email Nomor Telepon/HP B.Lampiran 3.

Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Perguruan Tinggi Nama Instansi Jurusan Tahun Masuk - Lulus Bukittinggi. A. 17 Nofember 2017 Anggota ( ) Lampiran 5. Identitas Diri Nama Lengkap Jenis Kelamin Program Studi NIM Tempat dan Tanggal Lahir Email Nomor Telepon/HP B. Justifikasi Anggaran Kegiatan Material Justifikasi Kuantitas Harga Satuan Jumlah (Rp) Pemakaian 18 .

Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas No. ATK 1 Kali Rp 150.000 dan Akomodasi SUB TOTAL Rp 500.000 Lampiran 6. Nama/NIM Program Bidang Uraian Tugas 19 .000 Rp 150.000 Transportasi 4 Orang Rp 50.000 Rp 150.000 Rp 200.000 Snack 30 Kotak Rp 5.

Kep/1705149010011 dalam pelaksanaan PKM serta Mengumpulkan data dengan sasaran 3. M.Kep/1705149010023 dalam pelaksanaan PKM serta Mengumpulkan data dengan sasaran 20 . Studi Ilmu 1.Rido Akbar.Kep/1705149010035 dalam pelaksanaan PKM serta Mengumpulkan data dengan sasaran 2. Rahmad Kurnia. Profesi Ners Keperawatan Membantu ketua tim S. Elum Nur Risman. Profesi Ners Keperawatan Membantu ketua tim S. Profesi Ners Keperawatan Membantu ketua tim S.