You are on page 1of 2

DAFTAR PUSTAKA

Darmadi. 2008. Infeksi Nosokomial : Poblematika dan Pengendaliannya. Jakarta : Penerbit
Salemba Medika.

Anonim, 2006, Materi Pelatihan Pelayanan Sentral Sterilisasi Alkes Di Rumah Sakit,
Seminar CSSD, Yogyakarta.

Anonim, 2001, Pedoman Pelayanan Pusat Sterilisasi (CSSD) Di Rumah Sakit, Departemen
Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia Direktorat Jenderal
Pelayanan Medik, Jakarta.

Endarini, S., 2006, Kebijakan Departemen Kesehatan Republik Indonesia Tentang Sterilisasi,
Seminar CSSD, Yogyakarta.

Pratiwi. 2006. Biologi. Erlangga. Jakarta.

Gruendemann, B.J., dan Fernsebner, B., 2006, Buku Ajar Keperawatan Perioperatif, Vol. 1
Prinsip (terj.), EGC, Jakarta, h. 51-52.

A, Yuyun & Gunarsa, D. (2011). Cerdas Mengemas Produk Makanan dan Minuman. Jakarta:
PT Agromedia Pustaka.

terkait dengan hal ini perawat tidak mengaplikasikan konsep patientsafety dengan benar. Seharusnya saat pergantian jam dinas semua perawat memilikitanggung jawab untuk mengikuti operan yang bertujuan untuk mengetahui keadaan pasien dan tindakan yang akan dilakukan maupun dihentikan. Kasus An. di Rumah Sakit S (padang) umur 3 tahun pada tanggal 14 februari 2012.namun dalam hal ini perawat tidak menjalankan prinsip benar obat.Pada kasus ini perawat juga tidak menjalankan prinsip 6 benar dalam pemberian obat. Supaya tidak terjadike salahan pemberian tindakan sesuai dengan kondisi pasien. pasien di rawat di ruangan melati Rs. untung keluarga pasien cepatmelaporkan kejadian ini sehingga tidak menjadi tambah parah dan infusnya langsungdiganti dan ditambah penitoin. S padang dengan diagnosa Demam kejang . Analisis Dalam kasus ini terlihat jelas bahwa kelalaian perawat dapat membahayakankeselamatan pasien. Beberapamenit kemudian pasien mengalami kejang-kejang. Az.Sesuai order dokter infus pasien harus diganti dengan didrip obat penitoin namun perawat yang tidak mengikuti operan jaga langsung mengganti infuse pasien tanpamel ihat bahwa terapi pasien tersebut infusnya harus didrip obat penitoin.Disamping itu juga.Seharusnya perawat melihat terapi yang akan diberikan kepada pasien sesuai order. terbukti dari kesalahan akibat tidak melakukan tindakan yangseharusnya dilakukan yang menyebabkan ancaman keselamatan pasien .